Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

INTERAKSI MEREK, TARIF, LAYANAN, PROMOSI, RELASI DAN DISTRIBUSI TERHADAP PREFERENSI KONSUMEN TELEKOMUNIKASI Lisa Melvi Ginting; Hasianna Situmorang; Ferry Indra Sinaga
BAROMETER Vol 6 No 2 (2021): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v6i2.5137

Abstract

Preferensi konsumen dalam membeli ditentukan oleh banyak faktor. Dalam bisnis telekomunikasi di Indonesia banyak faktor yang menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih produk telekomunikasi tersebut. Penelitian yang dilakukan di Kota Medan, Sumatera Utara, Indonesia menunjukan ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan konsumen. Faktor-faktor tersebut adalah merek, tarif, layanan, promosi, relasi serta distribusi. Keenam faktor tersebut diteliti juga bagaimana interaksi dan keterkaitan satu dengan yang lain terhadap preferensi konsumen dalam memilih operator terlekomunikasi. Interaksi antara variabel tersebut menggunakan model multi regresi liniar. Penelitian ini menggunakan sampel 331 responden dengan menggunakan Teori Gervitz untuk pengambilan data dan convenience sampling dalam penyebaran kuesioner. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan jika nilai citra/promosi memiliki nilai pengaruh yang paling tinggi terhadap preferensi konsumen dalam memilih operator sedangkan distribusi merupakan nilai yang terbesar kedua. Nilai yang paling rendah adalah promosi dan nilai terendah kedua adalah jaringan. Interaksi antara keenam variabel memiliki hubungan yang berbeda. Interaksi positif ada antara merek dan promosi, merek dan jaringan sedangkan interaksi negatif ada pada varibel merek dan distribusi serta jaringan dan promosi.
Pelatihan Literasi Sumber Bahan Ajar Daring Matematika dan IPA kepada Guru di Sekolah Menengah Pertama Hasianna Nopina Situmorang; Lisa Melvi Ginting; Ferry Indra Sinaga
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 3, No 3: Agustus (2022)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v3i3.457

Abstract

Abstrak: Penyediaan sumber bahan ajar daring yang tepat menjadi salah satu perhatian di dalam sektor pendidikan pada masa pandemi Covid-19 saat ini. Hal ini dikarenakan banyaknya bahan-bahan belajar yang dapat diunggah secara bebas melalui internet dan tidak dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya untuk kegiatan akademik formal. Kegiatan pengabdian yang dilakukan untuk dapat menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan melakukan pelatihan literasi sumber bahan ajar. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh sumber ajar daring yang sahih dan tepat. Pelatihan literasi sumber bahan ajar dilaksanakan kepada guru-guru yang mengajarkan mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam di SMP Negeri 31 Medan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dengan menjaga protokol kesehatan yang ketat. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, para guru diberikan pelatihan untuk dapat mengetahui sumber-sumber yang resmi dan menerapkannya untuk menemukan bahan ajar daring yang sesuai untuk kegiatan pembelajaran Matematika dan IPA kepada siswa. Berdasarkan umpan balik yang diberikan oleh para peserta pelatihan melalui kuesioner, diketahui bahwa proses pelaksanaan, kebermanfaatan, dan penyampaian materi dinilai baik, dengan nilai rata-rata dan standar deviasi untuk proses pelaksanaan sebesar 4,61±0,56, kebermanfaatan 4,70±0,53, dan penyampaian materi 4,76±0,50. Keberlanjutan kegiatan-kegiatan pelatihan diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan di masa mendatang.Abstract: The provision of appropriate online sources of teaching materials is one of the concerns in the education sector during the Covid-19 pandemic. There are many learning materials that can be uploaded freely via the internet and cannot be accounted for for their use in formal academic activities. The activity carried out to be able to solve this problem is by conducting literacy training on teaching materials. This activity aims to obtain valid and appropriate online teaching resources. Literacy training on teaching materials was carried out for teachers who teach Mathematics and Natural Sciences at SMP Negeri 31 Medan. Training activities are carried out face-to-face by maintaining strict health protocols. Through this community service activity, teachers are given training to be able to find official sources and apply them to find suitable online teaching materials for Mathematics and Natural Science learning. Based on the feedback provided by the training participants through questionnaires, it was found that the implementation process, usefulness, and delivery of materials were considered good, with the average value and standard deviation for the implementation process 4.61±0.56, usefulness 4.70±0.53, and delivery of material 4.76±0.50. Sustainability of training activities is needed to increase knowledge and insight in the future.
Pengaruh Kemampuan Berpikir Kreatif terhadap Pencapaian Hasil Belajar pada Siswa Pendidikan Vokasi Sinaga, Ferry Indra Sakti H; Simorangkir, Frida Marta Argareta; Ginting, Lisa Melvi; Silalahi, Sudi Satria
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/j.linear.v8i2.755

Abstract

Pola pembelajaran abad 21 menuntut pencapaian hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif sehingga dapat merangsang kemampuan berpikir kreatif dan berpikir kritis seluruh peserta didiknya. Kemampuan berpikir kreatif ini terdiri dari beberapa karakteristik yakni sensitivitas pengamatan, kelancaran berpikir, fleksibilitas berpikir, orisinalitas berpikir, kemampuan dalam mendefinisikan kembali, kemampuan menguraikan pikiran, kemampuan dalam menilai permasalahan, tingginya minat terhadap permasalahan, kepatuhan terhadap aturan yang ada, terbuka atas hal-hal baru, serta daya imajinasi yang kuat. Sementara untuk pencapaian hasil belajar diukur menggunakan Taksonomi Bloom yang menekankan pada kemampuan peserta didik dalam berpikir tingkat tinggi (high order thinking skills). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berpikir kreatif terhadap pencapaian hasil belajar siswa pendidikan vokasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan mengambil responden sebanyak 51 siswa vokasi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa persamaan regresi untuk pengaruh kemampuan berpikir kreatif terhadap pencapaian hasil belajar adalah Y= 0,1044 X + 10,655 dengan nilai koefisien derminasi (r2) sebesar 0,41. Artinya kemampuan berpikir kreatif mempunyai hubungan yang positif terhadap hasil belajar dengan kekuatan determinasi sebesar 41% yang menunjukkan bahwa hubungan antara kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar cukup kuat.
Pengaruh Biaya Pemasaran dan Biaya Pengembangan Teknologi Terhadap Biaya Operasional (Studi Kasus: Netflix) Agnes Irene Silitonga; Silitonga, Agnes Irene; Panjaitan, Gabriella Dominggoes; Tumangger, Emya Malum Karina; Hafiz, Fahrul Al-hamdi; Ginting, Lisa Melvi
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, Bisnis Digital, Ekonomi Kreatif, Entrepreneur (JEBDEKER) Vol 5 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56456/jebdeker.v5i1.663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya pemasaran dan pengembangan teknologi terhadap biaya operasional dengan studi kasus Netflix dimana data diperoleh dari laporan keuangan resmi diterbitkan oleh website resmi Netflix. Biaya pemasaran, yang mencakup promosi, periklanan, dan kegiatan penjualan lainnya, sering kali dianggap sebagai faktor penting untuk meningkatkan pangsa pasar dan pendapatan perusahaan. Di sisi lain, biaya pengembangan teknologi mencakup investasi dalam inovasi, riset dan pengembangan, serta perbaikan sistem dapat meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan. Pada penelitian ini digunakan metode analisis regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara variabel independen (biaya pemasaran dan biaya pengembangan teknologi) terhadap variabel dependen (biaya operasional). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya pemasaran tidak berpengaruh signifikan terhadap biaya operasional. Hal yang sama seperti biaya pengembangan teknologi tidak berpengaruh signifikan terhadap biaya operasional, yang menunjukkan bahwa investasi dalam teknologi dapat mengurangi biaya operasional melalui efisiensi dan otomasi. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan mengenai bagaimana alokasi sumber daya untuk pemasaran dan teknologi dapat mempengaruhi kinerja keuangan, serta membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan yang strategis untuk memaksimalkan efisiensi operasional dan daya saing pasar. Implikasi temuan ini memberikan pemahaman lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan dalam industri media streaming.
Analisis Rekonfigurasi Jaringan Menggunakan Particle Swarm Optimization untuk Meningkatkan Voltage Stability Index Simamora, Yoakim; Astrid, Erita; Immanuel, Michael Fritz; Waluyo, Bakti Dwi; Sembiring, Muhammad Aulia Rahman; Dewy, Mega Silfia; Silitonga, Agnes Irene; Ginting, Lisa Melvi
ELECTRON Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 6 No 1: Jurnal Electron, Mei 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/electron.v6i1.330

Abstract

The distribution system is a part of the power system that distributes electrical energy from the transmission network to medium and low voltage consumers, such as households, industrial consumers, and other facilities. Network reconfiguration is the process of restructuring and configuring the network by opening and closing switches to obtain the most optimal network configuration. In this study, the determination of switch opening and closing uses the binary particle swarm optimization (BPSO) algorithm, whose basic principle in finding optimal values is based on the social behavior of birds flocking or fish swimming together.. To measure voltage stability, this research presents the Voltage Stability Index (VSI), improving voltage stability using network reconfiguration with the BPSO algorithm. In this study, the VSI value will be compared with other algorithms, including the PSO algorithm from previous research, the Cuckoo Search Algorithm (CSA), the Harmony Search Algorithm (HSA), and the Modified Whale Optimization Algorithm (MWOA). The simulation results show that the BPSO algorithm can reduce power loss from an initial value of 202.7 kW to 139.3 kW, a decrease of 31.28%. Compared to other algorithms, BPSO has the best percentage reduction in power loss. The simulation results also show that the VSI value improved from an initial value of 0.2112 to 0.1520, an increase of 28%. In improving the VSI value in the IEEE 33 bus distribution system, the BPSO algorithm became the best algorithm for enhancing the VSI value.
Dempster Shafer for Computer Malfunction Detection System Ginting, Lisa Melvi; Sari, Ressy Dwitias; Lubis, Azmi Rizki; Harahap, Vivi Ramayanti; Mendoza, Mhd. Dominique; Hutahaean, Harvei Desmon
Bahasa Indonesia Vol 15 No 02 (2023): Instal : Jurnal Komputer Periode (Juli-Desember)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jurnalkomputer.v15i02.120

Abstract

Computers have helped humans work better and help in solving problems. Computers continued to evolve and innovation continued, starting with the first very large computers and evolving into the modern, commonly used desktops. When there is a problem with the computer device, such as damage to the computer components. Most people immediately take it to a computer repair service technician. An expert system is a component of artificial intelligence. In order for computers to solve issues in the same way that professionals do, expert systems attempt to incorporate human knowledge into computers. A single technique inside the expert system is the Dempster Shafer technique. The Dempster-Shafer technique is a mathematically based approach that incorporates uncertainty and features traits of expert thought. The research was carried out by detecting computer damage based on the sound that comes out when the BIOS performs a POST (Power On Self-Test) using the Dempster-Shafer method. Users can determine the kind of damage their machine has sustained without having to visit a computer repair service provider directly by using the Dempster Shafer approach.
ANALISIS PRAKTIKALITAS MULTIMEDIA INTERAKTIF MATA KULIAH ELEKTRONIKA DASAR Dewy, Mega Silfia; Isnaini, Muhammad; Simamora, Yoakim; Ginting, Lisa Melvi
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 11 No. 2 (2024): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i2.66779

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan multimedia interaktif untuk mata kuliah Elektronika Dasar dan mengevaluasi praktikalitasnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan pengembangan dengan uji praktikalitas melalui dua tahap: skala kecil dan skala besar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek praktikalitas. Aspek kemudahan penggunaan meningkat dari 76% menjadi 86%, kejelasan materi dari 72% menjadi 84%, interaktivitas dari 78% menjadi 88%, dan daya tarik dari 80% menjadi 90%. Persentase rata-rata praktikalitas multimedia interaktif meningkat dari 78,57% (kategori praktis) menjadi 88,23% (kategori sangat praktis). Skor tinggi pada manfaat pembelajaran (92%) dan efisiensi waktu (88%) mengindikasikan potensi multimedia dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Elektronika Dasar. Temuan penelitian mendukung teori beban kognitif dan prinsip pembelajaran aktif, dengan penyajian materi terstruktur dan simulasi interaktif yang meningkatkan keterlibatan mahasiswa. Penelitian menyimpulkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan efektif dan sangat praktis, namun memerlukan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan relevansi jangka panjang.
Metode USG dan Waterfall Pada Perancangan Sistem Informasi Berbasis Website Ginting, Lisa Melvi; Silitonga, Agnes Irene; Situmorang, Hasianna Nopina; Sinaga, Ferry Indra H; Simamora, Yoakim
Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Vol 9 No. 1 : Tahun 2024
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The designed information system is expected to optimize the activities of an SME. The design of this information system is website-based. Website can make easier for customers and potential customers to make purchase product and get to know about product. Website also can be used for marketing. Waterfall method is used for design information system web-based. Waterfall method contains analysis requirement, design, implementation, testing, and maintenance. Requirement that have been analyzed then be designed. This research uses UML diagram in design process such us use case, activity diagram, sequence diagram, database diagram. The model that has been designed then implemented by using PHP and MySQL. The next stage is verification by user. Verification test to know if website run well. Testing is held by SME, this testing contain system testing and function testing. The final stage in the waterfall method is maintenance. The Urgency, Seriousness, Growth (USG) method is used to show the priority scale in determining problem issues in SMEs.
Metode USG dan Waterfall Pada Perancangan Sistem Informasi Berbasis Website Ginting, Lisa Melvi; Silitonga, Agnes Irene; Situmorang, Hasianna Nopina; Sinaga, Ferry Indra H; Simamora, Yoakim
Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Vol 9 No. 1 : Tahun 2024
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The designed information system is expected to optimize the activities of an SME. The design of this information system is website-based. Website can make easier for customers and potential customers to make purchase product and get to know about product. Website also can be used for marketing. Waterfall method is used for design information system web-based. Waterfall method contains analysis requirement, design, implementation, testing, and maintenance. Requirement that have been analyzed then be designed. This research uses UML diagram in design process such us use case, activity diagram, sequence diagram, database diagram. The model that has been designed then implemented by using PHP and MySQL. The next stage is verification by user. Verification test to know if website run well. Testing is held by SME, this testing contain system testing and function testing. The final stage in the waterfall method is maintenance. The Urgency, Seriousness, Growth (USG) method is used to show the priority scale in determining problem issues in SMEs.
Analysis of the Implementation of the Contextual Science Teaching Factory Learning Model at the Medan City Center of Excellence Vocational School Purba, Saut; Purba, Marjuang; Panjaitan, Keysar; Hasan, Abdul; Ginting, Lisa Melvi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No SpecialIssue (2024): Science Education, Ecotourism, Health Science
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10iSpecialIssue.7973

Abstract

This research aims to describe and determine the implementation of the Contextual Science Based Teaching Factory learning model at the Medan City Center of Excellence Vocational School and the factors inhibiting the implementation of the Contextual Science Based Teaching Factory learning model at the Medan City Center of Excellence Vocational School. This research is a qualitative descriptive study. The subjects in this research were 10 teachers who taught, 10 industrial partners and. and 25 class XI students at the Excellence Central Vocational School, Medan City. Data collection techniques were carried out using unstructured interviews and closed questionnaires. Before the research instrument is used, a validity test is first carried out using the Pearson Product Moment Correlation formula and a reliability test using the Cronbach's Alpha formula. The results of this research found that in the Context aspect it went well, in the Input aspect it went well and in the Process aspect it also went well but in the Product aspect it still went less well. Through this research it is hoped that the role of the stakeholders will be more optimal so that the Teaching Factory learning model is Contextually Based Science can proceed according to expectations.