Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengenalan Sumber Bacaan Sederhana Sebagai Sarana Peningkatan Literasi Baca Untuk Siswa SD Ira Restu Kurnia; Septian Mukhlis; Listian Indriyani Achmad; Ismail Nurahmadi
Masyarakat Berkarya : Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial Vol. 1 No. 3 (2024): Agustus : Masyarakat Berkarya : Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karya.v1i3.322

Abstract

Reading literacy can be defined as a person's ability to understand, evaluate and use information contained in reading effectively. Reading literacy is an ability that must be familiarized from an early age. One of the factors that can improve reading literacy is the existence of simple reading resources that can be tailored to student needs. In this case, the role of parents, especially teachers, is very important to support students in reading activities. through this community service activity, the results obtained regarding the understanding of SDN 2 Bojongmenteng teachers increased. Teachers understand the types of simple reading materials that can improve students' reading literacy. From this activity, teachers are expected to be able to implement simple reading for students of SDN 2 Bojongmenteng.
Pelatihan Merancang Modul Projek Penguatan Profil Pancasila untuk Guru Sekolah Dasar Negeri di DKI Jakarta Mukhlis, Septian; Setiawan, Bramianto; Ruwaida, Gina Asri; Febriyani, Elvina Nur; Listiani, Marissa Eva
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 1 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v1i2.14

Abstract

Profil Pelajar Pancasila bertujuan membentuk generasi muda Indonesia yang berkarakter dan kompeten menghadapi tantangan abad ke-21. Sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui pembelajaran proyek, yang mendorong siswa untuk aktif, berpikir kritis, dan memecahkan masalah nyata. Namun, implementasi pembelajaran proyek di sekolah dasar, khususnya di DKI Jakarta, masih menghadapi tantangan, salah satunya adalah rendahnya kompetensi guru dalam merancang modul proyek yang efektif dan relevan. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan program pelatihan bagi guru guna meningkatkan pemahaman mereka tentang konsep Profil Pelajar Pancasila dan pembelajaran berbasis proyek. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru menyusun modul proyek yang inovatif dan sesuai kebutuhan siswa. Program ini berkontribusi dalam membentuk karakter siswa serta meningkatkan kualitas pembelajaran yang sejalan dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.
Workshop Integrasi STEM dan Deep Learning (Pedagogical Approach) dalam Pengembangan Profesional Guru di Sekolah Indonesia Bangkok Setiawan, Bramianto; Kurnia, Ira Restu; Mukhlis, Septian; Iasha, Vina; Sulistiawati, Nika; Firmansyah, Muhammad Alvin
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 1 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v1i3.50

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru melalui integrasi pendekatan STEM dan prinsip Deep Learning (pendekatan pedagogis) dalam pembelajaran di Sekolah Indonesia Bangkok. Program pengembangan profesional dilaksanakan secara daring melalui Zoom dalam bentuk pelatihan intensif satu hari yang dirancang secara terstruktur, interaktif, dan berbasis praktik. Subjek kegiatan adalah 28 guru Sekolah Indonesia Bangkok yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Data dikumpulkan melalui kuesioner pra dan pascaprogram, analisis rancangan pembelajaran mendalam (RPM) yang dikembangkan peserta, serta refleksi tertulis. Hasil menunjukkan bahwa skor rata-rata pemahaman guru terhadap integrasi STEM dan Deep Learning meningkat dari kategori sedang (M = 3,02) menjadi tinggi (M = 3,86). Sebanyak 82% peserta mampu menyusun RPM yang mengintegrasikan unsur STEM dengan prinsip pembelajaran bermakna (keterhubungan lintas disiplin, konteks nyata, dan refleksi siswa). Selain itu, 76% guru menunjukkan peningkatan kesiapan dalam merancang pembelajaran berbasis masalah kontekstual. Meskipun dilaksanakan dalam durasi terbatas, kegiatan ini memberikan penguatan awal yang signifikan terhadap praktik pedagogik guru. Program ini dapat menjadi model alternatif PkM berbasis pelatihan daring bagi pengembangan profesional guru, khususnya pada konteks sekolah Indonesia di luar negeri.
Pendampingan Guru Sekolah Dasar dalam Integrasi Nilai-Nilai Pancasila dan Global Citizenship Education (GCED) pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Mukhlis, Septian; Fauzi, Ahmad; Nurjanah, Wiwi; Ainy, Giskha Fatikah
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 2 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v2i1.77

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dan Global Citizenship Education (GCED) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Permasalahan yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pemahaman guru dalam mengaitkan nilai-nilai Pancasila dengan isu global serta kurangnya kemampuan dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan berbasis nilai. Kondisi ini berdampak pada pembelajaran PPKn yang cenderung bersifat teoritis dan belum sepenuhnya mendorong keterampilan berpikir kritis dan kesadaran global siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan berbasis pelatihan dan praktik langsung dengan tahapan meliputi analisis kebutuhan, pelaksanaan workshop, penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi di kelas, serta refleksi dan evaluasi. Kegiatan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan guru sebagai subjek aktif dalam setiap tahapan. Pendampingan difokuskan pada penguatan pemahaman konsep GCED, integrasi nilai Pancasila dalam konteks global, serta pengembangan strategi pembelajaran yang interaktif dan reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dan GCED dalam pembelajaran. Guru mampu menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran yang lebih kontekstual, mengaitkan isu global dengan kehidupan sehari-hari siswa, serta menerapkan strategi pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif dan berpikir kritis. Selain itu, terjadi perubahan positif dalam praktik pembelajaran yang lebih bermakna dan berbasis nilai. Kegiatan ini memberikan kontribusi praktis dalam penguatan kapasitas guru sekolah dasar serta menghasilkan model pendampingan yang dapat direplikasi untuk mendukung integrasi nilai lokal dan global dalam pembelajaran PPKn.
Transformasi Kompetensi TPACK Guru melalui Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Articulate Storyline Fauzi, Ahmad; Setiawan, Bramianto; Mukhlis, Septian; Nurjanah, Wiwi; Ainy, Giskha Fatikah
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 2 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v2i2.80

Abstract

Transformasi digital pendidikan seringkali menghadapi hambatan infrastruktur berat, sebagaimana dialami SDIT Attaqwa Nurul Fahmi yang tidak memiliki akses internet. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan guru dalam mengembangkan bahan ajar digital interaktif berbasis Articulate Storyline yang dioperasikan sepenuhnya secara luring. Metode pelaksanaan menggunakan Participatory Action Research (PAR) dengan teknik analisis data deskriptif-komparatif untuk mengukur efektivitas intervensi melalui perbandingan skor sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi TPACK guru yang substansial, dengan kenaikan skor rata-rata dari 62 menjadi 84. Kebaruan program ini terletak pada model integrasi media interaktif luring sebagai solusi konkret untuk menjembatani kesenjangan digital pada sekolah tanpa akses internet, yang berhasil menghasilkan 12 prototipe bahan ajar siap pakai. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif meningkatkan kualitas pengajaran melalui inovasi teknologi yang tidak bergantung pada koneksi internet.
E-Book Berbasis AR dengan CBL SDGs : Meningkatkan Literasi Keuangan pada Siswa Sekolah Dasar Septian Mukhlis; Ira Restu Kurnia; Muhamad Syahwildan; Nika Sulistiawati; Rifa Naila Meiliani Manoppo Kenju
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.578

Abstract

Financial literacy is a crucial life skill that must be developed from an early age, yet Indonesia’s financial literacy index remains relatively low despite broader access to financial services. This study examines the effectiveness of an Augmented Reality (AR)-enhanced e-book integrated with Challenge-Based Learning (CBL) and Sustainable Development Goals (SDGs) in improving financial literacy among elementary students. A total of 240 fourth-grade students from four public schools participated in a mixed-methods design, divided into experimental and control groups. Data were collected through pre- and post-tests, questionnaires, interviews, and observations. Results showed that the experimental groups achieved higher post-test scores and medium N-Gain values (0.45–0.49), whereas the control groups remained in the low category (0.19–0.22). Statistical analysis further confirmed significant treatment effects, with Group factor values ranging from F = 16.72–20.08; p < .05, indicating that improvements were attributable to the AR-based intervention rather than initial ability differences. The Pre-test factor also showed significance (p < .05), yet the intervention demonstrated a stronger influence, supported by moderate-to-large effect sizes (Partial η² = 0.22–0.26). The study concludes that AR-based CBL–SDGs e-books effectively enhance financial literacy and foster meaningful learning experiences in primary education.
Mapping Climate Change Education in Primary Schools: A Bibliometric Analysis of Research Trends and Thematic Evolution Bramianto Setiawan; Septian Mukhlis; Vina Iasha
Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/jirpd.v1i2.90

Abstract

Climate change education at the primary school level has gained increasing scholarly attention in recent years; however, a systematic mapping of its research landscape remains limited. This study aims to analyze publication trends, scientific contributions, thematic structures, and the evolution of research topics in climate change education in primary schools. A bibliometric approach was employed using data retrieved from the Scopus database covering the period 2012–2025. The search was conducted using specific keywords related to climate change, education, and primary schools, followed by a PRISMA-based selection process. Data were analyzed using Microsoft Excel for descriptive statistics, VOSviewer for keyword co-occurrence and network visualization, and Biblioshiny for collaboration and thematic mapping analysis. The findings indicate a significant growth in publications after 2020, with contributions dominated by European and English-speaking countries, although participation from Asia and Africa has increased. Thematic analysis reveals a shift from studies focusing on physical and health impacts toward more pedagogical and participatory approaches, including environmental citizenship and students’ emotional engagement. Overall, the field demonstrates a transition toward a more holistic orientation that positions primary schools as strategic spaces for strengthening climate literacy and sustainability competencies.