Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penguatan Pemahaman Keislaman Masyarakat melalui Program Siaran Masaail Islamiyah 102,6 Padang FM Thaheransyah, Thaheransyah; Maiseptian, Fadil; Fitria, Anggi; Nuari, Iqbal; Fakhrin, Nurul
Menara Pengabdian Vol 5, No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Juni 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i1.6814

Abstract

Program siaran Masaail Islamiyah di 102,6 Padang FM merupakan media dakwah berbasis radio yang bertujuan meningkatkan pemahaman keislaman masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui penyusunan materi keagamaan kontekstual, interaktif, dan responsif terhadap problematika umat. Hasilnya, terjadi peningkatan partisipasi pendengar serta munculnya diskusi produktif melalui saluran interaksi radio. Program ini terbukti efektif sebagai sarana dakwah massal yang edukatif, terutama di kalangan masyarakat yang belum terjangkau dakwah digital.
Mengenal Kesehatan Mental Lansia: Sebuah Penelitian Deskriptif Terhadap Tantangan Dan Dukungan Yang Diperlukan Pada Usia Tua Nuari, Iqbal; Maiseptian, Fadil; Thaheransyah, Thaheransyah; Fitria, Anggi; Fakhrin, Nurul
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan KajianĀ Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6652

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan sehari-hari, tidak terkecuali lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan berbagai aspek kesehatan mental lansia, dengan fokus pada faktor emosional, psikologis, sosial, fisik, makna hidup, dan kemampuan mengatasi masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan instrumen yang diadaptasi dari Hudson, yang mengukur tingkat kesehatan mental lansia dalam berbagai dimensi. Data dikumpulkan dari 44 Jorong Ngungun, Kabupaten Agam dengan Teknik pengambilan sampel mengguakan Teknik purposice sampling dengan kriteria lansia berumur 65-80 tahun ke atas, selanjutnya dikumpulkan data menggunakan kuesioner yang berfokus pada pengukuran aspek-aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki kesehatan mental yang baik, terutama pada aspek emosional dan makna hidup. Namun, terdapat variasi signifikan pada aspek sosial dan kemampuan mengatasi masalah, yang menunjukkan adanya tantangan yang perlu diatasi. Rata-rata skor pada aspek emosional menunjukkan kestabilan yang cukup baik, sementara aspek sosial dan fisik cenderung lebih rendah, yang mengindikasikan perlunya perhatian lebih terhadap dukungan sosial dan perawatan fisik. Temuan ini memberikan dasar bagi kebijakan dan program yang lebih terfokus pada kesejahteraan mental lansia.Kata Kunci: Kesehatan Mental; Lansia; Agam; Emosional.
Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Psychological Well-being Pada Lansia Pespektif Bimbingan dan Konseling Fitria, Anggi; Nuari, Iqbal; Thaheransyah, Thaheransyah; Maiseptian, Fadil
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan KajianĀ Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.7576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik terhadap psychological well-being pada lansia dalam perspektif bimbingan dan konseling. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif regresi linear sederhana. Populasi penelitian adalah lansia yang tergabung kelompok senan di Kecamatan Nanggalo, sedangkan sampel ditentukan dengan teknik purposive dan random sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner aktivitas fisik dan skala psychological well-being yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara aktivitas fisik terhadap psychological well-being pada lansia (r = 0,546; p 0,05). Aktivitas fisik berkontribusi sebesar 30% terhadap varians kesejahteraan psikologis, yang berarti semakin aktif lansia secara fisik, semakin tinggi tingkat kesejahteraan psikologisnya. Temuan ini menegaskan pentingnya peran aktivitas fisik sebagai faktor pendukung kesejahteraan psikologis dalam layanan bimbingan dan konseling bagi lansia. Konselor dapat mengintegrasikan program aktivitas fisik dalam intervensi konseling guna membantu lansia mencapai keseimbangan emosional, kebahagiaan, serta penerimaan diri yang lebih baik di masa lanjut usia.Kata kunci: aktivitas fisik, psychological well-being, lansia, bimbingan dan konseling
IMPLEMENTATION OF GROUP SETTING REBT COUNSELING TO REDUCE THE CONSUMPTION OF ADOLESCENSE Thaheransyah, Thaheransyah; Fitria, Anggi; Rosdialena, Rosdialena; Utami, Sri
Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jsk.v6i1.5418

Abstract

The consumptive attitude is an unreasonable thought so that economically when it becomes an action it causes waste and cost inefficiency. Psychologically it causes anxiety and insecurity. Meanwhile, REBT Counseling is to improve and change the attitudes, perceptions, ways of thinking, beliefs and views of the counselee which are irrational to become rational, so that they can develop themselves and achieve optimal self-realization and also there is no module for changing consumptive attitudes among adolescents. The research method uses the experimental method. data collection techniques were interviews and questionnaires, interviews were conducted with two informants who participated in the family and questionnaires were given to adolescents so that they could provide information and contribute to the research conducted. The data analysis technique used is descriptive data analysis, namely by describing the application of REBT counseling with group settings to reduce consumptive attitudes. The results of the research conducted found that from the results of the pre-test 30 adolescents 1 (3.3%) were in the very high category, 10 people (33.3%) were in the high category, 12 (40%) were in the medium category, 6 people were in the high category. (20%) are in the low category and 1 person (3.3%) is in the very low category of consumptive attitudes.