Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : specta journal of technology

PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS BUDAYA DI DESA PAMPANG SAMARINDA Olivia Ngabito Febrianty Ngabito; Eko Agung Syaputra; Sasferi Yendra
SPECTA Journal of Technology Vol. 6 No. 2 (2022): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.247 KB) | DOI: 10.35718/specta.v6i2.485

Abstract

Desa Wisata Pampang adalah desa yang dihuni oleh masyarakat suku Dayak Kenyah. Desa ini disebut dengan desa budaya karena tata cara kehidupannya seperti bercocok tanam, adat istiadat hingga berkeseniannya masih menggunakan tata cara kehidupan dari nenek moyang suku Dayak Kenyah. Adanya desa budaya ini dapat menjadi suatu sarana pembelajaran sejarah suku Dayak Kenyah dan juga menjadi Desa Wisata berbasis Budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kembali sektor pariwisata yang tidak berjalan selama pandemi. Covid-19 yang melanda hampir di selurh belahan dunia khususnya Desa Pampang sebagai desa wisata berbasis Budaya. Pengembangan Desa Wisata Pampang harus di perhatikan dari segi pengelolaan desa wisata berbasis budaya hingga pelestarian Desa wisata berbasis Budaya tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Kualitatif dengan analisis deskriptif dengan menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengembangan Desa Wisata Pampang yang dapat dilakakukan pasca pandemi yaitu dengan cara menciptakan produk destinasi lebih unggul dari yang lain dan tampak unik dengan harga tinggi dan kualitas relatif tinggi.
Pengembangan Produk Kreatif dari Sisa Potongan Kayu dan Kain Tenun dalam Konteks Perancangan untuk Pengembangan Masyarakat berbasis Vernakular Pasar Inpres Kebun Sayur Kota Balikpapan Eko Agung Syaputra; Olivia Febrianty Ngabito; Sasferi Yendra
SPECTA Journal of Technology Vol. 6 No. 2 (2022): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.912 KB) | DOI: 10.35718/specta.v6i2.489

Abstract

Pasar Inpres Kebun Sayur Kota Balikpapan merupakan wadah bagi para pelaku usaha untuk mengenalkan dan mendistribusikan produk-produk kerajinan kreatif khas Kalimantan Timur sebagai sarana melestarikan produk khas budaya lokal. Sebagian besar produk yang dijual di Pasar Inpres adalah kain tenun dengan motif khas Kalimantan Timur. Di sisi lain, sebagai kota yang terletak di Kalimantan Timur, Kota Balikpapan memiliki kekayaan sumber daya alam berupa keanekaragaman jenis tumbuhan penghasil kayu, terutama kayu dari hutan tropis. Dalam proses pemanenan kayu tersebut menghasilkan sisa-sisa potongan kayu yang belum termanfaatkan secara optimal yaitu berkisar antara 0,548 – 0,664 m3/pohon atau rata-rata 0,564 m3/pohon. Secara umum, sisa potongan penebangan berupa kayu yang cacat sebesar (65,1%), pecah (23,3%), dan paling rendah adalah sisa potongan yang kondisinya masih baik (11,6%). Penelitian ini bertujuan untuk merespon sumber daya lokal yang berpotensi untuk dikembangkan dalam ranah produk kreatif sebagai upaya untuk memantik inovasi keragaman produk budaya khas daerah di masyarakat, terutama mengenai aspek desain produk, budaya visual, dan budaya. secara umum, dengan tujuan untuk mempertahankan unsur-unsur kearifan budaya lokal yang ada di daerah. Penelitian ini menghasilkan produk dengan bahan utama sisa potongan kayu dan kain tenun khas Kalimantan Timur. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menghasilkan produk unggulan khas daerah serta memberikan nilai tambah pada sisa potongan kayu dan kain tenun Kalimantan Timur
Penerapan Inovasi Hijau dalam Perancangan Souvenir Wisata Berkelanjutan Menggunakan Material Biokomposit dari Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) untuk Mendukung Branding IKN sebagai Ibu Kota Negara Terhijau di Dunia Syaputra, Eko Agung; Parmita, Ade Wahyu Yusariarta Putra; Febrianti, Nia; Maharany, Gunanda Tiara; Rossalina, Novianti
SPECTA Journal of Technology Vol. 8 No. 3 (2024): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/specta.v8i3.1222

Abstract

Souvenirs have an important role in supporting regional economic development, souvenirs can also function as an important symbol of identity and culture because they can contribute to the preservation and promotion of local traditional heritage. But on the other hand, the souvenir industry also has the potential to damage the environment. Therefore, it is important to ensure that souvenir production and consumption practices use sustainable principles. The increasing level of deforestation and forest degradation in East Kalimantan due to IKN development needs to be balanced with green innovation. One of them is exploring renewable materials as raw materials for superior regional products. Indonesia has an abundance of empty oil palm fruit bunches (EFB), for every 1 ton of palm oil there is 23% or 230 kg of EFB waste. With its quality and uniqueness, this EFB biocomposite material is suitable as the basic material for sustainable tourism souvenirs as an Indonesian identity. This research aims to develop sustainable tourist souvenir designs made from EFB waste as one of the branding of IKN souvenirs for the international market. The identification in this research used the Design-driven Material Innovation (DDMI) method. DDMI is a product design design model that starts from material development from understanding material characteristics, and creating product lines, to communicating the uniqueness of materials to the market. This research produces designs and prototypes of tea sets as sustainable tourist souvenir products that are ready to be made on an industrial scale. Tea sets are often used as souvenirs in state agendas because they reflect a country's cultural identity and diplomatic status, as well as a way to strengthen relations between countries through appreciation and respect. This aligns with one of the goals to support the branding of the IKN as the greenest capital city in the world.
Co-Authors Achmad Ramadhani Saputra Aditya Narayana Aina Putri Nabilah Ainal Mardiah Azzahra Alif, Muh. Ikhsan Amalia, Khairunisa Amelia Khasanah Putri Amir, Supratiwi Anastasya Husnul Syauira Andi Naila Azra Izzati Aninditya Anggari Nuryono Arie Kurniawan Arief Nugraha Pontoh Arifin, Nico Arifuddin, Andi Mursid Nugraha Arista, Elsi Bowo Nugroho Budi Prayitno Diansyah, Senja Alfakori Dinar Amalia Kanthi Eka Santoso Endrawati, Budiani Fitria Faisal Syamsuddin Farida Putri Sunaryo Fatimah Nisrina Azzahrah Faustine, Evelyn Elaine Hesti Rosita Dwi Putri Hijrah, Dinda Sa’adatul Hijrah Imam Damar Djati Imam Damar Djati Kelana, Muhammad Raihan Wirayudra Kelana Khairunnisa, Shopy Farras Lelana, Juniardika Atha Lukito, Kanaya Anada Maharany, Gunanda Tiara Mochamad Fadil Afandi Muhammad Fajrin Wahab Muhammad Fanziya Muhammad Ikhsan Alif Muhammad Rendi, Muhammad muhammad rizky, muhammad Muhammad Rizqi Mulki, Muhammad Malikul Musyarofah Musyarofah Nabbila Salsa Ramadhani Naretha, Naretha Kawadha Pasemah Gumay Nasywaa Assyifa Nayla Hanan Ngabito, Olivia Febrianti Ngabito, Olivia Febrianty NIA FEBRIANTI, NIA Novianti Rossalina Nurmana, Fikrie Ari Nurmana Pangestu, Zakariya Yudha Pasinggi, Kurnia Lapik Pontoh, Arief Nugraha Prabowo, I Putu Deny Arthawan Sugih Prabowo Prastio, Febriyanur Setiawan Purba, Arini Anestesia Putra, Ade Wahyu Yusariarta Putri, Amanda Sabina Raftonado Situmorang Rahma, Firdha Amalia Noor Rakha Dzaky Alfath Ramadani, Fasya Saffanah Ramadhan Paninggalih Ramadhana, Rizky Irswanda Ramadhanti, Aulia Azizah Ramadhanti Rino Mustofa Lutfi Riska Kurniyanto Abdullah Riyadi, Andrew Arief Riyadi Rizal Kusuma Putra Rossalina, Novianti Rulliannor Syah Putra Sartika, Widya Sartika, Widya Sartika Sasferi Yendra Sasferi Yendra Sasferi Yendra Sastrawan, Febrian Dedi Senduk, Arishty Cicilia Calista Siahaan, Axel Andrewilson Suliwardani, Dyah Ajeng Supratiwi Amir Syamsuddin, Faisal Syamsul Mujahidin, Syamsul Syauira, Anastasya Husnul Violincia Jelita Wahyu Aji Kurniawan Wahyuni, Margie Wibowo, Darrell Rajendra Wibowo Wibowo, Faqih Putra Wibowo Widya Sartika Yendra, Sasferi Yusufa, Muhammad Wildan Zhalifunnas, Muhammad Hibrizi