Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD GUGUS 2 SELONG LOMBOK TIMUR Rodiyah, Hadiatul; Lasmawan, Wayan; Dantes, Nyoman
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v4i1.1197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus 2 Selong Lombok Timur yang dibelajarkan melalui model pembelajaran resolusi konflik dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Populasi penelitian berjumlah 280 orang dan sampel berjumlah 96 yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest control group design. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sikap sosial dan tes hasil belajar IPS berupa tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji statistik MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan sikap sosial, antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Resolusi Konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 2 Selong Lombok Timur, (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPS, antara siswa yang dibelajarkan melaluii model pembelajaran Resolusi Konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 2 Selong Lombok Timur, (3) terdapat perbedaan simultan, sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa, antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Resolusi Konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 2 Selong Lombok Timur
Pengaruh Model Paradigma Pedagogi Reflektif Terhadap Sikap Disiplin Siswa Kelas III SDN 1 Korleko Ramdan, Ahmad Yasar; Sururuddin, Muhammad; Rodiyah, Hadiatul; Hamdi, Zulfadli; Azim, M. Fathul
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v10i1.26826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran paradigma pedagogi reflektif terhadap sikap disiplin siswa kelas III SDN 1 Korleko. Jenis penelitian ini adalah eksperimen desain penelitian pre-eksperimen dengan jenis one group pre-test dan post-test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SDN 1 Korleko tahun pelajaran 2022/2023. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik nonprobability sampling yaitu purposive sampling sebanyak 40 orang. Metode menggunakan instrumen angket berskala interval, yang telah diujicobakan dengan hasil uji coba instrumen angket telah valid dan reliable. Sedangkan untuk analisisnya menggunakan uji-t dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa t hitung > t tabel yaitu (6.457 > 1.687), dengan kata lain hipotesis Ho ditolak dan H1 tabel diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam model pembelajaran paradigma pedagogi reflektif terhadap sikap disiplin siswa kelas III SDN 1 Korleko. Model ini dapat mengungkap makna yang sebenarnya dari materi yang telah dipelajari, sehingga membentuk pribadi siswa yang utuh melalui tahapan konteks, pengalaman, refleksi, aksi, dan evaluasi.
Kesulitan Belajar Siswa dan Penanganannya Pada Pembelajaran Matematika SD Wardani, Iwan Usma; Abdullah, Abdullah; Mahmudah, Rifaatul; Rodiyah, Hadiatul
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v10i1.26898

Abstract

Salah satu mata pelajaran yang paling banyak siswa mengalami kendala dan merasa kesulitan dalam memahami konsep-konsepnya adalah mata pelajaran matematika. Tugas seorang guru tidak hanya mentransfer ilmu atau menyampaikan ilmu pembelajaran kepada siswa di dalam kelas. Adapun sebagian besar siswa memaparkan bahwa mata pelajaran yang memiliki keterkaitan dengan perhitungan merupakan mata pelajaran yang sulit untuk dipahami. Tujuannya adalah mengetahui terkait strategi penanganan kesulitan belajar di mata pelajaran matematika di jenjang sekolah dasar. Penulisan artikel ini menggunakan jenis kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah kesulitan belajar matematika bisa disebabkan oleh faktor internal, diantaranya adalah kebiasaan belajar, sikap dan motivasi peserta didik, minat belajar peserta didik, dankemampuan pengindraan. Sedangkan pendeskripsian dari faktor eksternal, diantaranya adalah fasilitas pembelajaran, hubungan peserta didik dengan guru, dan metode pengajaran yang digunakan oleh pendidik Kesimpulannya adalah cara penanganan dari kesulitan belajar matematika peserta didik pada jenjang sekolah dasar, diantaranya adalah blended learning digunakan, kurikulum ketahanan diri dilaksanakan dengan baik, menggunakan IT dioptimalkan dalam proses pembelajaran, remidial matematika berbasis pembelajaran tambahan diberikan terhadap peserta didik, dan kesulitan belajar peserta didik terhadap pelajaran matematika didiagnosis sedini mungkin.
Analisis Pembelajaran Pendidikan Pancasila Sebagai Media Pembentukan Pendidikan Karakter Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Siswa Kelas III Rodiyah, Hadiatul; Ilma, Lu'luil Hafizatul; Lestarini, Yuniar; Muspita, Zalia
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i4.8870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran pendidikan pancasila sebagai media pembentukan pendidikan karakter siswa kelas III MI NWDI Dames. Berdasarkan hasil penelitian yang telah peneliti lakukan, maka peneliti menarik kesimpulan bahwa bahwa pembelajaran pancasila terintergrasi dengan pendidikan karakter. Sehingga pembelajaran pendidikan pancasila dapat dijadikan sebagai media pembentukan pendidikan karakter siswa kelas III MI NWDI Dames. Setelah proses pembelajaran pendidikan pancasila sebagai media pembentukan pendidikan karakter dalam implementasi kurikulum merdeka terlaksana. Hasil dari pengumpulan data baik dengan observasi dan wawancara, dari 19 siswa kelas III MI NWDI Dames yang berperilaku sesuai dengan pendidikan karakter dan menerapkan pendidikan karakter sebanyak 52,63%, dan siswa yang berperilaku tidak sesuai dengan pendidikan karakter sebanyak 36,84%, sedangkan siswa yang kadang-kadang bersikap sesuai dan tidak sesuai pendidikan karakter sebanyak 10,53%. Dalam penelitian ini peneliti menemukan bahwa siswa dapat mengikuti proses pembelajaran pendidikan pancasila dengan baik dan menerapkan pembelajaran untuk membentuk pendidikan karakter yang baik. Seperti bersikap toleransi, jujur, cinta damai, tanggung jawab, dan peduli lingkungan.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Di SD Negeri 2 Tebaban Rodiyah, Hadiatul; Kudsiah, Musabbihatul; Zohriah, Zohriah; Fadilah, Dina; Alwi, Mijahamuddin
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v10i2.29115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 2 Tebaban. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 2 Tebaban, sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, dan siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, pengajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengimplementasian kurikulum merdeka, sekolah telah melaksanakan peningkatan kompetensi guru melalui beberapa kegiatan pelatihan, diantaranya Bimbingan Teknis (BIMTEK), pelatihan ditingkat kabupaten, webinar, pelatihan di gugus, pelatihan di Plat Form Merdeka Mengajar (PMM) dan Kelompok Kerja Guru (KKG). Kesiapan guru dalam menyiapkan perangkat ajar. Guru sudah menyiapkan perangkat ajar, guru juga melakukan asessmen formatif dan sumatif selain itu guru melakukan asesmen diagnostik awal kepada siswa. Pada kegiatan kokurikuler yaitu pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sekolah telah melaksanakannya. Dalam pelaksanaannya guru sudah memiliki modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) serta sudah memiliki rubrik penilaian sebagai pedoman dalam pelaksanaannya. Pengimplementasian kurikulum merdeka disekolah tersebut belum sepenuhnya berjalan secara maksimal. Adapun kesulitan yang dialami yaitu kurangnya pemahaman guru, keterbatasan waktu, serta kurangnya sarana dan prasarana.
Kurikulum Merdeka Dalam Persfektif Filsafat Pendidikan Esensialisme Rodiyah, Hadiatul; Amin, M. Syahruddin; Marhaeni, Marhaeni; Nisa, Saufiatun; Aulia, Tasya
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v10i2.29135

Abstract

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang diberlakukan dalam sisem pendidikan Indonesia untuk mengatasi learning loss akibat wabah pandemi Covid-19, dan mengejar ketertinggalan pendidikan Indonesia dari negara lain. Filsafat pendidikan esensialisme memberikan bingkai bahwa pendidikan hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia sesuai dengan esensiya dan esensi keberadaannya sebagai manusia melalui pelestarian dan pengajaran nilai-nilai kebaikan lama yang jelas, ajeg, dan terbukti pada generasi saat ini dan masa depan. Studi ini dilakukan dengan metode studi kepustakaan (library reseach). Materi esensial yang diajarkan dalam kurikulum merdeka sejalan dengan pemikiran dalam filsafat esensialisme yaitu membacam, menulis, berhitung, dan berbicara/berkomunikasi. Namun demikian konsep merdeka belajar yang diberikan kepada siswa menurut pandangan filsafat esensialisme tidak terlalu tepat karena siswa adalah individu yang belum matang secara psikologi (IQ/EQ/SQ), yang harus dibantu untuk menemukan potensi dirinya, mengetahui yang diinginkan, dibutuhkan dan bermanfaat untuk kebaikannya dimasa depan.
Pengaruh Model Pembelajaran PBL dan Keterampilan Sosial terhadap Hasil Belajar PKn SDN 1 Sembalun Lombok Timur Zalia Muspita; Lestarini, Yuniar; Rodiyah, Hadiatul; Asri, Indra Himayatul
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v11i1.30555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaranproblem based learning (PBL) dan keterampilan sosial terhadap hasil belajar pknsiswa kelas IV SD Negeri 1 Sembalun. Metode penelitian yang digunakan adalahpenelitian expost facto dengan desain penelitian one grup desain pre-test, post-testdan untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan pre-test, perlakuan, danpost-test. Partisipan penelitian terdiri dari 20 siswa sebagai sampel di SD Negeri 1Sembalun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontribusi signifikan darimodel pembelajaran problem based learning (PBL) dan keterampilan sosialterhadap hasil belajar PKn siswa. Data menunjukkan bahwa skor rata-rata pada pre-test adalah 43.00 dengan deviasi standar 11.286. Pada post-test, skor rata-ratameningkat menjadi 81.0500, dan deviasi standar menurun menjadi 10.26222.Berdasarkan hasil ini, nilai signifikansi adalah <0.05, yang menunjukkan bahwahipotesis peneliti diterima, yang berarti model pembelajaran problem basedlearning (PBL) dan keterampilan sosial efektif untuk meningkatkan hasil belajarPKn siswa kelas IV
Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sasak Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Fase B SD Negeri 2 Kelayu Utara Rodiyah, Hadiatul; Fitra, Epe Agung Pribadi
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i2.11145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang integrasi nilai-nilai kearifan lokal suku sasak dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV di SD Negeri 2 Kelayu Utara. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan survey untuk menganalisis dan menguraikan hasil pengumpulan data sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas, sistematis dan factual, dengan subjek penelitian Kepala Sekolah, guru kelas  dan peserta didik. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data menurut Milles and Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal suku Sasak sangat penting untuk diintegrasikan dalam pembelajaran, khususnya pada pembelajaran Pendidikan Pancasila karena mereka harus mengenal budaya dan lingkungan mereka sendiri, dengan mengintegrasikan kearifan lokal kepada peserta didik merupakan salah satu cara untuk melestarikan kebudayaan suku Sasak sehingga dapat menghindari terkikisnya budaya akibat globalisasi. Melalui pengintegrasian dapat memberikan dampak baik dalam pembentukan kakteristik peserta didik.
Implementasi pengembangan media digital untuk meningkatkan kompetensi Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Maritasari, Donna Boedi; Amin, M. Syahruddin; Rodiyah, Hadiatul; Hidayati, Baiq Rizki; Lastari, Nunung Alya Ayu; Amanillah, Rizka Elvira
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30649

Abstract

AbstrakProgram Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan teknologi dalam memperkuat Profil Pelajar Pancasila, dengan menerapkan aplikasi Wordwall sebagai media pembelajaran inovatif. Kompetensi Pelajar Pancasila merupakan faktor penting untuk membentuk siswa yang berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan di era digital. Dalam hal ini, pemanfaatan teknologi digital seperti Wordwall berperan strategis dalam mendukung pencapaian tujuan tersebut. Metode yang diterapkan dalam PKM ini mencakup pelatihan intensif bagi peserta, khususnya siswa sebagai tempat uji coba media dan pelatihan kepada para guru, untuk memanfaatkan aplikasi Wordwall dalam menciptakan konten pembelajaran interaktif dan mendukung pembelajaran berbasis digital. Peserta pelatihan terdiri dari 12 guru SD Negeri 4 Selong, yang dilatih untuk membuat permainan edukatif, merancang kuis interaktif, dan menghasilkan materi pembelajaran menarik menggunakan aplikasi ini. Hasil dari kegiatan ini mencakup peningkatan keterampilan berpikir kritis, kemandirian, dan kreativitas peserta, serta peningkatan kemampuan kolaborasi melalui teknologi dan minat dalam eksplorasi pembelajaran digital. PKM ini memberikan dampak positif dalam mengembangkan kompetensi Pelajar Pancasila, memfasilitasi pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis teknologi, serta membuka peluang bagi peserta untuk menjadi pengguna teknologi yang lebih mahir dan bertanggung jawab. Dengan mengintegrasikan alat digital seperti Wordwall ke dalam sistem pendidikan, para pendidik dapat lebih efektif mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di era digital sambil menanamkan nilai-nilai Pancasila. Kata kunci: teknologi; wordwall; pelajar pancasila. AbstrackThis Community Service Program (PKM) aims to maximize the use of technology in strengthening the Pancasila Student Profile by implementing the Wordwall application as an innovative learning medium. The competencies of Pancasila Students are essential in shaping students who possess strong character and are ready to face challenges in the digital era. In this context, the utilization of digital technology like Wordwall plays a strategic role in supporting the achievement of these goals. The methods employed in this PKM include intensive training for participants, particularly students as testing grounds for the media, and training for teachers to utilize the Wordwall application in creating interactive learning content and supporting digital-based learning. The training participants consist of 12 teachers from SD Negeri 4 Selong, who are trained to create educational games, design interactive quizzes, and produce engaging learning materials using this application. The outcomes of this activity include improvements in critical thinking skills, independence, and creativity among participants, as well as enhanced collaboration skills through technology and increased interest in exploring digital learning. This PKM has a positive impact on developing the competencies ofPancasila Students, facilitating more interactive and technology-based learning, and opening opportunities for participants to become more skilled and responsible technology users. By integrating digital tools like Wordwall into the education system, educators can more effectively prepare students to face challenges in the digital era while instilling Pancasila values. Keywords: technology; wordwall; pancasila students.
Pengaruh Pendekatan Storytelling Terhadap Minat Baca Siswa Kelas 5 pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SDN 1 Bagik Payung Timur Nuha, Siti Jamilatun; Husni, Muhammad; Rodiyah, Hadiatul; Taufiq, Muh.
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7067

Abstract

Urgensi penelitian ini didasarkan pada rendahnya minat baca siswa sekolah dasar yang berdampak pada lemahnya kemampuan literasi dasar, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang menarik seperti Storytelling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Storytelling terhadap peningkatan minat baca siswa kelas V pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one-group pretest -posttest, melibatkan 20 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket minat baca dan tes membaca nyaring, kemudian dianalisis menggunakan uji-t sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan minat baca siswa setelah diberikan perlakuan Storytelling. Berdasarkan angket, rata-rata skor pretest  sebesar 64,9 meningkat menjadi 91,6 pada posttest. Sedangkan dari hasil tes membaca, rata-rata skor pretest  sebesar 49,17 meningkat menjadi 77 pada posttest. Hasil uji t untuk angket menunjukkan t-hitung = -38,773 > t-tabel = 2,093 dengan p < 0,001, dan hasil uji t untuk tes membaca menunjukkan t-hitung = -13,437 > t-tabel = 2,093 dengan p < 0,001. Hal ini menandakan bahwa H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan Storytelling berpengaruh signifikan terhadap peningkatan minat baca siswa kelas V pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 1 Bagik Payung Timur.