Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal CARE

Peningkatan Kemampuan Memecahkan Masalah melalui Media Portable Sensory Path pada Anak Septiani, Dwi; Tanto, Octavian Dwi; Kusuma, Wening Sekar
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.19732

Abstract

Pentingnya kemampuan anak dalam memecahkan masalah dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan daya pikir, kreativitas dan kognitif yang dimiliki oleh anak. Kemampuan memecahkan masalah berkaitan dengan proses berpikir anak, bagaimana anak paham dengan dunianya, memahami, kemampuan anak dalam mengingat, memecahkan masalah, dan membuat sebuah keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah melalui media portable sensory path. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas Kemmis dan McTaggart. Subjek dalam penelitian ini adalah kelompok A TK Dharma Wanita Ngale 1 sebanyak 20 anak yang terdiri dari 12 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa skala, pedoman observasi, dan pedoman wawancara. Indikator keberhasilan yang ditetapkan adalah 80%. Tindakan dalam penelitian ini ada 2 siklus yang setiap siklusnya dilakukan 3 tindakan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan anak memecahkan masalah mengalami peningkatan yaitu dari 30% pada observasi awal menjadi 35% pada siklus I dan meningkat hingga mencapai 85% pada siklus II. Indikator yang muncul adalah saling menghargai, menaati aturan yang berlaku dalam permainan, dan menunjukkan antusiasme dalam melakukan permainan kompetetif secara positif. Perlu adanya pengembangan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif di dalam kelas.
Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Anak melalui Media Wayang Kartun Irawati, Irawati; Kusuma, Wening Sekar; Novitasari, Pratiwi
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.19746

Abstract

Bahasa Inggris merupakan bahasa asing diindonesia yang sangat penting diajarkan pada anak usia dini, karena bahasa Inggris ialah bahasa Internasional yang dipakai oleh penjuru dunia sehingga mempermudah berkomunikasi ketika berada diluar Indonesia sebagai komunikasi utama. Wayang kartun adalah jenis wayang yang merupakan pengembangan dari wayang yang sudah ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris anak di kelompok B TK Dharma Wanita Jeblogan 2 Paron tahun ajaran 2023-2024. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan selama 2 siklus, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media wayang kartun dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, hal ini terbukti dari hasil pada penelitian siklus I 20% dari 15 anak yang tuntas dan menunjukkan presentase tuntas kelas sebesar 80% pada siklus II.
Peningkatan Kemampuan Seni Rupa Anak Usia Dini melalui Kegiatan Membatik Ecoprint Lestari, Ika Puji; Kusuma, Wening Sekar; Rachman, Budi Rachman
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.19867

Abstract

Kemampuan seni perlu dikenalkan pada anak sejak usia dini agar perkembangan tentang seni dapat berkembang secara optimal. Bakat anak di bidang seni akan lebih terarah apabila sejak dini anak sudah dikenalkan dengan seni, banyak sekali kegiatan yang dapat dikenalkan salah satunya adalah seni rupa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagimana kegiatan membatik ecoprint dapat meningkatkan kemampuan seni rupa anak dan bagaimana pelaksanaan kegiatan membatik ecoprint dapat meningkatkan kemampuan seni rupa anak. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas menggunakan Kemmis & Mc Taggart yang dilaksanakan dengan dua siklus. Subyek penelitian ini adalah anak-anak kelompok B. Lokasi penelitian di TKIT Permata Hati Karanganyar berjumlah 12 anak yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan kegiatan membatik ecoprint dapat meningkatkan kemampuan seni rupa sebagaimana dibuktikan dengan hasil yang terdapat pada setiap indikatornya. Dari kegiatan prasiklus ke siklus I mengalami peningkatan dari 16,7% menjadi 50%, kemudian dari kegiatan siklus I ke siklus II mengalami peningkatan dari 50% menjadi 83,3%. Kegiatan membatik menjadi bagian dari peningkatan keerampilan pada anak.
Kondisi Stunting Melalui Pemberian Makanan Tambahan Hasil Bumi Lokal Ngawi di TK Dharma Wanita Karanganyar 2 Dianti Candra Septianti; Wening Sekar Kusuma; Dita Primashanti koesmadi
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v13i2.22463

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan utama di Kabupaten Ngawi, khususnya di TK Dharma Wanita Karanganyar 2, yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi stunting melalui intervensi pemberian makanan tambahan berbasis hasil bumi lokal serta mengevaluasi efektivitasnya dalam menurunkan prevalensi stunting dan meningkatkan status gizi anak prasekolah. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melibatkan 26 anak prasekolah, di mana 15 anak yang berisiko stunting menjadi sampel utama. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pengukuran antropometri, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 57,7% anak teridentifikasi berisiko stunting akibat pola makan tidak seimbang dan rendahnya pengetahuan gizi orang tua. Setelah intervensi pemberian makanan tambahan berbasis hasil bumi lokal selama minimal 30 hari, terjadi peningkatan berat badan dan tinggi badan, serta perubahan positif pada kebiasaan makan anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi makanan tambahan lokal dan edukasi gizi efektif dalam mencegah stunting pada anak usia dini. Implikasi di masa depan mencakup peningkatan status gizi anak, pengembangan kebiasaan makan sehat sejak dini, pemberdayaan komunitas lokal, serta penguatan ketahanan pangan dan model program pencegahan stunting yang berkelanjutan. Hasil ini mendukung upaya membangun generasi muda yang sehat dan produktif.