Kain tenun Tolaki merupakan warisan budaya lokal yang memuat pengetahuan tentang motif, warna, nilai sosial, identitas etnik, dan estetika masyarakat Tolaki. Namun, pengenalan kain tenun kepada anak usia dini masih terbatas pada tampilan seremonial dan belum banyak dikembangkan sebagai media pembelajaran seni berbasis etnoliterasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan media pembelajaran seni berbasis etnoliterasi kain tenun Tolaki serta bentuk pembelajaran budaya lokal di Taman Kanak-Kanak Kuncup Pertiwi Kendari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan orientasi etnografi pendidikan. Data diperoleh melalui observasi kegiatan sentra seni dan kreativitas, wawancara dengan guru penanggung jawab sentra, dokumentasi RPPM/RPPH, media kelas, dan artefak pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, kategorisasi tematik, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media etnoliterasi kain tenun Tolaki dilakukan melalui internalisasi dalam kurikulum lembaga, integrasi dalam kegiatan main, pemanfaatan sebagai media pembelajaran, serta penggunaan sebagai hiasan perlengkapan dan dinding kelas. Pembelajaran budaya lokal dikembangkan melalui pengenalan bahasa daerah, pakaian adat, makanan khas, tari, lagu, dan cerita rakyat Tolaki. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kain tenun Tolaki dapat menjadi media seni kontekstual yang mendukung literasi budaya, kreativitas, identitas lokal, dan pendidikan karakter anak usia dini. Kontribusi penelitian ini adalah menawarkan model pembelajaran seni berbasis kearifan lokal yang dapat direplikasi pada satuan PAUD lain dengan adaptasi terhadap budaya setempat.