Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Review Dampak Penambangan Pasir Laut terhadap Dinamika Abrasi Garis Pantai di Kawasan Pesisir Indonesia Azuga, Nabila Afifah; Zaza A Zahra; Athiyyah Salwaa Andini; Ikhwan Fauzan; Annisa Ulfa Khaira; Ilham Ilahi; Delilla Suhanda; M. Irsyad Nur
Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar) Vol 7 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/jrkt.v7i1.112

Abstract

Sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, garis pantai Indonesia menjadi garis pantai terpanjang nomor dua dan menjadikan wilayahnya sangat rentan terpapar berbagai dinamika perubahan lingkungan, seperti terjadinya abrasi yang disebabkan oleh faktor alam ataupun antropogenik. Aktivitas penambangan pasir laut menjadi salah satu kegiatan antropogenik yang berdampak besar terhadap fluktuasi di wilayah pesisir. Penambangan pasir laut merupakan proses ekstraksi pasir dari lingkungan laut yang dilakukan oleh sekelompok orang atau masyarakat dengan tujuan memanfaatkan sumber daya tersebut untuk kebutuhan material konstruksi, reklamasi lahan, kebutuhan industri, maupun permintaan ekspor. Kegiatan ini memicu dampak signifikan terhadap dinamika wilayah pesisir, terutama pada proses abrasi pantai. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dampak penambangan pasir laut terhadap perubahan garis pantai di Indonesia melalui pendekatan studi literatur. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa eksploitasi pasir laut secara berlebihan mengakibatkan kerusakan fisik ekosistem wilayah pesisir, termasuk  tergerusnya wilayah pantai akibat abrasi, degradasi ekosistem terumbu karang, padang lamun, dan mangrove serta peningkatan risiko bencana seperti potensi bencana banjir dan tanah longsor. Lebih dari itu, kegiatan penambangan pasir laut juga diketahui memicu munculnya konflik sosial-ekonomi pada masyarakat. Artikel ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dalam merumuskan strategi perencanaan dan pengelolaan wilayah pesisir yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
Program Orientasi Pendidikan Tinggi Untuk Meningkatkan Aspirasi Akademik Siswa SMA Di Kabupaten Bengkalis Nur, M. Irsyad; Isma Mulyani; Rizka Aprisanti; Syahnan Aly Lubis; Yola Yolanda; Febrina Rita Albeta; Vivi Rizkiana Aprilla; Asnika Putri Simanjuntak
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.14608

Abstract

Transisi dari pendidikan menengah ke perguruan tinggi merupakan fase krusial yang sering diwarnai oleh keterbatasan informasi dan rendahnya kesiapan siswa dalam merencanakan keberlanjutan studi. Kurangnya pemahaman mengenai jalur akademik serta dinamika kehidupan kampus berpotensi menimbulkan ketidakpastian dalam pengambilan keputusan pendidikan dan melemahkan aspirasi untuk melanjutkan studi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan dan orientasi akademik siswa melalui penyediaan informasi yang terstruktur dan kontekstual mengenai keberlanjutan pendidikan.Kegiatan dilaksanakan pada Desember 2025 di tiga sekolah menengah atas di Kabupaten Bengkalis dengan melibatkan sekitar 450 siswa kelas XII. Program dirancang menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui pemaparan interaktif, diskusi terbimbing, serta dialog reflektif yang mencakup jalur seleksi masuk perguruan tinggi, perencanaan studi, adaptasi terhadap lingkungan akademik, dan penguatan kompetensi non-akademik. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipatif dan analisis respons siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pilihan pendidikan lanjutan serta berkembangnya kesiapan psikologis dalam menghadapi transisi akademik. Tingginya keterlibatan peserta mengindikasikan bahwa akses terhadap informasi yang komprehensif mampu mengurangi ketidakpastian sekaligus mendorong perencanaan pendidikan yang lebih percaya diri. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi edukatif berbasis literasi pendidikan dapat berperan sebagai strategi awal dalam mendukung pengambilan keputusan akademik yang lebih terarah, khususnya pada wilayah dengan keterbatasan akses informasi.