Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PERENCANAAN DAN IMPLEMENTASI ASESMEN PEMBELAJARAN MATEMATIKA OLEH GURU DI SEKOLAH BERBASIS KURIKULUM TERINTEGRASI Muhammad Assegaf Baalwi; Aininna Halizah Rahma
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2026): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v8i1.13628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam proses perencanaan dan implementasi asesmen pembelajaran matematika oleh guru pada satuan pendidikan dasar yang menerapkan kurikulum terintegrasi antara Kurikulum Nasional dan Kurikulum Cambridge. Kajian dilakukan di MI Ma’arif NU Pucang Sidoarjo melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru merancang asesmen secara sistematis dengan mengacu pada delapan tahapan perencanaan asesmen menurut Linn & Gronlund, mulai dari penetapan tujuan hingga pemanfaatan hasil asesmen. Integrasi kurikulum tercermin dalam keselarasan materi, indikator capaian, dan jenis asesmen yang digunakan, baik formatif maupun sumatif, termasuk asesmen berskala internasional seperti Cambridge Checkpoint. Instrumen asesmen dirancang untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi serta literasi matematis siswa, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan global. Temuan ini menunjukkan bahwa asesmen pembelajaran matematika dalam konteks kurikulum terintegrasi dapat menjadi model praktik asesmen yang adaptif dan berorientasi kompetensi. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan asesmen berbasis kurikulum internasional di tingkat sekolah dasar dan mengisi celah literatur yang masih terbatas dalam bidang ini.
PENGARUH MEDIA CONGKLAK DALAM MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS DEEP LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR KPK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Siti Ma'rufa; Fakhrur Rozy; Muhammad Assegaf Baalwi
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol. 16 No. 2 (2026): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/6a5xzr44

Abstract

This research is motivated by the low student learning outcomes in the KPK material caused by conventional learning and the lack of use of concrete media. This study aims to determine the effect of the use of congklak media in the PBL model based on deep learning on the KPK learning outcomes of fifth-grade elementary school students. This study uses a quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest design. The research sample amounted to 29 selected using saturated sampling techniques. Data were collected through pretest and posttest tests, then analyzed using normality tests and Paired Sample t-tests. The results showed that the average student score increased from 57 in the pretest to 81 in the posttest. The results of the paired sample t-test obtained a significance value of 0.000 <0.05, thus indicating that there is a significant effect of the use of congklak media in the PBL model based on deep learning on the KPK learning outcomes of fifth-grade students of SDN Karangtanjung.
Dari Kertas ke Layar: Sebuah Penelitian Naratif Mengenai Pengalaman Guru Sekolah Dasar dalam Mengajar Matematika Suesthi Rahayuningsih; Muhammad Assegaf Baalwi; Fathimah Az.Zahra Nasiruddin
MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): Vol. 8 No. 2 September 2025
Publisher : Prodi Pendidikan matematika Universitas Islam Majapahit (UNIM), Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamath.v8i2.3887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman seorang guru matematika dalam mengintegrasikan teknologi digital dalam pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian naratif, yang menitikberatkan pada pengalaman pribadi guru dalam menerapkan teknologi dalam kelas matematika. Subjek penelitian adalah AI, seorang guru matematika dengan pengalaman 16 tahun mengajar, yang memanfaatkan alat digital seperti proyektor dan aplikasi pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan terkait keterbatasan sarana dan prasarana, penggunaan teknologi dalam pembelajaran matematika mampu meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Siswa menjadi lebih aktif, mandiri, dan bersemangat dalam belajar. Namun, beberapa kendala muncul terkait dengan akses teknologi yang terbatas, terutama di rumah siswa. Peneliti menyarankan agar sekolah meningkatkan infrastruktur teknologi, memberikan pelatihan berkelanjutan untuk guru, dan menyediakan bimbingan tambahan bagi siswa yang kesulitan mengakses teknologi. Temuan ini menunjukkan pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik.
Penerapan Model Teams Games Tournament dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila pada Materi Norma dan Kehidupan untuk Meningkatkan Pemahaman Belajar Siswa Kelas IV Nabila Febriola Nichlatul Maulah; Muhammad Assegaf Baalwi; Dina Rosjda
Nusantara Educational Review Vol 3 No 2 (2025): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/hc7kqs45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas IV SDN Banjarbendo pada materi Norma dan Kehidupan melalui penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Permasalahan awal menunjukkan bahwa siswa kurang memahami materi karena pembelajaran masih berpusat pada guru dan bahan ajar yang terbatas. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari pra-siklus, Siklus I, hingga Siklus II. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 62,00 menjadi 75,54 pada Siklus I, dan mencapai 82,50 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 17% menjadi 58%, dan akhirnya mencapai 92%. Peningkatan hasil belajar, aktivitas siswa, dan kinerja guru menunjukkan efektivitas model Teams Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan pemahaman materi Norma dan Kehidupan. This study aims to improve the understanding of fourth-grade students of Banjarbendo Elementary School on the material of Norms and Life through the application of the Teams Games Tournament (TGT) learning model. Initial problems showed that students did not understand the material because learning was still centered on the teacher and limited teaching materials. This study used the Classroom Action Research (CAR) method, which was implemented in two cycles, combining qualitative and quantitative approaches. The research subjects were 24 students. Data were collected through observation, learning achievement tests, and documentation. The results showed an increase from the pre-cycle, Cycle I, to Cycle II. The average student score increased from 62.00 to 75.54 in Cycle I and reached 82.50 in Cycle II. The percentage of learning completion also increased from 17% to 58% and finally reached 92%. Improvements in learning outcomes, student activities, and teacher performance demonstrate the effectiveness of the Teams Games Tournament (TGT) model in improving understanding of Norms and Life material.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN OPERASI HITUNG BILANGAN CACAH SISWA KELAS II SDN BALONGGABUS Erika Suci Ariyanti; Fakhrur Rozy; Muhammad Assegaf Baalwi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.5890

Abstract

Penelitian ini didasari oleh permasalahan minimnya penguasaan operasi hitung dasar khususnya penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah pada murid kelas II SDN Balonggabus. Maka dari itu, riset ini bertujuan mengevaluasi sejauh mana model Problem Based Learning (PBL) mampu memberikan dampak terhadap keterampilan berhitung siswa. Pendekatan yang digunakan yakni kuantitatif pra-eksperimen dengan skema One Group Pretest-Posttest Design. Melalui teknik total sampling (sampling jenuh), sebanyak 26 siswa kelas II dijadikan subjek penelitian. Data dikumpulkan mengandalkan instrumen tes tertulis yang telah diuji kelayakannya. Dari total 10 item soal yang dirancang, pengujian membuktikan 7 butir di antaranya valid dengan nilai reliabilitas Cronbach's Alpha mencapai 0,803. Selanjutnya, pengolahan data menerapkan uji normalitas Shapiro-Wilk dan dilanjutkan Uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil analisis menghasilkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Problem Based Learning terbukti memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan operasi hitung bilangan cacah siswa kelas II SDN Balonggabus.
PENGARUH MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERBANTUAN PERMAINAN DAKON TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA KELAS II Retno Dwi Kristanti; Wahyu Maulida Lestari; Muhammad Assegaf Baalwi; Ahmad Faruq
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i3.14158

Abstract

Mathematical representation skills among elementary school students still require attention, as some students experience difficulties in connecting mathematical concepts with appropriate forms of representation. One alternative approach to addressing this issue is the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model assisted by the traditional dakon game. Previous studies have examined the implementation of the CTL model and the use of dakon as a medium for mathematics learning; however, studies integrating both approaches to develop elementary school students’ mathematical representation skills remain limited. This study aimed to analyze the effect of the CTL model assisted by the dakon game on the mathematical representation skills of second-grade students at SDN Sidokare 1 Sidoarjo. The study employed an experimental method using a One-Group Pretest–Posttest Design involving 12 second-grade students at SDN Sidokare 1 Sidoarjo and was conducted from December 2025 to May 2026. The results showed that students’ mathematical representation skills improved after the implementation of the CTL model assisted by the dakon game, with the percentage increasing from 73% in the pretest to 86% in the posttest. The N-Gain analysis yielded an average score of 0.36, which falls within the moderate category, indicating an improvement in students’ mathematical representation skills after the intervention. In addition, the hypothesis test produced a significance value of 0.004 < 0.05, indicating that the implementation of the CTL model assisted by the dakon game had a significant effect on the mathematical representation skills of second-grade students at SDN Sidokare 1 Sidoarjo. These findings suggest that integrating a contextual learning approach with the traditional dakon game can serve as an alternative strategy in mathematics learning to support the development of elementary school students’ mathematical representation skills. ABSTRAK Kemampuan representasi matematis siswa sekolah dasar masih perlu mendapatkan perhatian karena sebagian siswa mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep matematika dengan bentuk representasi yang tepat. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan permainan dakon. Sejumlah penelitian sebelumnya telah mengkaji penerapan model CTL maupun pemanfaatan media dakon dalam pembelajaran matematika, tetapi penelitian yang mengintegrasikan keduanya untuk mengembangkan kemampuan representasi matematis siswa sekolah dasar masih belum banyak ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model CTL berbantuan permainan dakon terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas II SDN Sidokare 1 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 12 siswa kelas II SDN Sidokare 1 Sidoarjo. Penelitian ini dilaksanakan dari Desember 2025 sampai Mei 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematis siswa mengalami peningkatan setelah diterapkan model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan permainan dakon. Persentase kemampuan representasi matematis meningkat dari 73% pada saat pretest menjadi 86% pada saat posttest. Berdasarkan hasil uji N-Gain, diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,36 yang berada pada kategori sedang, sehingga menunjukkan adanya peningkatan kemampuan representasi matematis setelah diberikan perlakuan. Selain itu, hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,004 < 0,05, yang menunjukkan bahwa penerapan model CTL berbantuan permainan dakon memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas II SDN Sidokare 1 Sidoarjo. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan kontekstual dengan permainan tradisional dakon dapat menjadi salah satu alternatif dalam pembelajaran matematika untuk mendukung pengembangan kemampuan representasi matematis siswa sekolah dasar.