Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Peningkatan Kinerja Guru Melalui Pelatihan Manajemen Sekolah Dan Disiplin Guru di SMP Negeri 03 Limboto Barat Nina Lamatenggo; Intan Abdul Razak; Mamat Abas
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 5 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/ajw81m88

Abstract

Kinerja guru merupakan faktor kunci dalam peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Namun, masih terdapat keterbatasan pemahaman guru terhadap manajemen sekolah dan penerapan disiplin kerja yang berdampak pada optimalisasi kinerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru melalui pelatihan manajemen sekolah dan pembinaan disiplin guru di SMP Negeri 03 Limboto Barat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan, diskusi, praktik, dan pendampingan. Pengukuran kinerja guru dilakukan menggunakan angket sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman manajemen sekolah dari 62% menjadi 82%, pengelolaan pembelajaran dari 65% menjadi 85%, serta disiplin kerja guru dari 60% menjadi 80%. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pelatihan manajemen sekolah dan pembinaan disiplin guru efektif dalam meningkatkan kinerja guru secara berkelanjutan.
Transforming Teacher Performance Through School Management Digitalization And Data-Based Discipline Systems At Smp Negeri 03 Limboto Barat Nina Lamatenggo; Intan Abdul Razak; MAMAT ABAS; Wiwit Zuriati Uno
Qoumun: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Qoumun: Journal of Social and Humanities
Publisher : Cv. Kayaswara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65097/qoumun.v1i2.69

Abstract

This study aims to analyze how digital school management and data-driven discipline systems contribute to improving teacher performance at SMP Negeri 03 Limboto Barat. A descriptive qualitative method was employed, involving interviews, observations, and document analysis to explore teachers’ experiences and the school’s implementation processes. The findings reveal that digitalization strengthened accountability, enhanced consistency in teachers’ work behavior, and improved the efficiency of administrative tasks. Teachers became more disciplined, more responsive to their professional responsibilities, and more consistent in fulfilling instructional requirements. The digital system also enabled more objective supervision and supported evidence-based decision-making within the school. Overall, the study shows that digital transformation not only improves internal school governance but also provides insights into effective performance management practices relevant to broader organizational and managerial contexts.
Supervisi Akademik Kepala Sekolah: Antara Perencanaan dan Realitas di Lapangan Fatriya Amran; Besse Marhawati; Intan Abdul Razak
Student Journal of Educational Management VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v6i1.2319

Abstract

Pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Bone Raya belum optimal, ditunjukkan oleh kepala sekolah yang belum mampu Menyusun instrumen dan teknik supervisi secara sistematis, pelaksanaan supervisi terhadap proses mengajar yang belum efektif, serta tindak lanjut yang lemah dalam pemberian penguatan dan penghargaan kepada guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut supervisi akademik kepala sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah seluruh 29 guru SMK Negeri 1 Bone Raya. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan analisis deskriptif persentase. Hasil menunjukkan bahwa perencanaan supervisi akademik berada pada kategori cukup efektif (77%), pelaksanaan pada kategori kurang efektif (65%), evlaluasi pada kategori cukup efektif (80%), dan tindak lanjut pada kategori cukup efektif (76%). Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi teknis di kelas serta penguatan mekanisme tindak lanjut yang sistematis dan berkelanjutan.
Hubungan Ketersediaan Fasilitas Teknologi Informasi Komunikasi dan Literasi Digital dengan Kreativitas Mengajar Guru Muhammad Alfath Paputungan; Arwildayanto Arwildayanto; Intan Abdul Razak
Student Journal of Educational Management VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v6i1.3334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan (1) ketersediaan fasilitas teknologi informasi komunikasi(TIK) dengan kreativitas mengajar guru, (2) literasi digital dengan kreativitas mengajar guru, dan (3) ketersediaan fasilitas TIK dan literasi digital dengan kreativitas mengajar guru di SMK Se-Kota Gorontalo. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 357 guru. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan sampel berjumlah 188 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara ketersediaan fasilitas TIK dengan kreativitas mengajar guru di SMK Negeri Se-Kota Gorontalo, (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara literasi digital dengan kreativitas mengajar guru di SMK Negeri Se-Kota Gorontalo, serta (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara ketersediaan fasilitas teknologi informasi komunikasi dan literasi digital dengan kreativitas mengajar guru di SMK Negeri Se-Kota Gorontalo. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kreativitas mengajar guru dapat dilakukan melalui penguatan literasi digital, sedangkan ketersediaan fasilitas TIK perlu didukung oleh pelatihan pemanfaatan agar tidak menjadi faktor yang lemah pengaruhnya.
Kearifan Lokal dan Merdeka Belajar: Studi Kasus Internalisasi Nilai Budaya Gorontalo di Sekolah Menengah Atas Rahmat Daeng Masaro; Arifin Arifin; Intan Abdul Razak
Student Journal of Educational Management VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v5i2.3898

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana nilai-nilai kearifan lokal diinternalisasikan dalam implementasi Merdeka Belajar di SMA Negeri 2 Tilamuta, meliputi penerapannya dalam pembelajaran, pengelolaan, dan evaluasi. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dianalisis dengan kondensasi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kearifan lokal seperti Tolopani, Pohutu Motimamango/Langgo, Huyula Ambu, Tari Saronde, Pogogulila Lo Lipu, Mo Dua Ngaamila, dan Walima—yang memuat nilai moral, adat, gotong royong, seni-budaya, sejarah, dan religi—diformulasikan bersama guru dan staf, lalu disosialisasikan. Internalisasi dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi pedagogis dan sosial guru, serta tertanamnya nilai budaya pada siswa yang tercermin dalam karakter positif, kebanggaan terhadap identitas daerah, dan partisipasi aktif dalam kegiatan sosial-budaya.