p-Index From 2021 - 2026
7.232
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Pendidikan Islam Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Abdimas Mandiri Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Journal of Community Development Bioinformatics and Biomedical Research Journal Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Prosiding University Research Colloquium Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-fiqh : Journal of Islamic Studies JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Nanggroe: Journal of Scholarly Service Sosiosaintika : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Socius: Social Sciences Research Journal JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Irajagaddhita : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Prosiding Seminar Kesehatan Masyarakat Jurnal Pendidikan Islam Masyarakat: Jurnal Pengabdian Profetika: Jurnal Studi Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS CREATIVE: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

The Correlation Between Education Level, Knowledge and Motivation in Volunteer Performance: a Post-Study on Action Research in Developing Educator Volunteers for COVID-19 Based on community empowerment using a tiered and online platform in Indonesia Khuzaiyah, Siti; Priyogo, Nur Izzah; Setianto, Gigih
Bioinformatics and Biomedical Research Journal Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 issue 2
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus infection is spreading globally, including in Indonesia. The coronavirus transmits so quickly; there is panic in the community to avoid transmission. Stakeholders could develop educator volunteers based on community empowerment to increase public knowledge so that they can prevent transmission of the Corona Virus. Aims. This study aimed to determine the correlation between education level, knowledge and motivation in volunteer performance after training on developing educator volunteers of covid-19. Methods. This study was action research with a post-test evaluation approach The population in this study were 250 educator volunteers of covid-19. The sampling technique used a Slovin formula with the total sample was 50 people. The data were analyzed using the Pearson chi-square test and Spearman rank. Results. There was a significant correlation between motivation for volunteer performance (p-value 0.014). Meanwhile, the education and knowledge variables did not have a substantial correlation on volunteer performance with p-value 0.917 and 0.243, respectively. Conclusions. Full support is needed for volunteers so that they are motivated to carry out their roles as educator volunteers of covid-19.
Model Pembentukan Relawan Pendidik Covid-19 Secara Daring dan Berjenjang: Sebuah Upaya Pencegahan Covid-19 Berbasis Masyarakat Siti Khuzaiyah; Nur Izzah; Gigih Setianto
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v4i1.2230

Abstract

Latar belakang. Novel Coronavirus (nCov) merupakan jenis baru virus corona yang sangat mudah menular. Diperlukan suatu model pembentukan relawan pendidik covid-19 yang sesuai dengan situasi terkini. Tujuan. Kegiatan ini bertujuan membentuk relawan pendidik covid-19 secara daring dan berjenjang. Metode. Ada sembilan tahapan pelaksanaan pembentukan relawan pendidik covid-19 secara daring dan berjenjang, yaitu: koordinasi dengan mitra, organisasi mitra melakukan konsolidasi, penunjukan  relawan, regristrasi relawan, pembentukan group relawan, proses edukasi relawan, motivasi dan penguatan relawan, evaluasi program, pembinaan dan pendampingan. Hasil. Telah terbentuk 274 relawan pendidik covid-19. Salah satu kendala yang ditemukan adalah kendala jaringan internet. Setelah mendapatkan edukasi, para relawan pendidik dapat secara aktif melakukan proses edukasi covid-19 kepada masyarakat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Simpulan. Model pembentukan relawan pendidik ini dapat dijadikan sebagai salah satu upaya mendidik masyarakat agar mereka semakin paham tentang covid-19. Upaya pendampingan dan pemberdayaan terus dilakukan hingga pandemi covid-19 ini berakhir.
PELATIHAN OLAHRAGA BULUTANGKIS DI DESA LANGENSARI KABUPATEN PEKALONGAN Jamaludin Yusuf; Gigih Setianto; M. Ghilang Maulud Setiawan; Adi Sapto Januar
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v4i2.961

Abstract

Upaya untuk meningkatkan kebugaran warga masyarakat sangatlah diperlukan, salah satunya melalui kegiatan olahraga. Salah satu olahraga yang sering dilakukan oleh warga masyarakat adalah bulutangkis. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kebugaran warga desa Langensari melalui olahraga bulutangkis yang hampir bisa dimainkan oleh semua kalangan. Sehingga dapat menjadi alternatif dalam upaya meningkatkan kebugaran warga Desa Langensari Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan. Metode yang digunakan di pelatihan ini adalah melalui ceramah, praktek dan diskusi. Diharapkan dari hasil pelatihan ini para peserta bisa bertanya dan mempraktekkan antara keterkaitan teori dan praktek saat Latihan. Hasil pengabdian adalah meningkatnya kebugaran dan keahlian bermain Bulutangkis pada warga Desa Langensari.
Efektifitas Mata Kuliah Al Islam Kemuhammadiyahan dalam Pembentukan Akhlakul Karimah Mahasiswa (Studi Deskriptif Analitis di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan) Gigih Setianto; Risdiani Risdiani
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 3, No 2 (2020): TARLIM Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v3i2.3940

Abstract

This article discusses the effectiveness of Al-Islam and Muhammadiyah courses in constructing the morality of students at the University of Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. This article was written using a qualitative descriptive approach with data collection techniques took the form of observation, documentation and interviews. Through the use of these methods, this article found that Al-Islam and Muhammadiyah courses were effective in constructing good morality of the students, both in terms of their ‘noble characters’ (akhlakul karimah) towards Allah, themselves, their family, other people and environment. More specifically, the construction of noble characters towards Allah includes absolute monotheism, praying only to Allah, abstain from believing in superstition, abstain from maintaining amulets, abstain from visiting shamans, being grateful for Allah's blessings, being patient with worldly tests from Allah, worshiping Allah well and properly. The construction of noble characters towards students themselves includes being honest, being a hard worker, trustworthy, disciplined, simple, polite, confident and willing to introspect. The construction of noble characters towards the family includes being devoted to their parents, establishing friendship with the family members maintaining good communication with the family, caring for family members, easing their parents’ burden. The construction of noble characters towards others includes caring for ‘the weak and the helpless’ (mustadzafin), caring to help others, establishing mutual cooperation, and tolerance. At the same time, the construction of noble characters towards the environment includes keeping it clean, using water wisely, reducing plastic waste, rejecting mining which potentially damages the environment, preserving the environment by planting trees and taking care of animals
Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dan Penyegaran Kader Pro Lansia Pasca Stroke Lia Dwi Prafitri; Wahyu Ersila; Nurul Aktifah; Syavira Nooryana; Gigih Setianto
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i1.945

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penyumbang insiden stroke terbesar di negara Asia. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan penyegaran kader pro lansia pasca stroke merupakan upaya yang dilakukan untuk menghindari terjadinya faktor resiko stroke dan memastikan pelaksanaan perawatan pasien pasca stroke yang dilakukan oleh kader dapat berjalan dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat yang baik bagi pasien pasca stroke dalam memfasilitasi pasien stroke pada saat pemeriksaan dan penanganan dari tenaga kesehatan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai evaluasi tindak lanjut dari pengabdian masyarakat yang telah dilakukan pada tahun 2018 yaitu kegiatan yang telah dilakukan oleh kader untuk mengetahui pelaksanaan perawatan pasien pasca stroke. Metode kegiatan yang dilakukan yaitu dengan melakukan evaluasi menggunakan kuesioner evaluasi pelaksanaan perawatan pasien pasca stroke kepada kader, diskusi mengenai kendala selama pelaksanaan, dan penyegaran materi menggunakan metode ceramah tanya jawab dan demonstrasi. Pengabdian kepada masyarakat ini banyak memberikan manfaat bagi kader pro lansia pasca stroke, bentuk nyatanya adalah adanya peningkatan pengetahuan. Setelah terjadi peningkatan pengetahuan diharapkan tumbuhnya sikap kesadaran akan pentingnya perawatan pasien pasca stroke dan untuk kader pro lansia pasca stroke diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang diterima dalam kehidupan sehari-hari dan diharapkan dapat terjadi transfer ilmu pengetahuan dari kader terhadap masyarakat sekitar.
Pembelajaran Dzikir dan Do’a Sesudah Shalat Melalui Perkuliahan Daring (Study Diskriptif di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan) Risdiani Risdiani; Gigih Setianto
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 02 (2021): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v6i02.4541

Abstract

AbstrakDampak pandemi covid-19 telah menimbulkan banyak perubahan pada berbagai sistem kehidupan, termasuk sistem pendidikan di Indonesia, khususnya Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Sebelum terjadinya panademi Covid-19 sistem perkuliahan di UMPP dilakukan secara tatap muka (luring/ofline). Namun demikian setelah terjadi wabah Covid-19, berdasar surat edaran Rektor tanggal 16 Maret 2020, sistem perkuliahan diberlakukan secara daring (online).Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran pembelajaran dzikir dan do’a sesudah shalat dan hasil pembelajaran dzikir dan do’a melalui perkuliahan daring (online). Hasil penelitian mendiskripsikan bahwa pelaksanaan perkuliahan secara daring dengan menggunakan aplikasi WA Group dan Zoom Cloud Meeting dimulai dengan mempersiapkan materi baik berupa ppt maupun video pembelajaran, serta menyiapkan instrumen penilaian. Pelaksanakan perkulihaan menggunakan via WA Group dan Zoom Claud Meeting. Di akhir pembelajaran mahasiswa mengirimkan Video dzikir dan do’a sesudah shalat melalui WA Graup. Hasil evaluasi pembelajaran dzikir dan do’a menunjukkan rata-rata perolehan nilai pada kleas A dan Kelas B yang masing-masing kelas berjumlah 51. menunjukkan kategori nilai B. Adapun rinciannya,  kelas A mencapai 25 mahasiswa atau 49%, sedangkan pada kelas B terdapat 30 mahasiswa atau mencapai 58%.
Efektifitas Pembelajaran Materi Shalat Berbasis Openlearning (Studi Kasus Pada Mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan) Risdiani Risdiani; Gigih Setianto Gigih; Aslam Fatkhudin; Ati Safitri
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jpi.v13i1.8308

Abstract

University of Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan in the 2020/2021 academic year applies online lectures (on a network) with a Blended Learning system and requires the Openlearning Platform as a platform used in the learning process in addition to other applications such as WA, Google Mett, Zoom meet and other applications. This applies to all courses, including al-Islam and Kemuhammadiyahan courses on prayer chapter. This research uses descriptive quantitative research method which is analyzed by SPSS. The purpose of this study was to improve student learning outcomes in prayer learning based on Open learning, and to determine the effectiveness of using Open learning in prayer learning. The research was conducted on second semester students of Physical Education Study Program, Faculty of Health Sciences, University of Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. The results of the study from 23 students obtained a score of 70% category A and 30% category B while the previous score was 4.3% for category A, 17% for category B and 22% for category C. Thus, lectures with Open learning-based methods can improve learning outcomes and effectively used in learning prayer.
PEMBIMBINGAN SHOLAT UNTUK MASYARAKAT LEBIH SEHAT Gigih Setianto; Jamaludin Yusuf
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kebencanaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.153 KB)

Abstract

Sebagian orang menganggap fungsi sholat hanya untuk beribadahkepada Allah SWT dan menggugurkan kewajiban sebagai Muslim.Sholat ternyata tidak hanya menjadi amalan utama untukkeselamatan hidup di akhirat, namun Sholat bisa menjadi gudangobat dari segala jenis penyakit. Banyak orang yang belum memahamimanfaat gerakan dan bacaan sholat ini dari sisi kesehatan. Sehinggaini masih menjadi masalah utama sehingga masyarakat masih hanyamelaksanakan sholat dengan gerakan dan bacaan yang belum sesuaidengan tuntunan Rosululloh. Pembimbingan sholat ini merupakansarana yang diberikan supaya masyarakat mendapatkan edukasimengenai gerakan dan bacaan sholat yang benar. Padapembimbingan ini, selain masyarakat akan mendapatkanpembimbingan tentang gerakan dan bacaan sholat yang benar,masyarakat juga akan mendapatkan informasi tentang kesehatanjasmani dan rohani. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepadamasyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan danketerampilan masyarakat mengenai gerakan dan bacaan sholat yangbenar. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuandan keterampilan masyarakat tentang gerakan dan bacaan sholatyang benar sehingga diharapkan akan menjadikan masyarakat lebihsehat. Diharapkan adanya tindak lanjut Pimpinan RantingMuhammadiyah setempat kaitan dengan pendampingan pelaksanaanibadah sholat dan kesehatan masyarakat.
Pembimbingan Tata Cara Wudhu Untuk Hidup Lebih Bersih Dan Sehat Pada Ibu-ibu ‘Aisyiyah Ranting Karangjati Wiradesa Pekalongan R Risdiani; Gigih Setianto; Ati Safitri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agama Islam merupakan agama yang menjaga kesucian lahir maupun batin, adapun untuk mensucikan secara lahiriyah dalam Islam dinamakan dengan thaharah, yaitu kegiatan bersuci dari hadats dan najis yang dilakukan sesuai ketentuan syara’. Salah satu kegiatan bersuci adalah Wudhu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang tata cara Wudhu sesuai tuntunan Rasulullah. Pelaksanaan pengabdian bertempat di Mushala ‘Aisyiyah desa Karangjati, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Sebelum pembimbingan dimulai responden memperagakan tata cara Wudhu sesuai pengetahuan yang dimiliki dan setelah kegiatan pembimbingan selesai, responden kembali mempraktikkan tata cara Wudhu berdasar materi yang telah disampaikan. Olah data dilakukan dengan uji Paired Sample t-Test. Dan melalui program ini pengetahuan dan pemahaman tata cara Wudhu sesuai tuntunan Rasulullah menjadi meningkat
Pelatihan Penyusunan Naskah dan Komunikasi Khutbah Jum’at bagi Pemuda Muhammadiyah Gigih Setianto
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): November
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v3i1.1487

Abstract

Muhammadiyah adalah organisasi masyarakat Islam yang program kerjanya tidak terlepas dari program kerja dakwah Islam dengan ciri amar makruf nahi mungkar. Julukan ini tentu tidak datang dari dalam Muhammadiyah, melainkan dari para pengamat dan pemerhati Muhammadiyah. Diantara indikator organisasi pembaharu, menurut mereka, adalah karena organisasi ini berusaha untuk merujuk secara langsung kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah (Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 2006) Ketika Muhammadiyah didirikan tahun 1912 atau sejak Majlis tarjih dibentuk pada tahun 1928, persoalan yang dihadapinya relatif sangat sederhana dan kelihatannya tidak beranjak dari pemurnian aqidah dan ibadah atau dalam masalah-masalah khilafiyah. Itulah sebabnya, majlis ini diberi nama Majlis Tarjih (Kasman, 2013). Tetapi dalam perkembangannya sampai saat ini, persoalan – persoalan baru muncul kepermukaan dan menuntut direspon oleh Muhammadiyah. Tentu, seiring dengan beragam persoalan kontemporer, salah satu yang menjadi penguatan adalah persoalan imam dan khotib sholat jumat.