Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Peran Komunikasi Internal dalam Membangun Loyalitas Karyawan terhadap Perusahaan (Studi pada Antariksa Grup) Benaya Shanandra Dara; Muhammad Ichsan; Chepi Nurdiansyah
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 2 No. 1 (2026): In Press
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v2i1.101

Abstract

Komunikasi internal memiliki peran strategis dalam menciptakan loyalitas karyawan terhadap perusahaan. Dalam organisasi yang bergerak di bidang event organizer seperti Antariksa Grup, komunikasi menjadi faktor penting dalam menjaga koordinasi, motivasi, dan hubungan kerja yang harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk komunikasi internal yang diterapkan di Antariksa Grup serta menganalisis perannya dalam membangun loyalitas karyawan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Antariksa Grup menerapkan dua pola komunikasi utama, yaitu pola roda (wheel pattern) dan pola bintang (all-channel pattern). Komunikasi dilakukan secara terbuka, partisipatif, dan emosional, baik secara tatap muka maupun melalui media digital seperti WhatsApp dan Zoom. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi yang hangat, transparan, dan saling menghargai mampu meningkatkan kenyamanan kerja dan loyalitas, baik pada karyawan tetap maupun part-time. Kesimpulannya, komunikasi internal yang efektif berperan penting dalam membangun rasa memiliki dan keterikatan karyawan terhadap perusahaan.
Pola Autokorelasi Spasial antara Pembiayaan Syariah dan Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Muhammad Akbar; Muhammad Ichsan; Nurfadilah Sindika Sari; Nurhayani
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 1 (2025): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2025.vol8(1).22131

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan spasial antara pembiayaan syariah dan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi dengan memanfaatkan pendekatan analisis spasial. Fokus utama penelitian adalah mengevaluasi sejauh mana distribusi pembiayaan syariah berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi antar wilayah. Metode yang digunakan mencakup pengolahan data pembiayaan syariah dan pertumbuhan ekonomi melalui perangkat lunak R Studio, dengan menerapkan uji Moran’s I dan Local Moran’s I (LISA) sebagai alat untuk mendeteksi autokorelasi spasial global dan lokal. Hasil analisis Moran’s I menunjukkan tidak terdapat autokorelasi spasial global yang signifikan antara pembiayaan syariah dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulawesi, ditunjukkan oleh nilai p-value > 0,05 untuk semua tahun pengamatan. Namun, LISA berhasil mengidentifikasi klaster lokal seperti High-High di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara, serta Low-Low di Sulawesi Utara dan Gorontalo. Hal ini mencerminkan adanya ketimpangan spasial dalam distribusi pembiayaan syariah dan pertumbuhan ekonomi. Temuan ini memberikan implikasi penting terhadap formulasi kebijakan pembiayaan syariah yang lebih inklusif dan berbasis wilayah. Penelitian ini juga memperkaya literatur ekonomi Islam dengan mengintegrasikan pendekatan spasial dalam mengevaluasi efektivitas pembiayaan syariah. Rekomendasi penelitian lanjutan mencakup analisis spasial dengan resolusi data lebih tinggi serta eksplorasi peran zakat dan waqaf dalam pengembangan ekonomi lokal. Keterbatasan dalam penelitian ini mencakup resolusi data yang digunakan, yang dapat mempengaruhi ketepatan analisis spasial, ketergantungan pada indikator PDRB sebagai satu-satunya ukuran pertumbuhan ekonomi serta tidak mempertimbangkan variabel-variabel lain seperti faktor sosial-ekonomi yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.
Menggali Konsep Hadhanah: Solusi untuk Mengatasi Eksploitasi Anak di Dunia Maya Nurma Harana Mora Siregar; Muhammad Ichsan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3543

Abstract

Kemajuan dalam teknologi informasi dan komunikasi, khususnya media sosial, telah memberikan dampak signifikan terhadap anak-anak, termasuk risiko eksploitasi seperti pelecehan seksual dan perundungan siber. Konsep hadhanah dalam hukum Islam dieksplorasi dalam artikel ini sebagai solusi untuk melindungi anak di era digital. Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif, yang menekankan analisis literatur terkait hadhanah dan perlindungan anak. Sumber data yang digunakan mencakup buku, artikel ilmiah, dan dokumen dari lembaga terkait. Pembahasan menyoroti pentingnya tanggung jawab orang tua dalam pengasuhan anak serta kebutuhan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk menciptakan lingkungan yang aman. Selain itu, pendidikan mengenai penggunaan media sosial yang aman perlu diintegrasikan agar anak-anak dapat memahami risiko yang ada. Diharapkan, konsep hadhanah dapat meningkatkan kesadaran dan tindakan pencegahan terhadap eksploitasi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan anak harus dilakukan secara komprehensif, dengan penekanan pada regulasi yang lebih ketat dan edukasi yang berkelanjutan. Dengan penerapan prinsip-prinsip hadhanah, diharapkan strategi perlindungan yang efektif dapat dikembangkan, sehingga anak-anak dapat menggunakan media sosial dengan aman. Tingkat kesadaran masyarakat dan pemahaman tentang hak-hak anak perlu ditingkatkan agar nilai-nilai hadhanah dapat diinternalisasi dalam komunitas, menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi generasi mendatang.
Patriarki dan Kekerasan Seksual melalui Simbol Monster dalam Film Barbarian (2022): Analisis Semiotika Roland Barthes Yogi Ariska; muhammad ichsan; yudha febri alpaksi; herry
Jurnal Media Penyiaran Vol. 5 No. 2 (2025): desember 2025
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v5i2.11367

Abstract

Film Barbarian (2022) menghadirkan narasi horor yang tidak hanya mengandalkan ketegangan dan teror, melainkan juga menyajikan kritik sosial mengenai patriarki dan kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi patriarki melalui simbol monster dalam film Barbarian dengan pendekatan semiotika Roland Barthes, yang mencakup level denotasi, konotasi, dan mitos. Metode penelitian menggunakan analisis kualitatif dengan objek berupa tanda-tanda visual dan naratif dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa figur monster, ruang bawah tanah, serta karakter-karakter pendukung membangun mitos tentang bagaimana patriarki melanggengkan kekerasan seksual. Penelitian ini berkontribusi pada kajian film horor sebagai media kritik sosial terhadap relasi kuasa gender.
Pemantauan Kepadatan Lalu Lintas di Kota Banda Aceh Secara Non-Invasif Menggunakan Bluetooth Low Energy Muhammad Ichsan; Dalila Husna Yunardi; Maya Fitria; Kurnia Saputra; Diky Wahyudi; Yahdina Ahsya; Rahmad Dawood
Prosiding SISFOTEK Vol 9 No 1 (2025): SISFOTEK IX 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid population growth in Banda Aceh City, reaching 259,538 inhabitants in 2024, has significantly increased traffic congestion and posed critical infrastructure challenges. Traditional video-based traffic monitoring systems raise privacy concerns due to the collection of personal data such as license plates and facial images. This research proposes a non-invasive traffic density monitoring system utilizing Bluetooth Low Energy (BLE) technology as a privacy-preserving alternative. The system architecture consists of three main layers: an Android-based mobile gateway for BLE signal detection, a cloud backend infrastructure using AWS services (API Gateway, Lambda, DynamoDB, and EventBridge) for data processing, and a web application developed with Next.js for visualization. Field testing conducted at Mesjid Raya Baiturrahman Bus Stop demonstrated that the system operates stably and effectively. The mobile gateway successfully detected BLE devices continuously, transmitted data to the backend without packet loss, and the web dashboard displayed traffic information through interactive maps and tables. The results indicate that BLE-based traffic monitoring provides an effective, and privacy-preserving solution for urban traffic management, particularly suitable for developing regions with limited technical infrastructure.
Mencapai Keharmonisan Keluarga dalam Pernikahan Beda Agama: Studi Kasus Pasangan Beda Agama di Indonesia Musa Azhari; Muhammad Ichsan
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i2.385

Abstract

Pernikahan beda agama merupakan fenomena yang terus menimbulkan perdebatan dalam masyarakat Indonesia yang majemuk secara agama dan budaya. Perbedaan keyakinan dalam ikatan perkawinan tidak hanya menimbulkan persoalan hukum, tetapi juga menghadirkan dinamika sosial dan tantangan dalam kehidupan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pernikahan beda agama dalam perspektif hukum Islam dan hukum positif di Indonesia, serta menganalisis dinamika kehidupan rumah tangga dan konflik yang dihadapi oleh pasangan beda agama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam dan Kompilasi Hukum Islam (KHI) secara tegas melarang pernikahan beda agama, sementara hukum positif Indonesia tidak memberikan pengaturan eksplisit, tetapi mensyaratkan kesahan perkawinan berdasarkan hukum agama masing-masing. Meskipun demikian, secara sosiologis, sebagian pasangan beda agama mampu membangun keharmonisan rumah tangga melalui komunikasi terbuka, toleransi, dan kesepakatan bersama dalam mengelola perbedaan. Namun, pernikahan beda agama tetap menghadapi berbagai tantangan dan konflik, baik dari aspek hukum, sosial, maupun psikologis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam kajian hukum keluarga dan menjadi bahan pertimbangan bagi pembuat kebijakan serta masyarakat dalam menyikapi fenomena pernikahan beda agama di Indonesia. Kata kunci: pernikahan beda agama, keharmonisan keluarga, hukum Islam, hukum positif, Indonesia.
IMPLEMENTASI KAIDAH DAR’UL MAFASID TERHADAP SEMA NOMOR 2 TAHUN 2023: UPAYA MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH Sakinah Azzahra Hasibuan; Muhammad Ichsan
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i2.386

Abstract

SEMA Nomor 2 Tahun 2023 yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia memberikan petunjuk bagi hakim dalam mengadili perkara permohonan pencatatan perkawinan antar-umat yang berbeda agama dan kepercayaan. Kebijakan ini memicu perdebatan tajam di masyarakat dan akademik karena dianggap berimplikasi pada hak asasi manusia dan pluralitas hukum. Penelitian ini mengkaji implementasi kaidah dar’ul mafasid (pencegahan kemudaratan) dalam SEMA tersebut untuk menilai kontribusinya terhadap pencapaian maqasid syariah (tujuan syariah), khususnya dalam konteks mewujudkan keluarga sakinah. Metode penelitian yang digunakan bersifat yuridis-normatif dengan pendekatan statute dan konseptual, serta kajian maqasid syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SEMA 2/2023 secara normatif bertujuan untuk mencegah kemudharatan hukum dan sosial yang timbul akibat perkawinan beda agama, namun implementasinya masih menghadapi tantangan signifikan terkait kepastian hukum, hak individu, dan pluralisme hukum di Indonesia. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa SEMA Nomor 2 Tahun 2023 mencerminkan penerapan kaidah dar’ul mafasid dalam melindungi hifz al-din dan hifz al-nasl demi terwujudnya keluarga sakinah. Kebijakan ini menegaskan fungsi peradilan sebagai instrumen preventif hukum keluarga Islam yang responsif terhadap realitas sosial. Kata Kunci: Implementasi Kaidah, SEMA, Keluarga Sakinah.
IJTIHAD HAKIM DALAM MENENTUKAN BESAR NAFKAH ANAK PASCA PERCERAIAN Junida Sari Hasibuan; Muhammad Ichsan
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i2.387

Abstract

Child support after divorce is a fundamental right that must be ensured and maintained. Since the law does not always clearly stipulate the amount of child support, judges exercise ijtihad by considering the father’s financial capacity, the child’s needs, and principles of justice. This article employs a normative juridical method with a literature study of the Marriage Law, the Compilation of Islamic Law, the Civil Code, and the Child Protection Law. The results show that judicial ijtihad is crucial in bridging formal legal provisions with the real conditions of families, ensuring that children’s rights are fulfilled fairly, proportionally, and sustainably.   Hak nafkah anak pasca perceraian adalah hak dasar yang harus dijamin keberlanjutannya. Karena aturan hukum tidak selalu menetapkan besaran nafkah secara jelas, hakim melakukan ijtihad dengan mempertimbangkan kemampuan finansial ayah, kebutuhan anak, dan prinsip keadilan. Artikel ini menggunakan metode yuridis normatif dengan studi kepustakaan terhadap Undang-Undang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, KUHPerdata, dan Undang-Undang Perlindungan Anak. Hasilnya menunjukkan bahwa ijtihad hakim penting untuk menjembatani hukum formal dengan kondisi nyata keluarga, sehingga hak anak terpenuhi secara adil, proporsional, dan berkelanjutan.
PENCATATAN NIKAH SEBAGAI BENTENG MASLAHAH: MENCEGAH MUDARAT DALAM PERLINDUNGAN HAK KELUARGA Nur Sa’adah Harahap; Muhammad Ichsan
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i2.403

Abstract

Fenomena nikah siri masih menjadi persoalan serius dalam sistem hukum keluarga di Indonesia. Meskipun sah secara agama, ketiadaan pencatatan menyebabkan berbagai kerugian hukum, terutama bagi perempuan dan anak, seperti hilangnya kepastian status, sulitnya menuntut nafkah dan harta bersama, serta hambatan dalam memperoleh akta kelahiran dan hak perdata. Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi pencatatan nikah sebagai instrumen maslahah mursalah yang berfungsi mencegah mudarat dalam perlindungan hak keluarga. Penelitian ini menggunakan metode menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis kritis. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan metode pustaka (library reseach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara berwenang mewajibkan pencatatan nikah berdasarkan prinsip taqyid al mubah dan kemaslahatan umum. Pencatatan nikah terbukti mendukung perlindungan keturunan (hifz al nasl), harta (hifz al mal), dan kehormatan (hifz al irdh), serta menjadi alat bukti autentik yang menjamin kepastian hukum bagi istri dan anak. Dengan demikian, pencatatan nikah bukan hanya prosedur administratif, tetapi merupakan benteng maslahah yang esensial untuk menghilangkan mudarat akibat nikah siri dan memastikan terpenuhinya hak-hak keperdataan dalam keluarga.
ANALISIS KONTROL SOSIAL GURU PADA PELANGGARAN TATA TERTIB SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 3 BUNGO Fatimah Harahap; Firman; Muhammad Ichsan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43351

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the forms of social control of teachers that are preventive, coercive, curative applied to class XI students at SMA Negeri 3 Bungo; and to analyze the factors causing class XI students at SMA Negeri 3 Bungo to commit violations of discipline. The type of research is qualitative research. Through the sampling technique using Purposive Sampling so that the sample obtained is: PPKn Teacher, BK Teacher, Homeroom Teacher, Class XI Students, and Student Affairs Teacher. Research data was obtained by conducting observations, interviews, and documentation. After all has been obtained, the data was analyzed qualitatively with 3 stages, namely: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the social control of teachers at SMA Negeri 3 Bungo that is applied: preventive, through socialization of rules and advice, but is hampered by the crisis of teacher role models; coercive, through a point system and raids that tend to produce temporary compliance due to the perception of injustice in the enforcement of sanctions; and curative, through tiered coordination and parental involvement which has proven to be the most effective in providing a deterrent effect. Factors causing students to violate discipline include external factors such as weak role models and less conducive classroom environments, as well as internal factors such as low student trust in the confidentiality of guidance counselors and the strong influence of peer group solidarity.