Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF COMMUNITY ENGAGEMENT AND EMPOWERMENT

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Jamu Herbal sebagai Upaya Menurunkan Tekanan Darah istiqomah, nurul; Fita Sari
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 8 No. 1 (2026): .
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan sering disebut sebagai silent killer. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan bahan herbal tradisional sebagai upaya pencegahan turut memperburuk kondisi ini. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Plaosan, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat dalam memanfaatkan tanaman herbal sereh, jahe, dan salam untuk pencegahan hipertensi. Metode yang digunakan meliputi perencanaan, penyuluhan, demonstrasi pembuatan jamu herbal, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman signifikan, dimana responden yang menjawab “ya” meningkat dari 69% menjadi 83%, sedangkan jawaban “tidak” menurun dari 29% menjadi 15%, dan “ragu-ragu” tetap 2%. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi dan pelatihan praktis mampu meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini relevan untuk diterapkan secara berkelanjutan guna mendukung pencegahan hipertensi berbasis pemanfaatan tanaman obat tradisional. Kata Kunci: hipertensi, herbal, tradisional, edukasi, kesehatan
Sosialisasi Warisan Pengobatan Alami “TOGA” sebagai Pendamping Kesehatan Keluarga hesturini, Rosa Juwita; Dyah Aryantini; Krisna Kharisma Pertiwi; Fita Sari; Briandini Dwi Astuti
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 8 No. 1 (2026): .
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang penelitian ini Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan tanaman yang dibudidayakan di pekarangan rumah atau lingkungan sekitar yang memiliki khasiat obat. Pemanfaatannya meliputi Pengobatan tradisional yaitu sebagai alternatif atau pendamping pengobatan modern. Penggunaan TOGA tidak terlepas dari permasalahan yaitu kurangnya pengetahuan, kesalahan identifikasi tanaman atau dosis berisiko yang dapat menyebabkan keracunan (misalnya daun saga yang mirip dengan tanaman beracun). Munculnya interaksi dengan obat kimia, budidaya tidak optimal sehingga tanaman terkontaminasi pestisida atau logam berat jika ditanam di lingkungan tercemar. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Bandar Lor melalui sosialisasi Pemanfaatan TOGA. Metode: Sosialisasi/ pemaparan materi kepada masyarakat Desa Bandar Lor yang diawali dengan memberikan pretest kepada peserta, dilanjutkan dengan sosialisasi, tanya jawab dan diakhiri dengan postest. Hasil dan kesimpulan: Pemahaman masyarakat di Desa Bandar Lor, Kota Kediri mengenai pemanfaatan tanaman herbal atau ramuan jamu sebagai terapi pendamping hipertensi meningkat dari rata-rata 60% menjadi 84%.