Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan, Sikap, Dan Motivasi Perawat Dengan Pelaksanaan Keperawatan Pada PAsien Dengan Kondisi End Of Life Di Ruang Intensive Care Unit Rumah Sakit X Jakarta Nurhayati, Nurhayati; Suprapti, Fitriana
JURNAL NERS LENTERA Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v13i1.6019

Abstract

Pendahuluan: Perawatan End Of Life adalah perawatan pasien terminal mendekati akhir hayat sebagai persiapan pasien meninggal dengan damai dan bermartabat. Pengetahuan, sikap dan motivasi perlu dimiliki oleh perawat ICU untuk menentukan asuhan keperawatan EOL. Tujuan: Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan pengetahuan,sikap dan motivasi perawat ICU dalam memberikan perawatan EOL. Metode: Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional pada 56 sampel di RS X. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan pelaksanaan perawatan EOL dengan pengetahuan perawat (nilai p 0.004), sikap (nilai p 0.006), dan motivasi perawat (nilai p 0.000). Pembahasan: Pengetahuan perawat ditentukan dari kesiapan pendidikan di kurikulum dan pelatihan perawatan EOL diperlukan untuk kesiapan perawat. Sikap perawat terhadap perawatan EOL ditentukan oleh persepsi perawat terhadap akhir hayat dan topik ini juga cenderung dihindari. Kesimpulan: Rekomendasi untuk kurikulum dan pelatihan akhir hayat serta pembinaan motivasi perawat agar pelaksanaan perawatan EOL dapat terlaksana dengan baik.
Self-Management Fatigue Pasien Kanker yang Sedang Menjalani Kemoterapi di Rumah Sakit: Literature Review Muswhina, Heny; Suprapti, Fitriana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61579

Abstract

Penyakit kanker dapat menyebabkan kondisi Fatique atau Cancer-related fatigue (CRF) pada penderita. Fatigue merupakan perasaan lelah yang dirasakan melebihi rasa lelah yang terjadi biasanya, dimana rasa lelah tersebut tidak kunjung membaik dengan memperbaiki istirahat dan nutrisi. Fatigue akan berdampak pada kemampuan, kapasitas fisik, hingga kualitas hidup penderita kanker, sehingga akan banyak bergantung pada orang lain untuk keperluan seharihari seperti aktifitas rumah tangga, transportasi, hingga kebutuhan yang bersifat pribadi seperti makan dan mandi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai strategi self-management fatigue yang efektif bagi pasien kanker yang menjalani kemoterapi di rumah sakit melalui tinjauan literatur sistematis. Metode penelitian ini adalah studi literature review. Database yang digunakan sebagai sumber literature terdiri dari Google Scholar, Pubmed hasil penelitian menunjukkan bahwa Fatigue pada penderita kanker merupakan perasaan melelahkan yang muncul secara persisten, seiring dengan terapi kanker. Selff management fatigue yang dapat dilakukan adalah melalui manajemen secara fisik (tubuh), management pikiran, serta relaksasi pernafasan untuk menurunkan fatigue pasien kanker. fatigue yang dialami oleh surviver kanker dapat di atasi dengan self management fatigue yang baik oleh pasien kemoterapi di rumah sakit melalui penerapan aktivitas fisik yang tepat, meditasi dan relaksasi pernafasan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan self-management yang terintegrasi dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien kanker, mengurangi beban perawatan pada keluarga, dan berkontribusi pada pengembangan protokol perawatan holistik di rumah sakit.
Terapi Komplementer Keperawatan dalam Mengurangi Mual Muntah akibat Kemoterapi: Literature Review: Complementary Nursing Therapy for Chemotherapy-induced Nausea and Vomiting: Literature Review Siregar, Yudith Romian; Suprapti, Fitriana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3: MARCH 2024 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4696

Abstract

Latar belakang: Diperkirakan 70% hingga 80% pasien yang menjalani kemoterapi mengalami mual dan muntah. Mual dan muntah akibat kemoterapi dapat mengakibatkan penurunan kesehatan fisik, mental, kualitas hidup, serta dapat meningkatkan beban biaya keuangan pada pasien kemoterapi. Intervensi farmakologis belum sepenuhnya dapat mengendalikan mual dan muntah, maka terapi komplementer perlu dikembangkan untuk mendukung keberhasilan kemoterapi. Tujuan: Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi beragam terapi komplementer yang terbukti dapat mengurangi mual dan muntah akibat kemoterapi. Metode: Tinjauan literatur dilakukan melalui basis data: Google Scholar, PubMed, dan Research Gate dalam rentang tahun 2017 hingga 2022. Artikel dipilih berdasarkan abstrak serta teks lengkap yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekskusi. Artikel disusun menggunakan panduan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic review and Meta Analysis). Untuk menguji kelayakan dan kualitas artikel menggunakan Critical Appraisal Skills Programme (CASP). Hasil: Diperoleh 50 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dari 28.879 artikel, terdapat 20 artikel dibahas dalam tinjauan literatur ini. Ditemukan sebanyak 23 jenis terapi komplementer dalam upaya mengurangi mual dan muntah akibat kemoterapi. Kesimpulan: Tiga terapi komplementer dengan penelitian terbanyak adalah pijat, akupuntur dan akupresur, telah terbukti dapat mengurangi mual dan muntah akibat kemoterapi. Namun perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, mengingat belum banyaknya penelitian mengenai terapi komplementer dalam upaya mengurangi mual dan muntah akibat kemoterapi di Indonesia.
Implementasi Pelayanan Kesehatan di Lembaga Pemasyarakatan Ratnauli Sianturi, Sondang; Prabawati, Dewi; Widani, Ni Luh; Lisum, Kristina; Suprapti, Fitriana; Bobby, Fransiskus; Rirendri, Ittai Hosan; Elifati Gulo, Klandinus; Waruwu, Oktavianus; Prapenta Hia, Panca Sinar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2612

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu hak dasar yang harus dipenuhi oleh Negara bagi seluruh warganya tanpa terkecuali bagi warga binaan yang ada di Lembaga pemasyarakatan. Warga Binaan Lapas menjadi tanggung jawab Lapas yang harus mendapat pelayanan kesehatan dan perawatan yang baik selama menjalani masa penahanannya. Upaya pemeliharaan kesehatan pada warga binaan lapas ini tidak dapat berjalan dengan optimal dan dirasa sangat sulit untuk dipenuhi karena kondisi lapas di Indonesia yang overcrowded atau overcapacity. Selain itu pencapaian kesehatan ini sulit dilakukan karena pemahaman yang kurang dari petugas, lingkungan yang tidak memadai dan sarana prasarana yang tidak mendukung. Hal ini dapat berdampak pada kondisi kesehatan warga binaan lapas. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat di Lembaga pemasyarakatan ini yaitu mendeteksi dini masalah kesehatan yang diukur melalui tanda-tanda vital dan pengukuran antropometri.
Tantangan, Kebutuhan dan Strategi Coping pada Caregiver dalam Merawat Pasien Kanker: Kajian Literatur Sistematik Sihaloho, Shinta Marina Josephina Putri; Suprapti, Fitriana; Patrisia, Ineke
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i9.14979

Abstract

ABSTRACT Caregivers play an important role throughout the cancer disease trajectory, from diagnosis to the progression of the disease including treatment, follow-up and on to palliative care. The complexity of cancer patients treatment affects various aspects and the needs of caregivers. The aim of the study was to examine the challenges, care needs, and coping strategies of caregivers in providing care to cancer patients based on the current literature. The review search was conducted through databases in MEDLINE, Science Direct, Proquest, and PubMed. The selection process was guided by the PRISMA flow diagram and the Critical Appraisal Skills Programme (CASP) checklist. The results of the study were obtained from 15 qualitative research articles based on the inclusion and exclusion criteria. The challenges reported were low quality of health care, problems experienced by caregivers, and the impact of cultural norms and beliefs in the caregiver community. The caregiver needs were support from health care, psychosocial support, and financial support. The coping strategy were obtained by seeking social, emotional, and cognitive support from health care and sharing responsibility with other families. In providing care to cancer patients, it is imperative to provide quality services in order to get support for caregivers in all aspects so they can implement a coping strategy to improve their quality of life. Keywords: Cancer, Caregiver, Challenge, Coping Strategy, Need   ABSTRAK Caregiver memiliki peranan penting mulai dari saat diagnosis penyakit hingga sepanjang perkembangan dari penyakit kanker termasuk pengobatan, follow-up sampai perawatan paliatif. Kompleksitas dari perawatan pasien kanker dapat memengaruhi berbagai aspek dan kebutuhan dari caregiver. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan perawatan dan strategi coping caregiver dalam memberikan perawatan pada pasien kanker berdasarkan literatur terkini. Kajian literatur dilakukan melalui database MEDLINE, Proquest, PubMed dan Science Direct dengan seleksi literatur menggunakan Flow Diagram PRISMA dan Critical Appraisal Skills Programme (CASP) checklist. Hasil kajian diperoleh dari 15 artikel penelitian kualitatif sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Tantangan yang dihadapi caregiver adalah rendahnya kualitas pelayanan kesehatan, masalah yang dialami caregiver, dampak pada kehidupan caregiver serta budaya dan kepercayaan di komunitas.  Kebutuhan dari caregiver yaitu dukungan dari tenaga kesehatan, dukungan psikososial dan keuangan. Strategi coping didapatkan dengan mencari dukungan sosial, dukungan emosional, dukungan kognitif dari tenaga kesehatan serta berbagi tanggung jawab dengan keluarga lain dalam merawat pasien. Dalam memberikan perawatan kepada pasien kanker, diharapkan pelayanan yang berkualitas juga diberikan kepada caregiver sehingga caregiver mendapatkan dukungan dalam berbagai aspek sehingga caregiver memiliki strategi coping untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Kata Kunci: Caregiver, Kanker, Kebutuhan, Strategi Coping, Tantangan
ISOMETRIC EXERCISES AND MASSAGE FOR HYPERTENSIVE PATIENTS AT PROLANIS MEMBERS AT JOHAR BARU HEALTH CENTER, JAKARTA Prabawati, Dewi; Suprapti, Fitriana; Maxmilla Yoche, Maria; Felicia, Felicia
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v7i3.1942

Abstract

Hypertension is a global health problem and is recognized as a major contributor to the burden of cardiovascular disease. The prevalence of hypertension continues to increase due to lifestyle changes such as smoking, obesity and psychosocial stress. It is important to educate people with hypertension to self-manage themselves at home. This community service activity aimed to provide health information about hypertension and self-management in the form of exercise and massage. This activity was attended by 30 Prolanis (Chronic Disease Management Program) participants at Johar Baru Health Center in Jakarta. There were 5 sessions in this activity: Session 1&2 for registration and measurement of physiological parameters, followed by cardiovascular exercises. Session 3 for health education about hypertension in general, then followed by next session on isometric exercises with a tennis ball and final session on of self-massage exercise. The evaluation done on this activity showed that the participants demonstrated isometric exercises and back massage techniques that can be carried out independently. Hypertensive patients are expected to be actively involved in Prolanis activities and conduct self-management intervention to maintain their blood pressure and prevent the complications.
Literature Review: Analisis Faktor-Faktor Readmission Pasien Dengan Heart Failure Nauli, Chavvah Julya Ariella; Suprapti, Fitriana
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20645

Abstract

ABSTRACT Congestive Heart Failure (CHF) or heart failure is one of the cardiovascular diseases which is a public health problem in the world which is increasing along with population growth and increasing life expectancy. According to the World Health Organization (2022) heart failure is 85% of the causes of death in cardiovascular disease patients. According to Riskesdas (2018) Indonesia is the third country with the highest death rate from cardiovascular disease after Laos and the Philippines. Readmission rates in hospitalized heart failure patients are 20% to 25% at 30 days and >50% at 6 months. The purpose was to analyze the factors that influence the incidence of re-admission in heart failure patients. This article methods used a literature review on quantitative and qualitative research articles. The data analysis process uses the thematic analysis method: a simplified approach. The data based were SpringerLink, PUBMED, ProQuest, Google Scholar, and JSTOR.The result readmission factors in heart failure patients were male gender, age over 65 years, degree of heart failure, non-compliance with a low salt diet, non-compliance with control with a cardiologist during outpatient care, low ejection fraction, non-compliance with restrictions fluids in 24 hours, low level of education, comorbid hypertension, comorbid lung diseases such as asthma, COPD and pneumonia.  Keywords : Factors, Re-Admission Of Heart Failure Patients  ABSTRAK Congestive Heart Failure (CHF) atau gagal jantung merupakan salah satu dari penyakit kardiovaskuler yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia yang meningkat seiring dengan pertambahan populasi dan meningkatnya usia harapan hidup. Menurut World Health Organization (2022) Gagal jantung merupakan 85% penyebab kematian pasien penyakit kardiovaskuler. Menurut Riskesdas (2018) negara Indonesia menjadi Negara peringkat ke tiga dengan tingkat kematian akibat penyakit kardiovaskular tertinggi setelah negara Laos dan Philipina. Tingkat readmission pada pasien gagal jantung yang rawat inap adalah 20% sampai 25% pada 30 hari dan >50% pada 6 bulan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa faktor- faktor yang mempengaruhi kejadian  re-admisi pada pasien gagal jantung. Metode penelitian ini dengan melakukan literature review pada artikel penelitian kuantitatif dan kualitatif. Proses analisa datamenggunakan metode thematic analysis : a simplified approach. Data base yang digunakan  adalah SpringerLink, PUBMED, ProQuest, Google Scholar, dan JSTOR. Hasil dari penelitian inimenujukan faktor- faktor readmisi pada pasien gagal jantung  jenis kelamin laki-laki, usia lebih dari 65 tahun, derajat heart failure, ketidakpatuhan diet rendah garam, ketidakpatuhan untuk kontrol dengan dokter spesialis jantung pada saat rawat jalan, ejection fraction yang rendah, Ketidakpatuhan batasan cairan dalam 24 jam, tingkat pendidikan yang rendah, pada komorbid hipertensi, komorbid penyakit paru seperti asma, PPOK, dan pnemonia. Kata Kunci: Faktor-Faktor, Re-Admisi Pasien Gagal Jantung
Manajemen Konservasi Energi dan Fatigue untuk Meningkatkan Quality of Life Pada Penyakit Kronis Literature Review Utami, Ari Yuesti; Suprapti, Fitriana
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.19596

Abstract

ABSTRACT Fatigue is a symptom reported by patients with various chronic conditions. A better understanding of its nature may provide important clues regarding the mechanisms underlying fatigue and help in developing more effective therapeutic interventions to reduce fatigue and improve quality of life. Energy conservation management is one form of nursing intervention proposed and recommeded. This study aimed to determine the effectiveness of various energy conservation and fatigue management strategies to reduce fatigue and improve quality of life in five chronic non-infectious conditions: cancer, multiple sclerosis, Systemic Lupus Erythematosus (SLE), Chronic Kidney Disease(CKD), and Chronic Obstruction Pulmonary Disease (COPD) through a literature review. This article is a literature review of research articles selected through searches in four open access electronic databases, namely Google Scholar, ProQuest, ScienceDirect, and PubMed. The keywords used included energy conservation management, fatigue, and chronic disease. Inclusion criteria were articles published within the last five years, focusing on quantitative research, involving energy conservation, relevant full-text articles, and original articles. Exclusion criteria were unpublished editorials, letters, conference abstracts, and dissertations. Twenty articles met the inclusion criteria. The findings showed that there are several energy conservation and fatigue management strategies that can reduce fatigue and improve quality of life in patients with chronic diseases. This study found that energy conservation management can be effective in reducing fatigue in patients with chronic diseases, including energy conservation strategies, physical exercise, psychological therapy, recreation, education, self-management programs, and dietary approaches. Keywords: Energy Conservation, Management, Fatique, Chronic Disease  ABSTRAK Kelelahan adalah gejala yang sering dilaporkan oleh pasien dengan berbagai kondisi kronis. Pemahaman yang lebih baik mengenai sifatnya dapat memberikan petunjuk penting mengenai mekanisme yang mendasari kelelahan dan membantu dalam mengembangkan intervensi terapeutik yang lebih efektif untuk mengurangi kelelahan dan meningkatkan kualitas hidup. Manajemen konservasi energi merupakan salah satu bentuk intervensi keperawatan yang direkomendasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas berbagai strategi manajemen konservasi energi dan fatigue yang dapat dilakukan untuk menurunkan kelelahan dan meningkatkan kualitas hidup pada lima kondisi non-infeksi kronis: kanker, sklerosis multipel, Systemic Lupus Erythematosus (SLE), Chronic Kidney Disease (CKD), and Chronic Obstruction Pulmonary Disease (COPD melalui tinjauan literatur. Artikel ini merupakan tinjauan literatur dari artikel penelitian yang dipilih melalui pencarian di empat database elektronik dengan akses terbuka, yaitu Google Scholar, ProQuest, ScienceDirect, dan PubMed. Kata kunci yang digunakan termasuk energy conservation, management, fatigue, dan chronic disease. Kriteria inklusi adalah artikel yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir, berfokus pada penelitian kuantitatif, melibatkan konservasi energi, artikel teks lengkap yang relevan, dan artikel asli. Kriteria eksklusi adalah editorial, surat, abstrak konferensi, dan disertasi yang tidak dipublikasikan. Terdapat dua puluh artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Temuan menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategimanajemen energi konservasi dan manajemen kelelahan yang dapat menurunkan kelelahan dan meningkatkan kualitas hidup pada pasien dengan penyakit kronik. Penelitian ini menemukan bahwa manajemen konservasi energi dapat efektif dalam mengurangi kelelahan pada pasien dengan penyakit kronis adalah Strategi konservasi energi, latihan fisik, terapi psikologis, rekreasional, edukasi, program manajemen diri, dan pendekatan diit. Kata Kunci: Konservasi Energi, Manajemen, Kelelahan, Penyakit Kronis