Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penggunaan obat tradisional untuk menurunkan tekanan Darah pada lansia : Pengetahuan tentang penggunaan obat tradisional untuk menurunkan tekanan Darah pada lansia dengan hipertensi Agusri, Agusri; Andala, Sri; Safitri, Mirna; Nurlis, Nurlis
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 8 No. 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v8i2.74

Abstract

Penyakit degeneratif banyak ditemukan pada usia lanjut, salah satunya yaitu hipertensi. Jika terapi non-farmakologi pada penderita tidak berhasil maka harus diatasi dengan terapi farmakologi yaitu terapi menggunakan obat baik obat kimia maupun obat tradisional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan tentang penggunaan obat tradisional untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi berjumlah 64 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dan di analisa dengan menggunakan univariat. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara. Hasil analisa data univariat menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik tentang penggunaan obat tradisional untuk menurunkan tekanan darah yaitu sebanyak 42 responden (66,7%).
Hubungan Mekanisme Koping dengan Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Melitus Yudi Akbar; Mursal Mursal; Novia Rizana; Sri Andala
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41755

Abstract

Coping mechanisms are important factors for people with diabetes because they can provide potential benefits in emphasizing cognitive and behavioral strategies to improve health levels in the lives of people with diabetes. The purpose of this study was to determine the relationship between coping mechanisms and stress levels in patients with diabetes mellitus. This study used a correlation analytic design with a cross-sectional study method. Sampling was carried out using the total sampling technique. The measuring instruments used were the brief cope questionnaire and the perceived stress scale, and the data analysis used was univariate and bivariate. The results showed that the majority of respondents were aged 56-65 years as many as 45 respondents (44.1%), 66 respondents (35.7%) were female, 35 respondents (34.5%) had a high school education, 60 respondents (58.8%) had diabetes for 1-5 years. The majority of patient coping mechanisms were in the adaptive category, namely 75 respondents (74.5%) and the majority of stress levels were in the mild category as many as 85 respondents (84.4%), and there was a relationship between coping mechanisms and stress levels (p-value 0.001). Diabetes mellitus sufferers who are supported by good coping mechanisms will increase their hope for recovery because they can reduce stress levels and want to seek treatment regularly. It is recommended that diabetes mellitus sufferers increase their awareness and motivation in dealing with diabetes mellitus problems.
Edukasi Personal Hygiene Saat Menstruasi Melalui Media Animasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Khaira Ulfa; Sarah Nadiya; Mariyati; Faridah Hanum; Sri Andala
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 10 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v10i2.218

Abstract

Kurangnya pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi seperti keputihan, infeksi saluran kemih, dan kanker serviks. Edukasi dengan media animasi dapat menjadi metode efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pentingnya menjaga kebersihan diri saat menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media animasi terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi di Dayah Modern Ihyaussunnah Lhokseumawe. Desain penelitian yang digunakan adalah metode pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 35 remaja putri yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media animasi. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan remaja setelah diberikan edukasi menggunakan media animasi (nilai p < 0,05). Dapat disimpulkan Edukasi menggunakan media animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di Dayah Modern Ihyaussunnah Lhokseumawe.
Association of mental health and nutritional knowledge with drug abuse risk among islamic boarding school adolescents Gani, Abdul; Andala, Sri; Wahyuni, Liza; Agusri, Agusri
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 11, No 1 (2026): March
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v11i1.3199

Abstract

Drug abuse remains a significant public health concern among adolescents, including those attending Islamic boarding schools. Mental health and nutritional knowledge are important factors related to risky behaviors. This study aimed to examine the mental health status and nutritional knowledge in relation to drug abuse risk among adolescents. A cross-sectional study was conducted among 152 students at the Ihyauussunnah Islamic Boarding School in Lhokseumawe, Indonesia, selected using simple random sampling. Data were collected using a structured questionnaire assessing mental health, nutritional knowledge, and drug abuse risk. Descriptive statistics and chi-square tests with odds ratios were performed. Most participants had good nutritional knowledge (80.3%) and mental health status (86.8%), whereas 84.2% were categorized as having a low risk for drug abuse. Poor nutritional knowledge was associated with a higher risk of drug abuse (odds ratio [OR] =1.88; p=0.021), and poor mental health was associated with an increased risk (OR=1.72; p=0.042). Male students had a higher risk compared to female students (P =0.032). In conclusion, mental health status and nutritional knowledge were significantly associated with drug abuse risk among adolescents. These findings highlight the importance of integrated health education and mental health support programs in Islamic boarding schools.