Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Metode Outdoor Study Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa SD Sriramadhani, Putri; Rufaida, Salwa; Amal, Amri
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode Outdoor Study terhadap hasil belajar peserta didik SD Negeri 14 Bontotene. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen menggunakan desain dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 221 siswa dari seluruh kelas di SD Negeri 14 Bontotene pada tahun ajaran 2023/2024. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI dengan jumlah 46 orang. Variabel dalam penelitian ini terdiri atas variabel bebas yaitu metode Outdoor Study dan variabel terikat yaitu hasil belajar IPA. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan nontes. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kelas eksperimen mencapai 82,87, sedangkan rata-rata posttest kelas kontrol hanya mencapai 68,61. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test, diperoleh hasil bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dari hasil analisis statistik deskriptif dan inferensial yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Outdoor Study berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas VI pada mata pelajaran IPA di SDN 14 Bontotene. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa penerapan metode Outdoor Study dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA. Oleh karena itu, sekolah dapat mempertimbangkan untuk mengadopsi metode ini sebagai bagian dari strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Selain itu, guru dapat lebih sering menggunakan lingkungan luar kelas sebagai sumber belajar yang efektif.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERHADAP PENCAPAIAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Amal, Amri; Basam, Fajri
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 1 No. 2: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v1i2.1566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Menghasilkan perangkat pembelajaran IPA berbasis inkuiri terbimbing yang berkualitas di Sekolah Dasar; (2) mengetahui hasil belajar peserta didik setelah digunakan perangkat pembelajaran inkuiri terbimbing yang telah dikembangkan. Penelitian dan pengembangan ini meliputi 4 tahap yaitu: (1) tahap pendefinisian; (2) tahap perancangan; (3) tahap pengembangan; dan (4) tahap penyebaran. Instrumen penelitian ini meliputi: 1) penilaian ahli dan guru terhadap perangkat pembelajaran IPA berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan; 2) soal tes, kemudian dianalisis dengan analisis data uji validasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian adalah; (1) Perangkat pembelajaran IPA berorientasi inkuiri terbimbing yang meliputi: a) Rencana Pelaksanan Pembelajaran (RPP), b) Lembar Kerja Siswa (LKS), dan Tes hasil belajar, menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran ini memenuhi kriteria sangat valid, praktis, dan efektif digunakan; (2) Pengembangan perangkat pembelajaran berorientasi inkuiri terbimbing efektif digunakan dalam pembelajaran IPA. Indikator efektif dalam penelitian ini dilihat dari peningkatan hasil belajar pretest-posttest dan selisih hasil pretest-posttest.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Make A Match Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Aswan, Niki; Amal, Amri; aseh, Muji
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i2.52549

Abstract

This research is a Classroom Action Research (PTK) conducted at SDN 105 Lamasi which aims to improve student learning outcomes in natural science subjects by using a make a match type cooperative learning model at SDN 105 Lamasi. The design in this study uses a design developed by Kemmis and Mc Taggart which consists of four stages, namely the planning, implementation, observation and reflection stages. The subjects of the study were class IV students totaling 20 students. Data collection techniques are carried out by observation and tests. The research instrument uses observation sheets and fill-in-the-blank questions, the collected data is analyzed quantitatively and qualitatively. The results showed that the indicators of the implementation of learning from cycle I amounted to 77.5%, increased in cycle II by 92.5% and entered the very good category. Student learning activities in the first cycle amounted to 63.63%, increased in the second cycle by 91% and entered the very active category. Student learning test results in cycle I by 60%, increased in cycle II by 80%. The learning outcomes of grade IV students of SDN 105 Lamasi have succeeded in improving student learning outcomes in Natural Science subjects by using the make a match type cooperative model. If confirmed with the school's KKM score in science subjects, students are declared successful if they reach 70% who get a score of 70 and above. These results show that the application of the make a match type cooperative model can improve science learning outcomes of grade IV students of SDN 105 Lamasi in cycle II.
Model Pembelajaran Example Non Example Untuk Meningkatan Hasil Belajar IPA Murid Sekolah Dasar Nurbaya, Nurbaya; Amal, Amri; Nur, A. Muafiah
EduBase : Journal of Basic Education Vol. 4 No. 2 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : LJPI UI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v4i2.1188

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu guru sering kali menyampaikan materi pelajaran IPA hanya menggunakan metode ceramah, sehingga murid merasa bosan dan kurang tertarik untuk belajar IPA. Hal ini dapat menyebabkan hasil belajar murid menjadi rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe example non example murid kelas IV SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mencakup empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah murid kelas IV SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone sebanyak 14 murid yang terdiri atas 7 laki-laki dan 7 perempuan. Teknik pengumpulan data adalah observasi, tes (evaluasi), dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe example non example, hasil belajar IPA murid kelas IV SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone mengalami peningkatan. Pada siklus I, nilai rata-rata hasil belajar murid 61 dengan 6 murid atau dengan presentase 40%. Sedangkan pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 90 dengan 14 murid atau dengan presentase 100%. Dari hasil analisis tersebut disimpulkan bahwa hasil belajar IPA pada murid kelas IV SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe example non example.
Implementation of Problem Based Learning Model and Learning Cycle in Basic Science Concept Learning in Elementary Schools to Increase Student Activity and Learning Outcomes Elementary School Teacher Education Muhammadiyah University of Makassar Hidayat, Fahmi; Amal, Amri; Aminah, St.; Mukhlis
Jurnal Riset Evaluasi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): JREP
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrep.v2i1.2655

Abstract

Jenis penelitian ini pra-eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design, yaitu melibatkan satu kelompok sebagai kelas eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Makassar. Sampel pada penelitian ini adalah Simple Random Sampling. Data dianalisis menggunkan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian test kepada Mahasiswa diawal dan diakhir penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Hasil pretest menunjukan skor rata-rata hasil belajar Konsep Dasar IPA SD Mahasiswa adalah 22,23 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 8,431. (2) Hasil Posttest menunjukan skor rata-rata hasil belajar Konsep Dasar IPA SD Mahasiswa adalah 86,47 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 7,487. Berdasarkan presentasi aktivitas Mahasiswa selama pembelajaran dapat disimpulkan bahwa aktivitas Mahasiswa berada pada kategorisangat aktif dengan skor rata-rata 93.11% dan respons Mahasiswa terhadap kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning dan Learning Cycle berada pada kategori positif dengan presentasi skor rata-rata 82,1%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning dan Learning Cycle berpengaruh terhadap hasil belajar Konsep Dasar IPA SD Mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Makassar.
Edukasi dan Kesadaran untuk Menciptakan Lingkungan yang Aman dan Inklusif di SD Inpres Bontoala I Desa Taeng Kecamatan Pallangga Mukhlis, Mukhlis; Amal, Amri; Hidayat, Fahmi
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1342

Abstract

Bullying di sekolah dasar adalah permasalahan yang masih sering terjadi dan memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan mental, sosial, serta prestasi akademik siswa. Bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti fisik, verbal, sosial, dan cyberBullying. Dampak negatifnya mencakup rendahnya kepercayaan diri, kecemasan, depresi, dan bahkan penurunan motivasi belajar bagi korban. Selain itu, pelaku Bullying juga berisiko mengembangkan perilaku agresif yang berkelanjutan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang Bullying melalui edukasi dan intervensi di sekolah dasar dengan berbagai pendekatan. Strategi yang diterapkan meliputi sosialisasi anti-Bullying, pelatihan guru, workshop siswa, serta pembuatan media edukasi guna meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan orang tua. Pendekatan berbasis teori perkembangan sosial Bandura (1986) menyoroti bagaimana anak-anak belajar perilaku dari lingkungan mereka melalui observasi dan imitasi. Sementara itu, teori ekologi Bronfenbrenner (1979) menekankan peran berbagai faktor lingkungan, termasuk keluarga dan sekolah, dalam membentuk perilaku sosial anak. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa implementasi program ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran terkait Bullying di kalangan siswa, guru, dan orang tua. Dengan demikian, diharapkan lingkungan belajar yang lebih aman dan inklusif dapat terwujud, sehingga mampu mengurangi insiden Bullying di sekolah dasar.
Pelatihan Pembuatan LKPD Berbasis Aplikasi Wordwall di SD Inpres Bontoala I Kabupaten Gowa Mukhlis, Mukhlis; Amal, Amri; Aminah, St.
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1347

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh guru SD Inpres Bontoala I yaitu masih banyak yang belum mengetahui cara membuat dan menyusun lembar kerja peserta didik dengan menggunakan pembelajaran interaktif yang berbasis website dan guru masih menggunakan lembar kerja cetak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan lembar kerja peserta didik berbasis wordwall kepada guru SD Inpres Bontoala I Kabupaten Gowa. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 31 Januari sampai 01 Februari 2025 dan diikuti oleh 13 guru di sekolah tersebut. Kegiatan ini diawali dengan memaparkan manfaat lembar kerja peserta didik dengan aplikasi wordwall bagi pengguna. Kemudian dilanjutkan hari kedua dengan praktek menyusun dan membuat lembar kerja peserta didik menggunakan aplikasi wordwall.  Pengabdian masyarakat ini difokuskan untuk memberikan pengetahuan cara membuat lembar kerja peserta didik melalui aplikasi wordwall. Metode yang digunakan adalah partisipasi aktif, berorientasi kegiatan, program, dan mandiri. Hasil pengabdian menunjukkan tercapainya indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu guru memahami berbagai manfaat dan template yang ada diwordwall dan semua guru dapat membuat lembar kerja peserta didik dengan memanfaatkan template diwordwall. Oleh karena itu. Pengabdian kepada masyarakat ini telah mencapai indikator keberhasilan yang diterapkan dan tujuan untuk membuat guru disekolah tersebut mampu menggunakan dan membuat lembar kerja peserta didik berbasis aplikasi wordwall telah tercapai.
Pengaruh Metode Brainstorming terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Pembelajaran IPA di Kelas V SD Inpres Bontomanai Rahmi, Miftahul; Nasrah; Amal, Amri
Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Vol. 1 No. 3 (2023): Maret Tahun 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hybrid.v1i3.2990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Bontomanai dalam pembelajaran IPA setelah penggunaan metode Brainstorming dan pengaruh penggunaan metode Brainstorming terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPA siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Bontomanai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di UPT SPF SD Inpres Bontomanai. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik total sampling atau sampel jenuh dengan sampel kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes berupa soal essay untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa dengan Pretest - Posttest Control Group Design. Berdasarkan hasil penelitan menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kreatif IPA siswa pada kelas eksperimen yang setelah penggunaan metode Brainstorming diperoleh 66,67% dengan kategori kreatif sedangkan pada kelas kontrol diperoleh 57,12% dengan kategori sangat kurang kreatif. Sedangkan pengaruh penggunaan metode brainstorming terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPA siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Bontomanai dari hasil pengelolaan hipotesis diperoleh Sig (2.Tailed) = 0,000 artinya bahwa H0 ditolak karena Sig (2.Tailed) < α atau (0,000 < 0,05). H1 diterima karena Sig (Tailed) > α atau (0,544 > 0,05) dengan hasil analisis uji T , Sig < ttabel atau (0,544 < 1,683). Maka pengaruh penggunaan metode Brainstorming terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPA siswa kelas V berpengaruh di UPT SPF SD Inpres Bontomanai.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN (POE) TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS MATA PELAJARAN IPAS PADA SISWA KELAS V UPT SPF SD INPRES TAMAMAUNG III KOTA MAKASSAR Jaya, Ahmad Indra; Amal, Amri; Magfirah, Nurul
Renjana Pendidikan Dasar Vol 5 No 4 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Predict–Observe–Explain (POE) terhadap keterampilan proses sains mata pelajaran IPAS pada siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Tamamaung III Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe posttest-only control group design. Sampel penelitian terdiri dari 51 siswa, yaitu 26 siswa kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran menggunakan model POE dan 25 siswa kelas kontrol yang mendapat pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi keterampilan proses sains dan tes pilihan ganda. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, dan Independent Sample T-Test dengan bantuan SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai keterampilan proses sains siswa pada kelas eksperimen sebesar 91,42, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 79,80. Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji Independent Sample T-Test memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga H₀ ditolak, yang berarti terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran POE terhadap keterampilan proses sains siswa. Dengan demikian, model POE efektif meningkatkan keterampilan proses sains, khususnya pada aspek memprediksi, mengamati, dan menjelaskan hasil pembelajaran IPAS di sekolah dasar.Abstrak ditulis dalam dua bahasa: Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, diketik dengan 1 spasi dalam 1 paragraf 150-250 kata, yang berisi latar belakang masalah, masalah, tujuan penelitian, metode penelitian, tempat dan waktu penelitian, hasil dan saran. Abstrak tidak mengandung rumus statistik. Abstrak dalam Bahasa Indonesia ditulis dalam huruf tegak sedangkan abstrak bahasa Inggris ditulis dengan miring tanpa tebal. subyek penelitian, seperti tujuan, metode dan hasil penelitian.
Edukasi Pentingnya Pengelolaan Waktu untuk Mengurangi Dampak Negatif Smartphone Ma’ruf; Amal, Amri; Azifa, Nur; djabir, Sudarni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i3.4657

Abstract

The increasing use of smartphones among elementary school students has the potential to have negative impacts if not accompanied by proper time management. This Community Service (PKM) activity aims to educate students about the importance of time management to reduce the negative impacts of smartphone use. The activity was conducted at Tamannyeleng Elementary School in Gowa Regency, involving 38 students using an educational and participatory approach through material delivery, discussions, and Q&A sessions. The results of the activity showed an increase in students' understanding and awareness of the impacts of uncontrolled smartphone use and the importance of dividing their time between studying, playing, resting, and smartphone use. The approach used also increased student engagement during the activity. This activity has the potential to be the first step in developing wiser smartphone habits in elementary school students.