Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Kerentanan Keamanan Pada Website PT XYZ Melalui Pengujian Penetrasi Dengan Framework OWASP Top-10 Hasan Mutawakkil A., Ahmad; Nasrullah, Muhammad; Ilham Alhari, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring bertumbuhnya teknologi informasi secara pesat dapat memberikan hal yang positif dalam persebaran informasi. Website merupakan salah satu hasil dari perkembangan teknologi informasi sebagai media penyampaian informasi. XYZ sebagai partner transformasi pendidikan memiliki website yang berisi data-data sensitif seperti data pembelian paket kelas bootcamp, namun belum pernah dilakukan penetration testing untuk meningkatkan keamanan sistemnya. Penelitian ini menggunakan framework OWASP Top – 10 2021 dengan metode black box testing untuk melakukan pengujian penetrasi pada website XYZ. Pengujian dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kerentanan keamanan yang mungkin dapat dieksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hasil pengujian menemukan beberapa kerentanan signifikan seperti masalah pada user agent fuzzer, improper input validation, information disclosure, kerentanan terkait header keamanan, plugin dan tema yang perlu diperbarui, risiko brute force dan user enumeration, serta insufficient logging. Rekomendasi perbaikan yang diberikan meliputi implementasi validasi input, header keamanan yang tepat, mekanisme anti-CSRF, perbaikan konfigurasi cookie, pembaruan plugin dan tema, implementasi rate limiting dan CAPTCHA, serta peningkatan sistem logging dan monitoring. Kata kunci— Kali Linux, Kejahatan Cyber, Penetration Testing, Website
Evaluasi Keamanan Sistem Informasi Situs Web Lembaga XYZ OWASP Top 10 2021 Arya Andita, Rizky; Nasrullah, Muhammad; Ilham Alhari, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga XYZ memiliki 2 situs web untuk menjalankan tugasnya, situs A yang menyajikan berita kegiatan lembaga dan situs B yang menyediakan informasi lembaga serta menyimpan data pribadi pengguna (email, nomor telepon, alamat, dan dokumen KTP). Mengingat sensitivitas data dan potensi serangan siber yang dapat merusak kredibilitas, kedua situs harus dilengkapi lapisan keamanan yang kuat. Dengan menggunakan pendekatan pengujian penetrasi berdasarkan OWASP Top 10 2021, penelitian ini mengevaluasi kerentanan melalui tahapan Planning, Information Gathering, Vulnerability Scanning, Attacking, Validasi, Analisa Hasil, dan Reporting. Hasil pengujian mengidentifikasi 11 kerentanan di situs A (1 high, 6 medium, 4 low) dan 11 kerentanan di situs B (2 high, 4 medium, 5 low). Berdasarkan temuan tersebut, disusun rekomendasi perbaikan untuk mengurangi potensi serangan siber serta melindungi reputasi lembaga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam peningkatan keamanan situs web lembaga melalui pengujian penetrasi guna melindungi data dan informasi penting. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi keamanan siber. Kata kunci— Keamanan situs web, Evaluasi Kerentanan, Uji Penetrasi, OWASP Top 10, Lembaga XYZ
Rancang Bangun Aplikasi SpedyCheck: Deteksi Dini Speech Delay Anak dengan Denver II dan Extreme Programming Lutfi Taufiq Ihsani, Dwi; Sulistya, Agus; Ilham Alhari, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Speech delay pada anak merupakan permasalahan perkembangan yang dapat memengaruhi aspek sosial, emosional, hingga capaian akademik apabila tidak teridentifikasi dan ditangani sejak dini. Di Indonesia, populasi anak usia 0–6 tahun mencapai sekitar 30,2 juta jiwa, dan berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2023, sekitar 5–8% anak prasekolah mengalami keterlambatan bicara. Data dari Poli Tumbuh Kembang RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada tahun 2017 juga menunjukkan bahwa kasus terbanyak terjadi pada anak laki-laki dengan usia rata-rata 33 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi mobile bernama SpedyCheck (Speech Delay Early Check) sebagai sarana skrining mandiri bagi orang tua untuk mendeteksi potensi keterlambatan bicara pada anak dengan acuan standar Denver II. Pengembangan aplikasi menggunakan metode Extreme Programming (XP) dengan pendekatan iteratif yang adaptif terhadap umpan balik pengguna. Teknologi yang digunakan dalam pengembangan aplikasi meliputi Flutter dan Firebase. Aplikasi ini memiliki fitur utama berupa skrining perkembangan bahasa, penyimpanan riwayat hasil skrining, penyediaan video edukasi, profil anak, serta dashboard admin. Hasil uji coba menggunakan metode Blackbox menunjukkan bahwa seluruh fitur dapat berfungsi dengan baik sesuai kebutuhan. Validasi yang dilakukan oleh tenaga ahli menyatakan aplikasi ini layak untuk digunakan. SpedyCheck memiliki potensi sebagai solusi smart healthcare yang inovatif dan inklusif dalam membantu deteksi dini keterlambatan bicara secara mandiri pada anak. Kata kunci — speech delay, denver II, aplikasi mobile, extreme programming, flutter, firebase
Analisis Keamanan Pada Website Dengan Menggunakan Metode Penetration Testing Dan Framework Owasp Pada Website XYZ Pamungkas, Arvynanda; Nasrullah, Muhammad; Ilham Alhari, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Dengan bertambahnya jumlah pengguna internet, keamanan jaringan telah menjadi elemen kritis yang sangat penting, mengingat dampaknya yang mencakup dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam konteks pekerjaan. Xyz adalah lembaga yang mengelola dan memberdayakan dana zakat, infaq, dan sedekah dengan amanah dan profesional. Dalam era teknologi informasi yang semakin maju, penting bagi Xyz untuk meningkatkan keamanan dan melindungi infrastruktur serta data sensitif yang ada pada Website mereka. Untuk mendukung kualitas layanan tersebut, pada penelitian ini dengan dengan metode Penetration Testing dengan framework OWASP Manfaat dari Penetration Testing untuk Website Xyz dapat mengetahui apa saja kekurangan dari keamanan yang ada pada website Xyz. Pada penelitian kali ini menggunakan metode Penetration Testing dengan menggunakan framework Open Web Application Security Project (OWASP). Pengujian berhasil menemukan beberapa kerentanan penting seperti adanya potensi Broken Access Control melalui akses langsung ke endpoint administratif tanpa autentikasi yang memadai (A01), kelemahan pada konfigurasi cookie dan header keamanan yang belum optimal (A02), serta indikasi kerentanan Cross-Site Scripting (XSS) pada parameter input pengguna (A03). Selain itu, desain sistem belum menerapkan validasi input numerik secara logis (A04), dan terdapat konfigurasi server yang tidak sesuai dengan praktik keamanan standar (A05). Penggunaan komponen perangkat lunak yang usang dan rentan (A06), ketiadaan mekanisme perlindungan terhadap serangan brute force serta token anti-CSRF (A07), dan praktik pemuatan skrip eksternal tanpa pembatasan yang memadai (A08) turut memperbesar risiko keamanan. Sistem juga belum menerapkan pencatatan (logging) dan pemantauan (monitoring) aktivitas secara efektif (A09). Kata kunci— Penetration Testing, Keamanan Sistem Informasi, OWASP.
Implementasi Kerangka Kerja DAMA-Dmbokv2 Untuk Meningkatkan Tata Kelola Data Pada Badan Pusat Statistik Surabaya Muhammad Zidan Darmawan; Nizar Palefi Ma'ady, M.; Ilham Alhari, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tata kelola data di Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya dengan fokus pada domain Data Quality Management (DQM) berdasarkan kerangka kerja DAMA-DMBOKv2. BPS telah menerapkan Quality Gates sesuai Peraturan Kepala BPS No. 117 Tahun 2023 sebagai upaya menjamin kualitas data. Namun, pendekatan yang diterapkan masih bersifat prosedural dan terbatas pada tahapan tertentu, sehingga belum sepenuhnya mendukung pengelolaan data yang holistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang divalidasi oleh para ahli melalui metode Content Validity Index (CVI). Tahapan penelitian meliputi perancangan aktivitas DQM, pemetaan indikator model kematangan Loshin, asesmen tingkat kematangan, analisis GAP, dan penyusunan rekomendasi peningkatan kualitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,19% indikator Loshin (90 dari 135) telah diterapkan. Nilai kematangan kualitas data saat ini berada pada level Defined (skor 3,0 dari 5), menunjukkan bahwa BPS Kota Surabaya telah memiliki fondasi DQM yang cukup baik. Penelitian ini menghasilkan pedoman teknis untuk mendukung peningkatan kualitas data yang lebih terstruktur, memperkuat pelaksanaan Quality Gates, dan mendukung pengambilan kebijakan berbasis data secara berkelanjutan. Kata kunci— Tata Kelola Data, Manajemen Kualitas Data, DAMA-DMBOKv2, Quality Gates, DQM3 Loshin, BPS Surabaya
Penerapan Framework DAMA DMBOKV2 Dalam Data Governance Menggunakan Data Quality Management (DQM) Pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya Allan Putra Pratama; Nizar Palefi Ma'ady, Mochamad; Ilham Alhari, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Perkembangan era digital menjadikan data dan informasi sebagai aset strategis dalam mendukung pengambilan keputusan, peningkatan layanan publik, serta pencapaian tujuan organisasi. Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menunjukkan komitmen terhadap pengelolaan data melalui kebijakan Satu Data Indonesia. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti belum terintegrasinya sistem data, pengelolaan pusat data yang belum optimal, keterbatasan sumber daya manusia, serta belum adanya standar kualitas data. Penelitian ini mengusulkan penerapan kerangka kerja Data Management Body of Knowledge versi 2 (DAMA-DMBOKv2), dengan fokus pada domain Data Quality Management (DQM), menggunakan pendekatan kualitatif dan validasi internal melalui metode Content Validity Index (CVI). Tahapan penelitian meliputi perancangan aktivitas data, penyusunan indikator model Loshin, pemetaan aktivitas DQM, penilaian kematangan data, analisis kuantitatif, dan validasi. Hasil menunjukkan 54,48% indikator Loshin (75 dari 127) telah terpenuhi, dengan tingkat kematangan kualitas data berada pada level Repeatable (skor 2,9 dari 5). Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas data melalui pendekatan Technology–Organization–Environment (TOE) untuk mendukung tata kelola data yang efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan di sektor publik. Kata kunci— Tata Kelola Data, DAMA-DMBOKv2, Manajemen Kualitas Data, Model Kematangan Manajemen Kualitas Data Loshin, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya
Prediksi Tingkat Kematian Ayam Petelur terhadap Perubahan Cuaca menggunakan Metode Long Short Term Memory Sonaya Devi Anja Amelia; Nizar Palefi Ma'ady, Mochamad; Ilham Alhari, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Pada tahun 2022, populasi ayam petelur di Indonesia mengalami penurunan sebesar 1,77%, yang menjadi perhatian serius karena ayam petelur berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Selain itu, fenomena El Niño dapat mengakibatkan kekeringan atau kemarau yang diperkirakan terjadi pada Juni 2023 meningkatkan potensi heatstress yang dapat memperburuk tingkat kematian ayam. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma Long Short Term Memory (LSTM) guna memprediksi tingkat kematian ayam petelur terhadap perubahan cuaca. Data dikumpulkan dari September 2022 hingga Desember 2023, mencakup data kematian ayam dan parameter cuaca bulanan. Setelah melalui tahapan preprocessing, normalisasi, dan pembagian data, model LSTM dilatih dan diuji untuk mendapatkan performa terbaik. Model optimal dengan epoch 50, batch size 8, dan learning rate 0.1 menghasilkan MAE sebesar 3.33 dan MAPE sebesar 10.10%, dengan akurasi 89.90%. Model ini diintegrasikan ke dalam website Growchick berbasis Streamlit untuk membantu peternak dalam memitigasi risiko dan pengambilan keputusan bisnis kedepan yang lebih tepat. Kata kunci— Ayam petelur, Cuaca, LSTM
Perancangan Enterprise Architecture Super App Smart Village Nusantara dengan TOGAF 10: Studi Kasus PT Telkom Indonesia Witel Jawa Timur Unit E-Government Service Everald Anthony Arther; Mochamad Nizar Palefi Ma’ady; Muhammad Ilham Alhari
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Desa sebagai ujung tombak pelayanan publik memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional, sehingga memerlukan sistem informasi yang terintegrasi, efisien, dan mudah diakses. Digitalisasi desa menjadi penting untuk meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat transparansi tata kelola, serta mendorong pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini berfokus pada perancangan Enterprise Architecture (EA) untuk pengembangan Super App Smart Village Nusantara berbasis web dengan menggunakan kerangka kerja TOGAF 10. Studi dilakukan di PT Telkom Indonesia Witel Jawa Timur unit e-Government Service, yang berperan dalam mendukung transformasi digital desa melalui integrasi berbagai layanan aplikasi. Metodologi penelitian mengacu pada tahapan Architecture Development Method (ADM) dari fase preliminary hingga migration planning, yang menghasilkan artefak penting seperti katalog, matriks, diagram, dan IT Roadmap lima tahun. Rancangan EA ini disusun dengan mengacu pada empat dimensi utama smart village versi Kemendes PDTT, yaitu smart governance, smart economy, smart people, dan smart living. Perancangan super app meliputi tujuh fitur utama, yakni SISDUK, PeDas, SIPAD, SIKUDES, SIPROD, SIKERJA, dan SIPOS, yang mewakili layanan administratif, partisipatif, ekonomi, edukasi, ketenagakerjaan, dan kesehatan. Hasil penelitian berupa IT blueprint EA dan roadmap implementasi teknologi disertai prioritas proyek berbasis value-risk assessment. Rancangan ini diharapkan menjadi pedoman strategis bagi pembangunan layanan digital desa yang terintegrasi, efisien, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat pedesaan Indonesia. Kata kunci— Smart Village, Super App, Enterprise Architecture, TOGAF ADM 10, IT Blueprint
Rancang Bangun Super App Smart Village Dengan Framework Scrum Pada Dimensi Smart People Studi Kasus: Unit e-Government Service Telkom Indonesia Rafly Akhbar Rafsanjani; Nasrullah, Muhammad; Ilham Alhari, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Konsep Smart Village bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat desa melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam layanan publik, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Dalam konteks ini, dimensi Smart People berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan akses Pelatihan Pengembangan Diri dan e-Library. Penelitian ini merancang dan membangun sistem Super App yang menyediakan fitur utama seperti sistem manajemen pelatihan, sertifikasi peserta, dan perpustakaan digital (e-Library) sebagai sarana peningkatan literasi dan keterampilan masyarakat desa. Metodologi pengembangan yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan Scrum, yang memungkinkan proses pengembangan dilakukan secara iteratif dan kolaboratif dalam tujuh siklus Sprint Execution. Setiap Sprint mencakup serangkaian fitur mulai dari autentikasi pengguna, pengelolaan pelatihan oleh penyelenggara, pengumpulan tugas oleh peserta, hingga pemberian sertifikat dan fitur e-Library. Penelitian ini juga mengadopsi prinsip Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai dasar dalam membangun sistem yang efisien, transparan, dan dapat diakses secara digital. Pengujian sistem dilakukan melalui metode Black Box Testing untuk memastikan kualitas fungsionalitas dan logika sistem. Dengan dirancang dan dibangunnya Website berbasis Super App ini diharapkan hasil dari penelitian ini dapat menjawab permasalahan kesenjangan adopsi teknologi di desa, sekaligus menjadi solusi digital untuk mendukung pemberdayaan masyarakat desa melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan literasi digital. Kata kunci— Smart Village, Super App, Smart People, SPBE, Scrum, e-Government.
Rancang Bangun Super App Smart Village Menggunakan Metode SCRUM pada dimensi Smart Governance (Studi Kasus: Unit E-Government Service Telkom WITEL Sidoarjo) Dennis Michael Andrew; Nasrullah, Muhammad; Muhammad Ilham Alhari
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Smart Village merupakan konsep yang mendorong adopsi teknologi informasi di desa untuk meningkatkan efisiensi layanan publik dan kualitas hidup masyarakat. Di Indonesia, pada tahun 2024 tercatat sekitar 9.941 dengan persentase 13,29% desa tergolong desa tertinggal dan sangat tertinggal, sehingga digitalisasi desa menjadi kebutuhan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah website untuk implementasi konsep Smart Village dengan fokus pada dimensi Smart Governance sebagai solusi digitalisasi layanan administrasi desa. Layanan utama yang dikembangkan adalah permohonan dokumen kependudukan dan sistem pengaduan masyarakat desa. Pengembangan website menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan SCRUM, sedangkan pengujian dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan fungsionalitas sistem. Hasil penelitian berupa website layanan administrasi desa yang diharapkan dapat mempermudah akses layanan publik bagi masyarakat desa, meningkatkan efisiensi kerja perangkat desa, serta mendukung transparansi layanan guna membangun kepercayaan masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi digital untuk pemerintahan desa di Indonesia. Kata kunci— Smart Village, Smart Governance, Digitalisasi Desa, Aplikasi Website, Black Box Testing, SCRUM