Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Semiotika Roland Barthes Dalam Film Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang Yusrina Adzhani; Muhammad Ichsan; Ria Yunita
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v2i2.1739

Abstract

The movie "A Long Way, Don't Forget to Go Home" is one of the drama genre films that focuses on platonic relationships or what is known as non-romantic relationships that occur between Aurora, Honey, and Kit. This movie is a sequel to "One Day We’ll Talk About Today" directed by Angga Dwimas Sasongko and produced by Visinema Pictures. Broadly speaking, this movie tells the story of Aurora who continues her art education in London, where she discovers new things, one of which is the meaning of life. Aurora, who at that time was facing various problems, managed to survive through obstacles while being a nomad in a foreign country after being helped by the figures of Honey and Kit, her two best friends, who both lived as nomads in the country. The presence of Honey and Kit by Aurora's side made her feel comfortable, as they treated her like a sister, and always provided support to her. The platonic relationship between Aurora, Honey, and Kit is shown through their interactions that are full of familiarity and respect for each other without any romantic overtones. They support each other in their journey to find the meaning of life and face life's challenges. In this movie, the platonic relationship is illustrated as a form of friendship that overcomes distance and time. Although the two have different backgrounds and lives, they remain emotionally and spiritually connected. In conclusion, "A Long Way, Don't Forget to Go Home" beautifully illustrates the importance of platonic relationships in our lives, emphasizing that friendship can be a source of strength and deep understanding in the midst of a life full of changes and challenges.
Peran Komunikasi Interpersonal Dalam Meningkatkan Efektivitas Rekrutmen Kandidat di PT Sunrecuit Indonesia Ayu Setyowati; Muhammad Ichsan; Chepi Nurdiansyah
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 6 No. 1: Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v6i1.8344

Abstract

PT Sunrecruit Indonesia is a company engaged in the recruitment service (headhunter) industry, focusing on providing qualified candidates according to clients’ needs across various industries. The recruitment process in this company not only relies on digital media sourcing but also emphasizes effective interpersonal communication between recruiters, candidates, and clients. This study aims to analyze how interpersonal communication, which consists of openness, empathy, positive attitude, equality, and support, can improve recruitment effectiveness, including time to hire, candidate quality, recruitment cost, client satisfaction, and candidate retention. The data collection methods used in this research include observation, in- depth interviews, and literature study, with a descriptive qualitative analysis method. The results show that the application of good interpersonal communication by recruiters has a positive impact on recruitment efficiency, the quality of recommended candidates, and client satisfaction and loyalty. Furthermore, effective interpersonal communication helps minimize misunderstandings and obstacles during the recruitment process, thus improving candidate retention in client companies.
Millennial Women's Understanding in Aceh on Islamic Education, Jihad, and Suicide Bombing in Sibolga Raihan, Raihan; Muhammad Ichsan; Muzakir; Nurma Dewi; Fakhrul Rijal; Putri Ananda Sari
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.6352

Abstract

The discussion on jihad and suicide bombings in Indonesia shows a new pattern of jihadists and suicide bombers recruiting young women. Jihad is defined by the ulama as a genuine human effort to worship Allah SWT, but there are some people who misinterpret this meaning. This research is field research using a qualitative approach. This research was conducted at three universities in Aceh, namely Teuku Umar University (UTU) in Meulaboh, Malikus Saleh University Lhokseumawe, and IAIN Gajah Puteh in Takengon. Because this research highlights the knowledge of jihad in young women, the research object is female students at the three universities. Meanwhile, data collection techniques include interviews, documentation and social media observations regarding the phenomenon of knowledge of jihad and suicide bombings. The results of this research show that millennial women are less familiar with the word jihad, however, millennial women have their own reasoning about jihad. In response to the Sibolga bomb, the news was not followed closely, but millennial women did not agree with the teachings of the Islamic religion being conveyed in a violent manner.
Peran Komunikasi Internal dalam Membangun Loyalitas Karyawan terhadap Perusahaan (Studi pada Antariksa Grup) Benaya Shanandra Dara; Muhammad Ichsan; Chepi Nurdiansyah
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 2 No. 1 (2026): In Press
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v2i1.101

Abstract

Komunikasi internal memiliki peran strategis dalam menciptakan loyalitas karyawan terhadap perusahaan. Dalam organisasi yang bergerak di bidang event organizer seperti Antariksa Grup, komunikasi menjadi faktor penting dalam menjaga koordinasi, motivasi, dan hubungan kerja yang harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk komunikasi internal yang diterapkan di Antariksa Grup serta menganalisis perannya dalam membangun loyalitas karyawan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Antariksa Grup menerapkan dua pola komunikasi utama, yaitu pola roda (wheel pattern) dan pola bintang (all-channel pattern). Komunikasi dilakukan secara terbuka, partisipatif, dan emosional, baik secara tatap muka maupun melalui media digital seperti WhatsApp dan Zoom. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi yang hangat, transparan, dan saling menghargai mampu meningkatkan kenyamanan kerja dan loyalitas, baik pada karyawan tetap maupun part-time. Kesimpulannya, komunikasi internal yang efektif berperan penting dalam membangun rasa memiliki dan keterikatan karyawan terhadap perusahaan.
Pola Autokorelasi Spasial antara Pembiayaan Syariah dan Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Muhammad Akbar; Muhammad Ichsan; Nurfadilah Sindika Sari; Nurhayani
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 1 (2025): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2025.vol8(1).22131

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan spasial antara pembiayaan syariah dan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi dengan memanfaatkan pendekatan analisis spasial. Fokus utama penelitian adalah mengevaluasi sejauh mana distribusi pembiayaan syariah berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi antar wilayah. Metode yang digunakan mencakup pengolahan data pembiayaan syariah dan pertumbuhan ekonomi melalui perangkat lunak R Studio, dengan menerapkan uji Moran’s I dan Local Moran’s I (LISA) sebagai alat untuk mendeteksi autokorelasi spasial global dan lokal. Hasil analisis Moran’s I menunjukkan tidak terdapat autokorelasi spasial global yang signifikan antara pembiayaan syariah dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulawesi, ditunjukkan oleh nilai p-value > 0,05 untuk semua tahun pengamatan. Namun, LISA berhasil mengidentifikasi klaster lokal seperti High-High di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara, serta Low-Low di Sulawesi Utara dan Gorontalo. Hal ini mencerminkan adanya ketimpangan spasial dalam distribusi pembiayaan syariah dan pertumbuhan ekonomi. Temuan ini memberikan implikasi penting terhadap formulasi kebijakan pembiayaan syariah yang lebih inklusif dan berbasis wilayah. Penelitian ini juga memperkaya literatur ekonomi Islam dengan mengintegrasikan pendekatan spasial dalam mengevaluasi efektivitas pembiayaan syariah. Rekomendasi penelitian lanjutan mencakup analisis spasial dengan resolusi data lebih tinggi serta eksplorasi peran zakat dan waqaf dalam pengembangan ekonomi lokal. Keterbatasan dalam penelitian ini mencakup resolusi data yang digunakan, yang dapat mempengaruhi ketepatan analisis spasial, ketergantungan pada indikator PDRB sebagai satu-satunya ukuran pertumbuhan ekonomi serta tidak mempertimbangkan variabel-variabel lain seperti faktor sosial-ekonomi yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.
Menggali Konsep Hadhanah: Solusi untuk Mengatasi Eksploitasi Anak di Dunia Maya Nurma Harana Mora Siregar; Muhammad Ichsan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3543

Abstract

Kemajuan dalam teknologi informasi dan komunikasi, khususnya media sosial, telah memberikan dampak signifikan terhadap anak-anak, termasuk risiko eksploitasi seperti pelecehan seksual dan perundungan siber. Konsep hadhanah dalam hukum Islam dieksplorasi dalam artikel ini sebagai solusi untuk melindungi anak di era digital. Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif, yang menekankan analisis literatur terkait hadhanah dan perlindungan anak. Sumber data yang digunakan mencakup buku, artikel ilmiah, dan dokumen dari lembaga terkait. Pembahasan menyoroti pentingnya tanggung jawab orang tua dalam pengasuhan anak serta kebutuhan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk menciptakan lingkungan yang aman. Selain itu, pendidikan mengenai penggunaan media sosial yang aman perlu diintegrasikan agar anak-anak dapat memahami risiko yang ada. Diharapkan, konsep hadhanah dapat meningkatkan kesadaran dan tindakan pencegahan terhadap eksploitasi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan anak harus dilakukan secara komprehensif, dengan penekanan pada regulasi yang lebih ketat dan edukasi yang berkelanjutan. Dengan penerapan prinsip-prinsip hadhanah, diharapkan strategi perlindungan yang efektif dapat dikembangkan, sehingga anak-anak dapat menggunakan media sosial dengan aman. Tingkat kesadaran masyarakat dan pemahaman tentang hak-hak anak perlu ditingkatkan agar nilai-nilai hadhanah dapat diinternalisasi dalam komunitas, menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi generasi mendatang.
Patriarki dan Kekerasan Seksual melalui Simbol Monster dalam Film Barbarian (2022): Analisis Semiotika Roland Barthes Yogi Ariska; muhammad ichsan; yudha febri alpaksi; herry
Jurnal Media Penyiaran Vol. 5 No. 2 (2025): desember 2025
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v5i2.11367

Abstract

Film Barbarian (2022) menghadirkan narasi horor yang tidak hanya mengandalkan ketegangan dan teror, melainkan juga menyajikan kritik sosial mengenai patriarki dan kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi patriarki melalui simbol monster dalam film Barbarian dengan pendekatan semiotika Roland Barthes, yang mencakup level denotasi, konotasi, dan mitos. Metode penelitian menggunakan analisis kualitatif dengan objek berupa tanda-tanda visual dan naratif dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa figur monster, ruang bawah tanah, serta karakter-karakter pendukung membangun mitos tentang bagaimana patriarki melanggengkan kekerasan seksual. Penelitian ini berkontribusi pada kajian film horor sebagai media kritik sosial terhadap relasi kuasa gender.
Pemantauan Kepadatan Lalu Lintas di Kota Banda Aceh Secara Non-Invasif Menggunakan Bluetooth Low Energy Muhammad Ichsan; Dalila Husna Yunardi; Maya Fitria; Kurnia Saputra; Diky Wahyudi; Yahdina Ahsya; Rahmad Dawood
Prosiding SISFOTEK Vol 9 No 1 (2025): SISFOTEK IX 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid population growth in Banda Aceh City, reaching 259,538 inhabitants in 2024, has significantly increased traffic congestion and posed critical infrastructure challenges. Traditional video-based traffic monitoring systems raise privacy concerns due to the collection of personal data such as license plates and facial images. This research proposes a non-invasive traffic density monitoring system utilizing Bluetooth Low Energy (BLE) technology as a privacy-preserving alternative. The system architecture consists of three main layers: an Android-based mobile gateway for BLE signal detection, a cloud backend infrastructure using AWS services (API Gateway, Lambda, DynamoDB, and EventBridge) for data processing, and a web application developed with Next.js for visualization. Field testing conducted at Mesjid Raya Baiturrahman Bus Stop demonstrated that the system operates stably and effectively. The mobile gateway successfully detected BLE devices continuously, transmitted data to the backend without packet loss, and the web dashboard displayed traffic information through interactive maps and tables. The results indicate that BLE-based traffic monitoring provides an effective, and privacy-preserving solution for urban traffic management, particularly suitable for developing regions with limited technical infrastructure.