Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGELOLAAN SAMPAH GUNA MEMBANTU PENINGKATAN PENDAPATAN EKONOMI DAN KETAHANAN PANGAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA PURBASARI Sunaryo Sunaryo; Saufa Rahmatun Nazila; Hermawan Hermawan; Nur Hasanah
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Januari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/sorot.v1i1.2501

Abstract

Penyebaran virus covid-19 di Indonesia telah menimbulkan keresahan di masyarakat baik dalam segi kesehatan, kebersihan, keselamatan maupun ketahanan pangan. Termasuk di beberapa daerah yang terkena dampaknya yaitu kabupaten purbalingga jawa tengah. Pada masa sulit seperti ini di desa purbasari kecamatan karang jambu kabupaten purbalingga jawa tengah ini juga mengalami kerisis pangan, karena akses pangan yang timbul umumnya dipengaruhi oleh penghasilan masyarakat yang kurang memadai. Sampah merupakan masalah yang di hadapi hampir seluruh Negara di dunia. Tidak hanya di Negara-negara berkembang saja, tapi juga di Negara-negara maju sampah selalu menjaddi masalah. rata-rata setiap harinya kota-kota besar di ndonesia menghasilkan puluhan ton sampah. Sampah-sampah itu di angkut oleh truk khusus dan di buang atau di tumpuk begitu saja di tempat yang sudah di sediakan tanpa di apa-apakan lagi. Dari hari ke hari sampah itu terus menumpuk dan terjadilah bukit sampah seperti yang kita lihat. Pertumbuhan penduduk yang semakin banyak serta meningkatnya aktivitas masyarakat menjadi dasar adanya pertambahan jumlah sampah yang dihasilkan setiap harinya. Keberadaan sampah dapat menjadikan lahan pencaharian baru bagi sebagian orang, namun tidak menutup kemungkinan sampah dengan jumlah banyak menjadi masalah lingkungan dan kesehatan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengelolaan sampah rumah tangga masyarakat . Jenis penelitian ini adalah penelitian survey yang menggunakan variabel tunggal yaitu pengelolaan sampah rumah tangga. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Hasil analisis data menunjukan bahwa: Pengelolaan Sampah Rumah Tangga masih belum maksimal dengan kata lain masih dalam proses berjalan hal ini dilihat berdasarkan pengelolaan sampah baru di mulai beberapa bulan yang lalu, dan tingkat kesadaran masyarakat terhadap sampah juga masih kurang. responden dengan nilai persentase kategori nilai tertinggi berada pada responden yang tidak membuang sampah pada penampungan sampah yaitu sebesar 30% sedangkan, kategori masyarakat yang sudah sadar akan membuang sampah pada bak penampungan sampah adalah 70%, dan sisanya masih harus di sosialisasikan dan di arahkan kembali.
POLA PENDAMPINGAN PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL DI SD TEGALOMBO DI ERA NEW NORMAL Ir Sunaryo MT; Aditya Galih Azi; Saefi Na Ulfiana; Jumadi Dwi Stiyanto; Puji Astuti; Anisa Berliana Restuninda
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/sorot.v1i2.2656

Abstract

Membaca dengan belajar adalah kegiatan yang bermanfaat bagi semua orang. Pelajaran tentang kehidupan banyak diperoleh dari membaca. Membaca merupakan bagian dari budaya literasi. Rendahnya minat baca siswa sangat berdampak pada kualitas dan mutu pendidikan di Indonesia. Pandemi Covid-19 yang terjadi di masyarakat untuk mengakibatkan proses belajar mengajar dilakukan secara online. Hal ini menuntut para siswa ,beradaptasi dengan pola pembelajaran yang baru. Pola kegiatan belajar jarak jauh ini dilakukan dengan menggunakan teknologi seperti smartphone Namun, sebagian besar siswa menggunakan smartphone lebih banyak untuk bermain game. Pelaksanaan peningkatan kemampuan literasi siswa ini dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan membaca Hasil yang didapat ditandai dengan antusiasme dan semangat siswa pada saat kegiatan dilaksanakan.
POTENSI DAN ANALISA USAHA JERAMI PADI MENJADI SEDOTAN SEHAT DAN RAMAH LINGKUNGAN Ryan Sulihtiono; Sunaryo Sunaryo; Karky Indhi Chaedar; Az Zahra Agni; Ziida Arifa
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 4 No 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jebe.v4i2.4711

Abstract

Kebutuhan masyarakat terus meningkat dan sangatlah beragam seiring dengan perkembangan zaman. Salah satu kebutuhan masyarakat tersebut adalah kebutuhan sedotan plastik. Penggunaan sedotan plastik di kalangan masyarakat secara terus menerus akan berdampak pada meningkatnya sampah plastik. Oleh karena itu, untuk mengurangi meningkatnya sampah plastik diperlukan berbagai inovasi pengembangan ide kreativitas. Salah satu inovasinya adalah penggunaan jerami padi untuk sedotan. Metode pelaksanaan dalam pembuatan produk SESERAHAN (Sedotan Sehat Ramah Lingkungan) ini dimulai dengan analisis potensi bahan baku, analisis usaha, proses produksi SESERAHAN (Sedotan Sehat Ramah Lingkungan), dan pemasaran produk SESERAHAN (Sedotan Sehat Ramah Lingkungan). Hasil dari kegiatan ini adalah terciptanya produk SESERAHAN (Sedotan Sehat Ramah Lingkungan).
ANALISIS SIFAT MEKANIK BAJA ST 60 SETELAH PROSES QUENCHING DENGAN VARIASI WAKTU Nota Ali Sukarno; Abdi Legowo; Abdul Azis; Lingga Arti Saputra; Sunaryo Sunaryo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.5440

Abstract

Baja ST 60 termasuk baja karbon sedang yang merupakan bahan yang mudah dibentuk. Baja ini mempunyai kandungan karbon 0,3% - 6%. Penggunaan pada industri permesinan bisa mengakibatkan struktur logam terkena gaya eksternal seperti tegangan gesek yang mengakibatkan perubahan bentuk. Pada penelitian baja ST 60 ini mempunyai tujuan untuk mengetahui sifat kekerasan dari baja ST 60 tersebut. Dalam penelitian ini diawali dengan proses preparasi material menjadi spesimen uji, kemudian dilakukan perlakuan panas (heat treatment) pada suhu yang sudah ditentukan yaitu 850 °C dengan variasi waktu tahan (holding time) 10, 15, 20, 25 dan 30 menit pada tungku pemanas (furnace) dan kemudian di lakukan pendinginan secara cepat (quenching) pada oli SAE 50. Setelah di quenching, spesimen uji tersebut dilakukan pengujian kekerasan. Dari pengujian didapatkan hasil bahwa sifat kekerasan baja ST 60 setelah dilakukan perlakuam panas terjadi peningkatan, yaitu dengan nilai kekerasan maksimum pada holding time 30 menit sebesar 26,50 HRC dan minimum pada holding time 10 menit sebesar 32,20 HRC. Sedangkan sebelum perlakuan panas kekerasnnya 12,48 HRC. Meningkatnya sifat kekerasan ini dikarenakan holding time yang lama akan mempengaruhi butiran karbon yang menyebar ke permukaan baja ST 60.
PENGARUH WAKTU PENGERINGAN MATERIAL ACRYLONITRILE BUTADIENE STYRENE (ABS) TERHADAP CACAT BERCAK PADA PROSES INJECTION MOLDING PLASTIK Basuki Basuki; sunaryo Sunaryo
Suara Teknik : Jurnal Ilmiah Vol 12, No 1 (2021): Suara Teknik: Jurnal Ilmiah
Publisher : Fakultas Teknik UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/stek.v12i1.2954

Abstract

Bercak merupakan cacat pada permukaan plastik hasil proses injection molding. Penyebabnya adalah adanya kandungan air yang terperangkap. Penelitian ini bertujuan menentukan berapa lama durasi  waktu pengeringan untuk menghilangkan bercak. Caranya dengan menghitung waktu sejak pemanas hopper dinyalakan sampai material plastik digunakan. Sebab satuan waktu merupakan parameter paling mudah dikontrol  oleh pekerja (operator) mesin injeksi. Penelitian dengan cara melakukan proses cetak plastik menggunakan mesin injeksi pada material acrylonitrile butadiene styrene (ABS). Cacat bercak diamati pada permukaan produk hasil cetak. Pengamatan dilakukan secara visual langsung saat produk keluar dari cetakan. Produk yang baik adalah permukaan halus tanpa bercak. Pengeringan terbaik diperoleh pada suhu 84֯C selama 4 jam. Pengeringan kurang dari 4 jam pada produk masih timbul bercak, pengeringan diatas 4 jam merubah warna karena pigment terbakar efek dari terlalu lama dipanaskan.
PENINGKATAN PENDAPATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA DIENG KULON MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI PENGELOLAAN SAMPAH Hermanto, Heri; Sunaryo, Sunaryo; Faqih, Nasyiin; Purnomo, Chandra Wahyu; Khasani, Khasani; Wahyu, Joko Nugroho; Ariawan, Ilham; Saputra, Juli
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.6036

Abstract

Desa Dieng Kulon merupakan kawasan wisata dan kawasan pertanian. Akibat aktivitas masyarakat dan pengunjung pariwisata menyebabkan banyak timbunan sampah baik organik maupun anorganik. Permasalahan umum yang terjadi bahwa kegiatan pengelolaan sampah hanya terjadi di TPS3R. Masyarakat belum melakukan kegiatan pemilahan sampah mulai dari rumah tangga dan kegiatan bank sampah berlangsung tidak optimal. Pendekatan kegiatan kosabangsa ini dilakukan dengan penerapan teknologi dan pelatihan penanganan sampah. Hasil kegiatan yang telah dilakukan berupa penyuluhan dan pelatihan pemilahan sampah rumah tangga, pembuatan aplikasi online dan pelatihan manajemen bank sampah, pembuatan ember tumpuk pemroduksi pupuk cair dan pembuatan mesin hot-mixer pasir dan residu sampah plastik untuk pembuatan paving blok. Kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik dengan partisipasi dari mitra BUMDes dan Kelompok PKK dalam kegiatan program kosabangsa
Revegetasi Pemulihan Lahan Bekas Tambang Pasir melalui Pengelolaan Lansekap dengan Teknologi "Soil Block" di Desa Candimulyo Wonosobo Hendriani, Adinda Septi; Sunaryo, Sunaryo; Widodo, Muhammad Pudji
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i01.6430

Abstract

Kegiatan penambangan pasir yang dikelola oleh masyarakat Desa Candimulyo Kabupaten Wonosobo menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius. Lahan yang semula dapat ditanami berubah menjadi lahan yang tidak subur banyak dijumpai lubang bekas galian yang memiliki kemiringan lereng yang terjal. Penataan lahan dilakukan untuk menyiapkan lahan menjadi lahan siap tanam dengan tanaman keras (kayu) dan tanaman sayuran. Tanaman kayu yang dipilih adalah tanaman kayu jenitri, sedangkan untuk tanaman sayuran yaitu adalah cabai dan selada. Penataan lahan ini dilakukan dengan menyiapkan lahan menjadi lahan yang siap tanam menggunakan teknologi “Soil Block” sebagai media tanam, formula Soil Block terdiri dari sedimen endapan rawa, kompos, pupuk kandang, serbuk serabut kelapa (cocopeat), kapur dolomit, dan fosfat alam. Kegiatan revegetasi ini diharapkan bertujuan yang pertama yaitu untuk memulihkan kondisi lahan di bekas tambang pasir sedangkan tujuan yangkedua yaitu untuk meningkatkan pendapatan petani melalui penanaman tanaman sayur sehingga jumlah produksi semakin banyak dan kualitas produksi menjadi lebih baik.
Performance and emission of a spark-ignition engine using gasoline-plastic pyrolysis oil blends Sunaryo, Sunaryo; Suyitno, Suyitno; Arifin, Zainal; Setiyo, Muji
Mechanical Engineering for Society and Industry Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/mesi.11278

Abstract

In response to the problem of plastic waste, this study investigates the conversion of PET waste plastics into Pyrolysis Plastic Oil (PPO) as an environmentally sustainable alternative energy source, aiming to tackle the pressing issue of plastic waste accumulation. Accordingly, the research comprehensively evaluates the physicochemical properties of PPO, examines its impact on engine performance, and determines the optimal concentrations for blending with gasoline. The investigation uncovers the potential of PPO through precise material preparation involving PET plastic waste pyrolysis, employing meticulous testing and analysis for comprehensive insights. Engine testing, conducted on a 125 cc, 4-stroke motorized vehicle, scrutinizes power, torque, and exhaust emissions under various PPO and gasoline blends. The findings reveal distinctive relationships between PPO ratios and engine behavior, emphasizing the need for nuanced fuel blending. The examination extends to fuel consumption and specific fuel consumption (SFC) testing, highlighting PPO's superior SFC. Exhaust emission testing demonstrates reduced emissions with heightened PPO concentration, showcasing its positive environmental impact. The results contribute valuable insights into PPO's viability as an alternative fuel source and its potential role in mitigating plastic waste. A comparative analysis with existing literature enriches our understanding of the field, emphasizing the need for careful consideration in fuel formulation. While PPO may not achieve performance parity with conventional gasoline, its environmental benefits and efficient waste utilization underscore its significance for a sustainable future. Further research is encouraged to optimize PPO properties and blending ratios, paving the way for an eco-friendlier energy landscape.
Investigation Of Variation Of Fin Length Dimensions On Piezoelectric Voltage Generating Riyan Ariyansah; Sunaryo Sunaryo; Sutoyo Sutoyo
Clean Energy and Smart Technology Vol. 1 No. 1 (2022): October
Publisher : Nacreva Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58641/cest.v1i1.1

Abstract

Piezoelectric is one of the generators of electrical energy when the material is deflected due to pressure. Research has been done on the potential of the fins on the electric voltage produced by piezoelectric. The research method used is to observe the piezoelectric vibrating due to the flow of air passing through the bluff body resulting in a deflection of the fins to strike the piezoelectric and measuring the electric voltage. Changes in the speed of fins installed with piezoelectric dimensions, namely fin one length 12 cm and width 10 cm, fin two length 12 cm width 10 cm and tip width 12 cm, fin three length 12 cm, width 10 cm and tip width 14 cm. The research was conducted in a mini wind tunnel with wind speeds of 5 m/s, 7 m/s, and 9 m/s with a piezoelectric distance to the rhombus bluff body is 80 mm. The results obtained are fin 1 with a speed of 9 m/s produces an electric voltage of 5.15 volts, fin 3 with a speed of 9 m/s produces an electric voltage of 5.46 volts, and fin 4 with a wind speed of 9 m/s has the highest voltage value, namely 5.58 volts. The airflow as it passes through the end of the bluff body section causes the fin to move up and down. The greater the turbulence that occurs, the greater the air hitting the piezoelectric surface so that the value of the electric voltage becomes high.
Studying the Absorption Refrigeration System powered by Thermal Waste and Electricity Conversion from Photovoltaic Priyo Adi Sesotyo; Sunaryo Sunaryo; Zainal Arifin; Puji Basuki
Clean Energy and Smart Technology Vol. 1 No. 1 (2022): October
Publisher : Nacreva Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58641/cest.v1i1.3

Abstract

Currently, buildings are responsible for 32% of the world’s energy consumption, with the most massive energy-consuming device in facilities being the refrigeration system. Photovoltaic is an alternative source of energy without causing environmental damage. Solar Refrigeration is an attractive solution because when there is much solar radiation, peak thermal energy is generated, and a lot of cooling capacity is needed. In this research, the amount of PV modules used as the LiBr-H2O Absorption Refrigeration System’s primary energy source is investigated. PV modules have a dual function, namely as a producer of electric power and producing thermal waste, both of which can be used as energy sources to drive this refrigeration system. In this thermal waste, two thermal sources, namely thermal convection and thermal radiation, accumulate to activate heat exchange at the LiBr-H2O absorption refrigeration system’s generator side. For electrical power from the PV module, it is used to run the air heater to increase the temperature until it reaches the optimum point for hot water supply between 65 to 70 oC. The results are that at least 100 modules of 100Wp Monocrystalline PV Module are needed to drive the LiBr-H2O absorption refrigeration system. Still, it is limited to 15.00, after which the energy source is switched back to electricity from PLN because, after 15.00, many PV modules are required and takes up a large enough space.