Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ulil Albab

Strategi Kebijakan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik : Studi Kasus di Desa Tunggulo Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Siko Fadil Muhamad; Fenti Prihatini Dance Tui; Yacob Noho Nani
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 8: Juli 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i8.2002

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Perencana Strategi Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik. a. Bagaimana Strategi Kebijakan Sistem pengelolaan Air Limbah Domestik?. b. Bagaimana Kelibatan Partisipasi Masyarakat Dalam pengelolaan Air Limbah Domestik? 2)Pelaksanaan Strategi Kebijakan Pengelolaan Air Limbah Domestik . a. Bagaimana Peningkatan Sumber Daya Kebijakan? b. Bagaimana Peningkatan Peran Stakeholder? Metode ini menggunakan deskriptif kualitatif karena penelitian ini mengeskplor fenomena tentang strategi pemerintah dalam penanganan terkait pengelolaan air limbah domestik baik dari segi stakeholdernya dan sumber daya kebijakanya di Desa Tunggulo Kecamatan Tilongkabila ka bupaten Bone Bolango. Teknik pengumpulan data ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan analisis data dimulai dari pencatatan, reduksi,display, verifikasi sampe penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian Strategi Kebijakan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik. Pemerintah dalam melakukan penanganan terkait pengelolaan air limbah domestik, dengan mengeluarkan paket kebijakan air limbah yaitu Sandesa Padat Karya. Dalam pengelolaan sumber daya kebijakan pemerintah selalu meningkatkan sarana prasarananya. Peningkatan stakeholder pemerintah juga selalu memberikan pelatihan pelatihan terhadap SDMnya dilihat dari masyarakatnya yang sebagian memahami tentang air limbah, Namun masih kurang efektif dalam penanganan keseluruhannya masih harus ditingkatkan baik strategi kebijakannya, sumber daya kebijakannya, peran stakeholdernya dan dalam evaluasinya. Oleh karena itu peneliti memberikan saran mengharapkan dalam pelaksanaan penanganan air limbah domestik pemerintah atau instansi terkait harus bekerja sama sehingga dalam pelaksanaan sebuah kebijakan dapat berhasil dan sukses dengan adanya Policy Brief kerjasama.
Penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Dalam Pelaksanaan Perencanaan Pembangunan Sri Delfi Nakii; Rusli Isa; Yacob Noho Nani
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 8: Juli 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i8.2049

Abstract

Penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Dalam Pelaksanaan Perencanaan Pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Dalam Pelaksanaan Perencanaan Pembangunan serta faktor-faktor yang menentukan keberhasilan penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Dalam Pelaksanaan Perencanaan Pembangunan di BAPPPEDA Provinsi Gorontalo, yang dilihat dari aspek: sistem kelembagaan (organization), pemahaman semua pihak (interpretation), pelaksanaan pencapaian tujuan (application). Metode penelitian ini menggunakan deskripsi kualitatif dengan menggunakan sumber data yang dilakukan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses Penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Dalam Pelaksanaan Perencanaan Pembangunan di BAPPPEDA Provinsi Gorontalo telah menerapkan SIPD yang diupayakan oleh Kemendagri. Pada tahap pengendalian sistem informasi dan pengendalian prosedural, sudah optimal karena untuk sistem informasi itu sendiri sangat membantu SKPD dalam menginput data. Pada tahap pengendalian fasilitas masih kurang akan tetapi bisa diselesaikan secara cepat. Faktor-faktor yang menentukan keberhasilan Penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Dalam Pelaksanaan Perencanaan Pembangunan di BAPPPEDA Provinsi Gorontalo untuk sistem kelembagaan (organization), sudah berjalan dengan baik, akan tetapi pada pemahaman semua pihak (interpretation) masih belum optimal karena pada tahapan ini masih ada sebagian orang yang belum paham akan tetapi dapat diselesaikan dengan cara yaitu melaksanakan sosialisasi atau membuat BIMTEK tentang pemahaman mengenai Sistem Informasi Pemerintahan Daerah dan pada pencapaian tujuan (application) sudah dilaksanakan dengan baik.