Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Multidisciplinary Indonesian Center Journal

THE INFLUENCE OF CUSTOMER SERVICE QUALITY ON CUSTOMER SATISFACTION AT PT BANK XXX (TANGERANG - BANTEN) Beno Kusnadi; RAMDHANI, MIFTAH; Nopi Andayani; Mahmud Ali; Zaenudin; Siti Aina Firdaus; Maya Oktaviani
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol. 2 No. 2 Edisi April 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i2.635

Abstract

Hubungan dan tren penelitian terkait topik kualitas pelayanan dari 2019 hingga 2023 diinterpretasikan dalam gambar di atas. Dengan ukuran node yang besar, yang menunjukkan dominasi dan frekuensi tinggi dalam penelitian, istilah "pengaruh kualitas pelayanan" menjadi pusat perhatian. Hasil pra penelitian yang dilakukan menemukan Tangibles (Bukti Fisik) menunjukkan tingkat kepuasan yang lebih rendah dibandingkan dengan dimensi lainnya, yaitu tingkat kepuasan yang lebih rendah, Hal ini menunjukkan bahwa aspek Bukti Fisik perlu mendapat perhatian lebih untuk meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Kualitas Pelayanan Customer Service Terhadap Kepuasan Nasabah pada PT Bank XXX Tangerang Banten.  Metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini untuk memecahkan masalah dan mencapai tujuan, yang melibatkan pengumpulan data dalam bentuk angka dan analisis statistik. Pendekatan kuantitatif dipilih karena sifatnya yang sistematis, terencana, dan terstruktur dengan jelas, yang mendukung langkah-langkah yang harus ditempuh dalam penelitian. Populasi yang digunakan yaitu nasabah pada periode Bulan Juni 2022 – Bulan Desember 2022 sebesar 13.002 nasabah, Sampel mengunakan rumus slovin dengan Presentase Kelonggaran ketelitian kesalahan pengambilan sampel yang masih bisa sitolerir Nilai e = 0,1 (10%), maka sample yang di ambil adalah transaksi yang berjumlah 100 Nasabah (Resphonden). Dari hasil perhitungan diperoleh nilai R Square sebesar 0,824. Hal ini berarti bahwa seluruh variabel bebas yakni Kualitas Pelayana (X) mempunyai kontribusi bersama-sama sebesar 82,4% terhadap variabel terikat yaitu Kualitas Pelayana (Y). Sedangkan, sisanya yaitu 17,6% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini
PERAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI WILAYAH ALUN – ALUN KABUPATEN PANDEGLANG Susilawati; Andayani, Nopi; Ramdhani, Miftah Faiz Ali; Zaenudin
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.379

Abstract

Peran Satpol PP memiliki korelasi kuat dengan Penegakan Perda, sebagai mana amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 bahwa Satpol PP memiliki tugas Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah serta perlindungan masyarakat. Peran Satpol PP ini dapat diketahui dengan menggunakan teori peran menurut Siswanto dalam Miftah Thoha (2012 : 21) dengan indikator yaitu (1) Peran Antar Pribadi (2) Peranan Yang Berhubungan Dengan Informasi (3) Peran Pengambil Keputusan. Penelitian ini, Menggunakan metode penelitian deskritif kualitatif. Artinya metode penelitian yang berdasarkan pada filsafat postpositivisme digunakan untuk meneliti pada objek yang alamiah. Analisis data bersifat induktif/kualitatif. Dalam pengumpulan data, teknik yang dipergunakan adalah wawancara, dan studi pustaka. Data yang diperoleh selain keterangan narasumber, juga didapat dari studi lapangan, dan dokumentasi, Hasil penelitian dan data yang ada menunjukan, baik dari observasi lapangan maupun wawancara sama - sama menyebutkan bahwa memang diakui bersama peran Satpol PP dari ketiga indikator peran menurut Siswanto dalam Miftah Thoha (2012 : 21) terdapat satu indikator yaitu Peranan Pengambil Keputusan yang belum maksimal dalam peranan pengambil keputusan sanksi yang diberikan terhadap pedagang kaki lima tidak menggunakan sanksi yang ada di Perda K3 No. 4 Tahun 2008. Hal ini dibuktikan dengan masih terjadinya pelanggaran Perda sementara. Pembinaan dan arahan perlu terus dilakukan agar dalam setiap diri personil Satpol PP tumbuh rasa tanggung jawab tinggi terhadap tugas dan fungsinya.