Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non Ulkus Noviana, Laina; Sarah Nadiya; Abrar; Novia Rizana
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 9 No. 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v9i2.99

Abstract

Neuropati merupakan sekelompok penyakit yang mempengaruhi semua jenis saraf. Salah satu intervensi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri yang timbul akibat adanya neuropati diabetik adalah senam kaki diabetik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetik terhadap respon neuropati pada pasien diabetes mellitus tipe II non ulkus di Puskesmas Blang Mangat Kota Lhokseumawe. Desain penelitian ini bersifat Quassy experiment, dengan perancangan One Group Pretest dan Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes mellitus tipe II non ulkus sebanyak 32 pasien. Jumlah sampel sebanyak 32 responden ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisa dilakukan dengan proses komputerisasi melalui uji t-paired. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa respon neuropati sebelum dilaksanakan senam kaki diabetik (PreTest) berada pada kategori neuropati sebesar 93.8% dan respon neuropati sesudah dilaksanakan senam kaki diabetik (PostTest) berada pada kategori normal sebesar 71.9%. Hasil nilai p-value= 0.000<0.05, hal ini membuktikan bahwa ada pengaruh senam kaki diabetik terhadap respon neuropati pada pasien diabetes mellitus tipe II non ulkus di Puskesmas Blang Mangat Kota Lhokseumawe. Kesimpulan hasil penelitian ini dapat menjadi informasi dan dapat menambah pengetahuan bagi pasien tentang tata cara/tata laksana senam kaki sehingga dapat dilakukan secara mandiri dirumah masing-masing pasien.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Pengurus Terhadap Keberhasilan Koperasi Sehati Makmur Abadi Kabupaten Banyuasin Abrar; Riri Hanifah
JURNAL EKOBIS Kajian Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal EKOBIS Kajian Ekonomi dan Bisnis Vol 5 No 2 (Juni 2022)
Publisher : JURNAL EKOBIS Kajian Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of the service quality of the management on the success of the Sehati Makmur Abadi Cooperative in Banyuasin Regency. The data use disprimary data with the data collection method using a questionnaire. The sampling technique use dispurposive sampling with the number of sample stakenis 20 percent of the population as many as 36 respondents. The analytical method used is Simple Regression Analysis. The results showed that the service quality of the management had a positive relationship to the success of the cooperative. Based on the results of the statistical t test, it was found that the service quality of the management had a significant effect on the success of the cooperative. The value of the coefficient of determination (R2) shows the result of 0.70, which means that the success of the Sehati Makmur Abadi Banyuasin Cooperative can be explained by 70% by the independent variable, namely the quality of management services. While there maining 30% is influenced by other factors outside the model.
Hubungan Relaksasi Nafas Dalam Dengan Skala Nyeri Pada Saat Pemasangan Infus Agusri; Sofia Zahrina; Abrar; Itsnatani Salma; Desna Maulinda; Mirna Fauziati; Elvi Maisarah
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 10 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v10i1.169

Abstract

Relaksasi nafas dalam adalah suatu teknik merilekskan ketegangan otot yang dapat membuat pasien merasa tenang dan bisa menghilangkan dampak psikologis stres pada pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan relaksasi nafas dalam dengan skala nyeri pada saat pemasangan infus.Populasi dalam penelitian ini seluruh pasien yang dilakukan pemasangan infus. Desain penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel sebanyak 67 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian responden yang memiliki skala nyeri ringan dan tingkat kecemasan ringan yaitu sebanyak 8 responden (4,3%), responden yang memiliki skala nyeri ringan dan tingkat kecemasan sedang yaitu sebanyak 4 responden (3,8%), responden yang memiliki skala nyeri ringan dan tingkat kecemasan berat yaitu sebanyak 3 responden (6,9%), responden yang memiliki skala nyeri sedang dan tingkat kecemasan ringan yaitu sebanyak 11 responden (14,8%), responden yang memiliki skala nyeri sedang dan tingkat kecemasan sedang yaitu sebanyak 13 responden (13,2%), responden yang memiliki skala nyeri sedang dan tingkat kecemasan berat yaitu sebanyak 28 responden (24%). Kesimpulan yang dapat diambil yaitu didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara relaksasi nafas dalam dengan skala nyeri di UGD UPTD. Puskesmas Jeunieb Kabupaten Bireuen. Diharapkan responden dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang skala nyeri yang dialami selama pemasangan infus, sehingga mereka lebih siap menghadapi prosedur medis di masa depan.
THE IMPLEMENTATION OF PROJECT-BASED AND CONTEXTUAL TEACHING METHODS TO ENHANCE ENGLISH SPEAKING SKILLS: A QUALITATIVE STUDY AT STIS DARUL FALAH Abrar
Kurikula : Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Kurikula: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 Tahun 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/kurikula.v9i2.2035

Abstract

Teaching methods play a vital role in enhancing students' learning experiences, with each method offering unique strengths and challenges. This study explores the integration of two widely used pedagogical approaches—Project-Based Learning (PBL) and Contextual Teaching and Learning (CTL)—to improve English speaking skills at STIS Darul Falah. Employing a qualitative research design, the study investigates the implementation of these methods in the classroom, challenges encountered by both lecturers and students, and strategies for optimizing their integration to achieve more effective learning outcomes. The data was collected through a combination of classroom observations, semi-structured interviews with both students and lecturers, and document analysis of lesson plans and student work. The findings indicate that the combination of PBL and CTL significantly boosts students' confidence, vocabulary, fluency, and critical thinking, leading to an overall improvement in speaking skills. However, challenges such as time constraints, varying proficiency levels, and technological limitations were identified. To enhance the integration of PBL and CTL, the study finds several strategies, one of which is providing better scaffolding for students with diverse proficiency levels, improving access to online learning tools, collaborative platforms, and multimedia resources, and utilizing technology to design engaging and relevant projects. Additionally, continuous professional development for lecturers is crucial for sustaining the success of these methods. The core of the integration of PBL and CTL is to create a learning environment that is more interactive, contextual, and oriented towards the development of practical skills that can help students become better prepared to face real-world challenges.  
Membangun Identitas: Kapitan Arab Batavia, 1844-1942 Ismahan, Ismahan; Humaidi, Humaidi; Abrar
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v9i2.28753

Abstract

The existence of ethnic Arab descendants in Batavia is an interesting thing to explore, given their status as ethnic migrants, but received a good welcome by the local community. This paper on “Kapitan Arab in Batavia” is a portrait of the social life of ethnic Arab descendants in building and forming a community in Batavia. The study begins in 1844, when Said Na'um was appointed as the first Arab Kapitan, and ends in 1942 with the end of Dutch colonial rule which also formally ended the existence of the Batavian Arab Kapitan. This research is conducted through the historical method, which goes through the stages of topic selection, heuristics, verification, interpretation and historiography.This paper argues that the Arab Kapitan of Batavia had an initial role as a liaison between the policies of the colonial government and the Arab community, as well as seeking progress in the fields of trade and education. However, the hadrami-style stratification pattern in Batavia sometimes triggered conflicts between groups, such as between the Jamiat Kheir and Al Irsyad groups. Among the Arab Kapitans of Batavia, the figure of Kapitan Umar Manggus is important as a community leader who helped drive change. He led the Arab community in the midst of a reform wave that rejected the exclusivity of the sayyids. His background as part of the lower stratification placed him as an agent of change to shape the Batavian Arab community to become more egalitarian.  The colonial government's attitude tended to be passive, because not being involved in the vortex of conflict would be more beneficial in maintaining the order.
PERUBAHAN MUATAN SEJARAH DUNIA DALAM KURIKULUM NASIONAL Haeri, Iman Zanatul; Abrar; Kurniawati
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 17 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v17i2.1158

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konten sejarah dunia dalam pengembangan kurikulum di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis konten dokumen Kurikulum Merdeka dan kurikulum sebelumnya pada jenjang sekolah menengah atas. Data penelitian bersumber dari studi pustaka sejarah dunia, studi dokumen kerangka kurikulum, dokumen capaian pembelajaran, serta buku teks sejarah. Temuan pertama, sejarah dunia dalam kurikulum di Indonesia diajarkan melalui mata pelajaran sejarah terintegrasi dan mata pelajaran mandiri. Kedua, perubahan struktur Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka sempat menghilangkan lingkup materi sejarah dunia. Perubahan terjadi dalam tiga tahapan. Saat kurikulum prototipe yang merupakan cikal bakal Kurikulum Merdeka diterapkan pada Program Sekolah Penggerak, sejarah dunia masih diajarkan. Kemudian ketika Kurikulum Merdeka diterapkan kepada sekolah-sekolah di luar Sekolah Penggerak pada 2022-2024, sejarah dunia tidak lagi diajarkan akibat perubahan Capaian Pembelajaran. Lalu, perubahan terakhir pada struktur dan capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka 2024 mengembalikan sejarah dunia dalam mata pelajaran Sejarah Tingkat Lanjut. Ketiga, sepanjang pengembangan Kurikulum Merdeka, tidak tersedia buku teks sejarah dunia. Penelitian ini merekomendasikan, pertama perlu dilakukan revisi terhadap struktur dan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka untuk memperkuat kedudukan muatan sejarah dunia. Kedua, perlu segera menyediakan buku teks sejarah dunia. Ketiga, diperlukan penelitian lebih lanjut terkait penerapan sejarah dunia dalam Kurikulum Merdeka.
PERUBAHAN MUATAN SEJARAH DUNIA DALAM KURIKULUM NASIONAL Haeri, Iman Zanatul; Abrar; Kurniawati
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 17 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v17i2.1158

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konten sejarah dunia dalam pengembangan kurikulum di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis konten dokumen Kurikulum Merdeka dan kurikulum sebelumnya pada jenjang sekolah menengah atas. Data penelitian bersumber dari studi pustaka sejarah dunia, studi dokumen kerangka kurikulum, dokumen capaian pembelajaran, serta buku teks sejarah. Temuan pertama, sejarah dunia dalam kurikulum di Indonesia diajarkan melalui mata pelajaran sejarah terintegrasi dan mata pelajaran mandiri. Kedua, perubahan struktur Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka sempat menghilangkan lingkup materi sejarah dunia. Perubahan terjadi dalam tiga tahapan. Saat kurikulum prototipe yang merupakan cikal bakal Kurikulum Merdeka diterapkan pada Program Sekolah Penggerak, sejarah dunia masih diajarkan. Kemudian ketika Kurikulum Merdeka diterapkan kepada sekolah-sekolah di luar Sekolah Penggerak pada 2022-2024, sejarah dunia tidak lagi diajarkan akibat perubahan Capaian Pembelajaran. Lalu, perubahan terakhir pada struktur dan capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka 2024 mengembalikan sejarah dunia dalam mata pelajaran Sejarah Tingkat Lanjut. Ketiga, sepanjang pengembangan Kurikulum Merdeka, tidak tersedia buku teks sejarah dunia. Penelitian ini merekomendasikan, pertama perlu dilakukan revisi terhadap struktur dan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka untuk memperkuat kedudukan muatan sejarah dunia. Kedua, perlu segera menyediakan buku teks sejarah dunia. Ketiga, diperlukan penelitian lebih lanjut terkait penerapan sejarah dunia dalam Kurikulum Merdeka.
Kit Pendeteksi Logam Berat Kadmium (Cd) dengan Modifikasi Nanokomposit ZnO/PVA Doping Graphene Yusril, Mohamad; Abrar; Suhendi, Asep
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air minum adalah kebutuhan pokok manusia yang bisa diperoleh dari berbagai sumber, termasuk sungai. Sungai Citarum, sumber air minum bagi banyak kota di Jawa Barat, dinyatakan sebagai sungai terkotor pada tahun 2018 oleh World Bank, menunjukkan tingkat pencemaran yang parah, terutama oleh logam berat kadmium (Cd). Kadar Cd di Sungai Citarum dilaporkan berkisar antara 0,03 mg/l hingga 0,464 mg/l, jauh melebihi standar baku mutu 0,01 mg/l atau 10 ppb sesuai PP Nomor 22 Tahun 2021. Dalam mendeteksi Cd dengan konsentrasi rendah, dikembangkan sebuah kit pendeteksi berbasis metode Cyclic Voltammetry (CV). Kit ini terdiri dari LMP91000EVM sebagai potensiostat, Arduino UNO sebagai mikrokontroler, ADS1115 untuk mengkonversi data analog ke digital, dan HMI Nextion NX8048K050 sebagai layar tampilan. Working Electrode (WE) dimodifikasi dengan nanokomposit ZnO/PVA yang didoping graphene untuk meningkatkan sensitivitas. Modifikasi ini terbukti efektif dengan sensitivitas 4.91541 uA/ppb, linearitas R-Square 0.96232, dan LOD 4.080139 ppb. Pengujian dilakukan sebanyak delapan kali pada konsentrasi Cd yang berbeda, dengan tingkat kesalahan berkisar antara 2.26% hingga 5.01667%. Hasil ini menunjukkan bahwa kit pendeteksi Cd mampu mendeteksi kadar Cd yang berada di sekitar standar baku sebesar 10 ppb. Kata kunci— Cyclic Voltammetry (CV), Elektrokimia, Kit Pendeteksi, Logam Berat Cd
PERUBAHAN MUATAN SEJARAH DUNIA DALAM KURIKULUM NASIONAL Haeri, Iman Zanatul; Abrar; Kurniawati
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 17 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v17i2.1158

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konten sejarah dunia dalam pengembangan kurikulum di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis konten dokumen Kurikulum Merdeka dan kurikulum sebelumnya pada jenjang sekolah menengah atas. Data penelitian bersumber dari studi pustaka sejarah dunia, studi dokumen kerangka kurikulum, dokumen capaian pembelajaran, serta buku teks sejarah. Temuan pertama, sejarah dunia dalam kurikulum di Indonesia diajarkan melalui mata pelajaran sejarah terintegrasi dan mata pelajaran mandiri. Kedua, perubahan struktur Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka sempat menghilangkan lingkup materi sejarah dunia. Perubahan terjadi dalam tiga tahapan. Saat kurikulum prototipe yang merupakan cikal bakal Kurikulum Merdeka diterapkan pada Program Sekolah Penggerak, sejarah dunia masih diajarkan. Kemudian ketika Kurikulum Merdeka diterapkan kepada sekolah-sekolah di luar Sekolah Penggerak pada 2022-2024, sejarah dunia tidak lagi diajarkan akibat perubahan Capaian Pembelajaran. Lalu, perubahan terakhir pada struktur dan capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka 2024 mengembalikan sejarah dunia dalam mata pelajaran Sejarah Tingkat Lanjut. Ketiga, sepanjang pengembangan Kurikulum Merdeka, tidak tersedia buku teks sejarah dunia. Penelitian ini merekomendasikan, pertama perlu dilakukan revisi terhadap struktur dan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka untuk memperkuat kedudukan muatan sejarah dunia. Kedua, perlu segera menyediakan buku teks sejarah dunia. Ketiga, diperlukan penelitian lebih lanjut terkait penerapan sejarah dunia dalam Kurikulum Merdeka.
Perancangan Prototype GPS Tracker via SMS Berbasis Mikrokontroler Arduino Nano Abrar; Munandar; Iqbal, Taufiq
Jurnal Sistem Komputer (SISKOM) Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/siskom.v3i1.790

Abstract

The Global Positioning System (GPS) navigation system has become an inseparable necessity in the modern era, allowing users to know their position with high accuracy and provide precise time information anywhere. This research aims to design a GPS Tracker prototype based on the Arduino Nano microcontroller which is capable of tracking position using short messages (SMS). This prototype uses an Arduino Nano microcontroller, Ublox Neo 6M GPS module, and SIM 800L GPRS network module to process and transmit coordinate data via GPRS waves. This research uses research and development (R&D) methods with the steps of data collection, analysis, design, development and evaluation of solutions. Primary and secondary data were obtained through technical observation, interviews and data analysis. Data analysis methods include descriptive analysis and anomaly analysis. The research results show that this prototype can send coordinate data via SMS with quite high accuracy. This prototype is expected to provide benefits in location-based surveillance and monitoring without requiring an active internet connection.