Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Perbandingan Gadai Syariah dan Gadai Konvensional di Tinjau Hukum dan Prinsip Putra, Dewa Pratama; Wati , Asiah
Al-Muzdahir : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 2 (2023): Juli : Al-Muzdahir : Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/ekis.v5i2.86

Abstract

Pawn is a right acquired by an individual who owes a movable property, which is handed over to them by a debtor or a representative, granting the debtor the authority to receive payment for the goods in advance compared to other debtors, excluding auction costs and salvage expenses. Sharia pawning (known as Rahn) involves using one of the borrower's assets as collateral for the loan they receive. This study seeks to establish a comparison between conventional pawning and sharia pawning (rahn). The research aims to provide insights and understanding to all relevant parties regarding the comparative aspects of conventional pawning and sharia pawning (rahn). The research methodology employed is library research, utilizing data collection techniques such as gathering books, journals, and previous works related to conventional pawning and sharia pawning (rahn). The researcher employs qualitative data analysis for data interpretation. Based on the described research, it can be concluded that both conventional pawns and sharia pawns share similarities in that they are prohibited from exploiting the pawned goods, and the pawnee has the right to sell or auction the pawned goods once the loan period expires. The distinction between conventional pawning and sharia pawning lies in the legal foundation. Conventional pawning relies on the Criminal Code, while sharia pawning is guided by the DSN MUI Fatwa on Rahn. In conventional pawning, the contract involves a single debt agreement with a movable goods guarantee from a conventional legal perspective. The Ministry of SOEs oversees conventional pawning, while the Sharia Supervisory Agency (BPS) and the Financial Services Authority (OJK) oversee sharia pawning. Conventional pawns involve interest charges, whereas sharia pawns incur maintenance costs. In conventional pawning, pawned goods can be auctioned, while in sharia pawning, they can be sold.
Reaktualisasi Fatwa Dewan Syariah Nasional sebagai Instrumen Literasi Keuangan Syariah: Studi Intervensi Edukasi di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Simo, Boyolali Wati, Asiah; Nashirudin, Muh; Cahyono, Andi; Lestari, Arum Fitri
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v5i2.20821

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk memberikan pengetahuan kepada para santri terkait fatwa DSN sebagai bahan literasi keuangan syariah. Metode yang dilakukan yaitu melakukan sosialisasi, penyampaian materi, dan diskusi, melalui pendekatan edukatif, interaktif, dan kontekstual agar peserta tidak hanya memahami konsep dasar, tetapi juga mampu mengaitkan isi fatwa dengan praktik keuangan harian. Diharapkan bahwa pendekatan ini mampu membentuk kesadaran kritis dan kemampuan praktis santri dalam mengelola keuangan secara syariah. Selain itu, santri yang berasal dari luar daerah juga diharapkan menjadi agen penyebaran literasi keuangan syariah melalui aktivitas mereka setelah keluar dari pondok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran kritis santri terhadap pentingnya pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah, serta antusiasme untuk mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif berbasis fatwa DSN efektif dalam memperkuat literasi keuangan syariah di kalangan santri. Ke depan, disarankan adanya keberlanjutan program serupa dengan pendekatan kolaboratif bersama lembaga keuangan syariah.
Peran Bank Syariah Pada Masa Pandemi Covid-19 Cahyono, Andi; Siregar, Erwin; Wati, Asiah
Al-Intaj : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Economics and Islamic Business, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/aij.v7i2.3556

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of social funds in Islamic banks against MSMEs due to the Covid-19 pandemic. The approach used in this research is descriptive qualitative. The techniques used are content analysis and library research. The results of this study indicate that Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) receive assistance from zakat, infaq, and sadaqah. Apart from leading business capital assistance for the business sector or Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) from the government for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) that already have a business permit from the village, as well as through the qardhul hasan scheme and loans for businesses that exist in Islamic banks. . So far, the social funds in Islamic banks for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) have not been effective because people use more funds to fulfill basic needs.
Literasi Pra-Nikah di Era Digital: Edukasi dan Sharing Gen- Z Tentang Kesiapan Ekonomi, Mental, Hukum Dalam Pernikahan Ideal di MAN 1 Boyolali Nikmah, Roykhatun; Muhdi; Nur Rosidah, Zaidah; Zuhroh, Diana; Mardian, Andi; Wati, Asiah; Fitri Lestari, Arum
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol. 6 No. 2 (2025): JPMD
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/jpmd.v6i2.2588

Abstract

This study addresses the low level of premarital literacy among Generation Z, which has implications for economic readiness, mental preparedness, and legal understanding before marriage. The research aimed to analyze the effectiveness of an interactive premarital literacy program conducted through community service activities at MAN 1 Boyolali. The problem was the lack of structured and contextual education on premarital readiness in senior high schools. Using a educational approach with interactive lecture method, data were collected through observation, pre-test and post-test, and documentation. The participants were 50 twelfth-grade students from diverse socio-economic backgrounds. The results showed a 32% average increase in knowledge after the program, with the highest improvement in legal understanding (38%), followed by economic readiness (28%) and mental preparedness (24%). The findings confirm that integrating interactive lectures, case studies, and contextual discussions significantly enhances premarital literacy, especially in Generation Z. This study suggests incorporating premarital literacy into the school curriculum as a preventive education strategy to prepare youth for building healthy and sustainable marriages.
FINANCIAL OPTIONS TRENDS: DIGGING THE REASONS BEHIND THE GROWTH OF CUSTOMER INTEREST IN SHARIA BANK INDONESIA Wati, Asiah; Rahmawati, Rahmawati; Malahayatie, Malahayatie; Lestari, Arum Fitri; Rehan, Muhammad
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 7 No 1 (2024): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v7i1.8530

Abstract

BSI is a Sharia Commercial Bank as a result of the merger of three banks, BRIS, BNIS, and Mandiri Syariah. After the merger, BSI's assets became larger, but it is necessary to examine the things that affect customers to save at BSI, because of the merger, knowledge, services, and IT used by BSI. This study aims to determine the influence of knowledge, mergers, services, and IT on the interest of becoming a BSI customer. This study is a quantitative research using primary data. The population in this study is the entire academic community of UIN Raden Mas Said Surakarta with a sample of 113 respondents. The data collection technique uses questionnaires. The results of this study show that knowledge has no effect on interest in becoming a BSI customer. However, mergers, services, and IT have a significant impact on interest in becoming a BSI customer.
Penerapan Arsitektur U-Net untuk Segmentasi Semantik Citra Buah dengan Latar Belakang Kompleks Jamil, Muh Jamil; Wati, Asiah; Rahmah, Sitti; Fawait, Aldi Bastiatul
Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jurti.v10i1.26518

Abstract

Perkembangan ilmu Computer Vision telah berhasil membuat terobosan baru di berbagai bidang, salah satunya adalah di bidang pertanian. Hal ini semakin membuka peluang bagi pertanian cerdas berbasis IoT untuk dapat diterapkan guna mengoptimalisasi pekerjaan petani. Salah satu langkah awal yang bisa diterapkan adalah segmentasi citra, tujuannya adalah untuk mendeteksi area tertentu seperti buah, daun dan objek lain yang memiliki oklusi dan latar belakang kompleks pada lingkungan perkebunan secara langsung. Penelitian yang dikerjakan mengusulkan metode segmentasi semantic berbasis Deep Learning yaitu dengan memadukan ketangguhan dari U-Net dan juga VGG16 dalam melakukan proses segementasi buah melon pada lingkungan perkebunan secara langsung. Model segmentasi yang dirancangan terbukti mampu melakukan proses segmentasi dengan sangat optimal dengan score loss minimum sebesar 0.0157 dan score IoU maksimum sebesar 0.9922 pada proses train dan testing model, selain itu model yang dirancang mampu bekerja secara optimal dengan score IoU sebesar 0.9893 pada validasi akhir model. Penelitian yang dikerjakan bukan hanya berkontribusi sebagai rujukan akademis terkait dengan penerapan computer vision pada bidang pertanian cerdas, tetapi juga dapat berkontribusi menciptakan dataset baru bagi penelitian lanjut di masa mendatang.
Kajian Penggunaan Biourine Sapi dan Ekstrak Bawang Merah Terhadap Sifat Agronomi Tanaman Kubis (Brasicca oleracea L.) Dataran Rendah Tutik Nugrahini; Asiah Wati; Dwi Indriani
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7 No 2 (2018): December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v7i2.434

Abstract

Cabbage (Brasicca oleracea L.) is one type of vegetable plant from the Brassicaceae family. This plant is a source of nutrients that contain nutrients, vitamins, minerals and fiber for the human body. And has economic value. Cabbage cultivation is influenced by the types of cultivated varieties that are in accordance with growing conditions. In general, cabbage plants grow on highlands. Along with advances in plant breeding technology, cabbage plants are available that can adapt to the lowlands and technically attempt to increase production by fertilizing. The study aimed to determine the effect of beef biourine, red onion extract and beef biourine and red onion extract on the agronomic properties of cabbage plants. The study was conducted for 4 months, from February to June 2018. The location of the study was carried out in the Sempaja Timur Village, Samarinda City, East Kalimantan Province. cabbage seeds, top soil, manure, husks, NPK fertilizer, cow urine, empon-empon, soybeans, brown sugar, shallots. The design used in this study is Factorial Randomized Block Design (RBD) with 2 treatments. The first treatment was beef biourine (S) with 4 levels, namely with 3 replications: s0: control (water), s1: 25% concentration of cow biourine, s2: 75% concentration of bovine biourine, s3: 100% concentration of bovine biourine and second treatment red onion extract (B) with 4 levels, namely: b0: control (water), b1: 25% concentration of red onion extract, b2: 75% concentration of red onion extract, b3: 100% concentration of shallot extract. The results of research on bovine biourine influenced plant height, number of leaves at ages 7, 14, 21, 28.35 and 42 days after planting. The weight of the crop with the best results at the level of b2 (75% biourine cow) weighing 596.58 grams, onion extract affects plant height, number of leaves at 7, 14, 21, 28.35 and 42 hst, crop weight with the best results at the m2 level (75% red onion extract) with a weight of 567.14 grams and the interaction of the treatment of beef biourine and shallots affects plant height, number of leaves at the ages of 7, 14, 21, 28.35 and 42 days and days formed at the level b2m2 (75% beef biourine and 75 red onion extracts).
PENGARUH ZPT ALAMI DAN PUPUK ORGANIK TERHADAP LADA (Piper nigrum L) VARIETAS MALONAN 1: THE EFFECT OF NATURAL ZPT AND ORGANIC FERTILIZER ON PEPPER (Piper nigrum L) MALONAN VARIETY 1 Tutik Nugrahini; Asiah Wati; Natan Nael
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11 No 1 (2022): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v11i1.1208

Abstract

Lada di Indonesia sebagian besar diusahakan oleh rakyat. Hanya sebagian kecil yng diusahakan oleh negara dan perusahaan swasta besar. Luas lahan perkebuunan lada pada tahun 2012 sebesar 178.622 hektar. Naik sebanyak 0,64% dari tahun sebelumnya (2011) yang luasnya hanya 177.490 hektar. Jumlah total produksi lada pada tahun 2012 sebesar 88.160 ton. Produksi lada naik sebesar 1,23% dibandingkan di tahun lalu (2011) yang hanya berproduksi sebesar 87.089 ton. Sedangkan produktivitas nasional lada berada di angka 789 kg/ha pada tahun 2012. Produktivitas lada nasional naik tipis (0,13%) di bandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 784 kg/ha. Kalimantan Timur, produktivitas ladanya dapat mencapai angka 1.363kg/ha/tahun. Dari data tersebut dapat di simpulkan bahwa ada kesesuaian lahan, iklim, teknis budidaya yang benar, dan pengguanaan varietas unggul yang tepat. Saat ini penelitian dengan perbanyakan menggunakan stek sudah banyak di lakukan namun masih ada kegagalan dalam perbanyakan stek hal ini diduga bahwa perlu adanya penambahan zat pengatur tumbuh dan penggunaakn pupuk organik. Maka perlu dilakukan pengaruh ekstrak bawang merah dan pupuk kompos batang pisang terhadap lada (Piper nigrum L) varietas Malonan 1. Dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak bawang merah dan pupuk kompos batang pisang terhadap lada (Piper nigrum L) varietas Malonan 1. Ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 80 ml / 100 ml air mampu memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap pertumbuhan bibit lada pada parameter pengamatan panjang tunas umur 2 MST, 4 MST, 6 MST, 8 MST, dan panjang akar dengan rata-rata 11,82 cm, 15,37 cm, 20,96 cm, 27,66 cm, dan 14,75 cm. pupuk kompos batang bisang dengan dosis 450 g / polibag memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap pertumbuhan bibit lada pada parameter pengamatan panjang tunas umur 2 MST, 4 MST, 6 MST, 8 MST, dan panjang akar dengan rata-rata 11,66 cm, 17,16 cm, 21,12 cm, 27,20 cm, dan 16,52 cm. Interaksi kedua perlakuan memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap pertumbuhan bibit stek lada, dengan interaksi perlakuan terbaik adalah B3K2 yaitu konsentrasi bawang merah 80 ml / 100 ml air dan dosis pupuk kompos batang pisang 250 g / polibag dengan rata-rata panjang tunas 33,66 cm. Keywords: Bawang merah, pupuk kompos, lada malonan 1
Effect of Fertilizer Petroganik and Liquid Organic Fertilizer on Growth DI Grow Green Tangerines Citrus Seed Borneo Prima (C. reticulata Blanco) Origin Grafting: Pengaruh Pemberian Pupuk Petroganik dan Pupuk Organik Cair D.I Grow Green Terhadap Pertumbuhan Bibit Jeruk Keprok Borneo Prima (C. reticulata Blanco) Asal Okulasi Asiah Wati; Mahdalena; Akhmad Sopian1
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 1 (2014): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pengaruh Pemberian Pupuk Petroganik dan Pupuk Organik Cair D.I Grow Green Terhadap Pertumbuhan Bibit Jeruk Keprok Borneo Prima (Citrus reticulata Blanco). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk petroganik dan konsentrasi POC D.I grow green yang tepat terhadap pertumbuhan bibit jeruk keprok borneo prima (C. reticulata Blanco) asal okulasi. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan, yaitu dari bulan juni sampai dengan bulan September 2013. Tempat penelitian di lahan Jl. Thoyib Hadiwijaya Sempaja Selatan, Samarinda Utara Provinsi Kalimatan Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan percobaan faktorial 4 × 4 yang terdiri dari 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk petroganik (P) yang terdiri dari 4 taraf yaitu : p0 (0 gr-polybag), p1 (20 gr-polybag), p2 (40gr-polybag) dan p3 (60gr-polybag). Faktor kedua adalah konsentrasi POC D.I grow green yang terdiri dari 4 taraf yaitu : d0 (0 ml-l air), d1 (3 ml-l air), d2 (4,5 ml-l air) dan d3 (6 ml-l air). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakukan pupuk petroganik (P) dan POC D.I grow green (D) serta interaksi kombinasi perlakuan pupuk petroganik (P) dan POC D.I grow green (D) berpengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter.
Rekayasa Cekaman Kekeringan Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bunga Kol : Drought Stress Engineering on the Growth and Yield of Cauliflower Plants Asiah Wati; Jovi Avandi
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v11i2.1884

Abstract

Prospek bunga kol (cauliflower) di Kalimantan timur sangat menjanjikan. Ditinjau dari aspek pemasaran kembang kol pada saat ini sangat tergantung dari luar daerah Kaltim (Jawa dan Sulawesi). Selain itu kembang kol juga mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi di pasaran, sehingga budidaya kembang kol dalam skala komersial dan intensif akan dapat memberikan keuntungan yang tinggi. Pada umumnya para petani beranggapan bahwa pembudidayaan tanaman kembang kol sangat rentan akan kegagalan panen. Salah satu kendala yang dihadapi dalam pembudidayaan kembang kol adalah keadaan cuaca. Salah satu cuaca yang mempengaruhi pertumbuhan yaitu curah hujan. Curah hujan yang menghasilkan air yang diserap oleh tanah dapat dimanfaatkan oleh tanaman sebagai alat bantu pengangkut unsur hara dari dalam tanah. Terpenuhinya unsur hara bagi tanaman akan meningkatkan produksi bunga kol. Pada tahun 2009 rata-rata produksi tanaman kembang kol 247 ton. Tahun 2010 rata-rata produksi tanaman kembang kol mengalami penurunan menjadi 115 ton dan pada tahun 2011 rata-rata produksi tanaman kembang kol mengalami peningkatan menjadi 157 ton. Hal ini memperlihatkan produktivitas tanaman kembang kol di Kalimantan Timur masih rendah dikarenakan masih adanya ketidaktegasan cuaca terutama curah hujan. Agar dapat mengetahui toleransi tanaman bunga kol terhadap cekaman kekeringan maka dengan ini perlu dilakukan penelitian penelitian rekayasa cekaman kekeringan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bunga kol. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan cekaman kekringan. Target luaran berupa publikasi artikel ilmiah di jurnal nasional ilmiah. Kata kunci : perubahan iklim dan produksi.