Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

EDUKASI MASYARAKAT DENGAN PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT TUBERKULOSIS (TB) PADA MASA PANDEMI DI KELURAHAN DURI KEPA JAKARTA BARAT Inherni Marti Abna; Mellova Amir; Aprilita Rinayanti; Hermanus Ehe Hurit; Ayu Puspitalena
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i3.3044

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Diperkirakan 95% kasus TB dan 98% kematian akibat TB di dunia, terjadi pada negara-negara berkembang. Indonesia merupakan negara ke-3 tertinggi penderita tuberkulosis. Hal tersebut mendorong pengendalian tuberkulosis nasional terus dilakukan dengan intensifikasi, akselerasi, ekstensifikasi dan inovasi program. Strategi pengendalian yang dapat dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang penyakit tuberkulosis (TB). Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Duri Kepa Jakarta Barat, dengan tujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan penanggulangan TB. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode edukasi langsung dengan memberikan penyuluhan kepada warga melalui ceramah dan diskusi dan metode edukasi tidak langsung dengan penyampaian informasi melalui media sosial. Hasil dari kegiatan ini adalah bertambahnya pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian TB dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari
PELATIHAN HEIMLICH MANEUVER PADA MAHASISWA/I KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS ESA UNGGUL TAHUN 2024 Muda, Cut Alia Keumala; Andani, Dhea Julia; Hurit, Hermanus Ehe; Hilhami, Hilhami
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 11, No 5 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v11i5.9387

Abstract

Tindakan Heimlich Maneuver adalah tindakan dengan cara mengeluarkan benda asing yang menyumbat laring secara total. Prinsip melakukan tindakan heimlich maneuver adalah dengan memberikan tekanan pada paru. Pelatihan dilakukan menggunakan metode diskusi interaktif dan praktek, pada bulan Desember 2024 yang diberikan kepada mahasiswa kesehatan masyarakat yang menjelaskan tentang mengenali kondisi tersedak, mengetahui langkah-langkah bantuan hidup dasar, mengetahui langkah-langkah penanganan sumbatan jalan napas (Airway) serta langkah-langkah tindakan heimlich maneuver. Dalam sesi diskusi interaktif, peserta dapat bertanya dan berbagi pengalaman tentang heimlich maneuver, hal ini membantu peserta dalam memperkuat pemahaman mereka. Pelatihan ini dilaksanakan di Universitas Esa Unggul dan dihadiri sebanyak 80 peserta yang dibagi menjadi 4 sesi pertemuan. Kegiatan pelatihan dimulai dari kedatangan mahasiswa, penyuluhan yang didalamnya juga terdapat pembagian pre-test, penyampaian materi, sesi tanya jawab, praktek, serta pembagian post-test. Kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar dan kondusif, ditandai dengan keaktifan partisipan selama kegiatan berlangsung. Hal ini dapat dilihat melalui hasil pre-test dan post-test yang telah diberikan kepada mahasiswa bahwa terdapat peningkatan pengetahuan mengenai heimlich maneuver  yang telah disampaikan.Kata kunci : Heimlich Maneuver, Pelatihan, dan Mahasiswa
Formulasi Sediaan Krim dengan Kombinasi Minyak Esensial Lavender (Lavandula angustifolia) dan Tea Tree (Melaleuca alternifolia) Fajriani, Nuzul; Salsabillah, Salsabillah; Hurit, Hermanus Ehe
Archives Pharmacia Vol 7, No 2 (2025): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v7i2.10138

Abstract

Jerawat merupakan masalah kulit yang sering dijumpai pada remaja dan dewasa muda yang disebabkan oleh peradangan pada kelenjar sebaceous akibat infeksi bakteri Propionibacterium acnes. Salah satu pendekatan yang saat ini banyak dipilih adalah penggunaan bahan alami yang memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan dan mengembangkan sediaan krim topikal yang mengandung kombinasi minyak esensial lavender (Lavandula angustifolia) dan tea tree (Melaleuca alternifolia), yang dikenal memiliki aktivitas antibakteri, antiinflamasi, dan penyembuhan luka. Metode penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu formulasi sediaan krim, uji stabilitas, serta uji aktivitas antibakteri. Formulasi krim dibuat dengan variasi konsentrasi minyak esensial lavender dan tea tree, menggunakan basis krim yang sesuai dengan standar formulasi sediaan topikal. Sediaan krim kemudian dievaluasi berdasarkan parameter fisik seperti pH, viskositas, homogenitas, dan kestabilan sediaan dalam berbagai kondisi penyimpanan (suhu tinggi, suhu rendah, dan suhu ruang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi krim dengan kombinasi minyak esensial lavender 3% dan tea tree 3% merupakan formula sediaan krim terbaik dengan nilai viskositas antara 8.983 – 11.430 cPs, daya sebar antara 4,3 - 6,9 cm, daya lekat antara 6,1 - 10,23 detik.
EDUKASI SISWA DENGAN PENINGKATAN PENGETAHUAN DI SMK REFORMASI JAKARTA BARAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA DI KALANGAN REMAJA Inherni Marti Abna; Hermanus Ehe Hurit; Aprilita Rina Yanti; Ayu Puspitalena
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 9: Februari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i9.7191

Abstract

Anemia adalah kondisi yang terjadi ketika tubuh menghasilkan jumlah sel darah merah yang lebih rendah dari normal. Dampak jangka pendek anemia yaitu menurunnya daya tahan tubuh sehingga rentan terhadap penyakit infeksi, dan menyebabkan kurangnya oksigen ke sel otot dan otak yang mengakibatkan penurunan prestasi belajar dan produktivitas kerja. Sekitar 22,7% perempuan Indonesia yang berusia ≥15 tahun mengidap anemia. Hal tersebut mendorong pengendalian anemia nasional terus gencar dilakukan. Strategi pengendalian yang dapat dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang anemia kepada masyarakat luas. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMK Reformasi Jakarta Barat dengan tujuan memberikan edukasi kepada siswa terutama siswi tentang bahaya dan pencegahan anemia. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode edukasi langsung dengan memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi melalui ceramah dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini adalah bertambahnya pemahaman siswa tentang bahaya dan pencegahan anemia dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari
MEMBANGUN IMUNITAS PERILAKU: SOSIALISASI ANTI-ROKOK SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN DINI REMAJA DARI DAMPAK TBC (SMP BENTENG GADING) Hermanus Ehe Hurit; Antonius Dewanto Purnomo; Imanuel, Imanuel; Yasmin Zabarij; Widyan Dana Dwi Ratri Conita; Reza Apriliani; Pingkan Febriana; Eva Mardiana Ompusunggu; Anggi Nuraini; Nanda Dwi Septiani Putri; Pingkan Irlanda; Refo Ananta Lim; Devina Elsha Dominica Zebua
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku merokok masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, terutama pada kalangan remaja. Menurut laporan WHO, jumlah perokok aktif di dunia mencapai 62,8 juta jiwa, dan Indonesia menempati urutan ketiga dengan prevalensi 46,8% pada laki-laki dan 3,1% pada perempuan. Data nasional menunjukkan prevalensi merokok pada remaja usia 10–18 tahun meningkat dari 7,2% pada tahun 2013 menjadi 9,1% pada tahun 2018, dengan sebagian besar perokok pemula mulai merokok sebelum usia 19 tahun. Kondisi ini menunjukkan bahwa perilaku merokok pada remaja terus meningkat meskipun dampak buruknya telah diketahui secara luas. Rokok mengandung lebih dari 4000 senyawa kimia, di antaranya 400 zat berbahaya dan 43 zat bersifat karsinogenik, yang menimbulkan risiko penyakit kronis hingga kematian, baik bagi perokok aktif maupun pasif. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi tentang bahaya merokok, serta simulasi menolak ajakan merokok dari teman sebaya. Selain itu, dilakukan pre-test dan post-test melalui kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan kesadaran siswa sebelum dan sesudah kegiatan sosialisasi. Kegiatan dilaksanakan di SMP Benteng Gading, Kampung Belakang, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, dengan melibatkan siswa dan guru sebagai mitra utama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya rokok. Sebelum penyuluhan, seluruh responden (100%) sudah mengetahui bahwa rokok mengandung zat berbahaya, dan setelah penyuluhan 95% tetap menunjukkan pemahaman tersebut. Sikap negatif terhadap anggapan bahwa merokok itu keren meningkat dari 95,7% menjadi 95% pasca penyuluhan. Perilaku mencoba merokok juga menunjukkan perbaikan, di mana sebelum penyuluhan 13% siswa pernah mencoba merokok, sedangkan setelah penyuluhan 95% menyatakan tidak ingin mencoba. Pemahaman bahwa asap rokok berbahaya bagi orang lain meningkat dari 95,7% menjadi 100%. Pengetahuan tentang risiko ketergantungan juga meningkat signifikan dari 73,9% menjadi 95%. Selain itu, komitmen untuk hidup sehat tanpa rokok tetap tinggi, yaitu 95,7% sebelum penyuluhan dan 95% setelahnya. Program ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah, yang ditandai dengan keterlibatan aktif guru dalam pengawasan serta komitmen untuk melanjutkan sosialisasi secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya bermanfaat dalam aspek kesehatan, tetapi juga mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka perokok pemula dan melindungi generasi muda dari dampak buruk rokok.
OPTIMASI KOMBINASI SETIL ALKOHOL DAN LANOLIN PADA FORMULA BALSAM STIK DENGAN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN Ratih Dyah Pertiwi; Fayza Maghfira Solachudin; Hermanus Ehe Hurit
Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v11i1.895

Abstract

A Balsam stick is a stick-shaped balsam that is made easier to use. Stiffening agents and emollients are needed to maintain the consistency of the balsam stick. This study aims to determine the optimum formula for balsam sticks with a combination of cetyl alcohol and lanolin. Using the Simplex Lattice Design method, the optimum formula for balsam sticks is obtained through the Design Expert version 13. The analysis results of spreadability, adhesion, and hardness were obtained using the ANOVA test. The optimum formula was obtained with a combination of cetyl alcohol concentration of 40.5% and lanolin 59.5% with a desirability value of 1.000 and the predicted results of spreadability of 3.506 cm, adhesion of 11.597 seconds, and hardness of 9.259 mm. In the evaluation results carried out in the laboratory, the value of the spreadability test was 3.62 ± 0.08 cm, the adhesion test was 10.92 ± 0.44 seconds, and the hardness test was 9.029 ± 0.31 mm. The verification results of the optimum formula were a sig 2-tailed value on spreadability of 0.139, adhesion of 0.120, and hardness of 0.328 where sig 2-tailed >0,05, indicating no significant difference. This suggests that the optimum formula of balsam sticks gives good results and meets the requirements.
Optimasi dan Formulasi Kombinasi Karbopol 940 dan HPMC terhadap Sifat Fisik Ekstrak Etanol 96% Gel Daun Kayu Putih (Melaleuca leucadendra L.) dengan Metode Simplex Lattice Design (SLD) Pertiwi, Ratih Dyah; Alfiyah, Siti; Hurit, Hermanus Ehe
Archives Pharmacia Vol 5, No 1 (2023): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v5i1.6356

Abstract

Ekstrak etanol 96% daun kayu putih (Melaluca leucadendra L.) memiliki senyawa flavonoid, tanin, triterpenoid yang digunakan untuk penghambatan pertumbuhan mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pembentukan gel kabopol 940 dan HPMC terhadap sifat fisik gel dan untuk mengetahui komposisi optimum yang dapat menghasilkan gel ekstrak etanol daun kayu putih dengan sediaan fisik yang baik. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah rancangan percobaan Simplex Lattice Design dengan 2 faktor pembentukan gel (karbopol 940 dan HPMC). Gel ekstrak etanol 96% daun kayu putih dibuat dalam 5 formula dengan variasi konsentrasi karbopol 940 dan HPMC yang berbeda-beda, yaitu F1 (0%:2%), F2 (0,5%:1,5%), F3 (2%:0%), F4 (1%:1%), dan F5 (1,5%:0,5%). Uji stabilitas fisik yang digunakan untuk sediaan gel yaitu uji organoleptik, homogenitas, pH, daya lekat, daya sebar, viskositas dan sineresis. Hasil uji sifat fisik (pH, daya lekat, daya sebar) dikelolah menggunakan Design Expert Version 12. Analisis data yang digunakan adalah program SPSS. Konsentrasi karbopol 940 menyebabkan penurunan pH, daya lekat, daya sebar, sedangkan HPMC lebih dominan meningkatkan respon pH, daya lekat, daya sebar. Formula optimum sediaan gel ekstrak etanol 96% daun kayu putih dengan komposisi HPMC 1 atau 100 % dan karbopol 940 sebesar 0 %
PHBS dan Pemanfaatan Toga: Strategi Berbasis Komunitas untuk Pencegahan DBD di Desa Curugbadak, Lebak-Banten Hermanus Ehe Hurit; Nuzul Fajriani; Reinaldo Pradana; Nurjannah Bachri; Asarini Asarini; Yuni Rahayu; Shinta Dewi gita Amalia; Isda Kana; Nurfadhilah Shofi. A
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jfwedy73

Abstract

Desa Curugbadak, Lebak-Banten, menghadapi tantangan kesehatan signifikan terkait kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tinggi, diperparah oleh rendahnya kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan inefektivitas pemanfaatan sumber daya lokal seperti Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan warga RW 02 dan RW 04 untuk menerapkan strategi pencegahan DBD yang terintegrasi dan berkelanjutan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif, pelatihan pembuatan spray antinyamuk mandiri dari serai (Cymbopogon citratus) untuk ibu-ibu PKK, serta sosialisasi dan praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang benar kepada siswa SDN 1 Curugbadak. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan: peserta pelatihan TOGA meningkat dari 14,76% menjadi 100%, sementara siswa PHBS meningkat dari 40,66% menjadi 99,61%. Program ini berhasil membangun kesadaran kolektif dan kemampuan praktis masyarakat untuk melakukan pencegahan DBD secara mandiri melalui pemanfaatan TOGA dan perbaikan perilaku dasar kesehatan.
Formulation of Antioxidant Cream from Mung Bean (Vigna radiata L.) Seed Coat Extract Hurit, Hermanus Ehe; Handayani, Linda; Pradana, Reinaldo; Putri, Dara Andini
Jurnal Jamu Indonesia Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Jamu Indonesia
Publisher : Tropical Biopharmaca Research Center, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jji.v11i1.475

Abstract

The skin is the body’s primary barrier against free radicals, which can induce oxidative stress and premature ageing. Antioxidants neutralize these radicals. This study aims to formulate and evaluate a cream containing ethanol extract of mung bean (Vigna radiata L.) seed coat. Four formulations were prepared with extract concentrations of 10%, 15%, 20%, and 25%. Physical evaluations included organoleptic tests, homogeneity, pH, viscosity, cream type, spreadability, and adhesiveness. Antioxidant activity was measured using the DPPH method. All formulations met physical standards, and formula F4 (25%) showed the highest antioxidant activity with an IC₅₀ value of 79.49 ppm. These findings indicate the potential of mung bean seed coat extract as an active antioxidant agent in topical preparations.
Patient Satisfaction with Outpatient Pharmaceutical Services Under the National Health Insurance Scheme in Indonesia: A Cross-Sectional Study Hurit, Hermanus Ehe; Putri, Andini Adinda; Bachri, Nurjannah
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v8i1.485

Abstract

Background: The utilization of Indonesia’s National Health Insurance Scheme has increased. However, evidence on patient satisfaction with pharmaceutical services under national health insurance schemes in low- and middle-income countries, particularly using the SERVQUAL framework, remains limited. This gap is important, as Indonesia’s National Health Insurance Scheme patient characteristics may shape perceptions of service quality and inform targeted service improvement strategies. This study aimed to analyze the relationship between Indonesia’s National Health Insurance Scheme patient characteristics and satisfaction with outpatient pharmaceutical services. Methods: A quantitative cross-sectional study was conducted and reported in accordance with the STROBE guidelines. The study involved Indonesia’s National Health Insurance Scheme outpatients at the Pharmacy Installation of Dr. Suyoto Hospital, Jakarta, in 2023, who met the inclusion criteria (aged ≥18 years, received pharmaceutical services, and provided informed consent). Data were collected using a SERVQUAL questionnaire assessing five dimensions of service quality: tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. Patient characteristics (gender, age, education, and occupation) were analyzed as independent variables, while satisfaction served as the dependent variable. Associations were examined using Spearman’s rank correlation test. Results: Significant and strong correlations were found between patient satisfaction and age (ρ = 0.71; p < 0.001) as well as education level (ρ = 0.70; p < 0.001). Gender and occupation demonstrated statistically significant but weak associations with satisfaction. Conclusion: Satisfaction with outpatient pharmaceutical services among Indonesia’s National Health Insurance Scheme patients is significantly associated with specific demographic characteristics, particularly age and education. These findings underscore the importance of patient-centered service improvement strategies, with an emphasis on enhancing responsiveness and pharmaceutical communication to improve the quality of Indonesia’s National Health Insurance Scheme services sustainably.