Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengenalan QRIS pada usaha Mikro Pedagang Kaki Lima di Kota Jayapura: Pengabdian M. Yusuf Golam; Fauziah F. Farawowan; Dewi Endah Fajariana; Devi Rahmah Sope; Johnny Chandra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4281

Abstract

Transformasi digital pada sektor usaha mikro menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya penggunaan pembayaran non-tunai di Indonesia. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan teknis pedagang kaki lima di Kota Jayapura melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, mentoring, serta evaluasi kemampuan melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan bahwa pemahaman peserta terkait konsep dasar pembayaran digital, instalasi aplikasi, serta penggunaan fitur keamanan masih berada pada kategori sangat rendah. Setelah mengikuti pelatihan, terjadi peningkatan signifikan pada seluruh indikator, dengan nilai post-test berada pada kategori sangat tinggi. Peserta mampu mengoperasikan QRIS secara mandiri, melakukan transaksi, membaca laporan, serta memahami aspek keamanan sistem. Implementasi QRIS juga terbukti memberikan dampak positif dalam aktivitas usaha harian, termasuk peningkatan efisiensi waktu pelayanan, keamanan transaksi, keakuratan pencatatan pemasukan, serta peningkatan profesionalitas pedagang dalam melayani konsumen. Selain itu, beberapa pedagang melaporkan adanya peningkatan omzet akibat meningkatnya kenyamanan dan preferensi konsumen terhadap pembayaran digital. Secara keseluruhan, program ini berhasil menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan pendampingan intensif merupakan strategi efektif untuk mendorong digitalisasi pada pedagang kaki lima. Hasil kegiatan ini diharapkan menjadi model intervensi serupa di wilayah lain dalam rangka memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional.
Green Entrepreneurship: Kemasan Ramah Lingkungan dan Label Nutrisi/Legalitas UMKM kuliner Evaf Maulina; Johnny Chandra; Yonson Pane; Brilian Moktar; Ngiw Aman Harja
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5317

Abstract

Pengabdian ini bertujuan memperkuat green entrepreneurship pada UMKM kuliner melalui inovasi kemasan ramah lingkungan, standardisasi label, dan penguatan legalitas usaha. Kegiatan dilaksanakan di RPTRA Citra Permata (Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur) dengan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, workshop prototipe, serta pendampingan klinik legalitas. Sebanyak 30 pelaku UMKM mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali audit kemasan dan label serta pemetaan status legalitas, kemudian pelatihan pemilihan kemasan eco-friendly dan perhitungan biaya per unit, klinik desain label dengan template siap cetak, pendampingan pengurusan NIB, penyusunan checklist dokumen halal (bila relevan), dan monitoring penerapan pada produksi. Hasil menunjukkan rerata skor pengetahuan meningkat dari 51,0 menjadi 84,5. Sebanyak 93,3% peserta menghasilkan prototipe kemasan ramah lingkungan dan 86,7% telah menerapkannya pada minimal satu batch produksi. Template label siap cetak tersusun pada 93,3% peserta dan pemenuhan enam unsur inti label mencapai 90,0%. Dari sisi legalitas, 73,3% UMKM berhasil menerbitkan NIB dan 20,0% berada pada tahap berkas siap finalisasi, sedangkan 60,0% menyusun checklist dokumen halal. Program ini juga menghasilkan perangkat siap pakai berupa checklist audit produk, contoh label, dan dokumentasi before–after sebagai bukti perubahan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi perbaikan produk (kemasan–label) dan penguatan tata kelola (legalitas) efektif meningkatkan kesiapan pasar, memperkuat kepercayaan konsumen, dan mendorong praktik usaha yang lebih berkelanjutan. Replikasi direkomendasikan dengan penekanan pada pendampingan praktik, klinik administrasi, dan monitoring penerapan agar perubahan tidak berhenti pada tahap pelatihan.
Digital Marketing Innovation and Online Consumer Behavior: Implications for Brand Equity (Case Study of Coffee Consumers at the Mandala By Pass Medan Branch): Inovasi Pemasaran Digital dan Perilaku Konsumen Online: Implikasinya terhadap Ekuitas Merek (Studi Kasus Konsumen Kopi di Cabang Mandala By Pass Medan) Varelie, Crystalin; Sinaga, Hommy Dorthy Ellyany; Johnny Chandra
PROCEEDING INTERNATIONAL BUSINESS AND ECONOMICS CONFERENCE (IBEC) Vol. 4 No. 1 (2025): Inspiring Change: Innovating Together for the Future of the Economy
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47663/ibec.v4i1.319

Abstract

The shift towards the digital age has had a major impact on the fundamentals of the economy, changing the way individuals and businesses interact in trade, and shaking up existing conventional methods. Today, amid the dominance of the digital world, social media platforms have emerged as a highly efficient marketing tool for reaching audiences instantly, extensively, and at an affordable cost. This study is designed to examine in depth the impact of digital marketing strategies and consumer behavior dynamics on brand value formation, focusing on customers of Kopi Petik Mandala by Pass branch in Medan as the research subjects. The survey was conducted at the Kopi Petik location on Jl. Mandala by Pass No.71A, Tegal Sari Mandala I, Medan Denai, Medan City, North Sumatra 20226, from August to September 2025, using a purposive sampling method. The findings of this research explain how both factors, namely digital marketing strategies and consumer behaviour, influence brand strength, as shown in the multiple linear regression analysis. The results, both separately and together, show that digital marketing activities and consumer behavior trends have a positive and significant impact on brand value at Kopi Petik Mandala by Pass branch.