Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : MAXIMAL

Perbandingan Paradigma Pendidikan Islam di India dan Indonesia dalam Membangun Generasi Muslim Berdaya Saing Global Dea Permata; Hamid Saleh; Wahyu Ardias; Aprizal Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan paradigma pendidikan Islam di Indonesia dan India dalam membangun generasi Muslim yang berdaya saing global. Pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka digunakan untuk menganalisis literatur berupa buku, jurnal ilmiah, artikel, dan laporan resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam di Indonesia menekankan integrasi antara nilai agama dan ilmu umum melalui pengembangan pesantren dan madrasah modern, dukungan kebijakan pemerintah, serta program kewirausahaan dan literasi digital, sehingga lulusan memiliki kompetensi akademik, keterampilan praktis, dan karakter religius yang seimbang. Sementara itu, pendidikan Islam di India masih menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan tradisi keilmuan klasik dengan tuntutan modernisasi, di mana sebagian madrasah belum diakui secara resmi dan kurikulum masih terbatas pada pengajaran agama, sehingga kesiapan lulusan untuk bersaing secara global terbatas. Penelitian ini menegaskan bahwa paradigma pendidikan Islam yang integratif dan didukung kebijakan konsisten dapat menghasilkan generasi Muslim yang adaptif, kreatif, dan kompetitif di tingkat global.
Perbandingan Sistem Pendidikan Islam di Amerika Serikat dan Indonesia dalam Perspektif Integrasi Nilai Islam dan Modernitas Dimas Agustian Vieri S; Miftahun Najwa Gazali; Rohi Saputri; Aprizal Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan sistem pendidikan Islam di Amerika Serikat dan Indonesia dalam perspektif integrasi nilai Islam dan modernitas. Pendidikan Islam di Amerika Serikat menekankan penguatan identitas keagamaan dalam konteks minoritas sekaligus penguasaan keterampilan modern, sedangkan di Indonesia fokus pada pemerataan kualitas pendidikan, penguatan tradisi keagamaan, dan pengembangan keterampilan abad ke-21. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka untuk menelaah kurikulum, kelembagaan, strategi integrasi, dan tantangan pendidikan Islam di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai Islam dan modernitas harus disesuaikan dengan konteks sosial, demografi, dan kelembagaan. Sekolah Islam yang berhasil menggabungkan aspek tradisi dan inovasi mampu menghasilkan peserta didik berkarakter, kompeten, dan adaptif terhadap dinamika global. Temuan ini menjadi acuan penting dalam pengembangan model pendidikan Islam yang kontekstual, inklusif, dan adaptif terhadap modernitas.
Perbandingan Integrasi Nilai-Nilai Islam dan Ilmu Pengetahuan dalam Sistem Pendidikan di Indonesia dan Mesir Julita Amalia Siregar; Zahra Aprilia Sari; Pooja Firstisya; Rozan Taqi Junatama; Aprizal Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan integrasi nilai-nilai Islam dan ilmu pengetahuan dalam sistem pendidikan di Indonesia dan Mesir. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka, melalui kajian literatur berupa buku, jurnal, dokumen kurikulum, dan sumber akademik terpercaya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendidikan di Indonesia menekankan fleksibilitas, kontekstualitas, dan adaptasi terhadap keragaman budaya, sehingga integrasi nilai-nilai Islam dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Sementara Mesir menekankan kesinambungan tradisi pendidikan klasik melalui struktur kurikulum yang sistematis, dengan penguasaan ilmu agama sebagai landasan moral, sehingga integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam berlangsung secara konsisten. Penelitian ini juga menemukan bahwa adaptasi terhadap globalisasi dan teknologi memerlukan strategi pembelajaran yang inovatif di Indonesia, sedangkan Mesir menekankan kesinambungan tradisi dengan penyesuaian ilmu modern secara selektif. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan pendidikan Islam yang holistik, relevan, dan mampu menghasilkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, beriman, serta berdaya saing global.
Perbandingan Peran Lembaga Pendidikan Islam dalam Pembentukan Identitas Keislaman di Malaysia dan Indonesia M Zakry Ramadhan; Muhammad Fadil; Aprizal Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lembaga pendidikan Islam dalam pembentukan identitas keislaman generasi muda di Malaysia dan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengumpulkan data dari buku, jurnal, artikel ilmiah, dan dokumen resmi terkait pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Islam di Malaysia menekankan modernisasi kurikulum, integrasi pendidikan formal dan non-formal, serta pembekalan kompetensi global, sementara di Indonesia lebih menonjolkan tradisi keagamaan, keteladanan guru, pembiasaan praktik ibadah, dan penguatan nilai lokal. Perbandingan strategi dan pendekatan menunjukkan bahwa kedua negara memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk identitas keislaman yang kuat dan berkarakter, namun dengan metode yang disesuaikan dengan konteks sosial, budaya, dan kebijakan masing-masing negara. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang relevansi pendidikan Islam dalam membentuk generasi Muslim yang berpengetahuan, berakhlak, dan mampu berkontribusi positif dalam masyarakat.
Dinamika Pendidikan Islam di Vietnam dalam Transformasi Lembaga Kurikulum dan Identitas Keagamaan Gunawan Fauzi; Rosy Dwi Arianti; Zahwa Fitri Zulyanti; Aprizal Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam di Vietnam mengalami transformasi signifikan akibat interaksi antara modernisasi lembaga, pembaruan kurikulum, dan pengaruh globalisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika pendidikan Islam terkait kelembagaan, kurikulum, praktik keagamaan, dan identitas generasi muda Muslim Cham. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dengan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Islam mengalami modernisasi administratif, kurikulum mengintegrasikan ilmu umum dan agama, praktik keagamaan generasi muda dipengaruhi oleh akses informasi global, dan identitas keagamaan direkonstruksi menjadi lebih reflektif serta adaptif. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam berperan strategis dalam pelestarian tradisi, pemberdayaan intelektual, dan integrasi sosial komunitas Muslim di negara non-Muslim.
Pendidikan Islam di Indonesia dan Prancis: Perbandingan kebijakan dan Perkembangan Pendidikan Islam Miftahul Hasanah; Nabila Noor Adha; Jum’atul Hasanah; Aprizal Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam di setiap negara berkembang dalam konteks sosial, politik, budaya, dan sejarah yang berbeda, sehingga menghasilkan karakter dan pola yang tidak selalu sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam perkembangan pendidikan Islam di Indonesia dan Prancis, serta menganalisis perbedaan kebijakan, kurikulum, dan dinamika kelembagaan yang memengaruhi arah perkembangan pendidikan Islam di kedua negara tersebut. Dukungan regulasi, seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-Undang Pesantren, memperkuat posisi pendidikan Islam sebagai bagian dari identitas bangsa dan instrumen pembentukan karakter generasi muda. Sebaliknya, Prancis memiliki sejarah yang sangat berbeda karena menganut prinsip laïcité atau sekularisme ketat yang membatasi munculnya praktik keagamaan dalam ruang publik, terutama institusi pendidikan negeri. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Pemisahan Gereja dan Negara tahun 1905, pendidikan agama tidak dimasukkan dalam kurikulum sekolah negeri dan simbol keagamaan dilarang, termasuk jilbab bagi siswa Muslim. Akibatnya, pendidikan Islam berkembang melalui lembaga swasta Muslim, masjid, serta pusat pembelajaran non-formal. Beberapa sekolah swasta seperti Ibn Rushd, Al-Kindi, Education et Savior, dan Reussite menjadi bukti upaya komunitas Muslim dalam mempertahankan pendidikan agama di tengah regulasi yang ketat. Namun, sekolah-sekolah ini tetap harus mengikuti kurikulum nasional Prancis yang bersifat sekuler dan menghadapi tantangan administratif serta stigma sosial terkait keberadaan pendidikan berbasis agama. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber seperti makalah, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan utama antara Indonesia dan Prancis terletak pada bagaimana negara memosisikan agama dalam sistem pendidikan. Indonesia memberikan legitimasi dan dukungan struktural terhadap pendidikan Islam sehingga memungkinkan terciptanya lembaga yang kuat, inklusif, dan berkembang secara berkelanjutan. Di sisi lain, Prancis memperlakukan pendidikan Islam sebagai bagian dari ekspresi kebebasan individu yang tidak boleh mencampuri sistem pendidikan publik yang sepenuhnya sekuler. Perbandingan ini menunjukkan bahwa faktor historis, budaya, dan politik sangat memengaruhi model pendidikan Islam di suatu negara. Penelitian ini tidak hanya memberikan gambaran komparatif mengenai perkembangan pendidikan Islam di dua negara dengan karakteristik sosial yang berbeda, tetapi juga menyoroti bagaimana kebijakan negara berperan dalam memperkuat atau membatasi ruang gerak pendidikan Islam. Temuan ini penting sebagai landasan bagi pengembangan studi perbandingan pendidikan Islam serta bagi para pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan responsif terhadap realitas masyarakat multikultural.