Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGUATAN EKONOMI KREATIF DAN PEMAHAMAN HUKUM BISNIS PADA USAHA COFFEE SHOP Heni Risnawati; Tuti Nadhifah; Dian Rosita; Ria Etikasari; Sherly Nur Ekawati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2962

Abstract

This community service aims to increase the capacity of coffee shop business actors in Jrahi Tourism Village, Pati Regency, in building a sustainable creative economy by strengthening the understanding of business law and branding strategies. One of the fundamental problems faced by business actors is the weak understanding of the legal aspects of the business, especially in managing documents such as invoices, financial reports, and deeds of agreement. This not only poses a risk to business continuity, but also opens up opportunities for criminal acts such as embezzlement and forgery. In addition to the legal aspect, strengthening business identity through branding strategies is also an urgent need. Business actors are encouraged to create unique and authentic concepts by integrating local values and the potential of the natural scenery of Jrahi Village as part of the tourist attraction. Through counseling and mentoring, this activity has succeeded in increasing business actors' awareness of the importance of legality, business documentation, and the strategic value of differentiation and brand identity in building a professional, competitive, and local potential-based creative business.
Pengaruh Financial Literacy dan Kecerdasan Spiritual terhadap Pengelolaan Keuangan Generasi Z: Studi Kasus pada Mahasiswa dan Pekerja Muda Generasi Z di Kudus Apriyani, Kharisma Maulida; Maulana, Bonnix Hedy; Risnawati, Heni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6932

Abstract

Perkembangan teknologi keuangan yang semakin pesat memberikan kemudahan bagi Generasi Z dalam mengakses berbagai layanan finansial, seperti dompet digital, mobile banking, hingga investasi daring. Namun, kemudahan tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan mengelola keuangan secara terencana, disiplin, dan bertanggung jawab. Masih banyak generasi muda yang mengalami kesulitan dalam mengendalikan pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, menabung secara konsisten, serta menyusun perencanaan keuangan jangka panjang. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan pribadi tidak hanya dipengaruhi oleh ketersediaan akses finansial, tetapi juga oleh tingkat pemahaman, nilai, serta kematangan sikap individu dalam mengambil keputusan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan kecerdasan spiritual terhadap pengelolaan keuangan pribadi pada mahasiswa dan pekerja muda Generasi Z di Kabupaten Kudus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 310 responden yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan kecerdasan spiritual berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi. Kecerdasan spiritual terbukti memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan literasi keuangan. Nilai koefisien determinasi sebesar 35% menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan sebagian variasi perilaku pengelolaan keuangan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara pemahaman finansial, pembentukan nilai, serta pengendalian diri dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih bijak, sehat, dan berkelanjutan.
ANALISIS DAMPAK LISTRIK STATIS TERHADAP KERUGIAN PRODUKSI DAN BIAYA OPERASIONAL DI INDUSTRI Ratri Rahmawati; Heni Risnawati; Tuti Nadhifah; Sigit Arrohman; Helmi Nur Fajri
Journal of Industrial Engineering & Technology Innovation Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Industrial Engineering & Technology Innovation (JIETI)
Publisher : LENVARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jieti.v4i1.439

Abstract

One of the main issues with high-speed plastic cutting machines is the generation of static electricity due to friction between the plastic film and machine components during the production process. This study aims to analyze the impact of static electricity on production losses and operational costs in Cut-to-Length Rotary plastic cutting machines at PT Elsida Karya. The study focuses on the influence of static electricity on machine performance, production stability, and industrial operational efficiency. Previous studies have generally addressed product quality and machine maintenance, while research examining the relationship between static electricity and production losses and operational costs remains limited. The study employs a quantitative descriptive approach with a case study design. Data was collected through direct observation, interviews, production documentation, and analysis of operational data. The results indicate that static electricity causes plastic to adhere to the cutting blades, resulting in machine downtime of 15–40 minutes per shift and reducing production output from 3,000 pieces/hour to approximately 2,600–2,700 pieces/hour. Productivity decreased by approximately 10–13%, with estimated production losses reaching Rp9,000,000–Rp12,000,000 per month. The implementation of an anti-static system—including ionizers, optimized grounding, and anti-static brushes—is expected to improve production efficiency by 8–12%. Thus, a static electricity mitigation system is a critical solution for enhancing production stability and reducing operational losses in the plastics industry.
Tingkat Pemahaman dan Dukungan Manajemen Terhadap Penerapan Green Accounting Berbasis Syariah dengan Kepedulian Lingkungan Sebagai Variabel Mediasi Agustina Eka Harjanti; Heni Risnawati; Dian Rosita; Tuti’ Nadhifah; Ataki Zuama Nailufar; Ninik Ferawati
Jurnal Riset Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2026): May: Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jura-itb.v4i2.3939

Abstract

This journal examines the influence of the level of understanding, environmental concern, and management support on the implementation of Sharia-based green accounting in tofu MSMEs in Kudus Regency. The study uses a mixed method, combining qualitative and quantitative approaches, where the qualitative approach is used to understand the phenomena in depth, while the quantitative approach is used to empirically test the relationships between variables. The environmental concern variable is used as a mediator to analyze the indirect effect of the level of management understanding and support on the implementation of Sharia-based green accounting. The study sample consisted of 100 respondents spread throughout Kudus Regency. The results indicate that the level of management understanding and support significantly influence environmental concern. In addition, the level of understanding and concern for the environment has also been proven to affect the implementation of Sharia-based green accounting. However, management support does not have a direct impact on the implementations of Sharia-based green accounting. Environmental concern has been proven to act as a mediating variable that strengthens the influence of the level of management understanding and support for the implementation of Sharia-based green accounting. Overall, these findings confirm that improving understanding and concern for the environment is a key factors in encouraging the implementation of environmentally-based accounting practices that comply with Sharia principles in tofu MSMEs.
Pengaruh Penerapan Siskeudes, Pelatihan dan Kualitas SDM Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Desa Hilma Lia Natasya; Agustina Eka Harjanti; Heni Risnawati
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v5i1.2403

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan Sistem Keuangan Desa, pelatihan aparatur desa, dan kualitas sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan desa di Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Populasi penelitian mencakup enam belas desa, dengan responden kepala desa, sekretaris desa, dan kaur keuangan, sehingga diperoleh 48 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Sistem Keuangan Desa tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan desa, dengan nilai signifikansi 0,058. Pelatihan aparatur desa berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,018. Kualitas sumber daya manusia juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,007. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan desa, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,000 dan Adjusted R Square sebesar 0,625. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas laporan keuangan desa tidak hanya ditentukan oleh keberadaan aplikasi, tetapi juga oleh kompetensi aparatur dan pelatihan yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur desa untuk mewujudkan pelaporan keuangan yang akuntabel, transparan, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil ini juga memberi dasar praktis bagi perbaikan tata kelola keuangan desa melalui pembinaan teknis, pengawasan rutin, dan dukungan infrastruktur digital.