Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Program MBKM Pada Program Studi Pendidikan Sejarah Lestari, Mita; Susanto, Heri; Prawitasari, Melisa
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): Mei-Agustus 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program MBKM dan faktor yang mendukung dan menghambat implementasi MBKM di Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP ULM. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, studi dokumen. Penentuan sumber data menggunakan teknik purposive sampling. Pada uji keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi teknik, sumber, dan waktu. Teknik analisis data menggunakan acuan dari Miles dan Huberman, proses analisis data dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: implementasi program MBKM di Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP ULM sudah berjalan cukup baik walaupun masih menghadapi beberapa kendala yang perlu diatasi, dan faktor yang mendukung meliputi minat tinggi mahasiswa, dukungan dari dosen dan program studi, serta kemandirian program studi dalam mengelola program MBKM. Faktor yang menghambat seperti kurangnya indikator evaluasi yang jelas, panduan yang belum lengkap, dan kendala dalam penyesuaian jadwal. Simpulan penelitian ini bahwa implementasi program MBKM di Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP ULM berjalan sudah dengan cukup baik, dimulai dari dukungan oleh program studi dan minat mahasiswa yang meningkat, meskipun masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan program tersebut yang perlu di atasi. Kontribusi dari penelitian ini adalah memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai tantangan dan peluang dalam pelaksanaan MBKM, serta rekomendasi untuk perbaikan ke depan.
Evaluasi Rancang Bangun Aplikasi Pembelajaran Sejarah Proklamasi Berbasis Android Susanto, Heri; Jamaludin, Jamaludin; Prawitasari, Melisa
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 9 No. 01 (2023): March 2023
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v9i01.7054

Abstract

AbstrakKemajuan teknologi menuntut guru untuk menciptakan inovasi saat melaksanakan proses pembelajaran berlangsung. Pembelajaran daring yang menjadi alternatif pembelajaran selama pandemi covid-19 memberikan tantangan baru bagi guru dalam menyampaikan materi dengan baik. Salah satu mata pelajaran yang memerlukan perhatian khusus dalam menyampaikan materi dimasa pandemi adalah pelajaran sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pembelajaran sejarah berbasis android offline. Perancangan aplikasi ini bertujuan untuk mengemas materi sejarah proklamasi secara kronologis sehingga menjadi media pembelajaran yang mampu memberikan daya tarik terhadap peserta didik dalam pembelajaran sejarah. Aplikasi pembelajaran dirancang menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), namun tahapan dalam penelitian ini dibatasi hanya sampai implementasi. Pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media dan lembar validasi parktisi pembelajaran. Penelitian ini menunjukan bahwa perkembangan teknologi menuntut guru untuk lebih inovatif dalam menggunakan media belajar serta pembelajaran daring yang berfokus pada kemandirian peserta didik memerlukan media yang mampu digunakan tanpa batasan waktu dan tempat khususnya pada pelajaran sejarah. Aplikasi pembelajaran yang dirancang dinyatakan sangat layak berdasarkan penilaian Ahli Media sebesar 3.60, Ahli Materi sebesar 3.31 dan Praktisi Pembelajaran sebesar sebesar 3.17 dengan rata-rata nilai 3,36 serta persentase sebesar 83,6%. Kata Kunci: android, aplikasi, pembelajaran sejarah, proklamasi AbstractTechnological advances require teachers to create innovations when carrying out the learning process. Online learning, an alternative to learning during the COVID-19 pandemic, provides new challenges for teachers in delivering material well. One subject requiring special attention in delivering material during a pandemic is history lessons. This study aims to develop an offline android-based history learning application. The design of this application aims to package the material of the proclamation history in chronological order so that it becomes a learning medium that can provide an attraction for students in learning history. The learning application is designed using the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The stages in this research are limited to implementation. The data collection used is a material expert validation sheet, a media expert validation sheet, and a learning participant validation sheet. This study shows that technological developments require teachers to be more innovative in using learning media and online learning that focuses on students’ independence requires media that can be used without the time and place restrictions, especially in history lessons. The learning application design was declared very feasible based on the assessment of Media Experts of 3.60, Material Experts of 3.31, and Learning Practitioners of 3.17, with an average value of 3.36 and a percentage of 83.6%. Keywords: android, application, learning media, proclamation
Perkembangan Borneo Historical Community sebagai Komunitas Pegiat Sejarah Lokal di Kota Banjarmasin Tahun 2019-2022 Abidin, Zainal; Rochgiyanti, Rochgiyanti; Sriwati, Sriwati; Prawitasari, Melisa
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v8i2.20989

Abstract

Abstrak: Rasa ingin tahu dan minat generasi muda terhadap sejarah lokal di Kota Banjarmasin mulai memudar. Untuk mengembalikan minat yang sempat memudar serta melestarikan situs dan peninggalan sejarah tersebut, maka dibentuk lah organisasi atau komunitas yaitu Borneo Historical Community. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan, program kerja dan kendala yang dihadapi organisasi BHC dalam membangun kesadaran sejarah lokal di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode sejarah, melalui tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Jenis data yang dikumpulkan menggunakan data primer dan data sekunder berupa sumber atau benda lisan. Data primer dikumpulkan melalui wawancara kepada ketua dan pendiri organisasi BHC untuk mengetahui lebih detail mengenai visi, misi, tujuan dan sejarah terbentuknya organisasi. Untuk data sekunder, penulis mencari dan mengumpulkan sumber-sumber yang relevan dengan penelitian yang dilakukan melalui studi literatur, dokumentasi dan observasi. Dalam hal ini penulis melakukan observasi dengan mendatangi langsung lokasi penelitian di tempat atau situs bersejarah yang ada di Banjarmasin, seperti Kampung Arab, Pasar Sudimampir, dan pabrik peninggalan Belanda (NV Handel Maatschappij Oentjeng). Program kerja BHC tahun 2019-2022 mengalami perkembangan meskipun pelaksanaannya masih dilakukan secara online. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain seminar atau webinar hingga pertemuan dengan komunitas pecinta sejarah di Indonesia. Pada tahun 2022, kegiatan kios buku dan pelatihan menjadi Tour Guide dilaksanakan secara offline. Kendala yang dihadapi BHC dalam melaksanakan program kerja tahun 2019-2022 adalah keterlibatan anggota dalam melaksanakan kegiatan terkadang tidak sebesar jumlah anggota yang terdaftar dalam BHC itu sendiri, sehingga terjadi ketimpangan dan ketidakselarasan dalam melaksanakan kegiatan. program kerja.Abstract: The younger generation's curiosity and interest in local history in the city of Banjarmasin has begun to fade. To restore interest that had faded and preserve the historical sites and relics, an organization or community, the Borneo Historical Community, was formed. This research aims to explain the developments, work programs and obstacles faced by the BHC organization in building local historical awareness in the City of Banjarmasin. This research uses historical methods, through heuristic, verification, interpretation and historiography stages. The type of data collected uses primary data and secondary data in the form of oral sources or objects. Primary data was collected through interviews with the chairman and founder of the BHC organization to find out more details about the vision, mission, goals and history of the formation of the organization. For secondary data, the author searched for and collected sources relevant to the research conducted through literature study, documentation and observation. In this case, the author made observations by going directly to the research location in historical places or sites in Banjarmasin, such as the Arab Village, Sudimampir Market, and the Dutch heritage factory (NV Handel Maatschappij Oentjeng). The BHC work program from 2019-2022 is experiencing development, although its implementation is still carried out online. Activities carried out include seminars or webinars to meetings with the history lover community in Indonesia. In 2022, book stall activities and training to become a Tour Guide will be carried out offline. The obstacle for the BHC when implementing the work program from 2019-2022 is that the involvement of members in carrying out activities is sometimes not as large as the number of members registered within the BHC itself, so there is inequality and misalignment when they carry out the work program.
Pelatihan Pewarnaan Kain Sasirangan Dengan Warna Alam Bagi Pengrajin Pemula di Kampung Melayu Subroto, Wisnu; Nadilla, Dewicca Fatma; Prawitasari, Melisa; Sriwati, Sriwati; Mardiani, Fitri
Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Pengabdian Masyarakat (DIMASY)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/2r4bhk12

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk memberikan pelatihan manyirang kain supaya keterampilan itu dapat terwariskan melalui “Workshop/Pelatihan Kreatif Tentang Seni Manyirang Dengan Pewarna Alam di Kampung Buku Untuk Menumbuhkan Enterpreneurship Kesejarahan Bagi Mahasiswa Sejarah dan Masyarakat.” Berdasarkan kajian literatur dan hasil pengamatan tentang pembuatan sasirangan di wilayah kota Banjarmasin. Kain Sasirangan sudah mendapatkan tempat yang tinggi di masyarakat, serta telah pula mendapatkan pengakuan negara. Sejak tahun 2010 sasirangan diakui sebagai salah satu warisan Budaya Tak Benda khas Indonesia dalam bidang ketrampilan dan kemahiran kerajinan tradisional yang berasal dari Kalimantan Selatan. Dari sini dapat dipahami bahwa Sasirangan adalah sebuah teknik, suatu keterampilan yang tinggi atau luhur dari kerajinan yang diwariskan dari generasi ke generasi didaerah Kalimantan Selatan. Teknik atau keterampilan itu terutama diaplikasikan melalui media kain.
Implementasi Kebijakan Program MBKM Pada Program Studi Pendidikan Sejarah Lestari, Mita; Susanto, Heri; Prawitasari, Melisa
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program MBKM dan faktor yang mendukung dan menghambat implementasi MBKM di Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP ULM. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, studi dokumen. Penentuan sumber data menggunakan teknik purposive sampling. Pada uji keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi teknik, sumber, dan waktu. Teknik analisis data menggunakan acuan dari Miles dan Huberman, proses analisis data dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: implementasi program MBKM di Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP ULM sudah berjalan cukup baik walaupun masih menghadapi beberapa kendala yang perlu diatasi, dan faktor yang mendukung meliputi minat tinggi mahasiswa, dukungan dari dosen dan program studi, serta kemandirian program studi dalam mengelola program MBKM. Faktor yang menghambat seperti kurangnya indikator evaluasi yang jelas, panduan yang belum lengkap, dan kendala dalam penyesuaian jadwal. Simpulan penelitian ini bahwa implementasi program MBKM di Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP ULM berjalan sudah dengan cukup baik, dimulai dari dukungan oleh program studi dan minat mahasiswa yang meningkat, meskipun masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan program tersebut yang perlu di atasi. Kontribusi dari penelitian ini adalah memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai tantangan dan peluang dalam pelaksanaan MBKM, serta rekomendasi untuk perbaikan ke depan.
The Impact of Sei Alalak Bridge Infrastructure for The Community In Alalak Sub-District, Barito Kuala District As A Symbol Of Change From A Historical Perspective Amelia*, Weni; Rochgiyanti, Rochgiyanti; Prawitasari, Melisa
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 7, No 2 (2024): April, The Election and Political History
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v7i2.38992

Abstract

Sei Alalak bridge infrastructure is a form of the government's real effort in encouraging the construction of bridges on Trans Kalimantan Road, Alalak District, Barito Kuala Regency, South Kalimantan Province. Its strategic location makes the Sei Alalak bridge not just an ordinary connecting infrastructure. The method used in this research is a literature study with descriptive analysis. The results showed that the impact felt by the community in Alalak District from the Sei Alalak bridge infrastructure as an important link that facilitates movement and increases social interaction between the two communities. In addition, the bridge also facilitates and improves access to health services, education and employment opportunities. Meanwhile, the impact of the Sei Alalak bridge on the community's economy is that it opens up many housing development sites. This encourages some people to plan property investment as a form of long-term investment. In addition, with the widening of the road, the value of land in Alalak District has also increased. As a whole, the Sei Alalak Bridge stands as a symbol of change that reflects economic, social, and cultural progress in the historical development of Banjarmasin and its surroundings. The bridge connects more than just geographical areas; it connects people to new opportunities and a more inclusive social dynamic, carving out a new chapter in the history of the area.
Effectiveness of Quantitative Research Methods Course Module in Fostering Students' Academic Literacy Sriwati, Sriwati; Rochgiyanti, Rochgiyanti; Susanto, Heri; Prawitasari, Melisa
Yupa: Historical Studies Journal Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/yupa.v8i2.2103

Abstract

This research endeavors to implement pedagogical techniques aimed at enhancing students' writing prowess within the framework of learning modules for courses on quantitative research methodologies utilizing a feedback-oriented approach. This research was carried out employing a pre-experimental design, specifically the type one group pretest-posttest design. The experimental cohort comprised pupils enrolled in the Quantitative Research Methods course, belonging to the History Education Department at Lambung Mangkurat University during the odd semester of the academic year 2022/2023. The research outcomes indicate that implementing the quantitative research methods course module with a feedback approach substantially enhances students' academic literacy in composing research proposals. It can be asserted that the implementation of modules employing a feedback-oriented approach is efficacious in cultivating students' proficiency in academic literacy pertaining to quantitative research methodologies
Contribution of Swamp Buffalo Farms and Coconut PlantationsPalm Oil on the Income Structure of Farmer Households in Kuripan District, Barito Kuala Regency Prawitasari, Melisa; Sriwati; Rochgiyanti; Pratama, Muhammad Rizki; Oktaviani, Nadia; Putri, Ni Made Febrianti Eka
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 8 No 1 (2024): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v8i1.3328

Abstract

Work as a buffalo breeder has been developed for generations in Kuripan District, Barito Kuala Regency, South Kalimantan Province. Swamp buffalo farming has become the main source of livelihood for livestock farmers and provides large profits. Since the existence of nucleus and plasma oil palm plantations, the living space for swamp buffalo has been reduced. This research was conducted with the aim of determining the contribution of swamp buffalo farming and oil palm plantations to the structure of household income in Kuripan District, Barito Kuala Regency, South Kalimantan Province. The research was conducted using qualitative methods. For data collection purposes, data sources were determined purposefully and snowball. Data collection techniques were carried out using observation, interviews and documentation. Data analysis is carried out continuously while in the field. The process of data collection and presentation is carried out based on the stages of data reduction, data display and data verification. The research results show that swamp buffalo farming as the main livelihood has contributed to the household income structure of the breeders.
Tradisi Ritual Upacara Nahunan Sebagai Prosesi Pemberian Nama Kepada Anak Suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah Rahmawati, Siti; Rochgiyanti, Rochgiyanti; Prawitasari, Melisa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12319

Abstract

Nahunan merupakan aspek penting dari kepercayaan Kaharingan yang dipraktikkan oleh masyarakat Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah. Ritual ini menandai tonggak penting dalam siklus kehidupan, khususnya bagi anak-anak berusia 1-2 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami seluk-beluk proses upacara Nahunan beserta makna yang lebih dalam di dalam masyarakat Dayak Ngaju. Metode yang digunakan pada penelitian menggunakan metode sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara nahunan dipandang sebagai ritual yang sakral dan penting oleh masyarakat Dayak Ngaju. Mereka percaya bahwa dengan melaksanakan upacara ini, proses pemberian nama anak mereka akan membawa manfaat. Secara khusus, mereka menganggap bahwa upacara ini dapat memberikan berkah, menjamin keselamatan anak, dan memberikan rezeki yang berlimpah dari Tuhan Yang Maha Esa. Praktik ini mencerminkan kepercayaan spiritual dan budaya mereka yang mendalam, menyoroti pentingnya upacara nahunan dalam komunitas mereka.
Peran Guru Sebagai Aplikator Elemen Mandiri Profil Pelajar Pancasila Pada Pembelajaran Sejarah Di SMAN 3 Banjarmasin Kamaria, Junia; Abbas, Ersis Warmansyah; Prawitasari, Melisa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13354

Abstract

Latar belakang penelitian ini penerapan Kurikulum Merdeka dengan konsep Merdeka Belajar dimana peran guru harus mampu untuk melaksanakan proses pembelajaran dengan lingkungan belajar yang menyenangkan serta memperhatikan kebutuhan potensi yang dimiliki oleh setiap peserta didik dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk menjelaskan perencanaan guru dalam mengaplikasikan elemen mandiri profil pelajar pancasila dalam pembelajaran sejarah di SMAN 3 Banjarmasin, (2) Untuk Menjelaskan pelaksanaan pengaplikasian elemen mandiri profil pelajar pancasila pada pembelajaran sejarah di SMAN 3 Banjarmasin, (3) Untuk menjelaskan evaluasi pengaplikasian elemen mandiri profil pelajar pancasila pada pembelajaran sejarah di SMAN 3 Banjarmasin. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru Sejarah dan siswa. Dalam penelitian ini menggunakan Teknik pengumpulan data berupa Observasi, Wawancara, Studi Dokumen, dan Dokumentasi. Penelitianinimenggunakananalisispengumpulan data yaitumereduksi data, data display(penyajian data), dan conclusion drawing/verification Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) perencanaan guru dalam mengaplikasikan elemen mandiri profil pelajar pancasila dalam pembelajaran sejarah di SMAN 3 Banjarmasin berdasarkan hasil wawancara guru sudah mengetahui tentang profil pelajar Pancasila dan dalam pengaplikasian elemen mandiri guru sudah melakukan perencanaan (2) Pelaksanaan pengaplikasian elemen mandiri profil pelajar pancasila pada pembelajaran sejarah di SMAN 3 Banjarmasin sudah dilaksanakan dengan baik saat belajar guru menggunakan berbagai dan penerapan elemen mandiri siswa sudah mengerjakan tugas dengan mengerjakan sendiri tanpa bergantung dengan teman lainnya (3) Evaluasi pembelajaran sejarah dalam pelaksanaan pengaplikasian elemen mandiri profil pelajar pancasila pada pembelajaran sejarah di SMAN 3 Banjarmasin sudah dilakukan guru hasilnya mereka menyelesaikan tanggungjawab dalam mengerjakan tugas dengan begitu siswa dapat membuat keputusannya secara mandiri.