Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENDAMPINGAN DESAIN KONTEN EDUKASI DALAM OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL DP3AP2KB KOTA BENGKULU Emel Lia Utari; Malik Fajar Alamsyah; Ari Wibowo; Gading Cempaka; Sandi Anggara; Sastya Hendri Wibowo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/fbrq3j31

Abstract

Media sosial saat ini menjadi sarana komunikasi yang penting bagi instansi pemerintah dalam menyampaikan informasi, sosialisasi program, serta edukasi kepada masyarakat secara luas. Salah satu instansi yang memanfaatkan media sosial adalah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Bengkulu melalui platform Instagram. Namun, dalam pelaksanaannya, pengelolaan konten media sosial masih belum optimal, khususnya pada aspek desain visual yang berpengaruh terhadap daya tarik dan efektivitas penyampaian informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini bertujuan untuk melakukan pendampingan desain konten edukasi kepada pegawai yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dokumentasi dan media sosial instansi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, pendampingan penggunaan aplikasi desain digital, praktik pembuatan konten edukatif, serta evaluasi terhadap hasil kegiatan yang telah dilakukan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pegawai dalam menghasilkan konten visual yang lebih informatif, komunikatif, dan menarik. Luaran kegiatan ini berupa poster edukasi mengenai layanan instansi serta peningkatan kompetensi pegawai dalam mengelola media sosial secara mandiri. Dengan demikian, pendampingan desain konten diharapkan dapat mendukung optimalisasi pemanfaatan media sosial pemerintah sebagai media edukasi publik yang efektif.
Implementasi E-Tourism Desa Wisata Kabupaten Seluma Menggunakan Lbs Sapitri Ramadhani; Muntahannah; Sastya Hendri Wibowo; Yovi Apridiansyah; Yulia Darnita
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v4i1.1793

Abstract

Pariwisata dikabupaten seluma memiliki berbagai potensi pariwisata yang masih dalam tahap pengembangan. Sektor pariwisata memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian yang ada di Kabupaten Seluma. Tempat wisata di daerah seluma masih banyak tertinggal dan terbengkalai karena kurangnya pengelolahan serta kurangnya informasi tentang tempat wisata tersebut. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan solusi pembuatan sistem berbasis online sehingga informasi dari tempat – tempat wisata yang ada di kabupaten seluma dapat diketahui oleh pihak lain. Solusi tersebut berupa pembuatan implementasi E-Tourism desa wisata kabupaten seluma menggunakan LBS dimana LBS merupakan layanan yang menggunakan informasi lokasi pengguna untuk menyediakan berbagai jenis informasi serta akses yang menyediakan informasi seperti galeri foto lokasi, sejarah lokasi, serta daftar lokasi yang dikunjungi.  sehingga dapat memudahkan para pengunjung untuk mencari serta mengunjungi wisata tersebut. Pengujian pada penelitian sistem ini dilakukan menggunakan pengujian BETA sebanyak 40 responden dengan hasil 92,5%.
Implementasi Proteksi Session Pada Menu Dan Module Program Alternatif Pengamanan Aplikasi Sim Dprd Kota Bengkulu KMS M Yeri Habibullah; Harry Witriyono; Sastya Hendri Wibowo; Muhammad Imanullah
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v4i1.1803

Abstract

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan proteksi session pada menu dan modul program alternatif pengamanan aplikasi Sistem Informasi Manajemen SIM DPRD Kota Bengkulu. Dalam upaya meningkatkan keamanan dan integritas data, proteksi session diterapkan dengan menggunakan token sesi unik yang dihasilkan setiap kali pengguna berhasil login. Token ini kemudian disimpan dalam basis data MySQL dan diverifikasi setiap kali pengguna mencoba mengakses menu atau modul tertentu dalam aplikasi. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Waterfall yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Desain sistem melibatkan perancangan basis data, pembuatan flowchart, dan pemodelan sistem dengan UML. Implementasi dilakukan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan HTML untuk memastikan integrasi yang baik antara frontend dan backend aplikasi. Uji coba dilakukan dengan metode black box untuk memastikan bahwa setiap fungsi proteksi session bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem proteksi session berhasil mencegah akses tidak sah dan memastikan hanya pengguna terautentikasi yang dapat mengakses menu dan modul yang ditentukan. Dengan demikian, implementasi proteksi session ini mampu meningkatkan keamanan dan keandalan aplikasi SIM DPRD Kota Bengkulu, sehingga hanya pengguna yang sah dapat mengakses informasi sensitif, menjaga integritas dan kerahasiaan data dalam aplikasi tersebut. Abstract: This study aims to implement session protection on menu and module programs as an alternative security measure for the Management Information System MIS application of the DPRD Kota Bengkulu. To enhance data security and integrity, session protection is applied using unique session tokens generated upon successful user login. These tokens are stored in a MySQL database and verified each time a user attempts to access specific menus or modules within the application. The research employs the Waterfall development methodology, encompassing requirements analysis, system design, implementation, testing, and maintenance phases. The system design involves database design, flowchart creation, and system modeling using UML. Implementation is carried out using PHP and HTML to ensure seamless integration between the application's frontend and backend. Black box testing is conducted to verify that each session protection function works as expected. The test results indicate that the session protection system successfully prevents unauthorized access, ensuring that only authenticated users can access designated menus and modules. Consequently, this implementation of session protection significantly enhances the
Network Monitoring System Design with Telegram Notification at SMAN 7 Bengkulu Selatan Ede Ilham; Sastya Hendri Wibowo; Khairullah; A.R Walad Mahfuzhi
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2353

Abstract

Currently, the use of computer networks is very necessary, such as for teaching and learning activities and work. SMAl N 7 Bengkulul Selatan already has a network that is used for teaching and learning activities. Currently, the computer network in the computer laboratory of SMAl N 7 Bengkulul Selatan has 24 Computer Units. The computer network in the computer laboratory of SMAl N 7 Bengkulul Selatan does not yet have a system that can perform monitoring, so it is slow to find out the problems that occur on the network. One of the applications that performs network monitoring is lzabbix. Zabbix in performing network monitoring can send notifications to telegram. Zabbix can run on the Linux Ubuntu Server 20.04 operating system. The Linux Ubuntu Server 20.04 operating system is used because it is open source and does not require high hardware specifications. Because the Linux Ubuntu operating system runs network monitoring using Zabbix using small server resources. Zabbix can monitor problems that occur on each client and the time the problem occurs. Zabbix can also send real-time problem information to the network admin's telegram, so that the admin can easily find out the problems that occur on the computers connected to the network. In addition to the problem information sent to Telegram, it is also stored in the server log, so that the admin can see it later on the problems that occur.