Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACIEVEMENT DIVISION) UNTUK SISWA KELAS V SDN 007 SAMARINDA ULU TAHUN PEMBELAJARAN 2024/2025 Anggun Amalia Arsanti; Iksam; Yudo Dwiyono; Sukriadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this research is the low learning outcomes of fifth-grade students at SDN 007 Samarinda Ulu, especially in the Pancasila Education subject. This research aims to determine the improvement in student learning outcomes through the STAD type Cooperative Learning model in fifth-grade students of SDN 007 Samarinda Ulu in the 2024/2025 Academic Year. The type of research used is Classroom Action Research (CAR) which consists of 2 cycles and each cycle consists of 2 meetings. The subjects in this study were 18 fifth grade students consisting of 8 male students and 10 female students. And the object of this research is the learning outcomes of Pancasila Education and the improvement of each cycle using the Cooperative Learning model. Data collection techniques in this study used observation, tests and documentation. The instruments in this study used teacher activity observation sheets, student activity observation sheets and evaluation tests. The data analysis techniques in this study used averages, percentages and diagrams. The research results showed that the increase was indicated by the learning outcomes of students in the pre-cycle obtaining an average of 54.6 with a completion percentage of 22%. The learning outcomes of students in cycle I experienced an increase of 16% from the pre-cycle baseline value, with an average class value of 63.33 with a completion percentage of 44%. The learning outcomes of cycle II experienced an increase of 37.86% from the pre-cycle baseline value, with an average class value of 75.27 with a completion percentage of 83% with 15 students completing and 3 students not completing, and achieving more than the expected success indicator of 70%. Based on the research results, it can be concluded that there was an increase in the learning outcomes of Pancasila Education on the material of Gotong Royong, Characteristics of My Nation through the Cooperative Learning model in grade V students of SDN 007 Samarinda Ulu in the 2024/2025 academic year.
MANAJEMEN KONFLIK ANTAR PENDIDIK DALAM MENINGKATKAN KINERJA TIM SEKOLAH Laila; Bambang Setiono; Phiniel Kurung Pabita; Nanda Putri Amelia Santoso; Laili Komariyah; Yudo Dwiyono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, penyebab, serta strategi manajemen konflik antar pendidik dan pengaruhnya terhadap peningkatan kinerja tim sekolah. Konflik antar guru merupakan hal yang tidak dapat dihindari dalam organisasi pendidikan karena perbedaan latar belakang, nilai, gaya kerja, dan pandangan profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap tiga sekolah menengah negeri di Kota Samarinda. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, melalui proses reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis konflik utama, yaitu konflik peran, konflik interpersonal, dan konflik profesional. Strategi yang paling efektif dalam penyelesaian konflik adalah komunikasi terbuka, mediasi kepala sekolah, serta pembentukan budaya kolaboratif antar pendidik. Manajemen konflik yang dijalankan secara integratif terbukti meningkatkan koordinasi, inovasi pembelajaran, serta kohesi dan kepercayaan antar guru. Dengan demikian, manajemen konflik tidak hanya berfungsi untuk mengurangi pertentangan, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkuat kinerja tim dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis di sekolah.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP MANAJEMEN KONFLIK ANTAR PENDIDIK DI SEKOLAH DASAR Winaryati; ⁠ Muhamad Guntur; Nadia Rahma; ⁠Juliansyah; Laili Komariyah; Yudo Dwiyono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap manajemen konflik antar pendidik di sekolah dasar. Konflik di lingkungan pendidikan seringkali muncul akibat perbedaan pandangan, nilai, maupun kepentingan antar guru, sehingga diperlukan kemampuan kepemimpinan yang efektif untuk mengelola dan menyelesaikannya secara konstruktif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Populasi penelitian ini adalah 85 guru dari lima sekolah dasar negeri di Kota X, dengan teknik pengambilan sampel proportional random sampling sebanyak 70 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala Likert lima poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas manajemen konflik (R² = 0,58; p < 0,05). Kepala sekolah dengan gaya kepemimpinan transformasional terbukti lebih mampu menciptakan komunikasi terbuka, memperkuat kerja sama tim, serta menekan eskalasi konflik destruktif. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kompetensi kepemimpinan kepala sekolah menjadi faktor strategis dalam menciptakan budaya kerja harmonis dan profesional di lingkungan sekolah dasar.
Peran Instruktur Dalam Meningkatkan Kecakapan Hidup Melalui Pelatihan Pembuatan Kerajinan Rotan Pada Warga Belajar Di UPTD Pelatihan Koperasi Samarinda Niken Sulistiawati; Yudo Dwiyono; Hepy Tri Winarti
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 3 (2024): Mei : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v2i3.723

Abstract

Masyarakat yang minim kecakapan hidup berupa skill keterampilan membutuhkan instruktur untuk dapat meningkatkan serta memiliki keahlian dengan memberikan pelatihan kecakapan hidup dalam bidang pembuatan kerajinan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peran instruktur dalam meningkatkan kecakapan hidup melalui pelatihan kerajinan rotan, (2) mendeskripsikan faktor pendukung instruktur yang mempengaruhi keberhasilan dalam meningkatkan kecakapan hidup melalui pelatihan pembuatan kerajinan rotan pada warga belajar di UPTD Pelatihan Koperasi Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian yaitu menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Peran Instruktur Dalam Meningkatkan Kecakapan Hidup Melalui Pelatihan Kerajinan Rotan memenuhi perannya sebagai informator, fasilitator, motivator dan evaluator dengan baik. Selain itu menunjukan bahwa terdapat faktor pendukung instruktur yang mempengaruhi keberhasilan dalam pelaksanaan pelatihan yaitu instruktur yang kompeten dalam bidang kerajinan rotan serta bersertifikasi nasional dan fasilitas yang memadai sebagai penunjang untuk kelancaran proses kegiatan pelatihan.
Evaluasi Keamanan Dan Manajemen Data Pada Sistem Informasi Sekolah Di Era Transformasi Digital Siti Novi Coalliani; Arie Ekayudistira Kirana Tejawati; Syifa’ Hanum Budiawati; Irmawati; Laili Komariyah; Yudo Dwiyono
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): Januari : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Prodi. Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v8i1.2346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan keamanan dan manajemen data pada sistem informasi sekolah di era transformasi digital, dengan fokus pada upaya perlindungan data pendidikan serta efektivitas tata kelola digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif berbasis data sekunder, yang bersumber dari laporan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), publikasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta publikasi ilmiah terkait kasus kebocoran data di sektor pendidikan Indonesia periode 2019–2023. Data dianalisis menggunakan kerangka kerja Confidentiality, Integrity, and Availability (CIA) Triad dan Data Governance Principle untuk menilai penerapan prinsip keamanan informasi dan tata kelola data di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat kelemahan signifikan dalam perlindungan data, terutama akibat kelalaian internal, kurangnya kebijakan keamanan yang komprehensif, serta lemahnya pengawasan terhadap sistem digital pendidikan. Dua aspek utama yang ditemukan berperan penting dalam memperkuat sistem keamanan informasi sekolah adalah kebijakan backup data yang berlapis dan terjadwal, serta manajemen akun pengguna berbasis role-based access control (RBAC). Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya literatur mengenai manajemen keamanan data pendidikan di Indonesia dan memberikan rekomendasi strategis bagi sekolah untuk membangun sistem informasi yang aman, akuntabel, dan berkelanjutan.
Penguatan mutu pembelajaran melalui manajemen SDM pendidikan yang profesional untuk bilingual school di Kalimantan Timur Indri; Laili Komariyah; Yudo Dwiyono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40325

Abstract

Introduction: The urgency of research focused on educational human resource management aims to uncover and understand the meaning of experiences of unprofessional educational human resource management that undermine the quality of learning, thereby providing a more comprehensive understanding of the phenomenon of bilingual schools in East Kalimantan. Method: Systematic literature review with keywords relevant to the research focus. Result: By focusing on the meaning of experiences of unprofessional educational human resource management, this research makes a comprehensive contribution. Discussion: A phenomenological approach is relevant and essential because it allows researchers to explore the meaning of experiences of unprofessional educational human resource management into a dimension that cannot be captured by quantitative surveys or structural case studies. As demonstrated in the literature on teacher identity, professional identity is strongly influenced by organizational processes, recruitment, and development. This gap underscores the urgency of in-depth studies to reconstruct an understanding of how professionalism is practiced.
PENGARUH PENERAPAN MODEL KOOPERATIF LEARNING TIPE LISTENING TEAM TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS VI A SDN 005 SAMARINDA SEBERANG TAHUN PEMBELAJARAN 2024/2025 Akbar, Muhammad; Yudo Dwiyono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.40580

Abstract

This study aims to determine the effect of applying the Listening Team Cooperative Learning model on the science and social studies learning outcomes of sixth-grade students at SDN 005 Samarinda Seberang in the 2024/2025 academic year. The background of this study stems from the low achievement of student learning outcomes, where 75% have not met the Learning Objective Achievement Criteria. This condition is thought to be influnced by the dominance of convensional methods that do not actively involve students. The type of research used is an experiment with a Quasi-Experimental Approach and a Non-Equivalent Control Group Design. The research population consisted of all sixth-grade students, with a sample of 48 students divided into experimental and control classes. The research insturments include tests (10 multiple-choice questions and 10 essay questions) and non-tests in the form of observations and documention. Data analysis was performed thourgh normality and homogeneity test, Independent Sample T-tests, and N-Gain calculations. The result showed that there was a significant difference between the experimental and control classes with a Sig. (2-tailed) velue of 0.000 (<0.05). This proves that the use of the Listening Team Cooperative Learning model can be an alternative effective learning strategy to increase student activity, understanding and involvement in the learning process.