Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Solanum Lycopersicum) terhadap Aplikasi Pupuk Organik Cair Berbasis Lamtoro (Leucaena leucocephala) Sutarjo Asman; Ria Megasari; Irwan Nooyo
Wanatani Vol. 6 No. 1 (2026): Edisi Februari-Juni
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/wanatani.v6i1.747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) berbahan dasar lamtoro (Leucaena leucocephala) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan di Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato pada bulan September hingga Desember 2025, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 taraf perlakuan konsentrasi POC lamtoro (0, 10, 20 dan 30 ml/L) dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang dan bobot buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC daun lamtoro tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 14 hari setelah tanam (HST), namun berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 28 dan 42 HST, jumlah daun pada umur 28 HST, serta diameter batang dan bobot buah tanaman tomat. Perlakuan P3 (30 mL L⁻¹) memberikan hasil terbaik dengan menghasilkan tinggi tanaman 100,58 cm, jumlah daun 10,58 helai, diameter batang 10,01 mm, dan bobot buah 421,65 g tanaman⁻¹. Peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman diduga berkaitan dengan kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium dalam POC daun lamtoro yang mendukung proses fotosintesis, pembentukan jaringan vegetatif, dan translokasi fotosintat ke buah. Dengan demikian, pemberian POC daun lamtoro pada konsentrasi 30 mL L⁻¹ dapat direkomendasikan sebagai konsentrasi yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada kondisi penelitian ini.
PEMBUATAN OTAK – OTAK BANDENG DI DESA LOMULI KABUPATEN POHUWATO : PEMBUATAN OTAK – OTAK BANDENG DI DESA LOMULI KABUPATEN POHUWATO Ria Megasari
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.096 KB) | DOI: 10.56190/jat.v2i1.18

Abstract

Milkfish is a herbivore fish, cultivated and often traded in the community. For some people, there are people who don't like milkfish because it has too many spines, even though the nutritional value of milkfish is higher than chicken. To overcome this problem, the development of processing milkfish into milkfish brains was carried out. The people of Pohuwato, especially the Sinar Lomuli IKM group in Lomuli Village, consume milkfish only as a side dish to accompany rice, usually cooked or grilled. The purpose of this activity is to improve HR skills and competencies, wider marketing and longer shelf life and better management. Based on observations and interviews conducted by the PKM Team with partners, there are several problems faced by Partners, namely: 1) No have the skills to process milkfish into processed products 2) Products do not yet have a market. The solutions offered by the PKM Team to the Partners are as follows: 1) The IKM groups who participated in the training gained new skills in processing milkfish. 2) Sinar Lomuli IKM can promote and sell their products offline and online.