Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengelolaan Paving Block Dari Limbah Plastik Ramah Lingkungan Di SMA 1 Seram Bagian Barat Lating, Zulfikar
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i2.1724

Abstract

Pengurangan limbah plastik menjadi isu lingkungan yang mendesak dan perlu adanya upaya untuk mengedukasi siswa SMA 1 Seram Bagian Barat tentang pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang metode kegiatan yang efektif untuk mengedukasi siswa SMA 1 Seram Bagian Barat tentang pentingnya pengurangan limbah plastik. Metode kegiatan yang diusulkan meliputi penyuluhan dan presentasi, diskusi kelompok, kunjungan lapangan. Penyuluhan dan presentasi akan memberikan pemahaman awal kepada siswa tentang limbah plastik dan dampaknya terhadap lingkungan. Diskusi kelompok akan memberikan kesempatan bagi siswa untuk berbagi pengetahuan dan ide-ide tentang pengurangan limbah plastik. Kunjungan lapangan akan memberikan pengalaman langsung tentang proses pengolahan sampah Plastik menjadi Paving Blok. Kampanye sadar lingkungan akan melibatkan siswa dalam menyebarkan informasi tentang pengurangan limbah plastik di sekolah dan komunitas sekitarnya. Kolaborasi dengan pihak eksternal akan memberikan wawasan yang lebih luas tentang pengurangan limbah plastik. Penggunaan alternatif ramah lingkungan akan mendorong siswa untuk mengadopsi perubahan gaya hidup yang mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Diharapkan bahwa implementasi metode kegiatan ini akan membantu siswa SMA 1 Seram Bagian Barat untuk memahami pentingnya pengurangan limbah plastik dan memiliki keterampilan praktis dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Melalui kolaborasi dengan pihak eksternal dan melibatkan komunitas, diharapkan upaya pengurangan limbah plastik ini dapat mencapai dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Edukasi Kesahatan Upaya Pencegahan Hipertensi Pada Usia Lanjut Di Wilayah Kerja Puskesmas Lateri sinay, herlien; Lating, Zulfikar; Tunny, Rahma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.5061

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang umum dijumpai di masyarakat. Angka kematian karena hipertensi di Indonesia sangat tinggi. Kasus hipertensi lumayan banyak dijumpai terutama pada lansia. Lansia (lanjut usia) adalah seseorang yang berusia 60 tahun keatas. Lansia dikatakan memiliki risiko untuk mengalami berbagai penyakit degeneratif dibandingkan dengan usia muda. Salah satu penyakit degeneratif yang sering timbul tanpa gejala adalah hipertensi. Hipertensi disebut sebagai “silent killer”. Penyebab terlambatnya penanganan pada pasien dengan hipertensi adalah mayoritas pasien datang ke fasilitas kesehatan apabila telah terjadi komplikasi, dan kurangnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan kurangnya kontrol terhadap keadaan penyakitnya khususnya pada lansia. Adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penyakit hipertensi diharapkan dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas penyakit hipertensi. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman bagaimana penanganan dan pencegahan hipertensi sedari dini di Puskesmas Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. Program penyuluhan ini dilaksanakan di Puskesmas Lateri pada bulan Agustus 2024 dalam bentuk ceramah, tanya jawab dan pemeriksaan tekanan darah. Peserta pada kegiatan ini para lansia. Sehingga peserta dapat benar-benar mengetahui dan memahami penyebab, gejala, faktor risiko, pencegahan dan penanganan hipertensi. Begitu pula diharapkan agar warga lansia dapat rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah secara mandiri ataupun di pusat pelayanan kesehatan.
PENGARUH TERAPI MUROTAL AL-QURAN TERHADAP TINGKAT STRESS KERJA PADA PEKERJA DEBT COLLECTOR DI PT ADIRA MULTI FINANCE CABANG MAKASSAR Muh. Khidri Alwi; Samsualam; Zulfikar Lating
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.191

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk menganalisis tingkat Stress kerja sebelum dansesudah terapi murottal Al-Qur’an pada pekerja debt collector kelompok intervensi. (2) Untukmenganalisis tingkat Stress kerjasebelum dan sesudahpada pekerja debt collector kelompokkontrol. (3) Untuk menganalisis perbedaan tingkat Stress kerja pada pekerja debtcollectorsebelum dan sesudah terapi murottal Al-Qur’an pada kelompok intervensi dankontrol.Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi-eksperimental. Populasi dalampenelitian ini adalah berjumlah 64 pekerja di PT ADIRA Multi FinanceCabang Makassar. Dandibagi menjadi 2 kelompok yaitu 32 eksperimen dan 32 kontrol. Teknik pengambilan sampelmenggunakan total sampling.Hasil penelitian pada kelompok intervensi untuk pengukuran DASS dengan nilai p =0,000 dan pada alat ukur Smart pulse analisis stress dengan nilai p = 0,000 dengan hasilnyasignifikan, pada kelompok kontrol untuk pengukuran DASS dengan nilai p = 0,025 hasilnyasignifikan, pada alat ukur Smart pulse analisis stress dengan nilai p = 0,253dengan hasil yangtidak signifikan. Tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok intervensi dankelompok kontrol dengan nilai p = 0,000.Untuk peneliti selanjutnya, perlu ada pengembangan lebih lanjut terhadap pemberianterapi murotal al-qur’an terhadap stress kerja.
Measurement of Saumlaki Community Health Center Service Quality Using Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI) Salakory, Hans Sammy Marthin; Matulessy, Febby Sonya; Lating, Zulfikar; Ibrahim, Ilyas
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i3.20841

Abstract

Public Health Center is the frontline of health care services in Indonesia, both for individuals and communities. Public Health Center plays an important role in achieving the highest level of health for the community. Ideally, Public Health Center should be able to provide excellent service to the public, thereby providing maximum satisfaction. In reality, the services provided by Public Health Center of Saumlaki to the public do not fully meet patient expectations and there are still weaknesses that lead to complaints and dissatisfaction among patients. This study was developed to determine the level of satisfaction of the community in the working area of Public Health Center of Saumlaki towards the services provided. The analytical technique used is the servqual method with the Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI) approach. The results of the analysis showed that the CSI value was 76.41%, which means that patients are satisfied with the services provided. The IPA value shows 80.47% for the Tangibles (Physical Facilities) dimension, 77.97% Reliability (Reliability), 79.56% Responsiveness (Responsiveness), Assurance (Assurance) of 82.38%, Empathy (Empathy) of 81.47%. With an average value of 80.37%, which means that the dimensions of service quality in the patient's perception are less satisfied.
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kepatuhan Karyawan Dalam Penggunaan APD DI PT.Sakabaja Panelindo PLTD Kecamatan Namlea Kabupaten Buru Fataruba, Iswandi; Umagapi, Fitria; Lating, Zulfikar; Latuconsina, Mirna
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i4.5195

Abstract

Dari data International Labour Organization (ILO) yaitu 1 pekerja di dunia meninggal setiap 15 detik karena kecelakaan kerja dan 313 juta pekerja mengalami kecelakaan non-fatal per tahunnya. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara masa kerja , pengetahuan dan sikap dalam penggunaan APD pada karyawan PT. Sakabaja Panelindo PLTD Kecamatan Namlea Kabupaten Buru. Metode : merupakan penelitian kuantitatif dengan pendeketaan observasional analitik dengan desain cross-sectional populasi pada penelitian ini 30 karyawan dan sampel dalam penelitian ini sama dengan jumlah populasi yaitu 30 karyawan dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil : hasil penelitian ini menunjukan bahwa untuk masa kerja beradasarkan uji chi-square (p- value) sebesar 0.360 yang artinya p > 0.05 menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara masa kerja dengan kepatuhan penggunaan APD pada karyawan PT. Sakabaja Panelindo PLTD Kecamatan Namlea Kabupaten Buru.Untuk variabel pengetahuan menunjukan bahwa berdasarkan uji chi-square (p-value) = 0.00 yang artinya p < 0.05 menunjukan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan APD pada karyawan PT.Sakabaja Panelindo PLTD Kecamatan Namlea Kabupaten Buru. Sedangkan untuk variabel sikap menunjukan bahwa berdasarkan uji chi-square (p-value) = 0.00 yang artinya p < 0.05 menunjukan bahwa ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan penggunaan APD pada karyawan PT. Sakabaja Panelindo PLTD Kecamatan Namlea Kabupaten Buru. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulakan bahwa tidak ada hubungan antara masa kerja, sedangkan ada  hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan penggunaan APD pada Karyawan PT. Sakabaja Panelindo PLTD Kecamatan Namlea Kabupaten Buru.
Paparan Pestisida Sebagai Faktor Risiko Gangguan Kesehatan pada Petani Hortikultura di Desa Waimital Kabupaten Seram Bagian Barat Ibrahim, Ilyas; Lating, Zulfikar; Makayaino, Hafis; Rumaolat, Wiwi; Sely, Mohammad Dahlan; Sillehu, Sahrir
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol 24, No 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Master Program of Environmental Health, Faculty of Public Health, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkli.77473

Abstract

Latar belakang: Keracunan pestisida masi menjadi masalah kesehatan pada petani, paparan pestisida menimbulkan risiko gangguan kesehatan seperti gangguan sistem syaraf perifer dan sistem syaraf pusat bahkan berakibat kematian, tujuan penelitian ini menganalisis faktor risiko paparan pestisida dengan gangguan kesehatan pada petani hortikultura.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik dengan desain Cross-sectional study, pelaksanaan penelitian pada bulan Juli 2025. Populasi penelitian berjumlah 416 orang yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi kemudian penentuan sampel dengan rumus Lemeshow. Sampel penelitian yaitu 200 petani hortikultura yang aktif menggunakan pestisida. Variabel yang diukur yaitu 17 faktor risiko paparan pestisida yang berhubungan dengan gangguan kesehatan petani. Kuesioner dan lembar observasi digunakan sebagai instrumen penelitian dengan analisis data menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik untuk melihat dominan kekuatan hubungan.Hasil: Hasil penelitian menemukan dari 17 faktor risiko terdapat 11 faktor yang berhubungan dengan gangguan kesehatan yaitu masa kerja p-0,024, pengetahuan p-0,007, sikap p-0,040, APD p-0,031, lama penyemprotan p-0,050, frekuensi p-0,002, cara campur pestisida p-0,034, arah penyemprotan p-0,047, Dosis pestisida p-0,020, merokok sambil kerja p-0,016, personal higyene p-0,039 sementara hasil uji regresi ditemukan 7 faktor yang dominan memiliki kekuatan hubungan yaitu masa kerja p-0,042, frekuensi p-0,027, cara campur p-0,016, isap rokok p-0,026, personal higyene p-0,004, pengetahuan p-0,019, sikap p-0,030.Simpulan: Faktor risiko paparan pestisida yang dominan berhubungan dengan gangguan kesehatan pada petani hortikultura adalah masa kerja, frekuensi penyemprotan, cara mencampur pestisida, kebiasaan merokok saat bekerja, personal hygiene, pengetahuan, dan sikap ABSTRACT Title: Pesticide Exposure as a Risk Factor for Health Problems in Horticultural Farmers in Waimital Village, West Seram RegencyBackground: Pesticide poisoning remains a health problem for farmers. Pesticide exposure poses a risk of health problems, including peripheral and central nervous system disorders, and even death. The purpose of this study was to analyze the risk factors for pesticide exposure and health problems in horticultural farmers. Methods: This study used an observational analytical approach with a cross-sectional study design. The study was conducted in July 2025. The study population consisted of 416 people, selected based on inclusion and exclusion criteria, and then using the Lemeshow formula for sampling. The sample consisted of 200 horticultural farmers who actively use pesticides. The variables measured were 17 risk factors for pesticide exposure associated with farmer health problems. Questionnaires and observation sheets were used as research instruments, with data analysis using the chi-square test and logistic regression to determine the strength of the dominant relationship. Results: The results of the study found that out of 17 risk factors, there were 11 factors related to health problems, namely work period p-0.024, knowledge p-0.007, attitude p-0.040, PPE p-0.031, spraying duration p-0.050, frequency p-0.002, pesticide mixing method p-0.034, spraying direction p-0.047, pesticide dose p-0.020, smoking while working p-0.016, personal hygiene p-0.039 while the results of the regression test found 7 dominant factors that had a strong relationship, namely work period p-0.042, frequency p-0.027, mixing method p-0.016, smoking p-0.026, personal hygiene p-0.004, knowledge p-0.019, attitude p-0.030. Conclusion: The dominant risk factors for pesticide exposure related to health problems in horticultural farmers are length of service, frequency of spraying, method of mixing pesticides, smoking habits while working, personal hygiene, knowledge, and attitude.
Penyuluhan Bahaya Merokok Bagi Remaja Pada Siswa-Siswi SMA Negeri 10 Maluku Tengah Lating, Zulfikar; Cahayawati, Sunik; Havenia Selanno, Florensia Harpa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.3932

Abstract

Merokok merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius di kalangan remaja, terutama karena dampak negatifnya terhadap kesehatan jangka panjang dan potensi kecanduan nikotin. Penyuluhan tentang bahaya merokok di kalangan remaja sangat penting untuk menekan angka prevalensi perokok pemula. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan mengenai bahaya merokok yang dilakukan kepada siswa-siswi SMA Negeri 10 Maluku Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi-eksperimen dengan pendekatan pra-dan pasca-tes, di mana siswa-siswi diberikan penyuluhan dan kemudian dievaluasi pengetahuan serta sikapnya terhadap merokok sebelum dan sesudah penyuluhan. Penyuluhan dilakukan dalam bentuk ceramah interaktif yang mencakup materi tentang bahaya merokok bagi kesehatan, pengaruh rokok terhadap prestasi akademik, dan dampak sosial merokok. Selain itu, disediakan pula sesi tanya jawab dan diskusi kelompok untuk memperdalam pemahaman siswa-siswi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan siswa tentang bahaya merokok setelah penyuluhan, dengan sebagian besar siswa menunjukkan perubahan sikap yang lebih negatif terhadap rokok. Sebelum penyuluhan, banyak siswa yang memiliki persepsi bahwa merokok tidak terlalu berbahaya, namun setelah penyuluhan, persepsi tersebut berubah secara signifikan. Evaluasi jangka panjang juga menunjukkan adanya penurunan jumlah siswa yang mencoba merokok setelah penyuluhan dilakukan. Kesimpulannya, penyuluhan bahaya merokok di SMA Negeri 10 Maluku Tengah terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa tentang dampak buruk merokok. Penyuluhan semacam ini diharapkan dapat diterapkan secara rutin dan berkelanjutan untuk mendukung upaya preventif dalam mengurangi angka perokok di kalangan remaja.
Gambaran Perilaku Perawat Dalam Penerapan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Zulfikar Lating; Ira Deseilla Pawa; Ira Sandi Tunny
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v2i3.4064

Abstract

Occupational Health and Safety is a concept of systematic and comprehensive K3 management in a complete management system through the process of planning, implementing, measuring, and supervising. The purpose of K3 related to machinery, equipment, workplace foundations and workplace environment is to prevent accidents and illnesses due to work, provide protection to production sources so that they can increase efficiency and productivity. The purpose of the study is to identify the description of nurse behavior in the implementation of occupational health and safety. The research design used was a descriptive survey, with a total sample of 55 respondents. The sampling technique used was simple random sampling of 55 people. The results of this study were for the highest knowledge with the adequate category of 31 respondents with a percentage (56.4), and for the highest attitude with the sufficient category of 28 respondents with a percentage (50.9), and for the highest action with a sufficient category of 32 respondents with a percentage (58.2), and for the implementation of the highest K3 with a sufficient category of 37 respondents with a percentage (67.3).
Sosialisasi Pencegahan Skabies Pada Suku Waekolo Dusun Darlale Desa Wamlana Kecematan Fena Leisela Kabupaten Buru Lating, Zulfikar; Sinay, Herlien
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i3.1872

Abstract

Skabies merupakan salah satu penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei yang banyak ditemukan pada lingkungan dengan kondisi kebersihan yang kurang memadai serta keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan, di mana kelompok masyarakat yang tinggal di pedesaan maupun komunitas adat sering kali menjadi kelompok yang rentan terhadap kejadian penyakit ini. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta keterampilan masyarakat Suku Waekolo Dusun Darlale Desa Wamlana Kecamatan Fena Leisela Kabupaten Buru dalam pencegahan penyakit skabies melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kesehatan. Metode kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif berupa penyuluhan, diskusi kelompok, serta praktik sederhana mengenai perilaku hidup bersih dan sehat yang relevan dengan upaya pencegahan skabies. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penyebab, cara penularan, gejala, dan langkah pencegahan skabies. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih terampil dalam menerapkan perilaku hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan demi menurunkan angka kejadian skabies.
Edukasi Berpengaruh terhadap Pencegahan Penyakit Menular Seksual pada ABK Umagapi, Fitria; Sianay, Herlien; Lating, Zulfikar; Wally, Dinda Aprianda; Lapodi, Abd Rijali
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 15 No 2 (2025): Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fik.v15i2.4227

Abstract

Sexually transmitted infections are infections that appear or are spread from one individual to the next from vaginal, oral and anal sex. The incidence of STIs which is still quite high is caused by risk factors of more than one sex partner, marital status, condom use, PSK, Homosexuality, last sexual partner, and history of suffering from STIs. The purpose of this study was to provide in-depth information to crew members (ABK) as a means of increasing self-awareness through education of sexually transmitted diseases on knowledge of prevention in crew members at the Hurnala Tulehu port. using the Pre-experiment method with the One Group Pre-test Post-test type. The treatment activity provided was health education on knowledge of prevention of sexually transmitted diseases in crew members (ABK) with the one group pre-test-post-test method. This method uses one group as the subject of the study with observations before and after the intervention or action was carried out. This was done to compare the knowledge of ABK before and after being given treatment (intervention) with a sample size of 113 samples. The results of the statistical test show that the p value = 0.002 < 0.050, which means that there is a relationship between knowledge and preventive measures for sexually transmitted diseases in crew members (ABK) influenced by several factors, including predisposing factors, namely the knowledge of crew members (ABK) who are in the poor category have not carried out prevention properly and knowledge about sexually transmitted diseases is still minimal.