Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Irfani

PENGGUNAAN MEDIA CELEMEK BERCERITA DALAM MENSTIMULASI ANAK SPEECH DELAY Rika Wati; Mastikawati; Azwir; Raoda Tul Jannah Maruddani
Irfani Vol. 21 No. 1 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i1.6763

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of using storytelling aprons in stimulating the speaking abilities of 4–5-year-old children with speech delays at the Pembina Muaro Jambi State Kindergarten. The background of this study is based on the importance of early language stimulation, especially for children with speech delays, so that their language and social development can develop optimally. This study employs the Classroom Action Research (CAR) method following the Kemmis and Taggart model, conducted over three cycles. Each cycle consists of planning, implementing actions, observation, and reflection. The results indicate that the use of storytelling aprons has a positive impact on improving the speech abilities of children with speech delays. There was an increase in the average score from 48.3% in cycle I to 86% in cycle III. This medium proved to be effective in stimulating children to develop storytelling skills, letter pronunciation, and number recognition. Thus, the storytelling apron can be used as an effective learning alternative to support language development in children with speech delays
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI ALAT PERMAINAN EDUKATIF TUTUP BOTOL ANGKA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Een Sukainah; Raoda Tul Jannah Maruddani; Azwir; Dina Novitasari Nasution; Mardiana
Irfani Vol. 21 No. 2 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i2.6794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan simbolik anak usia 4-5 tahun di KB Latanssa. Berdasarkan data observasi di KB Latanssa sebelum diterapkannya pembelajaran menggunakan alat permainan edukatif (APE) tutup botol angka, mayoritas anak usia 4-5 tahun berada pada kategori BB (Belum Berkembang) di semua indikator. Sebagian kecil anak berada pada kategori MB (Masih Berkembang), sementara kategori BSH (Berkembang Sesuai Harapan) dan BSB (Berkembang Sangat Baik) belum tercapai secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang digunakan belum mampu mengoptimalkan perkembangan kemampuan simbolik anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas, Melalui penerapan APE tutup botol angka, terjadi peningkatan signifikan pada kemampuan simbolik anak. Pada Pra Siklus, sebanyak 67% anak berada pada kategori BB, tetapi pada Siklus II persentase ini menurun drastis menjadi 0%. Sebaliknya, kategori BSB mengalami peningkatan yang signifikan, yaitu dari 0% pada Pra Siklus menjadi 87% pada Indikator I, 80% pada Indikator II, dan 73% pada Indikator III di Siklus II. Penurunan pada kategori BB dan MB menunjukkan adanya pergeseran ke tingkat perkembangan yang lebih tinggi, sementara peningkatan pada kategori BSH dan BSB mencerminkan efektivitas penggunaan APE dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa APE tutup botol angka dapat menjadi metode yang efektif dalam meningkatkan kemampuan simbolik anak secara bertahap. Dengan pendekatan yang menarik dan interaktif, APE ini membantu anak lebih memahami konsep bilangan melalui pengalaman langsung dan menyenangkan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran berbasis permainan edukatif di pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan kognitif mereka.
PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN APE PEMBELAJARAN Suharni; Azwir; Raoda Tul Jannah Maruddani; Munawaroh; Mardiana
Irfani Vol. 21 No. 3 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i3.6809

Abstract

Berdasarkan observasi awal yang peneliti lakukan di TK Kasih Bunda, peneliti menemukan bahwasanya penggunaan media pembelajaran masih dilakukan secara konvensional. Penggunaan media pembelajaran yang ada di sekitar siswa masih belum dilakukan dengan baik, sementara itu, banyak sumber media pembelajaran yang sebenarnya bisa dioptimalkan untuk media pembelajaran yang berasal dari benda-benda yang ditemui anak-anak dalam kehidupan sehari-hari masih belum dimanfaatkan. Pengembangan APE selain agar media pembelajaran lebih bervariasi, juga diharapkan dapat menggunakan media-media dengan memanfaatkan sumber bahan dari lingkungan dan alam sekitar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan meneliti kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive sampling, teknik pengumpulan dengan trianggulasi, analisis data bersifat kualitatif, dan hasil penelitian lebih menekankan makna. Kesimpulan penelitian ini adalah peran guru dalam pengembangan APE pembelajaran di TK Kasih Bunda dimulai dengan perencanaan pembelajaran yang memperhatikan peran media yang tidak dapat dipisahkan dari rangkaian proses pembelajaran itu sendiri, saat pelaksanaanya guru telah berusaha melaksanakan semua yang direncanakan dalam pembelajaran, dan mengevaluasi pembelajaran dengan baik.
PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN Mila Kresnawati; Rani Astria; Azwir; Salmia; Evi Sulistia Wati
Irfani Vol. 21 No. 3 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i3.6811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di Raudhatul Athfal Azzam Al-Fazza Mahsyur, melalui demonstrasi berbasis video animasi. Tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya metode pengajaran yang sesuai, sehingga anak merasa bosan dan kesulitan memahami materi. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi anak dan guru, dan Dianalisis menggunakan uji rata-rata dan ketuntasan belajar. Yang diteliti adalah anak usia 5-6 tahun di lokasi penelitian, yaitu Raudhatul Athfal Azzam Al-Fazza Mahsyur. Pada prasiklus, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 10 anak berada pada kategori BSH dalam menjawab pertanyaan kompleks dan menyusun kalimat sederhana, dengan distribusi kategori 4 BB, 5 MB, dan 1 BSB dalam mengekspresikan ide. Pada siklus I, hasil evaluasi menunjukkan bahwa semua anak (10 anak) berhasil mencapai kategori MB (5 anak) dan BSH (5 anak) di setiap indikator yang dinilai. Pada siklus II, hasil penilaian menunjukkan bahwa semua anak (10 anak) telah mencapai kriteria BSB (Berkembang Sangat Baik) dalam setiap indikator keterampilan berbahasa dan komunikasi, termasuk kemampuan menjawab pertanyaan yang lebih kompleks, mengekspresikan ide, berkomunikasi secara lisan, menyusun kalimat sederhana, dan menunjukkan pemahaman konsep dalam buku cerita. Kesimpulannya, video animasi efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak, memperluas kosakata, memperkenalkan struktur kalimat yang tepat, dan memberikan contoh penggunaan bahasa dalam situasi nyata.