Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep Racikan dan Resep Non Racikan di Puskesmas Garuda Kota pekanbaru Rahmayati Rusnedy; Annisa Fitri Angraini; Audi Ichsania Achamad; Liau Che Kuang; Sri Harti Dewi; Aulia Fitri; Lia Gusniwinarni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.341

Abstract

Waktu tunggu pelayanan resep dimulai dari pasien menyerahkan resep sampai dengan menerima obat yang disertai pemberian Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE). Waktu tunggu resep memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan, hal ini merupakan masalah yang sering menimbulkan kendala pasien dibeberapa tempat pelayanan kesehatan. Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif dengan metode observasional. Data yang diperoleh populasi sebanyak 400 dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 200, terdiri dari 167 resep non racikan dan 33 resep obat racikan. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata waktu tunggu pelayanan resep obat racikan 12 menit dan resep non racikan 6 menit. Selain itu didapatkan hasil penelitian terhadap variabel-variabel yang mempengaruhi waktu tunggu  diantaranya: jumlah resep yang diproses pada waktu tertentu, jumlah pasien yang menebus  obat/klien yang menunggu, kerumitan pada resep, masalah asuransi dan resep yang ditulis  secara tidak benar. Kesimpulan dari data tersebut waktu tunggu pelayanan resep di Puskesmas Garuda sudah sesuai dengan standar Kepmenkes No.129/Menkes/SK/II/2008, dikatakan sesuai apabila waktu tunggu pelayanan resep racikan £60 menit sedangkan non racikan £30 menit.
Evaluasi Pengelolaan Obat Kedaluwarsa di Puskesmas Harapan Raya Kota Pekanbaru Tahun 2023–2024 Rahmayati Rusnedy; Bayzhola Ditya Putri; Rifath Afandi; Rinita Sari S; Rizka Oktawahyuni; Isma Mubina; Qanitah Zakwani Hakim; Sylfia Hasti; Tri Daniarty
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.342

Abstract

Pengelolaan obat di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) khususnya di Puskesmas merupakan aspek penting dalam menjamin mutu, manfaat, keamanan, serta efisiensi penggunaan obat. Salah satu rangkaian pengelolaan yang diperlukan untuk pengendalian obat kadaluarsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan obat kedaluwarsa di Puskesmas Harapan Raya Kota Pekanbaru pada tahun 2023–2024, dengan fokus pada obat golongan antihipertensi, antibiotik, dan multivitamin. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan pendekatan retrospektif melalui observasi data sekunder dari dokumen berita acara obat kedaluwarsa dan LPLPO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah besar obat yang mengalami kedaluwarsa, di antaranya amlodipin 10 mg (5.000 tablet), vitamin C 50 mg (6.179 tablet), dan isoniazid (108 tablet). Faktor utama penyebabnya adalah perubahan pola penyakit, ketidaktepatan perencanaan, serta penumpukan stok obat yang tidak sesuai dengan kebutuhan yang direncanakan yang masih diterima puskesmas menyebabkan terjadinya penumpukan obat dan menyebabkan obat kadaluarsa. Selain itu, penyimpanan yang tidak sesuai standar juga berkontribusi terhadap peningkatan jumlah obat kadaluwarsa. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam sistem manajemen pengelolaan obat di Puskesmas untuk mengurangi risiko obat kedaluwarsa, meningkatkan efisiensi penggunaan obat, serta memastikan ketersediaan obat yang sesuai dengan kebutuhan pasien.
Sosialisasi Etika Batuk dan Bersin yang Benar dan Pemanfaatan Herbal untuk Pereda Batuk: The Socialization of Proper Cough and Sneeze Ethics and The Herbal Utilization for Cough Relievers Rusnedy, Rahmayati; Muhtadi, Wildan Khairi
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1292

Abstract

This community service aimed to provide health education to change the folk’s perception regarding coughing and sneezing and to equip them with ethics of cough and sneezing. Moreover, this program also intended to give insight into utilizing herbal in relieving cough. The community service was conducted using door-to-door counseling method at the community of RT 02, RW 09, Kelurahan Bina Widya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru. The information on the causes of cough and sneeze was given to the community by using a leaflet. Furthermore, the community was given insight into several herbals that can be used as a cough reliever and the composition of the herbal drink. Simultaneously. The community service with interactive education socialization was successfully done as desired. Society considered that the delivered education was significantly beneficial to be applied regularly. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan dalam mengubah persepsi masyarakat serta menerapkan etika batuk dan bersin. Selain itu, pengabdian ini juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait pemanfaatan herbal yang terdapat di sekitar sebagai pereda batuk. Pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan dari rumah ke rumah di RT 02, RW 09, Kelurahan Bina Widya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Warga diberikan informasi terkait penyebab batuk dan bersin serta etika yang benar dengan pemberian leaflet. Masyarakat juga diberikan pengetahuan mengenai herbal yang dapat dimanfaatkan sebagai pereda batuk beserta komposisi yang tepat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dalam bentuk sosialisasi edukasi secara interaktif berjalan dengan sangat baik sesuai target yang diharapkan. Masyarakat yang telah mendapatkan sosialisasi edukasi dapat memahami informasi baru yang sangat bermanfaat, dapat menerapkan etika batuk dan bersin yang benar, serta mampu memanfaatkan herbal dari bahan masakan rumahan untuk penanganan/pereda batuk.
Analysis, Customer Satisfaction, Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Apotek Keluarga 3 STIFAR Rahmayati Rusnedy; Siti Hizra Alpatiqa; Siti Riani; Mira Febrina; Nofri Hendri Sandi; Hanifah Siti Aisyah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44744

Abstract

Pharmaceutical service analysis activities are needed to maintain existing excellence and consistently improve quality services in dimensions that are still lacking in assessment standards so that when the level of customer satisfaction has not been achieved, of course this will be an important focus for pharmacy management in order to improve the quality of satisfaction with services. The purpose of this study was to analyze the level of customer satisfaction with services at Apotek Keluarga 3 Stifar. This study is a retrospective study with a cross-sectional method with sampling that meets the criteria by purposive sampling of customers who buy medicine. This research instrument uses the Servqual Concept which will focus on 3 dimensions, including the dimensions of Responsiveness, Reliability and Empathy, in each of which 3 question points are arranged based on the form of service that has been provided by employees of the Pharmacy Family 3 Stifar Riau to customers. The evaluation results show the level of customer satisfaction responsiveness (responsiveness) is included in the very satisfied category (85%), Reliability (reliability) 84% is included in the Very Satisfied category and Empathy 87% (Very Satisfied). Based on the evaluation of customer satisfaction assessed based on the dimensions of Responsiveness, Reliability and Empathy, it is at the "Very Satisfactory" level, with an average value of the third dimension tested of 85%.
Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Apotek Keluarga 3 STIFAR Rahmayati Rusnedy; Siti Hizra Alpatiqa; Siti Riani; Mira Febrina; Nofri Hendri Sandi; Hanifah Siti Aisyah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45522

Abstract

Pharmaceutical service analysis activities are needed to maintain existing excellence and consistently improve quality services in dimensions that are still lacking in assessment standards so that when the level of customer satisfaction has not been achieved, of course this will be an important focus for pharmacy management in order to improve the quality of satisfaction with services. The purpose of this study was to analyze the level of customer satisfaction with services at Apotek Keluarga 3 Stifar. This study is a retrospective study with a cross-sectional method with sampling that meets the criteria by purposive sampling of customers who buy medicine. This research instrument uses the Servqual Concept which will focus on 3 dimensions, including the dimensions of Responsiveness, Reliability and Empathy, in each of which 3 question points are arranged based on the form of service that has been provided by employees of the Pharmacy Family 3 Stifar Riau to customers. The evaluation results show the level of customer satisfaction responsiveness (responsiveness) is included in the very satisfied category (85%), Reliability (reliability) 84% is included in the Very Satisfied category and Empathy 87% (Very Satisfied). Based on the evaluation of customer satisfaction assessed based on the dimensions of Responsiveness, Reliability and Empathy, it is at the "Very Satisfactory" level, with an average value of the third dimension tested of 85%.
Potential Drug Interactions in Outpatients with Hypertension and Comorbid Type 2 Diabetes Mellitus at Arifin Achmad Regional General Hospital Riau Province Husnawati, Husnawati; Rusnedy, Rahmayati; Fadillah, Ma'isyatul; Zulfitri, Reni
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 14, No 1 (2026): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.26554

Abstract

Hypertension and diabetes mellitus are degenerative diseases that if not managed properly will lead to other disease complications. This condition can cause polypharmacy which has the potential to cause drug interactions. The purpose of this study is to determine the presence or absence of drug interactions used in the treatment of hypertension patients with comorbidities of type 2 diabetes mellitus at Arifin Achmad Hospital, Riau ProvinceThis study was conducted using a descriptive analysis design by collecting retrospective data. The samples are all outpatients diagnosed with hypertension and coexisting type 2 diabetes mellitus from January to December 2024 who met the inclusion criteria. The total sample in this study was 110 samples. In this study use one variable, drug interaction. The instrument used in this study was a patient’s medical record. The results obtained were analyzed descriptively with online media screening using Drugs.com and Medscape.com sites and textbook screening such as Stockley's Drug Information Handbook (DIH) Drug Interaction, 12th edition, 2019. The data obtained were analyzed descriptively using percentages. The results showed that there were 70 cases of potential drug interactions. The type of pharmacodynamic interaction was 100% and based on severity there were major interactions of 1,43%, moderate 92,86% and minor 5,71%. These findings indicate the potential for drug interactions in outpatients with hypertension and comorbid type 2 diabetes mellitus, particularly pharmacodynamic interactions.
Penerapan Sistem Perencanaan dan Pengadaan Obat Serta Prosedur Penerimaan untuk Menjamin Ketersediaan Obat di Apotek Miftahul Jannah; Nicky Viola Agatha; Winda Windiati; Rahmayati Rusnedy; Sutriani Sutriani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8941

Abstract

Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) dilaksanakan di Apotek X Farma pada tanggal 16 Maret–02 Mei 2026 dengan tujuan meningkatkan wawasan, pengetahuan, keterampilan, serta profesionalisme calon apoteker dalam pelayanan kefarmasian. Kegiatan ini juga bertujuan mengevaluasi penerapan sistem perencanaan, pengadaan, dan prosedur penerimaan obat guna menjamin ketersediaan obat sesuai Standar Pelayanan Kefarmasian. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi, partisipasi aktif, dan praktik langsung di bawah bimbingan Apoteker Penanggung Jawab. Selain itu, pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi SOP, pencatatan stok obat, serta wawancara dengan tenaga kefarmasian terkait. Kegiatan PKPA difokuskan pada tiga tahap utama, yaitu perencanaan, pengadaan, dan penerimaan obat. Perencanaan obat dilakukan menggunakan metode kombinasi defecta dan template order untuk menyesuaikan kebutuhan stok dengan tingkat penggunaan obat. Pengadaan obat dilakukan melalui Pedagang Besar Farmasi (PBF) berizin dengan kelengkapan dokumen sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, prosedur penerimaan obat meliputi pemeriksaan kesesuaian jenis, jumlah, mutu, tanggal kedaluwarsa, serta nomor batch obat yang diterima. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem perencanaan, pengadaan, dan penerimaan obat di Apotek X Farma telah berjalan cukup terstruktur dan mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 sehingga mampu mendukung ketersediaan obat secara optimal. Kendala yang ditemukan meliputi pencatatan perencanaan yang masih sebagian manual sehingga berisiko menimbulkan ketidaktelitian, serta keterbatasan ketersediaan beberapa jenis obat dari pemasok. Secara keseluruhan, kegiatan PKPA memberikan pengalaman praktis yang bermanfaat dalam membentuk kompetensi, etika, dan tanggung jawab calon apoteker di dunia kerja profesional.
KOLEST (KONTROL LEMAK SEHAT TUBUH): PENGABDIAN MASYARAKAT DAN PEMBERIAN EDUKASI BAHAYA KOLESTEROL PADA MASYARAKAT KOTA PEKANBARU Benni Iskandar; Audia Ichsania Achmad; Fharisti Kirana; Fitra Ayu Ningsih; Ismail Marzuki; Kismira Hidayati; Liliana Saharani; Melka Febby Arpina; Tiara Andjelie; Wahyuni Wahyuni; Whulan Mudia; Wira Noviana Suhery; Rahmayati Rusnedy; Mustika Furi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.44592

Abstract

Kolesterol  adalah molekul  lipofilik  yang  sangat  penting  bagi  kehidupan  manusia yang memiliki banyak peran dan berkontribusi pada sel yang berfungsi normal. Kolesterol berfungsi sebagai molekul precursor dalam sintesis vitamin D, hormon steroid (kortisol, aldosteron dan androgen adrenal) dan hormon   seks   (testosteron,   estrogen,   dan   progesteron).   Kolesterol   juga   merupakan konstituen   garam   empedu   yang   digunakan   dalam   pencernaan   untuk   memfasilitasi penyerapan vitamin A, D, E dan K yang larut dalam lemak. Tujuan dilakukannya pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya kontrol lemak dengan gaya hidup sehat untuk mengurangi resiko tingginya kadar kolesterol dalam darah. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan sistem konseling dengan memberikan Leaflet kepada Masyarakat di Stadion Utama. Dimulai dari pengisian lembar Checklist (pre-test), pembagian leaflet, edukasi secara lisan terkait judul yang diangkat yaitu “KOLEST (Kontrol Lemak Sehat Tubuh)”, selanjutnya Masyarakat diminta untuk mengisi lembar Checklist (post-test) terkait pemahaman masyarakat terhadap informasi yang telah disampaikan dan diakhiri dengan melakukan cek kolesterol gratis. Berdasarkan hasil yang diperoleh terdapat pengaruh peningkatan pengetahuan masyarakat setelah dilakukan pemberian edukasi dengan nilai p value 0,000 yang artinya ada perbedaan yang signifikan.
POTENSI ANTIOKSIDAN EKSTRAK AKAR METANOLIK UNCARIA GAMBIR ROXB.: BUKTI DARI UJI PENANGKAPAN RADIKAL DPPH Silvy Arundita; Rahmayati Rusnedy
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia (JPFI)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51887/jpfi.v15i1.2239

Abstract

The root of Uncaria gambir Roxb. remains relatively underutilized despite its potential as a source of phenolic compounds with significant biological activities. This study aimed to evaluate the antioxidant activity of the methanolic root extract of U. gambir using the 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) radical scavenging assay. Dried roots were extracted by maceration with 70% methanol, yielding 10.64% extract. Antioxidant activity was assessed at five concentration levels (6.25, 3.125, 1.562, 0.781, and 0.39 µg/mL). The extract exhibited a concentration-dependent increase in DPPH radical scavenging activity, demonstrating a strong linear correlation between concentration and percentage inhibition. The IC₅₀ value of the extract was determined to be 12.55 ± 0.01 µg/mL. For comparison, gallic acid as a positive control showed a lower IC₅₀ value of 3.06 ± 0.05 µg/mL, indicating stronger antioxidant activity as expected for a pure phenolic compound. Levene’s test indicated homogeneity of variances (p > 0.05). An independent samples t-test showed a significant difference in IC₅₀ values between the extract and gallic acid groups (p < 0.05). Although the extract displayed lower potency than gallic acid, its activity can be classified as strong. These findings provide preliminary evidence supporting the potential of U. gambir roots as a natural antioxidant source and warrant further phytochemical investigations to identify the bioactive constituents responsible for the observed activity.
Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Kondisi Kesehatan Mental pada Remaja SMK Farmasi di Pekanbaru Diova Yuswidia Putra; Dita Maulia Andriani; Maisarah Maisarah; Marisa Nurlita; Melfi Madini; Ninda Fitria; Nur Anisa; Urhidayatunnisak Urhidayatunnisak; Sonia Gaya Srianti; Tika Ayu Andani; Rahmayati Rusnedy; Ratna Sari Dewi; Putri Lestari
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/c2p6wt09

Abstract

Beberapa tahun terakhir, ditemukan adanya peningkatan prevalensi gangguan mental emosional dengan gejala depresi dan kecemasan untuk remaja berumur >15 tahun dibandingkan pada tahun 2013, dan untuk prevalensi gangguan jiwa berat seperti skizofrenia mencapai 1,2 per seribu orang penduduk. Kegiatan pengabdian telah dilakukan kepada remaja yang ada di SMKF IKASARI Pekanbaru mengenai “Pentingnya kesehatan mental bagi remaja” bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang Kesehatan Mental pada remaja, sehingga diharapakan dengan program pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang tentunya akan membantu menurunkan angka kesehatan mental yang di alami oleh remaja. Sebanyak 52 responden laki laki ataupun perempuan diberikan 7 peryataan yang telah diberikan. Hasil persentase tertinggi dari kuesioner pertanyaan sering mengalami kesulitan untuk tidur karna bermacam-macam hal (35%), kadang-kadang membuat keputusan sendiri tanpa berfikir panjang (48%), jarang merasa terus menerus dibawa tekanan (48%), sering merasa kehilangan kepercayaan diri (50%), dapat menikmati aktivitas kegiatan sehari-hari dengan kategori sering dialami (73%), merasa tidak bahagia dan tertekan dengan kategori jarang dialami (73%), dan sekitar 48% tidak pernah berfikir saya tidak berharga. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan sekolah dapat membantu menambah wawasan siswa tentang masalah kesehatan jiwa pada remaja, salah satunya dengan mengadakan program seperti UKSJ (usaha Kesehatan jiwa sekolah) program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan Kesehatan jiwa remaja, dimana pada program ini siswa diberikan Pendidikan Kesehatan terkait pencegahan perilaku yang mengarah pada resiko terjadinya masalah Kesehatan jiwa pada remaja.
Co-Authors Adriani Susanty Anfasa Mashudi, Fristio Annisa Fitri Angraini Armon Fernando Asnila Asnila Audi Ichsania Achamad Audia Ichsania Achmad Aulia Fitri Bayzhola Ditya Putri Bella Parina, Ana Benni Iskandar Cindy Patika Sari Diova Yuswidia Putra Dita Maulia Andriani Dwiki Septian Efendi, Apriyani Elvi Khairani, Mai Fadillah, Ma'isyatul Ferdy Firmansyah Ferelina Santi Fharisti Kirana Fitra Ayu Ningsih Furi, Mustika Hanifah Siti Aisyah Hery Widijanto Husnawati Husnawati Husnawati Husnawati Indah Denni Pratiwi Isma Mubina Ismail Marzuki Kismira Hidayati Kolista Sisilawati Kurniawan Putri, Nurafika Lia Gusniwinarni Liau Che Kuang Liliana Saharani Lisa Renita Ma'isyatul Fadillah Maisarah Maisarah Marisa Nurlita Melfi Madini Melka Febby Arpina Melzi Octaviani Miftahul Jannah Mira Febrina Muhtadi, Wildan Khairi Musdalifah Musdalifah Neni Frimayanti Nicky Viola Agatha Ninda Fitria Nofri Hendri Sandi Nofriyanti Noveri Rahmawati Nur Anisa Putri Lestari Qanitah Zakwani Hakim Qurnia Pratiwi, Putri Ratna Sari Dewi Reni Zulfitri Reni Zulfitri Rickha Octavia Rifath Afandi Rinita Sari S Rizka Oktawahyuni Salsabila Putri Salsabila, Aulia Shella Anggraini Silvy Arundita Sinata, Novia Siti Hizra Alpatiqa Siti Riani Sonia Gaya Srianti Sri Harti Dewi Sri Lidya Rasihe Sutriani Sutriani Syilfia Hasti Sylfia Hasti Tiara Andjelie Tika Ayu Andani Tri Daniarty Urhidayatunnisak Urhidayatunnisak viola Afrilizetira, Garnis Wahyuni Wahyuni Whulan Mudia Winda Windiati Wira Noviana, Wira Noviana Wulandari, Zertiks Zafarani, Welly