Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Mangrove Biodiversity Diversity E-Module-Based Teaching Material on Biodiversity Materials and Its Conservation Efforts at SMAN 3 Sungai Apit Purwanto, Hadi; Irma, Wirdati; Apriani, Ade; Vilmala, Berry Kurnia; Shariq, Qadir Nawaz
Journal of Natural Science and Integration Vol 7, No 1 (2024): Journal of Natural Science and Integration
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jnsi.v7i1.24609

Abstract

The purpose of the study was to develop teaching materials based on e-modules. In addition, this study also aims to evaluate students' responses to e-module products created by using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation). model for their development. The sample was selected using a purvosive sampling technique on 31 students from the science department at SMAN 3 Sungai Apit. Data were collected through observation, interviews, FGDs, validation sheets and questionnaires. Following the collection of all the data, the researcher performed identification by comparing the data with many mangrove guidebooks, including the mangrove guide book.Following the collection of all the data, the researcher identified the data by cross-referencing it with many mangrove guidebooks, including the mangrove guidebook. Results show that the e-module product is very feasible to use,With the level of approval from material experts of 96.75% (very feasible), learning experts of 87.5% (very feasible), media experts of 92.77% (very feasible) ), and teachers as users of 95.14% (very feasible). From the results of the questionnaire distributed to students, a positive response of 94.51% (very good) was obtained. Students also stated that the product was very easy to use, could increase learning motivation, and could increase students' knowledge about the diversity of mangroves in Sungai Apit. Therefore, it can be concluded that the product is very feasible and received positive responses from all parties, so that it can be distributed more widely. Keywords: development of teaching materials, mangroves, e-modules
PKM Optimalisasi Sumber Belajar Rumah Tanam Herbal Medicine Berbasis Teknologi Iot Di Sekolah Alam Rumbai Irma, Wirdati; Sunaryo, Sunaryo; Farida, Fitri; Purwanto, Hadi; Syurya, Rahmah Tika; Maltia, Laura Adza
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 8 No. 3 (2024): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v8i3.8136

Abstract

Rumbai Nature School is located on Jl Budi Sari, Rumbai District, Pekanbaru City. Rumbai Nature School is located in the same area as the Muhammadiyah University of Riau, namely in Pekanbaru City. The IOT technology-based medicinal plant planting program is one form of learning resource that can be used as a means for children to learn about various types of medicinal plants. Medicinal plants or what are known as biopharmaceuticals are types of plants that have medicinal functions and properties and are used to cure or prevent various diseases. The method used in this service is designed so that activities can be carried out properly in order to optimize the IOT technology-based medicinal plant greenhouse at Rumbai Nature School. This service program is dedicated to providing educational guidance to improve students' knowledge about plants that have medicinal properties, both in terms of complaints about medicinal plants and regarding the use of medicinal plants. The presence of this service activity increases the awareness of school residents about how to utilize medicinal plants and utilize IoT technology to see the development and growth of ideal medicinal plants. Therefore, training is needed to introduce the use of medicinal plants and IoT technology
Pengelolaan Sampah Plastik Domestik Menjadi Wadah Media Tanam Sayuran Irma, Wirdati; Siregar, Sri Hilma; Murialti, Neng
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 5 No. 2 (2021): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v5i2.2698

Abstract

Limbah plastic domestic yang dihasilkan dimasa pandemic Covid-19 saat ini semakin meningat. Meningkatnya limbah plastic karena kebiasaan baru yang harus diterapkan selama Covid-19. Kebiasaan baru dengan tetap tinggal di rumah, bekerja di rumah, dan hampir semua kegiatan hanya dilakukan di rumah. Tujuan dilaksanakannya pengabdian ini adalah untuk meningkatkan/ ketrampilan / soft skill masyarakat kurang produktif/non-produktif (recycle limbah plastik), meningkatkan penerapan IPTEK dalam pengolahan limbah plastic, dan membantu memenuhi kelentingan keluarga dalam kebutuhan pangan penduduk desa pada kondisi Pandemik Covid 19. Metode yang dilakukan adalah ceramah-penyuluhan, tanya jawab, pelatihan shoft skill. Hasil dari pengabdian ini adalah sebanyak 30 ibu-ibu di RT 01 RW 02 Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang mendapatkan keterampilan/soft skill untuk mendaur ulang limbah plastic, dapat menerapkan IPTEK dalam pengelolaan limbah plastic, dan membantu memenuhi kebutuhan sayur sehari-harinya dimasa pandemic Covid-19.
Tumbuhan dalam Upacara Adat di Kecamatan Rumbai Barat Wirdati Irma; Candra, Delia; Adinda Fitriani; Ayunica; Muhammad Sidik; Reska Amalia; Sherly Novela; Winda Nopita Sari
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/7syn1b10

Abstract

Artikel ini bertujuan mengidentifikasi jenis tumbuhan yang dimanfaatkan dalam upacara adat melalui survei lapangan di Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil sampel 30% rumah dari empat RT pada RW 006 sehingga diperoleh gambaran langsung mengenai tumbuhan yang ditanam dan digunakan masyarakat. Hasil survei dan wawancara menemukan delapan jenis tumbuhan utama yang berperan dalam pelaksanaan ritual adat, yaitu pisang, kunyit, tebu, pinang, sirih merah, pandan, kelapa, dan rambusa. Keanekaragaman tumbuhan dianalisis menggunakan indeks Shannon–Wiener yang menunjukkan variasi jenis yang cukup baik di lingkungan permukiman tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat masih mempertahankan keberadaan tanaman bernilai budaya, sekaligus menegaskan pentingnya pelestarian tumbuhan lokal sebagai bagian dari praktik adat yang terus diwariskan. 
Tumbuhan Sebagai Bahan Pengawet dan Pewarna di Kecamatan Rumbai Barat Wirdati Irma; Candra, Delia; Adinda Fitriani; Ayunica; Muhammad Sidik; Reska Amalia; Sherly Novela; Winda Nopita Sari
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/j941n798

Abstract

Artikel ini bertujuan mengidentifikasi tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan pengawet dan pewarna alami melalui survei lapangan di Kecamatan Rumbai Barat, Kelurahan Muara Fajar Timur, Pekanbaru. Survei dilakukan dengan mendatangi rumah-rumah warga pada empat RT untuk memperoleh data langsung mengenai jenis tanaman yang ditanam dan digunakan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan berbagai tumbuhan sebagai sumber aditif alami, diantaranya bawang merah, daun salam, sereh, lengkuas, sirih merah, dan kunyit sebagai pengawet, serta bayam, buah naga, bunga telang, anggur merah, pinang, dan pandan sebagai pewarna alami. Pemanfaatan ini tidak hanya berfungsi dalam meningkatkan mutu dan menambah warna pada makanan, tetapi juga mencerminkan pengetahuan tradisional masyarakat mengenai sifat antimikroba, antioksidan, dan pigmen alami dari setiap tanaman. Temuan ini menegaskan pentingnya pelestarian tanaman lokal sebagai alternatif aman dan ramah lingkungan pengganti bahan sintetis.