Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Hubungan Stres Kerja Dengan Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Di Bagian Pemanen Kelapa Sawit Di PT.X di Desa Gale-Gale Kabupaten Maluku Tenggah Provinsi Maluku Zulfikar Lating; Ira Deseilla Pawa; Iswandi Fataruba
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v1i2.165

Abstract

Work stress is one of the main concerns for occupational safety and health for workers, both in the field of welfare and health. It has been estimated that about half of all workers absenteeism and work accidents at work are caused by disorders related to work-related stress. This study aims to determine the relationship between work stress and work accidents on workers in the oil palm harvesting section. This research is an analytic observational research which is directed to explain a situation or situation, using a cross sectional approach. The results of this study show that there is a positive relationship between work stress and the risk of work accidents. The results of statistical analysis using the Chi-Square test obtained a p-value of 0.005 when compared to the degree of significance (p-value <0.05). Suggestions for the company can be used as reference material for training K3 workers in the company to increase awareness of occupational health and safety in the company.
Gambaran Perilaku Perawat Dalam Penerapan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Lating, Zulfikar; Fataruba, Iswandi; Tunny, Ira Sandy
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi Oktober - Desember
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja merupakan konsep pengelolaan K3 secara sistematis dan komprehensif dalam suatu sistem manajemen yang utuh melalui proses perencanaan, penerapan, pengukuran, dan pengawasan. Tujuan K3 yang berkaitan dengan mesin, peralatan, landasan tempat kerja dan lingkungan tempat kerja adalah mencegah terjadinya kecelakaan dan sakit akibat kerja, memberikan perlindungan pada sumber-sumber produksi sehingga dapat meningkatkan efiensi dan produktivitas. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi Gambaran perilaku perawat dalam penerapan Kesehatan dan keselamatan kerja. Rancangan penelitian yang digunakan survey deskriptif, dengan total sampel sebanyak 55 responden. Teknik Sampling yang digunakan ialah acak sederhana (simple random sampling) sebanyak 55 orang. Hasil dari penelitian ini untuk pengetahuan tertinggi dengan kategori cukup sebesar 31 responden dengan presentase (56,4), dan untuk sikap tertinggi dengan kategori cukup sebesar 28 responden dengan presentase (50,9), dan untuk tindakan tertinggi dengan kategori cukup sebesar 32 responden dengan presentase (58,2), dan untuk penerapan K3 tertinggi dengan kategori cukup sebesar 37 responden dengan presentase (67,3).
Sosialisasi Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Paving Block Desa Tengah-Tengah, Kabupaten Maluku Tengah Zulfikar Lating; Ira Deseilla Pawa
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jppmi.v2i4.800

Abstract

Health problems and environmental pollution can arise due to increased waste. Tengah-tengah Village is a village located on the coast where the problem is that most households do not have a rubbish dump and still throw rubbish around the house. The increasing amount of waste from day to day can cause a buildup of waste and result in environmental pollution. To reduce the amount of waste in Central Village, waste recycling is needed, especially plastic waste. One way to recycle plastic waste to make it attractive is to make paving blocks. The method used in this service is field visits in the form of providing outreach to the community and training in making paving blocks from plastic waste. The results of waste processing and how to make paving blocks from plastic waste received very good enthusiasm.
faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit akibat kerja pada nelayan di kawasan pesisir dusun pakarena desa kairatu Aja, Aspia La; Lihi, Maryam; Lating, Zulfikar; Sinay, Herlien; Tunny, Rahma
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i2.5656

Abstract

Nelayan merupakan kelompok masyarakat yang menggantungkan kehidupannya pada hasil laut, baik melalui penangkapan maupun budidaya. Salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh nelayan, terutama yang tinggal di wilayah pesisir, adalah penyakit akibat kerja. Penyakit ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko, seperti peralatan kerja, bahan yang digunakan, lingkungan kerja, serta proses kerja itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit akibat kerja pada nelayan di Kawasan Pesisir Dusun Pakarena, Desa Kairatu. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan crosshsectional dengan jumlah populasi sebanyak 50 orang, di mana sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara usia dan penyakit akibat kerja dengan nilai p=0,05, serta masa kerja dengan penyakit akibat kerja dengan nilai p=0,018. Selanjutnya, penggunaan alat pelindung diri (APD) memiliki hubungan signifikan dengan penyakit akibat kerja dengan nilai p=0,054. Berdasarkan analisis statistik, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara usia, masa kerja, dan penggunaan APD dengan penyakit akibat kerja. Sebaliknya, variabel pengetahuan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan penyakit akibat kerja pada nelayan di Kawasan Pesisir Dusun Pakarena, Desa Kairatu.
Pengelolaan Paving Block Dari Limbah Plastik Ramah Lingkungan Di SMA 1 Seram Bagian Barat Lating, Zulfikar
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i2.1724

Abstract

Pengurangan limbah plastik menjadi isu lingkungan yang mendesak dan perlu adanya upaya untuk mengedukasi siswa SMA 1 Seram Bagian Barat tentang pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang metode kegiatan yang efektif untuk mengedukasi siswa SMA 1 Seram Bagian Barat tentang pentingnya pengurangan limbah plastik. Metode kegiatan yang diusulkan meliputi penyuluhan dan presentasi, diskusi kelompok, kunjungan lapangan. Penyuluhan dan presentasi akan memberikan pemahaman awal kepada siswa tentang limbah plastik dan dampaknya terhadap lingkungan. Diskusi kelompok akan memberikan kesempatan bagi siswa untuk berbagi pengetahuan dan ide-ide tentang pengurangan limbah plastik. Kunjungan lapangan akan memberikan pengalaman langsung tentang proses pengolahan sampah Plastik menjadi Paving Blok. Kampanye sadar lingkungan akan melibatkan siswa dalam menyebarkan informasi tentang pengurangan limbah plastik di sekolah dan komunitas sekitarnya. Kolaborasi dengan pihak eksternal akan memberikan wawasan yang lebih luas tentang pengurangan limbah plastik. Penggunaan alternatif ramah lingkungan akan mendorong siswa untuk mengadopsi perubahan gaya hidup yang mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Diharapkan bahwa implementasi metode kegiatan ini akan membantu siswa SMA 1 Seram Bagian Barat untuk memahami pentingnya pengurangan limbah plastik dan memiliki keterampilan praktis dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Melalui kolaborasi dengan pihak eksternal dan melibatkan komunitas, diharapkan upaya pengurangan limbah plastik ini dapat mencapai dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Edukasi Kesahatan Upaya Pencegahan Hipertensi Pada Usia Lanjut Di Wilayah Kerja Puskesmas Lateri sinay, herlien; Lating, Zulfikar; Tunny, Rahma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.5061

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang umum dijumpai di masyarakat. Angka kematian karena hipertensi di Indonesia sangat tinggi. Kasus hipertensi lumayan banyak dijumpai terutama pada lansia. Lansia (lanjut usia) adalah seseorang yang berusia 60 tahun keatas. Lansia dikatakan memiliki risiko untuk mengalami berbagai penyakit degeneratif dibandingkan dengan usia muda. Salah satu penyakit degeneratif yang sering timbul tanpa gejala adalah hipertensi. Hipertensi disebut sebagai “silent killer”. Penyebab terlambatnya penanganan pada pasien dengan hipertensi adalah mayoritas pasien datang ke fasilitas kesehatan apabila telah terjadi komplikasi, dan kurangnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan kurangnya kontrol terhadap keadaan penyakitnya khususnya pada lansia. Adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penyakit hipertensi diharapkan dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas penyakit hipertensi. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman bagaimana penanganan dan pencegahan hipertensi sedari dini di Puskesmas Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. Program penyuluhan ini dilaksanakan di Puskesmas Lateri pada bulan Agustus 2024 dalam bentuk ceramah, tanya jawab dan pemeriksaan tekanan darah. Peserta pada kegiatan ini para lansia. Sehingga peserta dapat benar-benar mengetahui dan memahami penyebab, gejala, faktor risiko, pencegahan dan penanganan hipertensi. Begitu pula diharapkan agar warga lansia dapat rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah secara mandiri ataupun di pusat pelayanan kesehatan.
PENGARUH TERAPI MUROTAL AL-QURAN TERHADAP TINGKAT STRESS KERJA PADA PEKERJA DEBT COLLECTOR DI PT ADIRA MULTI FINANCE CABANG MAKASSAR Muh. Khidri Alwi; Samsualam; Zulfikar Lating
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.191

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk menganalisis tingkat Stress kerja sebelum dansesudah terapi murottal Al-Qur’an pada pekerja debt collector kelompok intervensi. (2) Untukmenganalisis tingkat Stress kerjasebelum dan sesudahpada pekerja debt collector kelompokkontrol. (3) Untuk menganalisis perbedaan tingkat Stress kerja pada pekerja debtcollectorsebelum dan sesudah terapi murottal Al-Qur’an pada kelompok intervensi dankontrol.Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi-eksperimental. Populasi dalampenelitian ini adalah berjumlah 64 pekerja di PT ADIRA Multi FinanceCabang Makassar. Dandibagi menjadi 2 kelompok yaitu 32 eksperimen dan 32 kontrol. Teknik pengambilan sampelmenggunakan total sampling.Hasil penelitian pada kelompok intervensi untuk pengukuran DASS dengan nilai p =0,000 dan pada alat ukur Smart pulse analisis stress dengan nilai p = 0,000 dengan hasilnyasignifikan, pada kelompok kontrol untuk pengukuran DASS dengan nilai p = 0,025 hasilnyasignifikan, pada alat ukur Smart pulse analisis stress dengan nilai p = 0,253dengan hasil yangtidak signifikan. Tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok intervensi dankelompok kontrol dengan nilai p = 0,000.Untuk peneliti selanjutnya, perlu ada pengembangan lebih lanjut terhadap pemberianterapi murotal al-qur’an terhadap stress kerja.
Measurement of Saumlaki Community Health Center Service Quality Using Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI) Salakory, Hans Sammy Marthin; Matulessy, Febby Sonya; Lating, Zulfikar; Ibrahim, Ilyas
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i3.20841

Abstract

Public Health Center is the frontline of health care services in Indonesia, both for individuals and communities. Public Health Center plays an important role in achieving the highest level of health for the community. Ideally, Public Health Center should be able to provide excellent service to the public, thereby providing maximum satisfaction. In reality, the services provided by Public Health Center of Saumlaki to the public do not fully meet patient expectations and there are still weaknesses that lead to complaints and dissatisfaction among patients. This study was developed to determine the level of satisfaction of the community in the working area of Public Health Center of Saumlaki towards the services provided. The analytical technique used is the servqual method with the Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI) approach. The results of the analysis showed that the CSI value was 76.41%, which means that patients are satisfied with the services provided. The IPA value shows 80.47% for the Tangibles (Physical Facilities) dimension, 77.97% Reliability (Reliability), 79.56% Responsiveness (Responsiveness), Assurance (Assurance) of 82.38%, Empathy (Empathy) of 81.47%. With an average value of 80.37%, which means that the dimensions of service quality in the patient's perception are less satisfied.
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kepatuhan Karyawan Dalam Penggunaan APD DI PT.Sakabaja Panelindo PLTD Kecamatan Namlea Kabupaten Buru Fataruba, Iswandi; Umagapi, Fitria; Lating, Zulfikar; Latuconsina, Mirna
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i4.5195

Abstract

Dari data International Labour Organization (ILO) yaitu 1 pekerja di dunia meninggal setiap 15 detik karena kecelakaan kerja dan 313 juta pekerja mengalami kecelakaan non-fatal per tahunnya. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara masa kerja , pengetahuan dan sikap dalam penggunaan APD pada karyawan PT. Sakabaja Panelindo PLTD Kecamatan Namlea Kabupaten Buru. Metode : merupakan penelitian kuantitatif dengan pendeketaan observasional analitik dengan desain cross-sectional populasi pada penelitian ini 30 karyawan dan sampel dalam penelitian ini sama dengan jumlah populasi yaitu 30 karyawan dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil : hasil penelitian ini menunjukan bahwa untuk masa kerja beradasarkan uji chi-square (p- value) sebesar 0.360 yang artinya p > 0.05 menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara masa kerja dengan kepatuhan penggunaan APD pada karyawan PT. Sakabaja Panelindo PLTD Kecamatan Namlea Kabupaten Buru.Untuk variabel pengetahuan menunjukan bahwa berdasarkan uji chi-square (p-value) = 0.00 yang artinya p < 0.05 menunjukan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan APD pada karyawan PT.Sakabaja Panelindo PLTD Kecamatan Namlea Kabupaten Buru. Sedangkan untuk variabel sikap menunjukan bahwa berdasarkan uji chi-square (p-value) = 0.00 yang artinya p < 0.05 menunjukan bahwa ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan penggunaan APD pada karyawan PT. Sakabaja Panelindo PLTD Kecamatan Namlea Kabupaten Buru. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulakan bahwa tidak ada hubungan antara masa kerja, sedangkan ada  hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan penggunaan APD pada Karyawan PT. Sakabaja Panelindo PLTD Kecamatan Namlea Kabupaten Buru.
Paparan Pestisida Sebagai Faktor Risiko Gangguan Kesehatan pada Petani Hortikultura di Desa Waimital Kabupaten Seram Bagian Barat Ibrahim, Ilyas; Lating, Zulfikar; Makayaino, Hafis; Rumaolat, Wiwi; Sely, Mohammad Dahlan; Sillehu, Sahrir
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol 24, No 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Master Program of Environmental Health, Faculty of Public Health, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkli.77473

Abstract

Latar belakang: Keracunan pestisida masi menjadi masalah kesehatan pada petani, paparan pestisida menimbulkan risiko gangguan kesehatan seperti gangguan sistem syaraf perifer dan sistem syaraf pusat bahkan berakibat kematian, tujuan penelitian ini menganalisis faktor risiko paparan pestisida dengan gangguan kesehatan pada petani hortikultura.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik dengan desain Cross-sectional study, pelaksanaan penelitian pada bulan Juli 2025. Populasi penelitian berjumlah 416 orang yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi kemudian penentuan sampel dengan rumus Lemeshow. Sampel penelitian yaitu 200 petani hortikultura yang aktif menggunakan pestisida. Variabel yang diukur yaitu 17 faktor risiko paparan pestisida yang berhubungan dengan gangguan kesehatan petani. Kuesioner dan lembar observasi digunakan sebagai instrumen penelitian dengan analisis data menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik untuk melihat dominan kekuatan hubungan.Hasil: Hasil penelitian menemukan dari 17 faktor risiko terdapat 11 faktor yang berhubungan dengan gangguan kesehatan yaitu masa kerja p-0,024, pengetahuan p-0,007, sikap p-0,040, APD p-0,031, lama penyemprotan p-0,050, frekuensi p-0,002, cara campur pestisida p-0,034, arah penyemprotan p-0,047, Dosis pestisida p-0,020, merokok sambil kerja p-0,016, personal higyene p-0,039 sementara hasil uji regresi ditemukan 7 faktor yang dominan memiliki kekuatan hubungan yaitu masa kerja p-0,042, frekuensi p-0,027, cara campur p-0,016, isap rokok p-0,026, personal higyene p-0,004, pengetahuan p-0,019, sikap p-0,030.Simpulan: Faktor risiko paparan pestisida yang dominan berhubungan dengan gangguan kesehatan pada petani hortikultura adalah masa kerja, frekuensi penyemprotan, cara mencampur pestisida, kebiasaan merokok saat bekerja, personal hygiene, pengetahuan, dan sikap ABSTRACT Title: Pesticide Exposure as a Risk Factor for Health Problems in Horticultural Farmers in Waimital Village, West Seram RegencyBackground: Pesticide poisoning remains a health problem for farmers. Pesticide exposure poses a risk of health problems, including peripheral and central nervous system disorders, and even death. The purpose of this study was to analyze the risk factors for pesticide exposure and health problems in horticultural farmers. Methods: This study used an observational analytical approach with a cross-sectional study design. The study was conducted in July 2025. The study population consisted of 416 people, selected based on inclusion and exclusion criteria, and then using the Lemeshow formula for sampling. The sample consisted of 200 horticultural farmers who actively use pesticides. The variables measured were 17 risk factors for pesticide exposure associated with farmer health problems. Questionnaires and observation sheets were used as research instruments, with data analysis using the chi-square test and logistic regression to determine the strength of the dominant relationship. Results: The results of the study found that out of 17 risk factors, there were 11 factors related to health problems, namely work period p-0.024, knowledge p-0.007, attitude p-0.040, PPE p-0.031, spraying duration p-0.050, frequency p-0.002, pesticide mixing method p-0.034, spraying direction p-0.047, pesticide dose p-0.020, smoking while working p-0.016, personal hygiene p-0.039 while the results of the regression test found 7 dominant factors that had a strong relationship, namely work period p-0.042, frequency p-0.027, mixing method p-0.016, smoking p-0.026, personal hygiene p-0.004, knowledge p-0.019, attitude p-0.030. Conclusion: The dominant risk factors for pesticide exposure related to health problems in horticultural farmers are length of service, frequency of spraying, method of mixing pesticides, smoking habits while working, personal hygiene, knowledge, and attitude.