Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Pembelajaran Pendidikan Pancasila Sebagai Media Pembentukan Pendidikan Karakter Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Siswa Kelas III Rodiyah, Hadiatul; Ilma, Lu'luil Hafizatul; Lestarini, Yuniar; Muspita, Zalia
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i4.8870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran pendidikan pancasila sebagai media pembentukan pendidikan karakter siswa kelas III MI NWDI Dames. Berdasarkan hasil penelitian yang telah peneliti lakukan, maka peneliti menarik kesimpulan bahwa bahwa pembelajaran pancasila terintergrasi dengan pendidikan karakter. Sehingga pembelajaran pendidikan pancasila dapat dijadikan sebagai media pembentukan pendidikan karakter siswa kelas III MI NWDI Dames. Setelah proses pembelajaran pendidikan pancasila sebagai media pembentukan pendidikan karakter dalam implementasi kurikulum merdeka terlaksana. Hasil dari pengumpulan data baik dengan observasi dan wawancara, dari 19 siswa kelas III MI NWDI Dames yang berperilaku sesuai dengan pendidikan karakter dan menerapkan pendidikan karakter sebanyak 52,63%, dan siswa yang berperilaku tidak sesuai dengan pendidikan karakter sebanyak 36,84%, sedangkan siswa yang kadang-kadang bersikap sesuai dan tidak sesuai pendidikan karakter sebanyak 10,53%. Dalam penelitian ini peneliti menemukan bahwa siswa dapat mengikuti proses pembelajaran pendidikan pancasila dengan baik dan menerapkan pembelajaran untuk membentuk pendidikan karakter yang baik. Seperti bersikap toleransi, jujur, cinta damai, tanggung jawab, dan peduli lingkungan.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Di SD Negeri 2 Tebaban Rodiyah, Hadiatul; Kudsiah, Musabbihatul; Zohriah, Zohriah; Fadilah, Dina; Alwi, Mijahamuddin
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v10i2.29115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 2 Tebaban. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 2 Tebaban, sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, dan siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, pengajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengimplementasian kurikulum merdeka, sekolah telah melaksanakan peningkatan kompetensi guru melalui beberapa kegiatan pelatihan, diantaranya Bimbingan Teknis (BIMTEK), pelatihan ditingkat kabupaten, webinar, pelatihan di gugus, pelatihan di Plat Form Merdeka Mengajar (PMM) dan Kelompok Kerja Guru (KKG). Kesiapan guru dalam menyiapkan perangkat ajar. Guru sudah menyiapkan perangkat ajar, guru juga melakukan asessmen formatif dan sumatif selain itu guru melakukan asesmen diagnostik awal kepada siswa. Pada kegiatan kokurikuler yaitu pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sekolah telah melaksanakannya. Dalam pelaksanaannya guru sudah memiliki modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) serta sudah memiliki rubrik penilaian sebagai pedoman dalam pelaksanaannya. Pengimplementasian kurikulum merdeka disekolah tersebut belum sepenuhnya berjalan secara maksimal. Adapun kesulitan yang dialami yaitu kurangnya pemahaman guru, keterbatasan waktu, serta kurangnya sarana dan prasarana.
Kurikulum Merdeka Dalam Persfektif Filsafat Pendidikan Esensialisme Rodiyah, Hadiatul; Amin, M. Syahruddin; Marhaeni, Marhaeni; Nisa, Saufiatun; Aulia, Tasya
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v10i2.29135

Abstract

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang diberlakukan dalam sisem pendidikan Indonesia untuk mengatasi learning loss akibat wabah pandemi Covid-19, dan mengejar ketertinggalan pendidikan Indonesia dari negara lain. Filsafat pendidikan esensialisme memberikan bingkai bahwa pendidikan hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia sesuai dengan esensiya dan esensi keberadaannya sebagai manusia melalui pelestarian dan pengajaran nilai-nilai kebaikan lama yang jelas, ajeg, dan terbukti pada generasi saat ini dan masa depan. Studi ini dilakukan dengan metode studi kepustakaan (library reseach). Materi esensial yang diajarkan dalam kurikulum merdeka sejalan dengan pemikiran dalam filsafat esensialisme yaitu membacam, menulis, berhitung, dan berbicara/berkomunikasi. Namun demikian konsep merdeka belajar yang diberikan kepada siswa menurut pandangan filsafat esensialisme tidak terlalu tepat karena siswa adalah individu yang belum matang secara psikologi (IQ/EQ/SQ), yang harus dibantu untuk menemukan potensi dirinya, mengetahui yang diinginkan, dibutuhkan dan bermanfaat untuk kebaikannya dimasa depan.
Pengaruh Model Pembelajaran PBL dan Keterampilan Sosial terhadap Hasil Belajar PKn SDN 1 Sembalun Lombok Timur Zalia Muspita; Lestarini, Yuniar; Rodiyah, Hadiatul; Asri, Indra Himayatul
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v11i1.30555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaranproblem based learning (PBL) dan keterampilan sosial terhadap hasil belajar pknsiswa kelas IV SD Negeri 1 Sembalun. Metode penelitian yang digunakan adalahpenelitian expost facto dengan desain penelitian one grup desain pre-test, post-testdan untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan pre-test, perlakuan, danpost-test. Partisipan penelitian terdiri dari 20 siswa sebagai sampel di SD Negeri 1Sembalun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontribusi signifikan darimodel pembelajaran problem based learning (PBL) dan keterampilan sosialterhadap hasil belajar PKn siswa. Data menunjukkan bahwa skor rata-rata pada pre-test adalah 43.00 dengan deviasi standar 11.286. Pada post-test, skor rata-ratameningkat menjadi 81.0500, dan deviasi standar menurun menjadi 10.26222.Berdasarkan hasil ini, nilai signifikansi adalah <0.05, yang menunjukkan bahwahipotesis peneliti diterima, yang berarti model pembelajaran problem basedlearning (PBL) dan keterampilan sosial efektif untuk meningkatkan hasil belajarPKn siswa kelas IV
Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sasak Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Fase B SD Negeri 2 Kelayu Utara Rodiyah, Hadiatul; Fitra, Epe Agung Pribadi
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i2.11145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang integrasi nilai-nilai kearifan lokal suku sasak dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV di SD Negeri 2 Kelayu Utara. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan survey untuk menganalisis dan menguraikan hasil pengumpulan data sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas, sistematis dan factual, dengan subjek penelitian Kepala Sekolah, guru kelas  dan peserta didik. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data menurut Milles and Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal suku Sasak sangat penting untuk diintegrasikan dalam pembelajaran, khususnya pada pembelajaran Pendidikan Pancasila karena mereka harus mengenal budaya dan lingkungan mereka sendiri, dengan mengintegrasikan kearifan lokal kepada peserta didik merupakan salah satu cara untuk melestarikan kebudayaan suku Sasak sehingga dapat menghindari terkikisnya budaya akibat globalisasi. Melalui pengintegrasian dapat memberikan dampak baik dalam pembentukan kakteristik peserta didik.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA IBU “SASAK” DALAM MELESTARIKAN BUDAYA LOKAL DI SD NEGERI 2 KELAYU UTARA Asri Nofita Sari; Andi Sulastri; Hadiatul Rodiyah; Habibuddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33004

Abstract

This study aims to describe the use of the mother tongue (Sasak) in preserving local culture at SD Negeri 2 Kelayu Utara. This study uses a descriptive qualitative method with the research subjects being the principal, a sample of teachers from grades 1–6, and 5 samples of students from grades 4 and 5. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation, while data analysis used the Miles and Huberman model, namely collection, reduction, presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the use of the mother tongue (Sasak) is still relatively low because the majority of school residents prefer to use Indonesian in daily communication. However, teachers and students sometimes use Sasak spontaneously in certain interactions. One of the supporting factors for the use of the mother tongue is a homogeneous social environment, with the majority of school residents having the same language family, namely the ngeno-ngene dialect. Meanwhile, one of the inhibiting factors includes the habit of using Indonesian, the influence of digital media, and slang. One of the school's efforts to preserve the mother tongue is through a Sasak language program every Thursday before teaching and learning activities begin. This program fostered students' interest in storytelling, storytelling, rhymes, speeches, and singing in the Sasak language. However, the program is currently discontinued due to the school's implementation of the 7 habits of great Indonesian children.
ANALSIS POLA ASUH ORANG TUA PADA KELUARGA BROKEN HOME TERHADAP TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI ANAK DI SDN 2 MAJIDI KECAMATAN SELONG Ika Rahmayanti; M. Deni Siregar; Hadiatul Rodiyah; Habibuddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33413

Abstract

This study aims to analyze in depth the parenting styles applied by parents in broken home families and their impact on children's self-confidence. Broken home phenomena have been increasing and have significant implications for children's psychological development, particularly in the area of self-confidence, which is a key factor in academic and social success. The research employed a descriptive qualitative approach using a case study design at SDN 2 Majidi. The participants consisted of two children from broken home families, their parents, and teachers as supporting informants. Data were gathered through in-depth interviews, direct observations, and documentation of children's daily activities and interactions with parents and teachers. Data analysis was carried out using Miles & Huberman's interactive model, which involves data reduction, data display, and conclusion drawing. The validity of the data was checked using triangulation of sources and techniques to ensure credibility and reliability of the findings. The results indicate two dominant parenting styles in broken home families, namely permissive and authoritarian. Children raised with permissive parenting often experience low self- confidence due to a lack of guidance, supervision, and emotional support. On the other hand, children raised under authoritarian parenting also display low self- confidence as a result of emotional pressure, strict control, and limited opportunities to express themselves freely. This study highlights the importance of parents adopting a democratic parenting style that provides balanced support and guidance. In addition, schools and teachers play a crucial role in providing counseling, emotional support, and motivation to children from broken home families. The findings of this research have implications for the development of parent training programs and school-based interventions aimed at fostering a supportive environment that enhances children'sself-confidence.
Pengaruh Pendekatan Storytelling Terhadap Minat Baca Siswa Kelas 5 pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SDN 1 Bagik Payung Timur Nuha, Siti Jamilatun; Husni, Muhammad; Rodiyah, Hadiatul; Taufiq, Muh.
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7067

Abstract

Urgensi penelitian ini didasarkan pada rendahnya minat baca siswa sekolah dasar yang berdampak pada lemahnya kemampuan literasi dasar, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang menarik seperti Storytelling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Storytelling terhadap peningkatan minat baca siswa kelas V pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one-group pretest -posttest, melibatkan 20 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket minat baca dan tes membaca nyaring, kemudian dianalisis menggunakan uji-t sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan minat baca siswa setelah diberikan perlakuan Storytelling. Berdasarkan angket, rata-rata skor pretest  sebesar 64,9 meningkat menjadi 91,6 pada posttest. Sedangkan dari hasil tes membaca, rata-rata skor pretest  sebesar 49,17 meningkat menjadi 77 pada posttest. Hasil uji t untuk angket menunjukkan t-hitung = -38,773 > t-tabel = 2,093 dengan p < 0,001, dan hasil uji t untuk tes membaca menunjukkan t-hitung = -13,437 > t-tabel = 2,093 dengan p < 0,001. Hal ini menandakan bahwa H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan Storytelling berpengaruh signifikan terhadap peningkatan minat baca siswa kelas V pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 1 Bagik Payung Timur.
Pengaruh Model Pembelajaran Personalized Learning Terhadap Kemampuan Literasi Siswa Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD Negeri 1 Songak Rohmatin, Siti Hafizah Naily; Amrullah, Roni; Rodiyah, Hadiatul; Lestarini, Yuniar
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. Special Issue (2025): Agustus
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4iSpecial Issue.3248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran personalized learning terhadap kemampuan literasi siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 1 Songak. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest design, yaitu memberikan tes awal sebelum perlakuan dan tes akhir setelah perlakuan pada satu kelompok. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen yaitu model pembelajaran personalized learning dan variabel dependen yaitu kemampuan literasi siswa. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian berupa angket dan lembar tes pilihan ganda. Uji normalitas data menggunakan uji Liliefors menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test sebesar 46,00 meningkat menjadi 54,33 pada post-test. Hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test diperoleh nilai t hitung = -4,140 dan t tabel = 2,093 dengan nilai signifikansi p-value = 0,001 < 0,05  pada taraf signifikan 0,05 dengan derajat kebebasan (dk) = 19. Dengan demikian, H? ditolak dan H? diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran personalized learning terhadap kemampuan literasi siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 1 Songak.
Pendidikan Karakter Berbasis Ekologis dalam Novel Anak-Anak Sungai Sondong Karya Ramajani Sinaga dan Implikasinya pada Pembelajaran Sastra di Sekolah Baiq Rizki Hidayati; Hadiatul Rodiyah
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 10 No 4 (2024): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v10i4.27471

Abstract

This research aims to describe the value of ecologically based character education in the novel Anak-anak Sungai Sondong by Ramajani Sinaga, and implications for Literature Learning in Schools. This research method is qualitative research. The data source for this research uses primary and secondary data. Primary data uses the novel Sondong Children. Secondary data was obtained from journals and books related to character education with an environmental ethics approach. Data collection techniques use reading and note-taking techniques. Data analysis techniques using triangulation, reduction, presentation and concluding data. The results of this research are (a) responsibility, (b) love and concern for nature, (c) solidarity, (d) respect for nature, (e) living simply and in harmony with nature, (f) justice. From the results of data analysis, there are 89-character education with an environmental ethics approach that can be implemented in literature learning in schools in accordance with the dimensions of the Pancasila profile, namely morals towards nature.