Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Kadarzi (Keluarga Sadar Gizi) Terhadap Perilaku Pencegahan Stunting Ibu Balita Di Desa Sumber Mujur Kecamatan Candipuro Farit Adi Pratama; Dodik Hartono; Suhari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i4.1664

Abstract

Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) adalah suatu keluarga yang mampu mengenal, mencegah dan mengatasi masalah gizi setiap anggotanya. Suatu keluarga disebut Kadarzi apabila telah berprilaku gizi yang baik yang dapat dilihat dengan beberapa indikator, yaitu: menimbang berat badan secara teratur, makan beraneka ragam, menggunakan garam beryodium, minum suplemen gizi sesuai aturan dan memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif kepada bayi dari sejak lahir sampai umur 6 bulan Hasil penelitian didapatkan bahwa 118 responden menunjukkan Sebagian besar umur dari ibu adalah 21- 30 tahun yaitu sebanyak 64 ibu (54,2%). Sebelum Dilakukan Edukasi KADARZI Terhadap Pencegahan Stunting dalam kategori cukup yaitu sebanyak 64 orang (54,2%). Dimana dalam kategori baik sebanyak 30 orang (25,5%) dan responden dengan perilaku Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) dalam kategori kurang sebanyak 30 orang (25,5%). hasil uji satistik menunjukkan nilai p value 0,002 atau < α 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat hubungan antara perilaku KADARZI Terhadap Pencegahan Stunting.Nilai Odds Ratio (OR) 0,000 yang berarti bahwa jika perilaku Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) baik maka dapat mengurangi risiko balita mengalami stunting pada desa sumber mujur. Metode edukasi memiliki kelebihan dapat mengetahui pengetahuan ibu tentang KADARZI sehingga dapat memberikan solusi yang pas untuk meningkatkan penegtahuan ibu balita agar mendapatkan hasil yang sesuai. Informasi yang diberikan akan meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang KADARZI dan tujuan agar terpenuhnya gizi balita.
DAKWAH SUFISTIK PERSPEKTIF KH. MOCH. DJAMALUDDIN AHMAD Suhari; Slamet, Moh; Masruroh, Sayidah Afyatul
Menara Tebuireng Vol 21 No 1 (2025): September
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari (UNHASY) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia, as the country with the largest Muslim population in the world, has vast potential for da’wah. However, the proliferation of religious activities has not fully reflected the success of da’wah in transforming people’s knowledge, attitudes, and behaviors according to Islamic teachings. This study focuses on the da’wah thought of KH. Moch. Djamaluddin Ahmad, or Yai Djamal, a charismatic scholar from Jombang known as a Sufi master and the caretaker of Pondok Pesantren Bumi Damai Al-Muhibbin. The research employs a library research method with a philosophical-qualitative approach to examine his thoughts, works, and da’wah practices. The findings reveal that Yai Djamal emphasizes Sufi-based da’wah through the transformation of Sufistic values along four main pathways: (1) practical Sufi education in daily life, (2) strengthening the role of pesantren as centers of Sufi education, (3) integrating Sufism into formal educational institutions, and (4) da’wah through religious gatherings, tarekat assemblies, and community routines. His Sufi-based da’wah thought has proven effective in shaping a religious society, strengthening spirituality, and fostering better social ethics. Thus, the Sufi-based da’wah of KH. Moch. Djamaluddin Ahmad makes a significant contribution to the development of an Islamic da’wah model that emphasizes morality, simplicity, and sustainable social transformation.
Analisis Wacana pada Percakapan Film “Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso” dalam Mempengaruhi Opini Publik Ainun Fitri Mughiroh; Anwari; Slamet; Suhari
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 6 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i6.3107

Abstract

Public opinion can be formed or influenced through various media that contain it. Through documentary films, an event can be raised to be reviewed in a different form. One of them is a documentary film produced by Netflix with the title “Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso”. The movie presents a collection of conversations and new facts that the public did not know before. The purpose of this research is to find out what forms of conversation in movies can shape and influence public opinion. This research uses the method of conversation analysis syntagmatic discourse analysis with the approach of perlocution speech act theory. The results of this study found 6 classifications of perlocutionary speech acts that are able to influence public opinion, namely anger, request, order, confusion, affirmation, annoyance
USIA KAWIN PADA UU No. 16 TAHUN 2019 PERUBAHAN ATAS UU No. 1 TAHUN 1974 TENTANG PERNIKAHAN PRESPEKTIF KESEHATAN MENTAL Muhammad; Suhari
Menara Tebuireng Vol 18 No 1 (2022): September
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari (UNHASY) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/menaratebuireng.v18i1.8407

Abstract

The Act No. 16 of 2019 amending the Law No. 1 of 1974 on Marriage, changed the age limit for marriage specifically for women to 19 years. In this regard, the government is trying to change the social conditions of the society related to the health of children and mothers, early marriages, educational opportunities and prevention of discrimination. Based on this, the author tries to look at the minimum marriage age in the mental health perspective to prepare the spouses physically, mentally and materially. The results show that being mentally and physically healthy and not experiencing disturbances will have a strong influence on individual behavior, relations with family, relationships with others and relations with their surroundings. All such preparations must be accompanied by understanding and good religious practices to realize the purpose of marriage, namely, sakinah, mawaddah and warahmah. Keywords: Age of marriage, law, mental health
APPLICATION OF THE TPACK APPROACH THE PPKn MODULE TO IMPROVE CONCEPT UNDERSTANDING Widjajanti, Sri; Rufi’i; Suhari
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 23 No. 3 (2021): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v23i3.23570

Abstract

This research was conducted to develop a TPACK-based module (Technological Pedagogical and Content Knowledge) to support the development of students' concept knowledge in PPKn (Pancasila and civic education) online learning for grade 7th. The development of the module adopts the steps of the ADDIE model. To test the feasibility level of the module, material experts, learning design experts, teachers and students as users of the product were tested. To measure effectiveness of TPACK module to develop students' concept knowledge, paired t-test is adopted. The results of data analysis show that the learning module developed has a very high level of feasibility, namely according to material experts 95.8%, learning design experts 82.4%, teachers 97.2%, students in individual trials 90.8%, small group validation 92.6% and field validation 88.1%.
Implementasi Ajaran Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah di Masjid Jami’ Raudlotul Arifin Cukir Diwek Jombang Ferda Septiyani; Suhari
Jurnal Al Nahyan Vol. 2 No. 2 (2025): Al-Nahyan : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islan STAIMAS Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tarekat merupakan salah satu bentuk ekspresi spiritual dalam islam yang tidak hanya berfungsi sebagai jalan menuju kedekatan dengan Tuhan, tetapi juga sebagai media dakwah dan pembinaan sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji implementasi ajaran Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah di Masjid Jami’ Raudlotul Arifin Cukir, Diwek, Jombang, serta pengaruhnya terhadap perilaku jama’ah. Penelitian ini bersifat kualitatif dan deskriptif, dan data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dan rekaman kegiatan.  Artikel ini menghadirkan kebaruan berupa pendekatan interdisipliner yang menggabungkan tasawuf, psikologi, dan komunikasi. Selain itu menghadirkan fungsi transformatif dengan menampilkan tarekat sebagai media dakwah sekaligus pembentuk karakter sosial. Kebaruan lainnya yaitu konteks kontemporer dengan ditunjukkan adanya relevansi tarekat dalam menghadapi modernisasi dan krisis spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah (TQN) diterapkan melalui dzikir, wirid rutin, dan pengajian tasawuf, yang memperkuat hubungan dengan Allah dan mendorong internalisasi nilai-nilai tasawuf dalam kehidupan sosial. Perubahan perilaku jama’ah terlihat dalam peningkatan ibadah, sikap rendah hati, toleransi, etika sosial, dan kepedulian terhadap sesama. Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah (TQN) juga berperan dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan kebersamaan, memperkuat kohesi sosial umat. Kesimpulannya, Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah (TQN) tidak hanya sebagai jalur spiritual, tetapi juga sebagai alat dakwah yang transformatif dan membentuk masyarakat yang lebih religius dan harmonis.
Hubungan Tingkat Stres Keluarga Pasien Dengan Keputusan Do Not Resuscitate (DNR) Di ICU Rumah Sakit Islam Lumajang Lailatul Qomariyah; Suhari; Nofolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i12.2017

Abstract

Keluarga pasien yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU) sering menghadapi kondisi kritis yang memicu tingkat stres tinggi dan menuntut pengambilan keputusan yang sulit, termasuk keputusan mengenai Do Not Resuscitate (DNR). Keputusan DNR memiliki implikasi etis dan emosional yang signifikan, yang dapat sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis keluarga pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres keluarga dengan keputusan DNR di ICU sebuah Rumah Sakit Islam. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 31 responden yang merupakan seluruh keluarga pasien yang dirawat di ICU dari 25 Mei hingga 24 Juni 2025. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami tingkat stres rendah, yaitu 16 responden (51,6%), sementara sebagian besar keputusan DNR berada pada kategori sedang, yaitu 17 responden (54,8%). Analisis Spearman’s rho menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,604 dengan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan positif yang kuat antara tingkat stres keluarga dan keputusan DNR. Ini berarti semakin tinggi stres yang dialami keluarga, semakin besar kecenderungan untuk menyetujui keputusan DNR. Temuan ini sejalan dengan teori sebelumnya yang menyatakan bahwa tekanan emosional tinggi memengaruhi proses pengambilan keputusan medis. Oleh karena itu, dukungan psikososial dan edukasi kesehatan sangat penting untuk membantu keluarga membuat keputusan yang rasional dan etis terkait intervensi medis selanjutnya.
PENGARUH MODEL PjBL BERBASIS BUKU DIGITAL DAN MINAT BELAJAR TERHADAP LITERASI SASTRA ANAK PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI MOROSUNGGINGAN JOMBANG Anis Saadah; Wawan Gunawan; Suhari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.37889

Abstract

This study aims to analyze the effect of a digital book-based Project-Based Learning model compared to a digital book-based lecture model, as well as learning interest, on children's literary literacy in fourth-grade students at Morosunggingan Elementary School, Jombang. The study used a quantitative approach with a two-by-two factorial experimental design involving one hundred and two students. The research instruments, a literary literacy test and a learning interest questionnaire, met validity and reliability requirements. The experimental group received treatment through a digital book-based Project-Based Learning (PjBL) model, while the control group received a digital book-based lecture model. Data obtained through the treatment and posttest were then analyzed using a two-way ANOVA in SPSS 27. The results showed a significant influence of the learning model and learning interest on children's literary literacy, as well as a significant interaction between the two. The PjBL model proved more effective than the lecture model, especially for students with high learning interest. The combination of a digital book-based Project-Based Learning (PjBL) model and high learning interest is the most effective strategy for improving literary literacy because it enriches the learning experience and fosters student independence and creativity. These findings imply the importance of integrating digital technology and a project-based approach in literature learning in elementary schools.
Pengaruh Terapi Pelvic Stability Training terhadap Kekuatan Otot Pasien Pasca Stroke : The Effect of Pelvic Stability Training Therapy on Muscle Strength in Post-Stroke Patients Putri, Yuke Ambarwati; Hartono, Dodik; Isnawati, Iin Aini; Suhari
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.214

Abstract

Pendahuluan: Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan fisik yang dapat menurunkan kekuatan otot dan kemampuan fungsional pasien. Salah satu intervensi rehabilitatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot pasca stroke adalah Pelvic Stability Training, latihan ini berfokus pada kestabilan otot-otot panggul untuk menunjang aktivitas gerak tubuh secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengaruh Terapi Pelvic Stability Training Terhadap Kekuatan Otot Pasien Pasca Stroke di Ruang Asoka RSUD dr. Haryoto Lumajang. . Metode: Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 20 pasien dengan teknik accidental sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi Pelvic Stability Training, seluruh pasien pasca stroke berada pada kategori kekuatan otot skala 3 (100%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan yaitu sebagian besar berada pada skala 4 (65%). Hasil uji satistik Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (< α = 0,05), ada pengaruh signifikan terapi Pelvic Stability Training terhadap peningkatan kekuatan otot pasien pasca stroke Kesimpulan: Pelvic Stability Training memiliki potensi sebagai intervensi rehabilitatif yang efektif dari program terapi rutin dalam meningkatkan kekuatan otot pada pasien pasca stroke.
Hubungan Perilaku Caring dengan Kepuasan Pelayanan pada Pasien Kusta di UPTD Puskesmas : The Correlation between Caring Behavior and Service Satisfaction, which Simultaneously Affects Leprosy Patients at UPTD Community Health Center Ulum, Moch. Fathul; Suhari; Handayani, Erna; Widhiyanto, Alwin
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.221

Abstract

Pendahuluan: Pasien kusta merupakan kelompok yang rentan mengalami stigma sosial dan diskriminasi, sehingga membutuhkan pelayanan kesehatan yang holistik, tidak hanya berfokus pada aspek medis tetapi juga menekankan pentingnya perilaku caring dari tenaga kesehatan. Perilaku caring yang ditunjukkan secara konsisten dapat membentuk persepsi positif pasien terhadap kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku caring dengan kepuasan pelayanan yang berpengaruh secara simultan terhadap pasien kusta di UPTD Puskesmas Tunjung,  Lumajang, Jawa Timur.. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional dan melibatkan 34 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa hampir separuh responden (44,1%) menilai perilaku caring perawat dalam kategori kurang, dan persentase yang sama juga menunjukkan bahwa responden merasa kurang puas terhadap pelayanan yang diberikan. Uji korelasi Spearman menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku caring dengan kepuasan pelayanan pasien. Kesimpulan: Hasil ini sejalan dengan teori yang menyatakan bahwa hubungan empatik, komunikasi efektif, dan kepedulian perawat memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan kepuasan pasien. Peningkatan kompetensi caring pada tenaga kesehatan sangat diperlukan sebagai  strategi peningkatan mutu pelayanan, termasuk pasien kusta.