Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM HADIS RIWAYAT BUKHARI (SETIAP ANAK DILAHIRKAN DALAM KEADAAN FITRAH) Satriyadi, Satriyadi; Hemawati, Hemawati; Rendika , Parinduri
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2022): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Hadis disebutkan bahwa Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan suci. Hadis tersebut jelas menyebutkan bahwa setiap anak terlahir dalam keadaan fitrah, polos bagai kain kanvas putih yang akan dapat dengan mudah dicoreti tinta warna apapun dan dengan bentuk gambar bagaimanapun sehingga orang tua akan dapat dengan mudah melukiskan dengan corak, warna dan model yang sesuai dengan kehendaknya. Dalam hal ini seakan Rasulullah memberikan otoritas penuh kepada orang tua tanpa adanya campur tangan dari pihak lain sampai Rasulullah mengungkapkan bahwa anak (dari orang muslim) tergantung atas orang tuanya yang mau membentuknya sebagai generasi Yahudi, Nasrani ataupun Majusi. Begitu besar tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan anak sejak dini agar kelak besar nanti anak. Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui apakah terdapat konsep pendidikan usia dini dalam hadis riwayat Bukhari tentang setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah dan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam hadis Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dalam menyusun dan menganalisa data dan hanya menggunakan bahan bacaan atau biasa disebut dengan penelitian pustaka (library research). Berdasarkan hasil analisis penelitian diatas, maka disini dapat penulis simpulkan hasil penelitian ini, yaitu: 1) Terdapat konsep pendidikan anak usia dini dalam hadis riwayat Bukhari tentang setiap anak yang dilahirkan dalam keadaan fitrah. Konsep yang ada dalam hadis tersebut tentang perlunya peranan dan tanggungjawab orangtua dalam memberikan dan mengembangkan fitrah anak yang dibawanya sejak lahir. Karena Orangtua merupakan pendidik pertama dan utama bagi seorang anak. Lingkungan keluarga menjadi tempat pendidikan anak yang pertama, sehingga orangtua memiliki peranan yang utama dalam membesarkan dan mengembangkan fitrah keimanan seorang anak. 2) Nilai-nilai pendidikan anak usia dini dalam hadis tersebut tentang keimanan yang sudah ada sejak lahir yaitu Islam. Untuk itu sebagai orangtua memiliki pengaruh yang sangat besar dalam membentuk dan mengembangkan keimanan seorag anak. Sehingga apabila seorang anak menjadi Majusi, Nasrani ataupun Yahudi, maka orangtuanyalah yang menjadikanya seperti itu. Oleh sebab itu, tanggungjawab orangtualah terhadap pendidikan tentang keIslaman yang dimiliki seorang anak.
The Implementation of ‘Aqīqah in Cultural Societies From a Hadith Perspective Hemawati, Hemawati; Arbeni, Wawan; Dahlan, Zaini; Patra, Naziha
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 1 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i1.7123

Abstract

This study aims to examine the implementation of ‘aqīqah in the multicultural community of Binjai City from the perspective of hadith, as well as to develop contextual hadith-based educational guides. This research uses a qualitative approach with a type of ethnography. The main data in the form of the practice of implementing ‘aqīqah is reviewed from the hadith. The data sources include religious leaders, educational leaders, and the community implementing ‘aqīqah who were selected purposively in five sub-districts of Binjai City. Data collection techniques are carried out through direct observation of ‘aqīqah activities, semi-structured interviews to explore the understanding of hadith, and documentation in the form of event archives, photos, and lecture scripts. Data analysis is carried out through three stages, namely data reduction to sort out relevant information, presentation of data in the form of thematic narratives, and inductive conclusion drawing to see the relationship between the understanding of hadith and the socio-religious practices of the community. The results of the study show that although the community understands ‘aqīqah as part of the teachings of the Prophet PBUH, the practice is greatly influenced by local culture and economic factors. Many processions are adapted, even mixed with non-sharia traditions. The conclusion of this study emphasizes the importance of adaptive hadith-based education and the preparation of guidelines for the implementation of ‘aqīqah in accordance with the context of modern society.
EFEKTIFITAS METODE CERAMAH BERVARIASI DALAM PEMBELAJARAN ALQURAN HADIST DI MTS AL WASHLIYAH 47 BINJAI Hasan, Mat; Hemawati, Hemawati; Sirait, Robin
Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2024): Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/tahdzib.v7i1.3654

Abstract

Abstract. Students' difficulties in understanding the meaning and content of verses in learning Al-Quran Hadith is an obstacle for Al-Quran Hadith teachers at MTs Al Washliyah 47, Binjai City. Al Quran Hadith teachers try to improve their teaching methods by using varied lecture methods, and provide increased student understanding. This research aims to determine the effectiveness of using varied lecture methods in increasing students' understanding in learning Al-Quran Hadith in class VIII MTs Al Washliyah, Binjai City. The method used in this research is a qualitative method with descriptive field studies through interviews. Based on the research results, it is known that the implementation of lecture methods varies by teachers with variations in appearance, namely variations in movements and expressions, variations in voice, silent interludes, gaze contact, concentration of attention and changes in position. The application of the lecture method varies by conditioning the class, delivering the material and providing opportunities to ask questions and ending by providing training on the material. I achieved the afterlife by staying away from materialism, hedonism and consumption, with an average score of 80, an indicator of students' understanding. Keywords: Method, varied lectures, understanding Abstrak. Kesulitan siswa dalam memahami makna dan kandungan ayat dalam pembelajaran Al Quran hadis merupakan kendala guru Al Quran Hadis di MTs Al Washliyah 47 Kota Binjai. Guru Al Quran Hadis mengupayakan memperbaiki metode pengajarannya dengan menggunakan metode ceramah bervariasi, dan memberikan peningkatan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan metode ceramah bervariasi dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran Al Quran Hadis di kelas VIII MTs Al Washliyah Kota Binjai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kualitatif dengan deskriptif studi lapangan melalui wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan metode ceramah bervariasi yang dilakukan guru dengan variasi penampilan, yakni variasi gerak dan mimik, variasi suara, selingan diam, kontak pandang, pemusatan perhatian dan perubahan posisi. Penerapan metode ceramah bervariasi dengan mengkondisikan kelas, penyampaian materi dan memberi kesempatan bertanya dan diakhiri dengan memberikan latihan tentang materi ku raih kehidupan akhirat dengan menjauhi materialistik, hedonis dan konsumtif, dengan rata-rata nilai 80, menjadi indikatot dalam pemahaman siswa.
State Governance in Hadith: A Comprehensive Examination of á¹¢ahifah Madinah Hemawati, Hemawati; Anwar Umar Harahap, Khoirul
Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis Vol. 8 No. 1 (2023): Diroyah: Jurnal Studi Ilmu Hadis
Publisher : Prodi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/diroyah.v8i1.27929

Abstract

The á¹¢ahifah Madinah stands as a classical document regarded as the cornerstone of governance during the era of Prophet Muhammad SAWin Madinah. Functioning as a compass for statecraft, it undeniably constitutes a focal point in the realm of hadith studies, encompassing a plethora of concepts intertwined with the fundamentals of state governance. This study seeks to elucidate the principles of state governance embedded within the á¹¢ahifah Madinah. Employing an interdisciplinary approach that merges the realms of hadith studies, history, and political science, this research is underpinned by a library-based methodology and involves a rigorous content analysis of the hadiths encapsulated within the á¹¢ahifah Madinah. The findings of this investigation unveil the presence of hadiths pertinent to the á¹¢ahifah Madinah across several canonical collections. Notably, Sahih al-Bukhari contains hadiths bearing numbers 7300, 1870, 3172, 3179, 6755, and 1366. Similarly, Sahih Muslim presents hadiths denoted by numbers 1366, 1370, 1371, 1372, 1373, and 3179. Furthermore, Sunan Abu Daud encompasses hadiths numbered 3000 and 2034, while Musnad Imam Ahmad hosts hadiths bearing numbers 615, 959, 1040, 1231, 1873, 8808, 9432, 10424, 13087, 13540, and 362. Lastly, Sunan at-Tirmidzi includes hadith number 2127 as part of this discourse. Consequently, this research identifies a spectrum of key principles germane to state governance. These encompass the principles of integrity, compliance, equity, deliberation, egalitarianism, solidarity, liberty, acknowledgment, and safeguarding of human rights, an impartial judiciary, the promotion of peace, and the advancement of collective well-being
Penguatan Moderasi Beragama di Pesantren Al Tahfidz dan Alim RPYD Darul Khairat Sawit Rejo Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Bakti, Surya; Hemawati, Hemawati; Arbeni, Wawan; Rangkuti, Ahmad Zuhri; Najari, Muhammad; Siswan, Heri; Akbar, Muhammad Dirja
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 4 (2025): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i4.1159

Abstract

As an effort to maintain the security of the Republic of Indonesia through the implementation of religious moderation, this community service activity aims to provide education on strengthening religious moderation to students at the Tahfidz and Alim RPYD Darul Khairat Islamic Boarding School, Sawit Rejo, Kutalimbaru, Deli Serdang. This activity was carried out using the Participatory Action Research (PAR) method to build understanding of tolerance and prevent potential disputes due to intolerance. As a result, this programme succeeded in strengthening the students' understanding of religious moderation and made the Islamic boarding school a institutional partner of the Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Institute in the development of religious moderation.
PEMBINAAN DAN PEMOTIVASIAN REMAJA MESJID DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN DI DESA SIDOREJO KEC. SIRAPIT, LANGKAT Hemawati, Hemawati; Annisa, Aulia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3759-3766

Abstract

Masih adanya anggapan masyarakat desa Sidorejo terkait tidak pentingnya pendidikan yang mengatakan untuk apa sekolah tinggi-tinggi, nantinya juga kerja atau dirumah saja bagi yang perempuan, sehingga minimnya keinginan para pemuda (remaja) untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (ketingkat Strata 1). Pada  umumnya para remaja hanya tamat sampai tingkat SMA, lalu bekerja dan menikah. Dengan pembinaan dan pemberian motivasi yang dilakukan diharapkan dapat membantu Program desa dalam mengembangkan masyarakat dengan pendidikan dan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) pendidik untuk sekolah yang telah dibangun dari dana desa Sidorejo, khususnya pendidikan agama Islam. Metode pengabdian dilakukan dengan menggunakan pendekatan Partipatory Action Research (PAR). pendekatan ini berupaya memberdayakan masyarakat, karena masyarakat sekitarlah yang mengetahui kebutuhan dan penyelesaian masalah yang terjadi. Dosen dan mahasiswa melakukan pembinaan kepada remaja mesjid dan memberikan bekal pengetahuan kepada remaja mesjid tentang pentingnya pendidikan bagi dirinya maupun untuk keluarga dan lingkungannya. Melalui pembinaan dan pemberian motivasi kepada masyarakat dari kalangan orangtua dan remaja mesjid, diharapkan dapat menyampaikan kepada yang lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu program desa dalam mengembangkan pendidikan dan SDM pendidikan Desa Sidorejo Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat.
PERAN LAYANAN KONSELING INDIVIDU DALAM MENGATASI KENAKALAN SANTRI DI PONPES MODERN AN-NURSALI BINJAI Yunita, Armayuza; Hemawati, Hemawati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27208

Abstract

Penelitian ini menguraikan tentang “Peran Layanan Konseling Individu Dalam Mengatasi Kenakalan Santri di Ponpes Modern An-Nursali Binjai”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran layanan konseling individu dalam mengatasi kenakalan santri, sehingga para santri mampu memanfaatkan layanan konseling individu dengan sebaik mungkin untuk membantu mengatasi permasalahan didalam dirinya agar dapat memperoleh hasil belajar yang baik dan juga memiliki kepribadian yang baik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) yaitu suatu penelitian yang dilakukan secara sistematis dengan mengambil data di lapangan yakni di Ponpes Modern An-Nursali Binjai. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu menampilkan data sesuai dengan fakta pada saat melakukan observasi. Alasan peneliti memilih penelitian deskriptif kualitatif karena peneliti ingin mendeskripsikan keadaan yang diamati di lapangan dengan lebih spesifik dan transparan. Peneliti mengumpulkan data menggunakan teknik observasi dan wawancara dengan pengasuh pondok pesantren yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan layanan konseling individu serta para santri yang pernah mengikuti layanan konseling individu. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Layanan Konseling Individu memiliki peran yang sangat penting dalam membantu setiap santri dalam menghadapi permasalahan pada dirinya. Para santri yang pernah mengikuti layanan konseling individu terlihat ada perubahan dalam kesehariannya menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan konseling individu ini, memiliki peran yang sangat penting dalam menyelesaikan permasalahan pada diri santri dan dapat menjalin komunikasi yang baik antara para santri dengan pengasuh pondok pesantren sehingga santri tidak lagi melakukan kenakalan di lingkungan Ponpes Modern An-Nursali Binjai.
PENERAPAN METODE MIND MAPPING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DI MTS AL WASHLIYAH SELESAI Alda, Aisyah; Hemawati, Hemawati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27210

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengaruh metode Mind Mapping pembelajaran Pembelajaran PAI di MTs Al Washliyah Selesai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh metode Mind Mapping dalam pembelajaran PAI di MTs Al Washliyah Selesai berhasil atau tidaknya pengaruh metode tersebut. Tujuan Penelitian ini untuk membuktikan bahwasanya dengan adanya menerapkan metode Mind Mapping dalam pembelajaran pai di Sekolah. Dengan diterapkannya metode Mind Mapping pengaruhnya dapat merangsang kinerja otak siswa agar lebih aktif di kelas, dan mampu berdiskusi dengan baik, dan juga dapat memecahkan masalah dengan adanya diskusi bersama teman. Di dalam penelitian ini dapat dibuktikan bahwasanya salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan siswa adalah menggunakan metode Mind Mapping didalam pembelajaran PAI. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pengaruh metode Mind Mapping pada pembelajaran PAI di MTs Al Washliyah Selesai terlaksana dengan baik dan menyenangkan bagi siswa. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan dari penerapan metode Mind Mapping pada pembelajaan PAI membuat siswa lebih bisa berfikir kritis. Dengan menggunakan metode ini dapat menghasilkan siswa aktif, kreatif dan inovatif dalam menghadapi berbagai masalah, serta dapat berdiskusi dan menghargai pendapat teman satu sama lain, meningkatkan kinerja otak siswa dalam pembelajaran. Bukan hanya menggunakan metode diskusi ini saja , guru juga pun harus mampu memberikan motivasi siswa dalam pembelajaran agar semakin maksimal.