Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Istiqomah, Reza Cahyani; Fatmawati, Fitri Ayu; Ifadah, Ayunda Sayyidatul
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 6 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v6i3.562

Abstract

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yaitu program yang didesain untuk menciptakan pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila atau menjadi manusia yang pancasilais. Permasalahan yang terlihat pada lembaga PAUD di Gresik yakni, pencapaian penerapan program penguatan profil pelajar pancasila yang dilakukan melalui pembelajaran berbasis projek. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui dan menjelaskan tentang bagaimana lembaga-lembaga PAUD di Gresik yang menerapkan profil pelajar Pancasila dalam implementasi kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian jenis survei kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Adapun instrumen yang dilakukan dalam penelitian adalah bagaimana penerapan, langkah-langkah, perencanaan, pengelolaan, pendokumentasian, dan evaluasi pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada saat kegiatan dilaksanakan. Pengumpulan data dalam penelitian ini mengambil bentuk kuesioner, kemudian Data dianalisis menggunakan Statistik Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 34 lembaga di Gresik menunjukkan data bahwa Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila telah diimplementasikan sebanyak 75%.
Transformasi Teori ke Praktik dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini melalui Peran Guru Tsani, Diva Farah; Ifadah, Ayunda Sayyidatul; Fatmawati, Fitri Ayu
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7454

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi peran guru dalam membentuk karakter anak usia dini. Tujuan utama penelitian adalah mendeskripsikan strategi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam kegiatan pembelajaran, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap praktik pendidikan karakter di kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembiasaan, keteladanan, dan penguatan positif untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, serta empati. Kolaborasi dengan orang tua menjadi faktor kunci dalam menjaga kesinambungan pembentukan karakter, sehingga nilai-nilai moral dapat diterapkan secara konsisten baik di sekolah maupun di rumah. Pendidikan karakter terbukti lebih efektif apabila dilaksanakan secara sistematis, berkelanjutan, dan melibatkan semua pihak yang terkait. Kontribusi penelitian ini terletak pada integrasi teori pendidikan karakter dengan praktik empiris yang kontekstual, sehingga dapat dijadikan rujukan akademis sekaligus pedoman praktis dalam pengembangan pendidikan karakter anak usia dini.
Analisis Keterampilan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun pada Kegiatan Pembuka Pembelajaran Amalia, Dwi Rizky; Fatmawati, Fitri Ayu; Ifadah, Ayunda Sayyidatul
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7434

Abstract

Guru memiliki peranan strategis dalam menstimulasi dan mengembangkan keterampilan ini, terutama melalui kegiatan pembuka pembelajaran. Pada tahap ini, anak-anak diberi ruang untuk mengungkapkan pendapat, menjawab pertanyaan, dan berinteraksi secara verbal dengan guru maupun teman sebaya. Penelitian ini dilakukan di TK Alam Yaa Bunayya Gresik dengan tujuan untuk menganalisis sejauh mana keterampilan berbicara anak berkembang melalui aktivitas pembuka pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek pada penelitian ini adalah anak berjenis kelamin laki-laki yang berjumlah 1 (satu) anak yang berusia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Indikator keterampilan berbicara yang dianalisis meliputi pengucapan, pengembangan kosakata, pembentukan kalimat, isi bicara, keberanian, kelancaran berbicara. Hasil observasi menunjukkan bahwa anak tersebut mengalami kesulitan dalam menyampaikan kalimat secara runtut dan lancar serta sering mengulang kata yang sama saat ingin menyampaikan jawaban. Kegiatan pembuka pembelajaran dipilih karena menjadi momen krusial untuk menumbuhkan keterlibatan dan interaksi verbal anak sejak dini. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi guru pada kegiatan pembuka pembelajaran dapat menjadi sarana efektif dalam mengoptimalkan keterampilan berbicara pada anak usia dini.
Peran Interaksi Orang Tua dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia Dua Tahun Nabila, Putri Sukma; Ifadah, Ayunda Sayyidatul; Fatmawati, Fitri Ayu
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7558

Abstract

Perkembangan bahasa anak usia dini dipengaruhi oleh paparan bahasa lisan dan kualitas interaksi dengan orang dewasa. Namun, pada anak usia dua tahun, bentuk serta intensitas interaksi orang tua yang paling efektif dalam menstimulasi perkembangan bahasa masih jarang dikaji secara mendalam dalam konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran interaksi orang tua dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak usia dua tahun. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu anak berusia dua tahun dan orang tuanya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama tiga bulan, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi verbal yang intensif, responsif, serta konsisten melalui percakapan, bermain, dan bernyanyi berkontribusi positif terhadap perkembangan kosakata dan kemampuan berbicara anak usia dua tahun.
Efektivitas Media Kancing untuk Pengenalan Huruf Vokal dan Konsonan Pada Anak Usia 4-5 Tahun Amalia Santoso, Noer Ziyada; Fatmawati, Fitri Ayu; Ifadah, Ayunda Sayyidatul
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penggunaan media kancing huruf dalam meningkatkan kemampuan pengenalan huruf vokal dan konsonan pada anak usia 4–5 tahun di TK Muslimat NU 27 Yosowilangun. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan anak dalam membedakan huruf vokal dan konsonan yang disebabkan oleh keterbatasan variasi media pembelajaran, di mana guru lebih sering menggunakan lembar kerja anak yang bersifat monoton dan kurang menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian satu orang anak kelompok A2 yang berinisial KTS. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media kancing huruf mampu meningkatkan kemampuan bahasa anak, khususnya dalam mengenal, menyebutkan, mengelompokkan, serta melafalkan huruf vokal dan konsonan sesuai dengan indikator perkembangan. Anak mengalami peningkatan kemampuan dari kategori belum berkembang dan mulai berkembang menjadi berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik. Media kancing huruf juga mampu meningkatkan keaktifan, antusiasme, dan interaksi anak dalam proses pembelajaran.
Penerapan Pendekatan Resiprokal untuk Mengurangi Perilaku Verbal Berulang Pada Anak Usia 5-6 Nasikhah, Dzurrotun; Fatmawati, Fitri Ayu; Ifadah, Ayunda Sayyidatul
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan resiprokal dalam mengurangi perilaku verbal berulang pada anak usia 5–6 tahun di TK Islam Bakti 4 YPBWI Gresik. Perilaku verbal berulang, seperti pengulangan kata atau frasa tanpa konteks yang tepat, dapat menghambat perkembangan bahasa dan interaksi sosial anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek seorang anak laki-laki berusia 5 tahun yang menunjukkan perilaku verbal berulang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipan, wawancara dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi selama sepuluh hari pembelajaran. Pendekatan resiprokal diterapkan melalui interaksi dialogis yang menekankan pertukaran peran antara guru dan anak secara timbal balik. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan perilaku verbal berulang, disertai peningkatan kemampuan anak dalam merespons instruksi, menyampaikan pendapat, serta terlibat dalam percakapan bergantian. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan resiprokal efektif dalam mendorong komunikasi fungsional dan memperkuat perkembangan bahasa serta sosial anak usia dini. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pendidik PAUD dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang inklusif dan berorientasi pada interaksi bermakna.
Strategi Guru dalam Melatih Konsentrasi Belajar Anak Usia 3-4 Tahun ‘Udah, Mas; Fatmawati, Fitri Ayu; Ifadah, Ayunda Sayyidatul
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam melatih konsentrasi belajar anak usia 3–4 tahun di KB Islam Tunas Bakti 4 YPBWI Gresik serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah satu anak berusia 3 tahun 10 bulan yang mengalami kesulitan dalam mempertahankan konsentrasi belajar. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru melalui pembelajaran langsung berbasis bermain, penggunaan media konkret, pemberian instruksi sederhana, suasana kelas yang kondusif, serta penguatan positif mampu meningkatkan konsentrasi belajar anak. Hal ini terlihat dari perkembangan anak pada beberapa indikator, seperti kemampuan mengikuti perintah, menirukan gerakan senam sederhana, mengucapkan doa dan hadis pendek, serta menyelesaikan kegiatan secara mandiri. Faktor internal dan eksternal turut memengaruhi kemampuan konsentrasi anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran yang tepat dan menyenangkan berperan penting dalam melatih konsentrasi belajar anak usia dini.
Analisis Peran Guru Dalam Menstimulasi Komunikasi Positif Anak Usia Dini Melalui Interkasi Kolaboratif Su’udah, Muftihatus; Fatmawati, Fitri Ayu; Ifadah, Ayunda Sayyidatul
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menstimulasi komunikasi positif anak usia dini melalui interaksi kolaboratif di TK Islam Bakti 4 YPBWI. Kemampuan komunikasi merupakan aspek penting dalam perkembangan bahasa dan sosial-emosional anak, namun tidak semua anak mampu mengekspresikan pikiran dan perasaannya secara verbal dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus terhadap seorang anak berusia 4–5 tahun yang mengalami hambatan komunikasi verbal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan model komunikasi positif sangat berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan komunikasi anak. Melalui kegiatan interaksi kolaboratif berupa bercerita siroh Nabi, anak mulai mampu mengungkapkan keinginan, perasaan, dan pendapat secara lisan serta menunjukkan perilaku sosial yang lebih positif dan berakhlak mulia. Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi kolaboratif yang dirancang secara tepat dapat menjadi strategi efektif dalam menstimulasi komunikasi positif anak usia dini sesuai dengan capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD.
Implementasi Strategi Pembelajaran Berbasis Lagu Dan Gerak Untuk Meningkatkan Daya Tangkap Anak Usia 5-6 Tahun Kunwardani, Regita Gayatri; Fatmawati, Fitri Ayu; Ifadah, Ayunda Sayyidatul
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pembelajaran berbasis lagu dan gerak dalam meningkatkan daya tangkap anak usia 5–6 tahun di TK Islam Bakti 4 Gresik. Daya tangkap anak dipahami sebagai kemampuan kognitif yang mencakup pemahaman konsep, kreativitas dalam pemecahan masalah, serta koordinasi gerak sebagai bagian dari perkembangan fisik-motorik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis lagu dan gerak mampu meningkatkan daya tangkap anak secara signifikan. Anak yang sebelumnya berada pada kategori Mulai Berkembang (MB) mengalami peningkatan menjadi Berkembang Sesuai Harapan (BSH) pada indikator kreativitas kognitif dan koordinasi gerak. Strategi ini juga meningkatkan keterlibatan, antusiasme, serta fokus anak dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran berbasis lagu dan gerak terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran yang menyenangkan dan aktif.
The Implementation of Working Parents' Parenting Patterns in Fostering Independence in Four-Year-Old Children Denisa, Ayu; Fatmawati, Fitri Ayu; Umairi, Mushab Al
Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research (IJECER) Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ijecer.v4i2.15956

Abstract

Early childhood is a golden age during which brain development progresses rapidly, making appropriate parenting patterns essential for fostering independence from an early age. This study aims to identify the forms of parenting and daily habituation implemented by working parents in developing children’s independence, as well as to explore the challenges encountered in this process. The research employed a descriptive qualitative approach with a case study design, involving a four-year-old girl and one parent as respondents. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings show that working parents are still able to nurture their child’s independence through consistent application of democratic parenting. Parents provided opportunities for the child to make simple decisions, complete tasks independently, and participate in age-appropriate household activities. Habituation practices such as tidying up belongings, choosing toys, and helping with small household chores were found to strengthen the child’s sense of responsibility and self-regulation skills. In addition, warm communication, positive role modeling, and clear boundaries helped the child understand rules without experiencing pressure. Challenges mainly stemmed from the parents’ limited time due to work commitments; however, these obstacles were addressed through effective time management and prioritizing quality interactions. These findings reinforce that democratic parenting is effective in fostering children’s independence, even among parents with demanding work schedules.