Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTASI IMMIGRATION LOUNGE KANTOR IMIGRASI KELAS I DALAM MENINGKAKAN KUALITAS PELAYANAN PENERBITAN PASPOR RI: IMPLEMENTATION OF IMMIGRATION LOUNGE AT CLASS I IMMIGRATION OFFICE IN IMPROVING THE QUALITY OF INDONESIAN PASSPORT ISSUANCE SERVICES Andini, Fasya Davina; Mulyawan, Budy; Jannah, Rahmawati Nurul
Journal of Administration and International Development Vol. 5 No. 2 (2025): JAID: Journal of Administration and International Development
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jaid.v5i2.709

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Immigration Lounge pada Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan penerbitan Paspor Republik Indonesia. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh adanya permasalahan dalam aspek pelayanan keimigrasian, seperti inkonsistensi dalam prosedur layanan, keterbatasan sarana dan prasarana seperti mesin cetak paspor, serta kurangnya dukungan teknologi berupa server yang optimal. Hal ini mengakibatkan proses pelayanan paspor kurang efisien dan tidak maksimal dalam memenuhi ekspektasi masyarakat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana Immi Lounge mampu berperan dalam memperbaiki mutu pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung di lapangan, wawancara mendalam dengan pihak terkait, dan studi dokumentasi internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Immi Lounge di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi telah berjalan dengan cukup baik, terlihat dari meningkatnya tingkat kepuasan pemohon paspor dan efisiensi proses layanan. Namun, masih terdapat hambatan signifikan, seperti ketiadaan mesin cetak paspor di lokasi Immi Lounge, keterbatasan sumber daya manusia, tidak tersedianya server independen, serta minimnya fasilitas pendukung lainnya. Faktor-faktor ini menjadi tantangan yang perlu segera diatasi untuk menciptakan pelayanan publik yang prima dan berkelanjutan. Dengan demikian, dibutuhkan komitmen dan langkah strategis dari Kantor Imigrasi dan instansi terkait untuk melakukan pembenahan, seperti peningkatan infrastruktur teknologi informasi, penyediaan peralatan cetak paspor yang memadai, serta pelatihan SDM yang berkelanjutan. Harapannya, Immigration Lounge dapat berfungsi secara maksimal sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan keimigrasian yang berkualitas, cepat, dan profesional.
ANALISIS TRANSPARANSI PROSES PERMOHONAN PASPOR DALAM M-PASPOR DENGAN MENERAPKAN PRINSIP GOOD GOVERNANCE BAGI DIREKTORAT JENDERAL IMIGRASI: TRANSPARENCY ANALYSIS OF THE PASSPORT APPLICATION PROCESS IN M-PASSPORT BY IMPLEMENTING GOOD GOVERNANCE PRINCIPLES FOR THE DIRECTORATE GENERAL OF IMMIGRATION Siagian, Imelda Maria; Jannah, Rahmawati Nurul; Febrianto, Arief
Journal of Administration and International Development Vol. 5 No. 2 (2025): JAID: Journal of Administration and International Development
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jaid.v5i2.710

Abstract

Penelitian ini membahas transparansi dalam pelayanan publik melalui penerapan aplikasi M-Paspor oleh Direktorat Jenderal Imigrasi. Meskipun aplikasi ini telah menjadi langkah maju dalam mendukung prinsip good governance, masih terdapat tantangan dalam penerapannya, termasuk keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya literasi digital masyarakat, dan infrastruktur teknologi yang belum merata. Selain itu, aplikasi M-Paspor belum menyediakan fitur pelacakan proses permohonan paspor secara real-time, yang menyebabkan ketidakpastian dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan imigrasi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan fitur pelacakan dan notifikasi otomatis dalam aplikasi guna meningkatkan transparansi, efisiensi birokrasi, serta kepuasan publik secara keseluruhan. Peningkatan ini juga mendukung upaya reformasi birokrasi digital yang tengah dilakukan oleh pemerintah.
Integrating Good Governance, Integrity Zone, and Digitalization: A Synergistic Model for Immigration Service Reform in Indonesia Astuti, Rita Kusuma; Wirdhiningsih, Virra; Pujonggo, Seno Setyo; Jannah, Rahmawati Nurul; Maulidia, Hanifa; Priyatno, Mas Budi; Febrianto, Arief
Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmpp.v10i2.67624

Abstract

Public service reform in sensitive sectors like immigration requires a balance between sovereignty control and service excellence. This study aims to develop an effective reform model by synthesizing three strategic pillars: Good Governance (GG), the Integrity Zone (IZ) program, and Digitalization. Utilizing a qualitative policy synthesis and thematic analysis of institutional data (LKjIP 2024) and longitudinal records (2018-2024), the research evaluates the implementation trajectory of 103 immigration units in Indonesia. The findings reveal a "Compliance-Performance Gap," where structural certification under the IZ program does not always result in a total cultural mindset shift. However, digitalization emerges as a critical "technical enforcer" that locks integrity into the system by eliminating face-to-face discretion. The study proposes an Integrated Reform Model where GG provides the normative foundation, IZ provides the structural mandate, and Digitalization acts as the technical engine. This synergy ensures that the dual mandate of immigration—securing borders while facilitating public welfare—is achieved through transparent, accountable, and non-discretionary processes. The model provides a strategic blueprint for other public institutions facing complex bureaucratic challenges in emerging economies.