Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SIGMA

ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KEMAMPUAN RENDAH MENURUT TEORI WANKART DAN OREOVOCZ DITINJAU DARI GENDER Agustina, Lady; Pangestu, Goegoeh; Rhomdani, Rohmad Wahid
SIGMA Vol 10, No 1 (2024): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/sigma.v10i1.2323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kemampuan rendah menurut teori wankat dan oreovocz ditinjau dari perbedaan gender. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII D dari kelas tersebut diambil siswa kategori kemanmpuan rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan, tes tertulis, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan siswa perempuan dan siswa laki-laki, keduanya berada pada kategori rendah. Keduanya memiliki kemampuan pemecahan masalah yang setara dapat dikatakan keduanya masih belum memenuhi 3 tahapan pemecahan masalah menurut Wankart dan Oreovocz yaitu mengerjakan,mengecek kembali dan generalisasi. Keduanya hanya memenuhi 4 tahapan pemecahan masalah yaitu saya mampu atau bisa, mendefinisikan, mengeksplorasi, dan merencanakan. Sehingga berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sangat berpengaruh terhadap hasil pengerjaan siswa pada saat dihadapkan kesuatu permasalahan. Guru diharapkan dalam proses pembelajaran lebih sering memberikan soal pemecahan masalah agar dapat mengasah kemampuan pemecahan masalah siswa, dan setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda dalam mengerjakan permasalahan, termasuk dalam kemampuan pemecahan masalah
ANALISIS KEMAMPUAN SPASIAL SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH BANGUN RUANG BERDASARKAN GAYA BELAJAR VISUAL DENGAN PENDEKATAN TEORI FELDER DAN SILVERMAN Agustina, Lady; Sari, Mita Ayu Fatika; Firdaus, Hana Puspita Eka
SIGMA Vol 11, No 1 (2025): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/sigma.v11i1.2635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan spasial siswa dalam menyelesaikan masalah bangun ruang berdasarkan gaya belajar visual menggunakan pendekatan teori Felder dan Silverman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dua subjek, yaitu siswa dengan gaya belajar visual-visual dan visual-verbal. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, wawancara, dan lembar observasi. Analisis dilakukan berdasarkan tiga indikator kemampuan spasial, yaitu spatial visualization, spatial orientation, dan speeded rotation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan gaya belajar visual-visual memiliki kemampuan spasial yang lebih baik dibandingkan subjek visual-verbal. Subjek visual-visual mampu memvisualisasikan bentuk, memahami perubahan orientasi, dan menggambarkan bangun ruang dengan lebih akurat. Sebaliknya, subjek visual-verbal cenderung membutuhkan pendampingan verbal dan mengalami kesulitan dalam menggambarkan bentuk secara utuh. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya belajar berpengaruh terhadap strategi penyelesaian masalah spasial. Oleh karena itu, guru perlu menyesuaikan metode pembelajaran dengan karakteristik gaya belajar siswa untuk meningkatkan pemahaman konsep geometri
PROSES BERPIKIR MATEMATIS SISWA DALAM PEMAHAMAN MATERI LUAS DAN KELILING BANGUN DATAR BERDASARKAN TEORI MASON Agustina, Lady; Firdausi, Hana Puspita Eka
SIGMA Vol 9, No 2 (2024): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/sigma.v9i2.2263

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana proses berpikir matematis siswa dalam pemahaman materi luas dan keliling bangun datar berdasarkan teori Mason. Sehingga kita dapat memahami bagaimana proses berpikir matematis siswa dalam memahami materi luas dan keliling bangun datar tersebut berdasarkan teori proses berpikir Mason. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas V MI Al Kawtsar Panti Jember, Jawa Timur, Indonesia. Tahapan-tahapan pada penelitian ini adalah pemberian soal pada 40 siswa kelas V, memilih jawaban siswa yang memenuhi tahapan proses berpikir matematis Mason, wawancara. Dari hasil yang didapatkan mengenai proses berpikir matematis siswa dalam pemahaman materi luas dan keliling bangun datar berdasarkan teori Mason dapat disimpulkan bahwa subjek sudah memenuhi indikator-indikator berpikir matematis teori Mason yaitu Spesializing (mengkhususkan), Generalizing (menggeneralisasi), Conjecturing (menduga) dan Convicing/Justifying (meyakinkan).