Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Celebes Journal of Community Services

Pelatihan Perhitungan Harga Pokok Produksi dan Penentuan Harga Jual Minuman Kekinian pada UMKM di Desa Julukanaya, Palangga, Gowa Alkam, Rahayu; Hatta, Harmiati; Bangsawan , Achdian Anggreny; Saffanah, Nurina; Khaeruddin, Faizah
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 1 (2025): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i1.2604

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di Desa Julukanaya, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa. Salah satu jenis usaha potensial di daerah tersebut adalah minuman kekinian yang diminati oleh kalangan remaja dan dewasa. Namun, para pelaku UMKM di daerah tersebut masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, khususnya dalam perhitungan harga pokok produksi (HPP) dan penetapan harga jual produk. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan praktis pelaku UMKM terkait aspek manajemen keuangan usaha. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3 Januari 2024 dan meliputi penyampaian materi teori melalui ceramah dan diskusi, serta praktik langsung penyusunan HPP dan harga jual berdasarkan studi kasus usaha minuman kekinian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya pencatatan keuangan dan perhitungan biaya produksi secara tepat. Hambatan yang dihadapi antara lain keterbatasan tenaga kerja serta pemahaman dasar akuntansi UMKM. Melalui pendampingan yang dilakukan secara langsung, pelaku UMKM mampu menyusun HPP dan menentukan harga jual secara lebih rasional dan kompetitif. Diharapkan kegiatan ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan profesionalisme pengelolaan usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.