Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

KEBIJAKAN PENYIDIK PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA Thimothius J. Laloan; Wilson Bogar; Recky H. E. Sendouw
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i7.9180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Satuan Polisi Pamong Praja Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Faktor-faktor determinan seperti komunikasi, sumber daya, disposisi/sikap pelaksana, dan struktur birokrasi menjadi fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi telah terlaksana dengan baik melalui sosialisasi dan pelatihan, namun sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi belum optimal. Kendala utama meliputi minimnya anggaran, kurangnya motivasi seperti insentif tambahan, serta tumpang tindih wewenang antar instansi. Meski demikian, keberadaan SOP dan pengisian jabatan PPNS yang sesuai aturan menjadi faktor pendukung. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan anggaran, pemberian insentif tambahan, perbaikan peraturan daerah, serta koordinasi antar instansi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan kebijakan. Implementasi yang optimal diharapkan mampu mendukung penegakan hukum dan menciptakan ketertiban di daerah
ANALISIS PELAYANAN PUBLIK DI RSUD ODSK PROVINSI SULAWESI UTARA Rumengan Jeremy Istevano; Wilson Bogar; Recky H. E. Sendouw
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i7.9188

Abstract

Penelitian ini menganalisis kualitas pelayanan publik di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara menggunakan pendekatan SERVQUAL, yang mengukur perbedaan antara harapan dan persepsi pasien terhadap layanan berdasarkan lima dimensi: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Dengan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner, penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan signifikan pada fasilitas fisik, keandalan pelayanan, dan komunikasi antara tenaga medis dan pasien. Faktor-faktor determinan yang memengaruhi kualitas pelayanan meliputi keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas yang tidak memadai, serta pengelolaan administrasi yang kurang efisien. Hasil analisis gap menunjukkan perlunya peningkatan fasilitas, pelatihan tenaga medis, dan perbaikan sistem manajerial serta komunikasi. Rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pasien dan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD ODSK, sekaligus memberikan kontribusi dalam pengelolaan layanan kesehatan di Provinsi Sulawesi Utara.
IMPLEMENTASI BADAN USAHA MILIK DESA DI DESA KEMBUAN SATU KECAMATAN TONDANO UTARA KABUPATEN MINAHASA Panambunan, Stiphensen Franly Elhanda; Recky H. E. Sendouw; Laurens Bulo
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i7.9026

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk Untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan Badan Usaha Milik Desa di Desa Kembuan Satu Kecamatan Tondano Utara Kabupaten Minahasa dan Untuk mendeskripsikan, menganalisis serta menginterpretasikan faktor-faktor determinan implementasi kebijakan Badan Usaha Mlik Desa di Desa Kembuan Satu Kecamatan Tondano Utara Kabupaten Minahasa. Analisis data yang di gunakan dalam penenlitian ini adalah analisis data secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Efektivitas dan efisiensi implementasi BUMDesa Kembuan Satu melalui indicator kondisi keberdaan BUMDesa, program kerja, mekanisme pelaksanaan dan system bagi laba serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap unit usaha air bersih sudah berjalan dengan baik sesuai dengan aturan yang ada dan sesuai dengan harapan warga desa, dan Faktor determinan pendukung dalam implementasi BUMDesa ini yakni partisipasi aktif Masyarakat, sumber daya manusia pengurus dan staf yang cukup memadai, penggunaan WA atau kotak saran dan aduan sudah memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan layanan air bersih kepada warga Masyarakat desa Kembuan Satu. Sedangkan factor determinan penghambat antara lain: pendampingan dalam bimtek dan peningkatan kompetensi pengurus dan staf BUMDesa kurang maksimal, permodalan yang masih kurang dalam menciptakan berbagai jenis usaha dalam peningkatan perekonomian warga desa, begitu pula kurangnya permodalan dalam mendukung pelayanan penyediaan air bersih dapat dilakukan pada area tertentu serta pembangunan IT dan digitalisasi dalam pelayanan dan pembuatan laporan keuangan belum dilaksanakan secara maksimal.