Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD GUGUS 2 SELONG LOMBOK TIMUR Rodiyah, Hadiatul; Lasmawan, Wayan; Dantes, Nyoman
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.878 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus 2 Selong Lombok Timur yang dibelajarkan melalui model pembelajaran resolusi konflik dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Populasi penelitian berjumlah 280 orang dan sampel berjumlah 96 yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest control group design. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sikap sosial dan tes hasil belajar IPS berupa tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji statistik MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan sikap sosial, antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Resolusi Konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 2 Selong Lombok Timur, (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPS, antara siswa yang dibelajarkan melaluii model pembelajaran Resolusi Konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 2 Selong Lombok Timur, (3) terdapat perbedaan simultan, sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa, antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Resolusi Konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 2 Selong Lombok Timur
Pemberdayaan Limbah Serabut Kelapa Menjadi Pobuke Berbasis Geometri Untuk Menaggulangi Tingkat Pengagguran Di Desa Senyiur Mahmudah, Rifaatul; Abdullah, Abdullah; Rodiyah, Hadiatul; Susilawati, Susilawati
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 1, No 1 (2020): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa senyiur merupakan salah satu  daftar pedesaan  yang menjadi pusat perhatian pemerintah. Perdesaan tersebut membutuhkan pendampingan untuk mengelola potensi daerah mereka melihat banyaknya pengangguran. Faktor pendorong peningkatan Pengangguran karena tingginya angka kemiskinan yang menyebabkan banyak yang tidak menikmati bangku sekolah. Dampaknya para pengangguran tidak memiliki skill yang handal. Masyarakat pengangguran terdiri dari anak terlantar/putus sekolah dan ibu rumah tangga yang tidak memiliki hasil tetap . Salah satu pemecahan masalahnya adalah memberdayakan serabut kelapa menjadi  barang yang bernilai ekonomis, karena dapat membantu perekonomian masyarakat  pengangguran. Target luaran yang hendak dicapai adalah memberdayakan limbah  serabut  kelapa  menjadi POBUKE (Pot Bunga Kekinian) berbasis geometri. Geometri tersebut merupakan software geometri interaktif  untuk ketepatan dan simulasi penggunaan, agar mudah memanipulasi dan membuat objek-objek geometris, karena seni secara universal memiliki hubungan geometri yang begitu kompleks. Manfaat penelitian ini tidak lain membantu pemerintah mengurangi tingkat pengangguran serta terciptanya lapangan pekerjaan. Harapanya dapat menumbuh kembangkan jiwa enterpreuner masyarakat pengangguran. Produk ini juga dapat dijadikan sebagai media pembelajaran matematika. Metode dalam kegiatan ini adalah menggunakan metode demonstrasi, ceramah, diskusi, praktik dan obsevase. 1. Metode demonstrasi berbasis ceramah digunakan sebagai simulasi training atau kegiatan pelatihan. 2. Metode diskusi digunakan sebagai komunikasi dua arah yang bersifat terbuka antara para tim peneliti dan pemateri dengan para karyawan. 3. Metode praktik untuk mengimlplementasikan pengetahuan yang sudah didapatkan dari para tim peneliti dan pemateri yang professional dalam bidang kerajinan. 3. Metode observase sebagai evaluasi tingkat pemahaman masyarakat dalam mengimplementasikan simulasi yang sudah diberikan.Kata Kunci : Serabut Kelapa, POBUKE, Geometri dan Pengangguran
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD GUGUS 2 SELONG LOMBOK TIMUR Rodiyah, Hadiatul; Lasmawan, Wayan; Dantes, Nyoman
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v4i1.1197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus 2 Selong Lombok Timur yang dibelajarkan melalui model pembelajaran resolusi konflik dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Populasi penelitian berjumlah 280 orang dan sampel berjumlah 96 yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest control group design. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sikap sosial dan tes hasil belajar IPS berupa tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji statistik MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan sikap sosial, antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Resolusi Konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 2 Selong Lombok Timur, (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPS, antara siswa yang dibelajarkan melaluii model pembelajaran Resolusi Konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 2 Selong Lombok Timur, (3) terdapat perbedaan simultan, sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa, antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Resolusi Konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 2 Selong Lombok Timur
Pemberdayaan Limbah Serabut Kelapa Menjadi Pobuke Berbasis Geometri Untuk Menaggulangi Tingkat Pengagguran Di Desa Senyiur Rifaatul Mahmudah; Abdullah Abdullah; Hadiatul Rodiyah; Susilawati Susilawati
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 1 No 1 (2020): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v1i1.2409

Abstract

Desa senyiur merupakan salah satu  daftar perdesaan  yang menjadi pusat perhatian pemerintah. Perdesaan tersebut membutuhkan pendampingan untuk mengelola potensi daerah mereka melihat banyaknya pengangguran. Faktor pendorong peningkatan Pengangguran karena tingginya angka kemiskinan yang menyebabkan banyak yang tidak menikmati bangku sekolah. Dampaknya para pengangguran tidak memiliki skill yang handal. Masyarakat pengangguran terdiri dari anak terlantar/putus sekolah dan ibu rumah tangga yang tidak memiliki hasil tetap . Salah satu pemecahan masalahnya adalah memberdayakan serabut kelapa menjadi  barang yang bernilai ekonomis, karena dapat membantu perekonomian masyarakat  pengangguran. Target luaran yang hendak dicapai adalah memberdayakan limbah  serabut  kelapa  menjadi POBUKE (Pot Bunga Kekinian) berbasis geometri. Geometri tersebut merupakan software geometri interaktif  untuk ketepatan dan simulasi penggunaan, agar mudah memanipulasi dan membuat objek-objek geometris, karena seni secara universal memiliki hubungan geometri yang begitu kompleks. Manfaat penelitian ini tidak lain membantu pemerintah mengurangi tingkat pengangguran serta terciptanya lapangan pekerjaan. Harapanya dapat menumbuh kembangkan jiwa enterpreuner masyarakat pengangguran. Produk ini juga dapat dijadikan sebagai media pembelajaran matematika. Metode dalam kegiatan ini adalah menggunakan metode demonstrasi, ceramah, diskusi, praktik dan obsevase. 1. Metode demonstrasi berbasis ceramah digunakan sebagai simulasi training atau kegiatan pelatihan. 2. Metode diskusi digunakan sebagai komunikasi dua arah yang bersifat terbuka antara para tim peneliti dan pemateri dengan para karyawan. 3. Metode praktik untuk mengimlplementasikan pengetahuan yang sudah didapatkan dari para tim peneliti dan pemateri yang professional dalam bidang kerajinan. 3. Metode observase sebagai evaluasi tingkat pemahaman masyarakat dalam mengimplementasikan simulasi yang sudah diberikan.
Penggunaan Media Flash Card Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Kemampuan Membaca Siswa Dengan Hambatan Fungsional Belajar Baiq Sri Hulfa; Donna Boedi Maritasari; Hadiatul Rodiyah
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.4382

Abstract

This objective of this research to analyze the factor that influence the reading difficulties of students with functional learning disabilities, and to assess the effecacy of employing flash card media based on local wisdom on the reading ability of students with functional learning difficulties. The descriptive qualitative research method was applied, employing a case study methodology. This study’s participants were five third-grade students from SDN 2 Kesik who had functional learning difficulties. Observation, interviews and documentation were utilized to gain data. Data were analyzed using data collection, data reduction, data presentation, and conclusion/verification. The findings indicate that using flash card media based on local wisdom is helpful for sharpening students’ memory as well as improving the reading skills of students with functional learning disabilities at the level of reading, identifying letters and spelling. This can be observed through the students’ improving reading skills indicators.
Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Berbasis Pengalaman (Experiental Learning) Pada Siswa Kelas II Zohrani Zohrani; rohini rohini; Zalia Muspita; abdullah Abdullah; Hadiatul Rodiyah
Jurnal Golden Age Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v6i2.8661

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Setiap siklus dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan tes. Analisis dilakukan melalui teknik deskriptif  kuantitatif. Jumlah siswa yang mencapai nilai ≥ 70  adalah 96 %. Perolehan daya serap tersebut melebihi standar minimal (85%) sebagai kriteria keberhasilan tindakan yang ditetapkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar Siswa kelas II Tema 2 Sub Tema 1 SDN 5 Selong Kabupaten Lombok Timur dengan menggunakan model pembelajaran berbasis pengalaman (Experiental Learning) hasilnya sangat baik. Hal tersebut terlaksana pada pertemuan pertama dari 25 orang siswa, nilai rata rata mencapai 65, meningkat menjadi  72, dan pada siklus akhir mencapai 82. Daya serap ketuntasan belajar mencapai  64 %, meningkat menjadi 80 %, dan pada siklus akhir mencapai 96 %. Penerapan pembelajaran melalui Model pembelajaran berbasis pengalaman (Experiental Learning ) berpengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.  
PENGARUH PENGUASAAN KOSAKATA MELALUI MEDIA PASS PICTURE DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERMAINAN KATA PADA ANAK USIA 7 TAHUN zalia muspita; ria rahma ningsih; hadiatul rodiyah; rohyana fitriani
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL GOLDEN AGE
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i1.19267

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penguasaan kosakata melalui media pass picture menggunakan metode permainana kata pada siswa kelas I SD Negeri I Pringgabaya Utara tahun pelajaran 2021/2022. Sumber data yang digunakan ialah data primer. Sedangkan untuk Jenis penelitian penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang masuk ke dalam data interval dengan group pretest posttest. Sampel yang digunakan seluruh siswa kelas I sebanyak 17 siswa. Hasil penelitian menunjukkan penguasaan kosakata menggunakan media Pass Picture mengalami peningkatan terbukti dari uji normalitas data Pretest sebesar 0.109 dan Posttest  sebesar 0.077 lebih besar dari 0.05 yang menyatakan bahwa hasil yang didapatkan signifikan. Hasil (t-hitung) menunjukkan sebesar 10.255 dan untuk t-tabel sebesar 1.729 yang menyatakan bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel sehingga hasil pretest dan posttest terdapat perbedaan yang signifikan. Yang artinya penggunaan media Pass Picture  dapat meningkatkan penguasaan kosakata pada siswa kelas I SD Negeri I Pringgabaya Utara.Kata Kunci :Media Pass Picture,  Penguasaan kosakata.
Kultur Sekolah dalam Pencegahan Bullying dan Kekerasan di Sekolah Dasar Habibuddin Habibuddin; Mijhamuddin Alwi; Muhammad Sururuddin; Sahiruddin Sahiruddin; Najmul Hadi; Sadaruddin Sadaruddin; Hadiatul Rodiyah
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i2.24916

Abstract

Bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah dasar (SD) semakin marak terjadi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kultur sekolah dalam pencegahan bullying dan kekerasan di SD Negeri 2 Tebaban Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombk Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif terdiri atas data collecting, data reduction, data display, dan conclusion. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) pengembangan kultur sekolah dalam pencegahan bullying dan kekerasan dilakukan melalui: (a) kebijakan sekolah, seperti kesediaan menjadi tim pencegahan dan penanganan kekerasan (TPPK), dan program sekolah untuk pembiasaan perilaku religius, disiplin, peduli sesama, dan peduli pada lingkungan; (b) kurikulum sekolah mengintegrasikan nilai-nilai karakter Profil Pelajar Pancasila (P3) melalui materi pelajaran, dan pengembangan diri atau keterampilan siswa; dan (c) kepala sekolah berperan menjadi pemimpin, memberi keteladanan, interaktif dan komunikatif, motivator, sekaligus menjadi pengawas; serta (d) guru-guru berperan menjadi model, fasilitator, pengarah, komunikator, motivator, dan mediator; (2) pendukung pengembangan kultur sekolah dalam pencegahan bullying dan kekerasan adanya kebijakan sekolah, kurikulum sekolah, dan kepala sekolah dan guru memiliki peran menanamkan nilai-nilai anti bullying dan kekerasan, sedangkan penghambatnya, terdapat nilai-nilai (gotong royong, kemandirian, dan lain-lain) belum diaktualisasikan oleh siswa, perkembangan media sosial sangat mempengaruhi perilaku bullying dan kekerasan siswa.   Kata Kunci: bullying, kekerasan, kultur sekolah
Pengaruh Model Paradigma Pedagogi Reflektif Terhadap Sikap Disiplin Siswa Kelas III SDN 1 Korleko Ramdan, Ahmad Yasar; Sururuddin, Muhammad; Rodiyah, Hadiatul; Hamdi, Zulfadli; Azim, M. Fathul
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v10i1.26826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran paradigma pedagogi reflektif terhadap sikap disiplin siswa kelas III SDN 1 Korleko. Jenis penelitian ini adalah eksperimen desain penelitian pre-eksperimen dengan jenis one group pre-test dan post-test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SDN 1 Korleko tahun pelajaran 2022/2023. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik nonprobability sampling yaitu purposive sampling sebanyak 40 orang. Metode menggunakan instrumen angket berskala interval, yang telah diujicobakan dengan hasil uji coba instrumen angket telah valid dan reliable. Sedangkan untuk analisisnya menggunakan uji-t dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa t hitung > t tabel yaitu (6.457 > 1.687), dengan kata lain hipotesis Ho ditolak dan H1 tabel diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam model pembelajaran paradigma pedagogi reflektif terhadap sikap disiplin siswa kelas III SDN 1 Korleko. Model ini dapat mengungkap makna yang sebenarnya dari materi yang telah dipelajari, sehingga membentuk pribadi siswa yang utuh melalui tahapan konteks, pengalaman, refleksi, aksi, dan evaluasi.
Kesulitan Belajar Siswa dan Penanganannya Pada Pembelajaran Matematika SD Wardani, Iwan Usma; Abdullah, Abdullah; Mahmudah, Rifaatul; Rodiyah, Hadiatul
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v10i1.26898

Abstract

Salah satu mata pelajaran yang paling banyak siswa mengalami kendala dan merasa kesulitan dalam memahami konsep-konsepnya adalah mata pelajaran matematika. Tugas seorang guru tidak hanya mentransfer ilmu atau menyampaikan ilmu pembelajaran kepada siswa di dalam kelas. Adapun sebagian besar siswa memaparkan bahwa mata pelajaran yang memiliki keterkaitan dengan perhitungan merupakan mata pelajaran yang sulit untuk dipahami. Tujuannya adalah mengetahui terkait strategi penanganan kesulitan belajar di mata pelajaran matematika di jenjang sekolah dasar. Penulisan artikel ini menggunakan jenis kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah kesulitan belajar matematika bisa disebabkan oleh faktor internal, diantaranya adalah kebiasaan belajar, sikap dan motivasi peserta didik, minat belajar peserta didik, dankemampuan pengindraan. Sedangkan pendeskripsian dari faktor eksternal, diantaranya adalah fasilitas pembelajaran, hubungan peserta didik dengan guru, dan metode pengajaran yang digunakan oleh pendidik Kesimpulannya adalah cara penanganan dari kesulitan belajar matematika peserta didik pada jenjang sekolah dasar, diantaranya adalah blended learning digunakan, kurikulum ketahanan diri dilaksanakan dengan baik, menggunakan IT dioptimalkan dalam proses pembelajaran, remidial matematika berbasis pembelajaran tambahan diberikan terhadap peserta didik, dan kesulitan belajar peserta didik terhadap pelajaran matematika didiagnosis sedini mungkin.