Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH KOMBINASI NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA MERAH (Lactuca sativa var. Lollorosa) PADA HIDROPONIK SISTEM WICK Ridwan Kusuma Wardhana; Darso Sugiono; Yayu Sri Rahayu
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 12 No 2 (2023): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v12i2.586

Abstract

Lettuce is a plant whose leaves are taken to be used as vegetables or salad. The purpose of this study was to obtain a combination of nutrients that can increase the growth and best yield of red lettuce (Lactuca sativa var. Lollorosa) with hydroponic wick system. The research method used in this study was a single-factor Randomized Group Design (RAK) consisting of 7 treatments repeated 4 times. The treatments applied were A (AB Mix 3.2 EC), B (AB Mix 1.5 EC + Bayfolan 6 ml), C (AB Mix 1.8 EC + Bayfolan 3 ml), D (AB Mix 1.2 EC + Bayfolan 9 ml), E (AB Mix 1.5 EC + POC 6 ml), F (AB Mix 1.8 EC + POC 3 ml), and G (AB Mix 1.2 EC + POC 9 ml). Giving a combination of nutrients gives a real effect on the growth and yield of red lettuce plants (Lactuca sativa var. Lollorosa) at the age of 2 weeks after planting, 3 weeks after planting, 4 weeks after planting, 5 weeks after planting. Number of leaves at plant age 3 weeks and 5 weeks. Leaf area, root length, fresh weight of plants with roots, fresh weight of plants without roots. Treatment E, namely AB Mix 1.5 EC + POC 6 ml, gave the highest results on plant height, which was 20.96 cm, root length of 26.94 cm, leaf area of 100 cm2, fresh weight with roots of 13.3 g, and fresh weight without roots of 11.49 g
EFEKTIVITAS PEMBERIAN ZPT GIBERELIN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) VARIETAS MIRA Harianja, Benny; Hayatul Rahmi; Yayu Sri Rahayu
Jurnal Agrotech Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v14i2.172

Abstract

Red spinach is one of the horticultural plants with numerous benefits. This research aims to determine the most effective concentration of the plant growth regulator gibberellin on the growth and yield of red spinach (Amaranthus tricolor L.). The study was conducted in the Experimental Field PERURI in Sirnabaya Village, East Teluk Jambe District, Karawang Regency, from June to October. The research method employed was an experimental approach using a randomized complete block design (RCBD) with a single factor consisting of 5 treatments and 5 replications, namely A (0 ppm), B (50 ppm), C (100 ppm), D (150 ppm), and E (200 ppm). The research results indicate that gibberellin application significantly influences plant height at 14, 21, and 28 days after planting, leaf count at 7 days after planting, leaf area, fresh weight per plant, and fresh weight per plot. Treatment D (150 ppm) yielded the best results for plant height up to 28 days after planting at 22.73 cm, leaf count up to 28 days after planting at 19.60 leaves, fresh weight per plant at 30.42 g, and weight per plot at 912.68 g.
PENGARUH WAKTU PENYIMPANAN SERUM PADA PEMERIKSAAN KOLESTEROL TOTAL Syawal Abdurrahman; Sanatang; Yayu Sri Rahayu
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal MediLab Mandala Waluya
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883.5.2.3

Abstract

Pemeriksaan kolesterol merupakan salah satu parameter yang digunakan untuk mendiagnosa suatu penyakit. Namun, terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan dilakukan penundaan pemeriksaan sampel serum. salah satunya adalah jarak pengambilan sampel dengan labortatorium yang cukup jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyimpanan serum selama 1 jam, 2 jam dan 3 jam pada pemerksaan kolesterol total. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain penelitian simple random (acak sederhana). Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 36 orang mahasiswa D-IV TLM yang memiliki kadar kolesterol normal. Sampel yang digunakan sebanyak 14 orang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode (CHOD-PAP) secara enzimatis pada serum yang langsung diperiksa dan disimpan serta uji statistinya menggunakan uji oneway anova. Hasil penelitian rata-rata kadar kolesterol total pada sampel serum langsung diperiksa 133 mg/dl, dan rata-rata kadar kolesterol serum yang disimpan selama 1 jam penyimpanan adalah 122 mg/dl, 2 jam penyimpanan adalah 110 mg/dl dan 3 jam penyimpanan adalah 105 mg/dl. Hasil pengolahan data dengan uji anova didapatkan sig pearson(p) = 0,1> 0,05 maka disimpulkan Ho diterima dan Ha ditolak jadi tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kadar kolesterol total pada sampel serum yang langsung diperiksa dan yang ditunda selama 1, 2, dan 3 jam pada suhu ruangan. Sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan variasi suhu penyimpanan serum.
KLASIFIKASI SENTIMEN PELANGGAN RESTORAN KOKI SUNDA MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES Irawan, Dedi; Yayu Sri Rahayu; Mohamad Farozi
Jurnal Manajemen Informatika dan Sistem Informasi Vol. 8 No. 2 (2025): MISI Juni 2025
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/misi.v8i2.1643

Abstract

             Koki Sunda adalah bisnis kuliner yang telah menerima banyak ulasan pelanggan secara online. Ulasan-ulasan ini mencerminkan pengalaman konsumen; namun, tidak ada sistem otomatis untuk menganalisis opini-opini ini secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan sentimen pelanggan terhadap makanan di Restoran Koki Sunda dengan menggunakan algoritma Naïve Bayes. Data diperoleh melalui teknik web scraping dari platform ulasan online, serta melalui survei langsung. Proses pra-pemrosesan meliputi pembersihan teks, normalisasi, penghilangan stopwords, stemming, dan tokenisasi. Fitur diekstraksi menggunakan metode TF-IDF, dan data dibagi menjadi data latih (80%) dan data uji (20%). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model Multinomial Naïve Bayes memiliki kinerja yang baik, mencapai akurasi 88,33%, presisi 87,10%, recall 90,00%, dan F1-score 88,54%. Temuan ini menunjukkan bahwa algoritma ini efektif untuk mengidentifikasi opini pelanggan secara otomatis. Sistem klasifikasi yang dikembangkan memiliki potensi untuk membantu manajer restoran lebih memahami kebutuhan pelanggan dan meningkatkan kualitas layanan berdasarkan data ulasan langsung.
The Influence of Service Quality, Brand Image, and Product Innovation on Guitar Customer Loyalty at PT Genta Tri Karya Yayu Sri Rahayu; Hetty Kurniati; Musafa
Journal of Economicate Studies Vol. 4 No. 2 (2020): Journal of Economicate Studies
Publisher : Islamicate Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32506/joes.v4i2.652

Abstract

Customer Loyalty is one of the crucial factors in increasing and decreasing sales within a company. Through the quality of service, brand image, and useful product innovation, the company is expected to increase customer loyalty, so it is expected to increase the company's sales. This study aims to determine the effect of service quality, brand image, and product innovation on the customer loyalty of Guitar Genta at PT Genta Tri Karya. The research method used was a survey method with descriptive and verification research types. The data used are primary data obtained from distributing questionnaires. The results showed that service quality is partially positive and not significantly affecting customer loyalty. Brand image is partially positive and not significant, and product innovation has a positive and significant effect on customer loyalty. However, service quality, brand image, and product innovation simultaneously have a positive and significant impact on the loyalty of Guitar Genta customers at PT Genta Tri Karya.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN HOTEL GINTAS MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL DALAM PERSPEKTIF PELANGGAN SETIA Dedi Irawan; Yayu Sri Rahayu; Itana, Erwin Apriliyanto
JUTI UNISI Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Teknik Industri (JUTI) UNISI
Publisher : Program Studi Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/juti.v7i2.2991

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan yang diberikan oleh hotel Gintas menggunakan metode Servqual dalam perspektif pelanggan setia,sekaligus mengidentifikasi dimensi kualitas pelayanan yang perlu diperbaiki oleh hotel Gintas berdasarkan persepsi dan harapan. walaupun hotel Gintas sudah terkenal di kota Medan namun,penelitian terdahulu belum ada yang mengukur kualitas pelayanan pada hotel tersebut. Metode Servqual digunakan untuk mengukur harapan dan persepsi pelanggan terhadap lima dimensi kualitas pelayanan, yaitu keandalan, daya tanggap, jaminan, empati, dan bukti fisik. dengan teknik pengumpulan dan pengolahan data melalui 40 kuesioner yang disebarkan kepada tamu hotel Gintas. selanjutanya dilakukan pengujian data dari lima model dimensi yang meliputi 20 pertanyaan yang memiliki hasil gap positif . hasil yang terdapat pada bagian pertanyaan F11 tersebut memiliki nilai 1,67, sekaligus paling tertinggi kenyataan dari pada harapan. kesimpulanya adalah dapat menjadi acuan bagi manajemen hotel Gintas untuk melakukan perbaikan dan peningkatan dalam pelayanan. Dengan melakukan perbaikan yang diperlukan, hotel Gintas dapat mempertahankan pelanggan setia dan meningkatkan reputasi di industri perhotelan.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN ZPT GIBERELIN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) VARIETAS MIRA Harianja, Benny; Hayatul Rahmi; Yayu Sri Rahayu
Jurnal Agrotech Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v14i2.172

Abstract

Red spinach is one of the horticultural plants with numerous benefits. This research aims to determine the most effective concentration of the plant growth regulator gibberellin on the growth and yield of red spinach (Amaranthus tricolor L.). The study was conducted in the Experimental Field PERURI in Sirnabaya Village, East Teluk Jambe District, Karawang Regency, from June to October. The research method employed was an experimental approach using a randomized complete block design (RCBD) with a single factor consisting of 5 treatments and 5 replications, namely A (0 ppm), B (50 ppm), C (100 ppm), D (150 ppm), and E (200 ppm). The research results indicate that gibberellin application significantly influences plant height at 14, 21, and 28 days after planting, leaf count at 7 days after planting, leaf area, fresh weight per plant, and fresh weight per plot. Treatment D (150 ppm) yielded the best results for plant height up to 28 days after planting at 22.73 cm, leaf count up to 28 days after planting at 19.60 leaves, fresh weight per plant at 30.42 g, and weight per plot at 912.68 g.
Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Chat-GPT dalam Pengajaran Bagi Guru SMK Muhammadiyah 5 Kabupaten Karanganyar Apriliyanto, Erwin; Yayu Sri Rahayu; Dedi Irawan; Wiwit Supriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v3i3.1554

Abstract

Penerapan teknologi AI pada sektor pendidikan di Kabupaten Karanganyar, misalnya, telah menunjukkan dampak positif yang signifikan dan beragam. AI tidak hanya membantu guru dalam menyusun kurikulum yang lebih efektif dan adaptif terhadap kebutuhan masing-masing siswa, tetapi juga memberikan dukungan yang lebih personal dan spesifik. Guru dapat dengan mudah memantau perkembangan siswa, mengidentifikasi kelemahan, dan memberikan intervensi yang tepat waktu. Selain itu, AI juga membantu siswa dalam memahami materi pelajaran dengan cara yang lebih interaktif dan menarik melalui penggunaan aplikasi belajar yang canggih dan alat bantu visual yang inovatif. Dengan demikian, penerapan AI di bidang pendidikan tidak hanya memudahkan proses pengajaran dan pembelajaran, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Karanganyar secara keseluruhan. AI memungkinkan personalisasi pembelajaran yang disesuaikan dengan kecepatan dan gaya belajar masing-masing siswa, sehingga mereka lebih mudah menyerap informasi dan termotivasi untuk belajar. Peningkatan minat belajar siswa yang signifikan, didukung oleh penyuapan pengajaran guru dengan teknologi, khususnya AI Chat-GPT, mencapai lebih dari 90%. Guru juga dapat memanfaatkan teknologi AI untuk mengotomatisasi tugas-tugas administratif, sehingga mereka dapat lebih fokus pada pengajaran dan pengembangan secara profesional. Lebih jauh lagi, teknologi AI memberikan akses ke sumber daya pendidikan yang lebih luas dan beragam, membuka peluang bagi siswa untuk belajar dari berbagai sumber yang mungkin sebelumnya tidak tersedia. Semua ini menunjukkan bahwa integrasi AI dalam pendidikan tidak hanya merupakan inovasi teknologi, tetapi juga merupakan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas pendidikan di Kabupaten Karanganyar, memastikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk sukses.
Pengaruh Berbagai Jenis Media Tanam Terhadap Kandungan Mineral Esensial (Zn, Ca, dan S) dan Produksi Microgreens Sawi Hijau (Brassica juncea L.): The Effect of Various Types of Growing Media on Essential Mineral Content (Zn, Ca, and S) and the Production of Green Mustard Microgreens (Brassica juncea L.). Muthia Syifa; Yayu Sri Rahayu; Winda Rianti
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 14 No. 2 (2026): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/a7m1z690

Abstract

Microgreens merupakan sayuran muda yang dipanen pada usia 7–14 HST dan dikenal memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, terutama vitamin, antioksidan, dan mineral esensial. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi kualitas nutrisi microgreens adalah media tanam. Media tanam berfungsi menopang pertumbuhan tanaman, menyediakan unsur hara yang dibutuhkan, serta menjadi tempat berkembangnya sistem perakaran. Media tanam yang sesuai mampu meningkatkan penyerapan nutrisi secara optimal sehingga mendukung pertumbuhan dan perkembangan microgreens sawi hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis media tanam terhadap produksi serta kandungan mineral esensial (Zn, Ca, dan S) pada microgreens sawi hijau. Waktu percobaan dilaksanakan pada Desember 2025 sampai Januari 2026 di Gedung A Fakultas Pertanian Kampus 2 Universitas Singaperbangsa Karawang di Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktor Tunggal dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri atas M0 = tanah, M1 = Cocopeat, M2 = Vermiculite, M3 = Rockwool, dan M4 = Perlite. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil percobaan menunjukkan bahwa perbedaan jenis media tanam berpengaruh nyata terhadap parameter bobot segar, bobot kering, kandungan mineral zinc, kandungan mineral kalsium, dan kandungan mineral sulfur. Jenis media tanah (M0) mampu memberikan hasil terbaik dengan nilai tertinggi pada rata-rata bobot segar sebesar 81,598 gram, rata-rata bobot kering sebesar 5,018 gram, dan rata-rata kandungan kalsium (Ca) sebesar 5.319,4 mg/100g. Jenis media perlite (M4) mampu memberikan hasil kandungan mineral Zn tertinggi sebesar 35,4 mg/100g. Jenis media rockwool (M3) mampu memberikan hasil kandungan mineral Sulfur tertinggi sebesar 2.837,6 mg/100g. Microgreens are young vegetables harvested at the age of 7–14 days after planting and are known to have high nutritional content, especially vitamins, antioxidants, and essential minerals. One of the important factors affecting nutritional quality of microgreens is the growing media. Growing media functions to support plant growth, provide the required nutrients, and serve as a medium for root system development. Appropriate growing media can enhance nutrient absorption optimally, thereby supporting the growth and development of green mustard microgreens. This study aims to determine the effect of various types of growing media on essential mineral content (Zn, Ca, and S) and the production of green mustard microgreens. The experiment was conducted from December 2025 to January 2026 at Building A, Faculty of Agriculture, Campus 2, Universitas Singaperbangsa Karawang, located in Margasari Village, East Karawang District, Karawang Regency, West Java. The research method used was experimental with a single-factor Randomized Block Design (RBD) consisting of 5 treatments and 5 replications. The treatments consisted of M0 = soil, M1 = cocopeat, M2 = vermiculite, M3 = rockwool, and M4 = perlite. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) and continued with the Least Significant Difference (LSD) test at a 5% significance level. The results showed that different types of growing media had a significant effect on fresh weight, dry weight, zinc content, calcium content, and sulfur content. Soil media (M0) provided the best results with the highest values in average fresh weight of 81,598 grams, average dry weight of 5,018 grams, and average calcium (Ca) content of 5.319,4 mg/100g. Perlite media (M4) produced the highest zinc (Zn) mineral content of 35,4 mg/100 g. Rockwool medium (M3) produced the highest sulfur mineral content of 2.837,6 mg/100 g.
Analisis Pertumbuhan dan Kandungan Mineral Esensial (FE, CU, K) pada Microgreens Sawi Hijau (Brassica juncea L.) Terhadap Berbagai Jenis Media Tanam : Analysis of Growth and Essential Mineral Content (Fe, Cu, K) in Microgreens of Mustard Greens (Brassica juncea L.) in Various Types of Planting Media Karina Dwi Agustina; Yayu Sri Rahayu; Winda Rianti
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 14 No. 2 (2026): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/mwc9rf47

Abstract

Microgreens merupakan tanaman muda yang dibudidayakan secara singkat dan dikenal memiliki kandungan mineral, vitamin, dan senyawa fitokimia yang tinggi. Media tanam diketahui dapat memengaruhi kandungan mineral esensial pada microgreens karena berperan dalam menyediakan air dan unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis media tanam terhadap pertumbuhan dan kandungan mineral esensial (Fe, Cu, K) pada microgreens sawi hijau. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2025 sampai Januari 2026 di Gedung A Fakultas Pertanian Kampus 2 Universitas Singaperbangsa Karawang di Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yang terdiri atas 5 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga diperoleh 25 unit percobaan. Perlakuan meliputi M0 = tanah, M1 = cocopeat, M2 = vermiculite, M3 = rockwool, dan M4 = perlite. Pengaruh perlakuan dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai jenis media tanam berpengaruh terhadap parameter laju pertumbuhan tinggi tanaman, laju pertumbuhan luas daun, dan kandungan mineral kalium, besi, dan tembaga. Media tanah (M0) memberikan hasil terbaik pada rata-rata laju pertumbuhan tinggi tanaman sebesar 0,450 cm/hari, laju pertumbuhan luas daun sebesar 0,090 cm2/hari, kandungan klorofil sebesar 37,1 unit, dan kandungan besi (Fe) sebesar 1.598,2 mg/ 100g. Microgreens are young plants that are grown for a short period and are known to be rich in minerals, vitamins, and phytochemicals. Growing media are known to influence the essential mineral content of microgreens because they play a role in supplying the water and nutrients needed by the plants. This study aimed to determine the effect of various types of growing media on the growth and essential mineral content (Fe, Cu, K) of green mustard microgreens. The study was conducted from December 2025 to January 2026 in Building A of the Faculty of Agriculture, Campus 2, Singaperbangsa Karawang University, in Margasari Village, East Karawang District, Karawang Regency, West Java. The research method used was an experimental design with a single-factor randomized block design (RBD) consisting of 5 treatments and 5 replicates, resulting in 25 experimental units. The treatments included M0 = soil, M1 = cocopeat, M2 = vermiculite, M3 = rockwool, and M4 = perlite. The effects of the treatments were analyzed using analysis of variance (ANOVA) and followed by the Least Significant Difference (LSD) test at the 5% level. The results showed that various types of growing media affected the parameters of plant height growth rate, leaf area growth rate, and the mineral content of potassium, iron, and copper. Soil medium (M0) yielded the best results with an average plant height growth rate of 0.450 cm/day, a leaf area growth rate of 0.090 cm²/day, a chlorophyll content of 37.1 units, and an iron (Fe) content of 1,598.2 mg/100 g.