Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

SOSIALISASI MODEL BISNIS HIJAU DALAM MENDORONG TRANSFORMASI EKONOMI HIJAU PADA IBU RUMAH TANGGA DIDESA SUMUR DALAM PROBOLINGGO Pradani, Rizki Febri Eka; Rusmawati, Rusmawati; Izzah, Nailul; Kulsum, Ummi; Pramita, Riska Dwi; Novianti, Nuraini Ike
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 3 No 05 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v3i05.1258

Abstract

Green business has become a significant issue due to the environmental crisis and increasing consumption that lacks sustainability awareness. Implementing green business for housewives in Sumur Dalam Village, most of whom are unemployed, is crucial to promote a green economy and enhance creativity in producing marketable products. This community service activity aims to increase understanding of green business models among housewives in Sumur Dalam Village, enabling them to build businesses that contribute to the environment and improve family income. The partners in this activity are 20-30 housewives aged 20-35 years who are unemployed, encouraging entrepreneurship. The implementation method consists of preparation, execution, and evaluation. The expected result of this activity is to enhance the creativity and understanding of housewives regarding green business.
Analisis Peran Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Terhadap Pemberdayaan Umkm Di Masa Pemulihan Covid – 19 Pradani, Rizki Febri Eka; Anam, Ahmad Khoirul
Journal of Economics and Policy Studies (JEPS) Vol. 4 No. 1 (2023): JEPS: Journal of Economic and Policy Studies
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jeps.v4i01.6174

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam upaya pemerintah untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran karena UMKM dapat menyerapp tenaga kerja sehingga pengangguran akibat tidak tersmaserapnya angkatan kerja dalam dunia kerja menjadi berkurang. Setelah masa Covid – 19 selesai kini indonesia memasuki masa pemulihan Covid – 19 memberikan peluang dan tantangan bagi pelaku UMKM untuk kembali membangun usahanya yang sempat terpuruk. Oleh karna itu peran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo sangat penting dalam pengembangan UMKM di masa pemulihan Covid – 19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan memberikan gambaran suatu gejala tertentu. Teknik pengambilan data primer melalui observasi, wawancara. Pengambilan data sekunder melalui dokumentasi. Agar hasil penelitian berjalan dengan baik, maka proses analisa data dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: pertama reduksi data, kedua penyajian data (Data Display), ketiga penarikan kesimpulan (Conclusion). Hasil dari penelitian ini adalah menganalisa bagaimana peran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo terhadap pemberdayaan UMKM di masa pemulihan Covid -19 sudah mampu meningkatkan pengembangan pelaku usaha mikro, kecil dan menegah (UMKM) binaan dalam peningkatan kualitas produk, diversifikasi produk, peningkatan jumlah produksi dan peningkatan keuntungan usaha. Akan tetapi terdapat kekurangan dalam pemberdayaan yang diberikan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo seperti pemberdayaan dalam bidang permodalan, pemberdayaan dalam bantuan pemasaran dan pemberdayan dalam peningkatan sumber daya manusia
Penerapan Green Marketing Pada Home Industry Terasi Udang Di Desa Puger Wetan Kabupaten Jember Shiddiq, Achmad Rosyid; Pradani, Rizki Febri Eka
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5613

Abstract

Green marketing merupakan konsep pemasaran yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan dalam aktivitas bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan green marketing pada Home Industry Terasi Udang Hj. Ariyatun di Desa Puger Wetan, Kabupaten Jember, yang merupakan usaha kecil dengan produktivitas mencapai sekitar 7 kwintal per tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak dirancang secara eksplisit sebagai strategi formal, praktik operasional home industry ini selaras dengan prinsip-prinsip green marketing. Kesesuaian tersebut terlihat dari penerapan bauran pemasaran hijau (green marketing) 4P, bahwa Home Industry Terasi Udang Hj. Ariyatun telah menerapkan prinsip green marketing secara holistik melalui empat elemen bauran pemasaran, yakni green product, green price, green promotion, dan green place, meskipun dilakukan secara sederhana dan tanpa landasan teoritis yang eksplisit. Kealamian bahan baku, proses produksi hemat energi, serta pengelolaan limbah yang bertanggung jawab mencerminkan komitmen nyata terhadap keberlanjutan lingkungan. Penetapan harga premium didasarkan pada nilai tambah kualitas, keamanan, dan proses ramah lingkungan, sementara promosi dilakukan melalui transparansi proses produksi dan interaksi langsung dengan konsumen. Distribusi yang memanfaatkan kedekatan pasar lokal dan media digital turut memperluas jangkauan pemasaran tanpa mengabaikan aspek kualitas dan keamanan produk. Secara keseluruhan, praktik ini menunjukkan bahwa home industry memiliki potensi besar sebagai pelaku pemasaran berkelanjutan dengan mengandalkan kearifan lokal, kejujuran proses, dan konsistensi nilai-nilai hijau dalam menjalankan usaha.
Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Spending Behavior Mahasiswa Penerima Beasiswa Bank Indonesia Pradani, Rizki Febri Eka; Sholihah, Fadhillatus; Wulandari Agustin, Dita; Auliatur Rohmah, Dia; Fitriya, Laily; Fitriani Ali, Dini
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v6i4.13309

Abstract

This study aims to analyze the effect of financial literacy on the spending behavior of Bank Indonesia Scholarship recipients at Universitas Nurul Jadid (UNUJA). The research employs a quantitative associative-causal approach with a sample of 80 scholarship recipients from 2023–2025. Data were collected through questionnaires and analyzed using simple linear regression with SPSS version 26. The results show that the financial literacy variable has a t-value of -1.344, lower than the t-table value of 2.012, with a significance level of 0.185 (> 0.05). This indicates that financial literacy has a negative but insignificant effect on students’ spending behavior. It implies that students’ financial understanding has not been fully reflected in their actual financial practices, as social factors, lifestyle, and campus environment still influence their spending patterns. This study highlights the need for more practical and value-based financial literacy programs so that scholarship recipients not only understand financial concepts but also apply them wisely and responsibly in daily life.
PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) BERBASIS POTENSI LOKAL SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI DESA Pradani, Rizki Febri Eka
Journal of Economics and Policy Studies (JEPS) Vol. 1 No. 1 (2020): JEPS: Journal of Economic and Policy Studies
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.135 KB) | DOI: 10.21274/jeps.v1i1.3429

Abstract

Dapat di pastikan apapun bentuk setiap program pembangunan dari pemerintah akan selalu bermuara ke desa. Meskipun demikian, pembangunan desa masih memiliki berbagai permasalahan, seperti adanya desa terpencil atau terisolir dari pusat-pusat pembangunan (Centre of excellent). Masih minimnya prasarana social ekonomi serta penyebaran jumlah tenaga kerja produktif yang tidak seimbang, termasuk tingkat produktivitas, tingkat pendapatan masyarakat dan tingkat pendidikan yang relatif masih rendah. Semua itu pada akhirnya berkontribusi pada kemiskinan penduduk. Pada pasal 81 No 3 menyatakan bahwa pelaksanaan pembangunan desa yang berorientasi pada potensi lokal dilakukan dengan memanfaatkan kearifan lokal dan sumber daya alam desa. Peraturan pemerintah yang tertuang dalam UU tersebut bukan hanya semata-mata untuk meningkatkan perekonomian yang ada pada desa, namun menciptakan desa yang mandiri dan desa yang maju melalui kekayaan alam yang dimiliki oleh desa tersebut tanpa merusak atau mengekploitasinya. Dalam hal peningkatan pembangunan desa seperti yang dijelaskan di atas, serta dalam hal peningkatan pemberdayaan masyarakat desa, maka UU Desa juga memberikan kesempatan bagi desa untuk membuat sebuah Badan Usaha Milik Desa. Badan Usaha milik Desa ini sering kali disebut BUMDES adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat