Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Terapi Komplementer Keperawatan dalam Mengurangi Mual Muntah akibat Kemoterapi: Literature Review: Complementary Nursing Therapy for Chemotherapy-induced Nausea and Vomiting: Literature Review Siregar, Yudith Romian; Suprapti, Fitriana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4696

Abstract

Latar belakang: Diperkirakan 70% hingga 80% pasien yang menjalani kemoterapi mengalami mual dan muntah. Mual dan muntah akibat kemoterapi dapat mengakibatkan penurunan kesehatan fisik, mental, kualitas hidup, serta dapat meningkatkan beban biaya keuangan pada pasien kemoterapi. Intervensi farmakologis belum sepenuhnya dapat mengendalikan mual dan muntah, maka terapi komplementer perlu dikembangkan untuk mendukung keberhasilan kemoterapi. Tujuan: Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi beragam terapi komplementer yang terbukti dapat mengurangi mual dan muntah akibat kemoterapi. Metode: Tinjauan literatur dilakukan melalui basis data: Google Scholar, PubMed, dan Research Gate dalam rentang tahun 2017 hingga 2022. Artikel dipilih berdasarkan abstrak serta teks lengkap yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekskusi. Artikel disusun menggunakan panduan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic review and Meta Analysis). Untuk menguji kelayakan dan kualitas artikel menggunakan Critical Appraisal Skills Programme (CASP). Hasil: Diperoleh 50 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dari 28.879 artikel, terdapat 20 artikel dibahas dalam tinjauan literatur ini. Ditemukan sebanyak 23 jenis terapi komplementer dalam upaya mengurangi mual dan muntah akibat kemoterapi. Kesimpulan: Tiga terapi komplementer dengan penelitian terbanyak adalah pijat, akupuntur dan akupresur, telah terbukti dapat mengurangi mual dan muntah akibat kemoterapi. Namun perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, mengingat belum banyaknya penelitian mengenai terapi komplementer dalam upaya mengurangi mual dan muntah akibat kemoterapi di Indonesia.
Implementasi Pelayanan Kesehatan di Lembaga Pemasyarakatan Ratnauli Sianturi, Sondang; Prabawati, Dewi; Widani, Ni Luh; Lisum, Kristina; Suprapti, Fitriana; Bobby, Fransiskus; Rirendri, Ittai Hosan; Elifati Gulo, Klandinus; Waruwu, Oktavianus; Prapenta Hia, Panca Sinar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2612

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu hak dasar yang harus dipenuhi oleh Negara bagi seluruh warganya tanpa terkecuali bagi warga binaan yang ada di Lembaga pemasyarakatan. Warga Binaan Lapas menjadi tanggung jawab Lapas yang harus mendapat pelayanan kesehatan dan perawatan yang baik selama menjalani masa penahanannya. Upaya pemeliharaan kesehatan pada warga binaan lapas ini tidak dapat berjalan dengan optimal dan dirasa sangat sulit untuk dipenuhi karena kondisi lapas di Indonesia yang overcrowded atau overcapacity. Selain itu pencapaian kesehatan ini sulit dilakukan karena pemahaman yang kurang dari petugas, lingkungan yang tidak memadai dan sarana prasarana yang tidak mendukung. Hal ini dapat berdampak pada kondisi kesehatan warga binaan lapas. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat di Lembaga pemasyarakatan ini yaitu mendeteksi dini masalah kesehatan yang diukur melalui tanda-tanda vital dan pengukuran antropometri.
Tantangan, Kebutuhan dan Strategi Coping pada Caregiver dalam Merawat Pasien Kanker: Kajian Literatur Sistematik Sihaloho, Shinta Marina Josephina Putri; Suprapti, Fitriana; Patrisia, Ineke
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i9.14979

Abstract

ABSTRACT Caregivers play an important role throughout the cancer disease trajectory, from diagnosis to the progression of the disease including treatment, follow-up and on to palliative care. The complexity of cancer patients treatment affects various aspects and the needs of caregivers. The aim of the study was to examine the challenges, care needs, and coping strategies of caregivers in providing care to cancer patients based on the current literature. The review search was conducted through databases in MEDLINE, Science Direct, Proquest, and PubMed. The selection process was guided by the PRISMA flow diagram and the Critical Appraisal Skills Programme (CASP) checklist. The results of the study were obtained from 15 qualitative research articles based on the inclusion and exclusion criteria. The challenges reported were low quality of health care, problems experienced by caregivers, and the impact of cultural norms and beliefs in the caregiver community. The caregiver needs were support from health care, psychosocial support, and financial support. The coping strategy were obtained by seeking social, emotional, and cognitive support from health care and sharing responsibility with other families. In providing care to cancer patients, it is imperative to provide quality services in order to get support for caregivers in all aspects so they can implement a coping strategy to improve their quality of life. Keywords: Cancer, Caregiver, Challenge, Coping Strategy, Need   ABSTRAK Caregiver memiliki peranan penting mulai dari saat diagnosis penyakit hingga sepanjang perkembangan dari penyakit kanker termasuk pengobatan, follow-up sampai perawatan paliatif. Kompleksitas dari perawatan pasien kanker dapat memengaruhi berbagai aspek dan kebutuhan dari caregiver. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan perawatan dan strategi coping caregiver dalam memberikan perawatan pada pasien kanker berdasarkan literatur terkini. Kajian literatur dilakukan melalui database MEDLINE, Proquest, PubMed dan Science Direct dengan seleksi literatur menggunakan Flow Diagram PRISMA dan Critical Appraisal Skills Programme (CASP) checklist. Hasil kajian diperoleh dari 15 artikel penelitian kualitatif sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Tantangan yang dihadapi caregiver adalah rendahnya kualitas pelayanan kesehatan, masalah yang dialami caregiver, dampak pada kehidupan caregiver serta budaya dan kepercayaan di komunitas.  Kebutuhan dari caregiver yaitu dukungan dari tenaga kesehatan, dukungan psikososial dan keuangan. Strategi coping didapatkan dengan mencari dukungan sosial, dukungan emosional, dukungan kognitif dari tenaga kesehatan serta berbagi tanggung jawab dengan keluarga lain dalam merawat pasien. Dalam memberikan perawatan kepada pasien kanker, diharapkan pelayanan yang berkualitas juga diberikan kepada caregiver sehingga caregiver mendapatkan dukungan dalam berbagai aspek sehingga caregiver memiliki strategi coping untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Kata Kunci: Caregiver, Kanker, Kebutuhan, Strategi Coping, Tantangan
ISOMETRIC EXERCISES AND MASSAGE FOR HYPERTENSIVE PATIENTS AT PROLANIS MEMBERS AT JOHAR BARU HEALTH CENTER, JAKARTA Prabawati, Dewi; Suprapti, Fitriana; Maxmilla Yoche, Maria; Felicia, Felicia
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v7i3.1942

Abstract

Hypertension is a global health problem and is recognized as a major contributor to the burden of cardiovascular disease. The prevalence of hypertension continues to increase due to lifestyle changes such as smoking, obesity and psychosocial stress. It is important to educate people with hypertension to self-manage themselves at home. This community service activity aimed to provide health information about hypertension and self-management in the form of exercise and massage. This activity was attended by 30 Prolanis (Chronic Disease Management Program) participants at Johar Baru Health Center in Jakarta. There were 5 sessions in this activity: Session 1&2 for registration and measurement of physiological parameters, followed by cardiovascular exercises. Session 3 for health education about hypertension in general, then followed by next session on isometric exercises with a tennis ball and final session on of self-massage exercise. The evaluation done on this activity showed that the participants demonstrated isometric exercises and back massage techniques that can be carried out independently. Hypertensive patients are expected to be actively involved in Prolanis activities and conduct self-management intervention to maintain their blood pressure and prevent the complications.
Efektivitas Buerger Allen exercise Terhadap Peningkatan Aktivitas Fungsional Extremitas Bawah pada Lansia di BPLU Senja Cerah Manado Fitria Takahepis, Nelfa; Suprapti, Fitriana; Priyo Hastono, Sutanto
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.816 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i1.1387

Abstract

Usia lanjut dapat mempengaruhi kemampuan manusia sehingga menyebabkan terjadinya perubahan fisik dan psikis yang berpengaruh terhadap kemunduran kemampuan fungsional lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari, penurunan fungsi dan kekuatan otot akan mengakibatkan penurunan keseimbangan tubuh, hambatan dalam gerak duduk ke berdiri, peningkatan resiko jatuh, dan perubahan postur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian Buerger Allen exercise terhadap peningkatan aktivitas lower extremity fungsional pada lanjut usia di BPLU Senja Cerah Manado. Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan post test only control grup design.Total sampel 72 lansia BPLU Senja Cerah Manado. Responden dipilih dengan teknik purposive sampling dibagi dalam kelompok intervensi (n=52) yang menerima Buerger Allen exercise  selama 5 hari (2 x sehari) selama ±30 menit dan kelompok kontrol (n=23) tidak dilakukan intervensi oleh peneliti.Instrument yang digungakan untuk mengukur peningkatan aktivitas adalah Lower Extremity Fungsional Scale. Berdasarkan. Uji beda independen T Test  ditemukan ada  perbedaan antara peningkatan aktivitas  Lower Extremity Fungsional Activity lansia sesudah dilakukan Buerger Allen Exercise pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan  p value < 0.05 hasil uji Ancova menunjukan Ada pengaruh Buerger Allen exercise terhadap LEFS post test buerger exercise yang dikontrolkarakteristik responden yang meliputi : usia, dan jenis kelamin terhadap peningkatan nilai LEFS hasil Corrected Model 0,001. Simpulan studi ini yaitu Buerger Allen exercise efektif dalam meningkatkan aktivitas lower extremity fungsional pada lanjut usia. Untuk itu direkomendasikan penggunaan Buerger Allen Exercise sebagai aktivitas mandiri lansia dan bagian dari edukasi perawat.
Pengaruh Pemberian Terapi Musik Terhadap Penurunan Ansietas pada Remaja yang Mengalami Kekerasan Verbal di SMA X Jakarta Sutanto, Olivia Regina; Astrianti, Yunita; Suprapti, Fitriana
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.358

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan pada remaja yang terus meningkat setiap tahunnya, dapat mengganggu proses pencarian jati diri pada remaja. Permasalahan yang sering muncul yaitu kekerasan verbal dari perlakuan baik orang tua maupun lingkungan sekitarnya, kekerasan pada anak inilah yang dapat menjadi risiko peningkatan kesehatan mental yang buruk pada remaja terutama kecemasan. Salah satu terapi komplementer yang dapat membantu mempengaruhi situasi tegang maupun santai pada seseorang ada terapi musik. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi musik terhadap penurunan ansietas pada remaja yang mengalami kekerasan verbal di SMA X Jakarta. Metode: Desain penelitian menggunakan quasi experimental pre test and post test with control group, kemudian dianalisis dengan uji wilcoxon signed ranked test. Penelitian dilakukan di SMA X Jakarta, dengan 76 responden siswa dari kelas 10 dipilih secara nonprobability sampling dengan jenis purposive sampling.  Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian yang terdiri dari kuesioner HRS-A (Hamilton Rating Scale for Anxiety) yang telah dialih bahasa oleh peneliti sebelumnya. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terapi musik dapat menurunkan tingkat ansietas secara signifikan (p<0.05). Kesimpulan: Hal tersebut menunjukkan bahwa terapi musik klasik dapat diterapkan untuk menurunkan tingkat ansietas pada remaja.