Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Metode Bermain dan Bercerita Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Di TK Dian Harapan Makkio Baji Takalar Roihanatus Salsabila; Putri, Adelia; Musfira, Musfira; Martuty, Arie
ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2026): Isolek: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra (Maret 2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/isolek.v4i1.758

Abstract

Early childhood language development is a crucial aspect of holistic growth and development, especially in Dian Harapan Makkio Baji Kindergarten in Takalar, located in an area with a language delay rate of 12–14%. This study aims to examine the effect of play and storytelling methods on the expressive language skills of children aged 5–6 years, analyze development before and after intervention, and assess the effectiveness of the integrated application of both methods. Using a Quasi-Experimental design with 14 subjects divided into experimental and control groups, the study was conducted over six weeks with a Likert-scale pretest and posttest. The results showed a significant increase in the experimental group, with an average score of 67.57 to 86.43, while the control group only increased from 65.29 to 68.43. The Wilcoxon test confirmed a significant effect (p = 0.018) of the play and storytelling method on language development, compared to the insignificant change in the control group (p = 0.310). Thus, this method is proven to be effective in improving the quality of children's language development objectively and measurably.
Systematic Literature Reviewkewirausahaan Ekonomi Hijau Implikasi Implementasi, Dan Tantangan Pembelajaran usman, Usman; Martuty, Arie; Yusran, Ramlah; Bachtiar, Muhammad Yusri; Syawal, Sahrul
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 5 No 1 (2026): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56959/jesfa.v5i1.136

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi peran kewirausahaan ekonomi hijau dalam mendorong keberlanjutan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi hijau ke dalam pendidikan kewirausahaan. Penelitian ini juga mengkaji implikasi teoretis dan praktis dari kewirausahaan hijau, serta dampaknya terhadap pengembangan keterampilan kewirausahaan yang relevan dengan keberlanjutan. Desain Metodologi menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis artikel-artikel yang diterbitkan antara tahun 2023 hingga 2025 dalam basis data Scopus. Studi ini melibatkan 96 artikel yang relevan, dievaluasi berdasarkan kata kunci yang berhubungan dengan kewirausahaan ekonomi hijau dan keberlanjutan. Temuan hasil analisis menunjukkan bahwa kewirausahaan ekonomi hijau berkontribusi signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan, melalui praktik berkelanjutan seperti manajemen rantai pasokan hijau dan inovasi produk ramah lingkungan. Namun, tantangan utama dalam implementasinya meliputi kesenjangan dalam pendidikan kewirausahaan yang berfokus pada keberlanjutan, kurangnya pengetahuan di kalangan wirausahawan, serta hambatan dalam regulasi dan pendanaan. Selain itu, SLR menunjukkan bahwa kolaborasi antar sektor dan kebijakan yang mendukung sangat penting untuk mempercepat transisi menuju ekonomi hijau. Implikasi/limitasi penelitian ini memberikan wawasan tentang kontribusi kewirausahaan hijau terhadap SDGs. Namun, keterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan artikel yang hanya mencakup periode 2023–2025 dan ketergantungan pada literatur yang terindeks di Scopus. Implikasi praktis hasil penelitian ini menyarankan pembuat kebijakan dan praktisi untuk mengembangkan kurikulum kewirausahaan hijau yang lebih komprehensif dan memperkuat kolaborasi antara universitas, industri, dan pemerintah untuk mendukung inovasi hijau dan kebijakan yang mendorong adopsi praktik hijau
Islamic-Based Management of Early Childhood Anxiety for Character and Cognitive Development M, Alyka Shalsabilah; Mutmainnah; Martuty, Arie; Rahmat, M. Yusran
Al-Mudarris Vol 9 No 1 (2026): Al-Mudarris
Publisher : Jurusan Tarbiyah,IAIN PALANGKARAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/mdr.v9i1.11090

Abstract

Early childhood anxiety, as a form of mild mental disorder, can hinder cognitive development if not identified and managed appropriately. This study aims to explore the characteristics and causal factors of anxiety in children aged 5–6 years, as well as to examine teacher–parent collaboration in managing anxiety within the framework of Islamic early childhood education. This research employed a qualitative case study approach involving children, teachers, and parents at a kindergarten setting. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation during September 2025. The findings reveal that children exhibited symptoms such as excessive fear, social withdrawal, and decreased concentration, which negatively affected their learning processes. Contributing factors included inconsistent parenting, academic pressure, limited teacher competence in early detection, and weak coordination between school and home. From an Islamic educational perspective, managing anxiety is part of tarbiyah that nurtures children’s emotional balance, faith, and character (akhlaq). Teacher–parent collaboration reflects the principle of amanah (educational responsibility), fostering a supportive environment characterized by compassion, patience, and empathy. Practical strategies such as consistent communication, play-based learning, storytelling, and emotional support contribute to children’s psychological security and readiness to learn. This study highlights that integrating emotional care with Islamic values supports holistic child development, combining cognitive growth with spiritual and moral formation in early childhood education.