Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Fenomena Thixotropic Pada Lempung Sensitive Ahmad Marzuki
Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2017
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v1i1.411

Abstract

Prakiraan daya dukung ultimit tiang dilakukan dengan pendekatan teoritis dan aktual dimana pendekatan teoritis dilakukan dengan mengolah data pemeriksaan parameter tanah di lapangan dan atau di laboratorium. Pendekatan daya dukung aktual dilakukan di lapangan dengan menguji langsung kemampuan dukung tiang terhadap penurunannya. Nilai daya dukung dari 2 (dua) pendekatan tersebut tidak selalu sama, hal ini disebabkan perbedaan kondisi parameter tanah pada saat pra-pemancangan dan saat pemancangan. Terjadiya perbedaan kondisi tersebut karena perbedaan tingkat gangguan parameter dukung tanah terhadap beban aplikasi dan fungsi waktu. Beberapa eksperimental di lapangan (Herman wahyudi,1999) memperlihatkan bahwa daya dukung tanah lambat laun bertambah seiring dengan bertambahnya waktu atau dengan kata lain kekuatan tanah cenderung akan kembali sebagian ke keadaan daya dukung sebelum diganggu atau disebut peristiwa thixotropic. Pengamatan peristiwa thixotropic pada lempung, khususnya lempung sensitive sangatlah penting untuk memberi pendekatan dugaan tentang adanya kekuatan lebih dari lempung sensitive setelah diganggu daripada kekuatan lempung sensitive yang mengabaikan pengaruh thixotropic. Pemahaman tentang peranan thixotropi sangat menbantu dalam pendekatan nilai-nilai Safety Factor untuk menghitung daya dukung desain yang berpengaruh pada aspek ekomonis dan kemudahan pelaksanaan dilapangan dan menentukan waktu tunggu jika diperlukan setelah pelaksanaan pondasi dan sebelum pondasi dibebani oleh struktur diatasnya agar mendapatkan daya dukung yang optimal..
Hubungan antara Media Aplikasi Google Classroom dan Kreativitas Siswa dengan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa di Bekasi. Moh Fahri Yasin; Ahmad Marzuki
Al-Ulum Vol. 22 No. 2 (2022): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/au.v22i2.3088

Abstract

 The purpose of this study was to determine the relationship between there is a significant relationship between the google classroom application media and PAI learning achievement, a significant relationship between student creativity, and a significant relationship between the google classroom application media and student creativity together with PAI learning achievements of students in Bekasi. The research method used in this study is survey and correlation methods. In this study the instrument used was a questionnaire primary data and learning outcomes using secondary data.The results of this study are the first, the google classroom application media has a significant relationship with PAI learning achievement. Evidenced by the results of data analysis (t count 5.165 > t table 1.67).KSecond, student creativity has a significant relationship with Islamic education learning achievement. Third, the google classroom application media and student creativity together have a significant relationship with PAI learning achievement.
Penerapan Model PBL Dalam Membangun Percaya Diri Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI IPA 6 SMAN 9 Gowa Ana Fajarningsi; Asmunandar; Ahmad Marzuki
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1529

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebagian besar peserta didik menunjukkan sikap pasif selama pembelajaran berlangsung. Ketika guru memberikan kesempatan untuk bertanya atau berdiskusi, hanya segelintir peserta didik yang berani berbicara. Hal ini menandakan adanya hambatan psikologis yang dialami peserta didik, salah satunya adalah kurangnya rasa percaya diri dalam mengemukakan pendapat atau ide mereka. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan inovasi pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran yaitu PBL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah menerapkan model PBL dapat membangun percaya diri peserta didik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diakukan dalam dua siklus. Setiap siklus yang ada, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 peserta didik kelas XI di SMA Negeri 9 Gowa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data mencakup observasi, dokumentasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk melihat peningkatan percaya diri peserta didik setelah setiap siklus. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL sangat efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri, partisipasi, dan kualitas presentasi peserta didik. Model ini memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk lebih aktif berperan dalam pembelajaran, tidak hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga sebagai pemecah masalah dan penyampai ide. Oleh karena itu, diharapkan model PBL dapat diterapkan lebih luas di berbagai mata pelajaran, khususnya dalam konteks yang membutuhkan banyak interaksi dan diskusi, seperti sejarah. Beberapa saran yang dapat diberikan adalah: Memberikan lebih banyak kesempatan kepada peserta didik untuk berlatih presentasi sebelum tampil di depan kelas akan meningkatkan rasa percaya diri mereka.
Implementasi Etika Islam (Ilmu Hal) dalam Kitab Ta'lim Al-Muta'allim: Strategi Pembinaan Akhlak Santri di Pondok Pesantren Hidayatul Qur'an Singosari Ahmad Marzuki; Moh. Nadhif
Journal Islamic Studies Vol. 6 No. 01 (2025): Edisi Maret
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/axxsae30

Abstract

This research is motivated by the phenomenon in contemporary Islamic education where many people have knowledge but do not practice it (al-'alim ghairu al-'amil), so Ilmu Hal as a religious foundation that includes akidah, fiqh, and morals becomes a strategic solution to shape the character of santri. This study aims to analyze the implementation of Ilmu Hal from the book of Ta'lim al-Muta'allim in shaping the character of students and identify the supporting and inhibiting factors at Hidayatul Qur'an Islamic Boarding School in Singosari Malang. With a descriptive qualitative approach and case study method, data were collected through in-depth interviews with 10 informants (ustadz and santri), participatory observation, and document study, then analyzed interactively through data reduction, data presentation, and verification. The results showed that the implementation of Hal Science is realized in four domains: (1) to God through orderly worship such as congregational prayer and recitation of the Qur'an, (2) to teachers through respect and obedience, (3) to fellow students through social solidarity, and (4) to society through polite communication, with the main supporting factors in the form of exemplary ustadz and positive habituation, while the main inhibiting factor is the influence of a less conducive external environment.
REINFORCEMENT NILAI-NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN PAI BUDI PEKERTI STUDI KASUS DI SD CANDIRENGGO SINGOSARI M. Nur Zuhri Fauzi; Ahmad Marzuki
Journal Multicultural of Islamic Education Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana PAI Multikultural Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/ims.v5i1.2760

Abstract

Reinforcement is the reinforcement of behavior that can result in the behavior being repeated. Therefore, reinforcement can be used as a way to achieve good behavior in learning. This study uses a qualitative method with a case study approach. While the data collection techniques are in-depth interviews, participatory observation, and documentation. And the research subjects are school principals, PAI teachers, community leaders. Basically the reinforcement at Candirenggo Elementary School uses two types. Verbal reinforcement, namely by using words of encouragement that are inserted when the activity is right after the dhuha prayer at the time of mauidhotul hasanah. And non-verbal reinforcement plus verbal, namely by approaching students and providing an encouragement. How to use it in several ways, including reinforcement to certain individuals, namely to students who need certain handlers such as when practicing lesson 6, strengthening to groups of students, namely when several groups have succeeded in answering questions and have carried out dramas. And using several principles of strengthening or reinforcement including warmth and enthusiasm when students carry out the dhuha prayer to completion, meaningfulness when listening to cults or mauidhotul hasanah.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM NARASI MEDIA SOSIAL NADIRSYAH HOSEN SEBAGAI UPAYA KONTRA WACANA RADIKALISME Mukhamad Siha Budin; M. Jamhuri; Ahmad Marzuki
Journal Multicultural of Islamic Education Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Pascasarjana PAI Multikultural Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/ims.v6i2.3043

Abstract

Education is very important and needs to be considered wisely, in the pro- cess it can be done through social media. One of them is an influential figure, Na- dirsyah Hosen, who has used it as a means to spread the values of multicultural education to respond to various phenomena of radicalism. Therefore, researchers are interested in researching the values of multicultural education in Nadirsyah Hosen's social media narrative as a counter discourse of radicalism This study uses a qualitative approach with the type of content analysis. The content in question is the content of Nadisyah Hosen's Facebook and Insta- gram status updates which were used by researchers as primary data and support- ed by secondary data related to the research in question. Data were collected by observation techniques on social media pages and documentation in the form of photos or images contained on the veranda. Data were collected by using (a) doc- umentation technique. The data analysis technique uses an interactive analysis model by going through three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Checking the validity of the data findings is done by triangulation techniques, triangulation of time. The results of this study indicate that efforts to counter Nadirsyah Hosen's discourse of radicalism carried out through social media are as follows: the values of multicultural education in Nadirsyah Hosen's social media narrative as a counter discourse of radicalism, including: the value of tolerance, the value of brotherhood, the value of equality, and the value of justice.
PERAN ORANG TUA DALAM MENANAMKAN PENDIDIKAN ISLAM PADA ANAK DI KELUARGA BEDA AGAMA (Studi Kasus di Desa Kayu Kebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan) Sarifatul Mutnaeni; Ahmad Marzuki; Askhabul Kirom
Journal Multicultural of Islamic Education Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana PAI Multikultural Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/ims.v6i1.3527

Abstract

The role of parents is one of the important factors in instilling Islamic education in children. Giving Islamic education to children in families who share the same religion is a common thing to do. However, it is different if the family that becomes the child's first education is a family of different religions. The method in this study uses a case study approach. The type of research used is qualitative research. The data of this research were obtained by using observation, interview, and documentation techniques. Furthermore, the data is analyzed and checked for validity using triangulation of sources, techniques and time. This research was conducted in Kayukebek Village, Tutur District, where in the village there are families of different religions. The results of this study include: The role of parents in instilling Islamic education in children in interfaith families, namely as educators, being an example or role model for children, providing motivation, being a supervisor, and providing facilities.
PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT GUSANA PAINT Ahmad Marzuki; Dede Mulyana; Jhoni Iskandar
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan motivasi terhadap kinerja karyawan PT Gusana Paint. Penelitian dilakukan di PT Gusana Paint, Kota Bekasi, dengan menggunakan data primer melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, serta data sekunder dari dokumentasi dan studi pustaka. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%, sehingga diperoleh 52 responden dari total populasi 60 karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Analisis regresi menunjukkan persamaan Y = 7.723 + 0.392X1 + 0.403X2, yang menegaskan bahwa kedua variabel independen memberikan kontribusi kuat terhadap peningkatan kinerja. Nilai korelasi berganda sebesar 0.761 mengindikasikan hubungan positif dan kuat antara kompensasi dan motivasi terhadap kinerja karyawan, dengan kontribusi sebesar 56,1% berdasarkan nilai koefisien determinasi. Uji t menunjukkan bahwa kompensasi dan motivasi masing-masing berpengaruh signifikan terhadap kinerja, sedangkan Uji F membuktikan adanya pengaruh simultan yang signifikan. Dengan demikian, kompensasi yang tepat dan motivasi kerja yang optimal merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan PT Gusana Paint.
Sifat Optik Kaca Tellurite yang Terdadah PbO Evi Nurliana; Kusnanto Mukti W; Ahmad Marzuki
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 2 No. 2 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v2i2.53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dadah PbO terhadap sifat optis kaca tellurite. Komposisi kaca yang digunakan yaitu 55TeO2-(43-x)ZnO-2Bi2O3-xPbO dengan variasi x = 0, 6, 7, 8, 9, 10.Fabrikasi kaca telluritetelah dilakukan dengan metode melt-quenching. Karakterisasi yang dilakukan yaitu pengukuran densitas, indeks bias, dan absorbsi kaca. Pengukuran densitas dilakukan dengan piknometer, indeks bias dengan metode sudut Brewster pada panjang gelombang 640 nm. Pengukuran spektrum absorbsi dilakukan menggunakan UV-Vis spektrofotometer pada panjang gelombang 200-800 nm dan FTIR spektrofotometer pada panjang gelombang 2500-6500 nm. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penambahan PbO pada komposisi kaca mengakibatkan kenaikan indeks bias, densitas, serta kenaikan energi band gap optis pada kaca tellurite.
PENYULUHAN GENERASI MUDA BEBAS ASAP ROKOK PADA SISWA SMK NEGERI 2 BANJARMASIN Mulyani, Tuty; Zeid Amar; M. Agin Syahrizal Surya; Ahmad Marzuki; Nor Azizah; Nabila Azzahra; Salma Mutiara Nafisah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Perilaku merokok di kalangan remaja menjadi ancaman serius bagi kualitas kesehatan dan produktivitas siswa sekolah menengah kejuruan. SMK Negeri 2 Banjarmasin, sebagai institusi pendidikan teknologi dan industri, memiliki risiko paparan asap rokok yang tinggi namun belum memiliki program intervensi kesehatan yang spesifik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa mengenai bahaya rokok melalui penyuluhan "Generasi Muda Bebas Asap Rokok". Metode yang digunakan adalah intervensi edukatif dengan desain one-group pretest-posttest pada 21 siswa perwakilan program keahlian. Pelaksanaan kegiatan meliputi pemaparan materi multimedia, diskusi dialektis, dan evaluasi menggunakan kuesioner tervalidasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, terutama pada aspek kesehatan mental dan reversibilitas fungsi paru-paru. Pengetahuan tentang dampak fisik yang sebelumnya memiliki rata-rata sedang meningkat menjadi sempurna (100%) pada sesi post-test. Kesimpulannya, intervensi edukatif yang dikaitkan dengan standar kesehatan industri terbukti efektif mengubah paradigma kognitif siswa. Keberhasilan ini menjadi basis penting bagi institusi dalam memperkuat kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) guna mencetak lulusan yang kompeten dan sehat secara fisik. Program ini diharapkan dapat berlanjut melalui pembentukan kader kesehatan remaja secara mandiri di lingkungan sekolah.