Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN KONSEP KARAKTER DENGAN IDENTITAS MITOLOGI UNTUK VIDEO GAME Irawan, Galih Bagus; Rahmansyah, Aris; Rahadianto, Irfan Dwi
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Garuda merupakan makhluk mitologi hindu yang dijadikan  lambang negara Indonesia dan Pancasila  yang  sudah  dipakai  selama  berpuluhan  tahun  lamanya  dan  lambang  Garuda  tersebut menjadi  pilar  pemersatu  negara  Indonesia  selama  ini.  Tetapi masih  banyak  dari masyarakat  yang belum  tahu  mengapa  Garuda  dijadikan  sebuah  lambang  Pancasila  atau  sebagai  lambang  negara Indonesia. Ada alasan mengapa Garuda dijadikan sebagai lambang Negara Indonesia yaitu karena dari kisah mitologi Garuda yang menyelamatkan ibunya dari perbudakan, dan dari kisah tersebut memiliki kesamaan  nasib  yang  dialami  oleh  bangsa  Indonesia  yang mencoba membebaskan  rakyatnya  dari penjajahan.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk memberi  pengetahuan  tentang  alasan  Garuda dijadikan Simbol Pancasila dan Lambang Negara Indonesia dengan menggunakan Media Game yang bergenre  Side-scrolling,  Fiksi, dan Adventure. Penulis Sebagai Concept Artist, mencari data dengan cara observasi, wawancara dan juga melakukan perbandingan karya sejenis. Hasil perancangan yang penulis  lakukan  adalah  sebuah  konsep  dan  desain  karakter  untuk  game  yang menceritakan  kisah Garuda yang sudah diadaptasi.  Kata kunci: adventure, concept artist, desain karakter, fiksi, garuda, konsep karakter, mitologi
PERANCANGAN KONSEP GAME ENVIRONMENT PADA GAME "GARUDA’S DISCIPLE" Ahmad, Fateh; Rahmansyah, Aris; Rahadianto, Irfan Dwi
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Garuda merupakan makhluk mitologi hindu yang digunakan sebagai  simbol negara  Indonesia dan simbol Pancasila yang sudah dipakai selama berpuluhan tahun lamanya dan simbol Garuda tersebut menjadi pilar pemersatu negara  Indonesia selama  ini. tetapi, kebanyakan masyarakat Indonesia masih kurang tahunya kisah bagaimana Garuda dipilih sebagai lambang Negara Indonesia dan di Indonesia juga masih kurangnya game yang mengangkat cerita mitologi nusantara. Sebagai Concept Game Environment Artist, Penulis mengetahui bahwa  kurangnya  game dengan  environment design  yang menggambarkan kisah mitologi nusantara dan Belum adanya environment design yang bertemakan fantasy untuk game dengan kisah mitologi Garuda. oleh karena itu, tujuan dibuatnya game ini sebagai salah satu cara untuk memberi wawasan kepada masyarakat Indonesia tentang kisah Garuda dijadikan sebagai simbol Negara Indonesia dan juga game ini salah satu game yang memiliki environment design yang dapat memberikan gambaran dunia pada mitologi Garuda. pada perancangan ini, penulis membuat konsep dengan dengan metode  photobash  dengan  tujuan  untuk mempermudah  dan mempercepat  penulis  untuk membuat konsep  game  ini.  Setelah  itu,  penulis  membuat  rancangan  tileset  dan  in-game  background  dengan penggayaan 2D pixelate. dalam game ini, pemain akan menemukan berbagai macam bentuk candi yang bercorak hindu di beberap stage dalam game ini, dan hal ini juga sebagai salah satu cara penulis untuk memberi  wawasan mengenai  struktur  bentuk  candi Hindu  yang  berdasarkan  pada  kerajaan  Hindu  di Indonesia zaman dahulu seperti Kerajaan Mataram dan Kediri.Kata kunci: fiksi. mitologi, perjuangan, sejarah.
PERANCANGAN PERMODELAN KARAKTER 3D VIDEO GAME SEBAGAI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN KEWASPADAAN TERHADAP HOAKS PADA MEDIA SOSIAL Ghifari, Nail Fattah; Sumarlin, Rully; Rahadianto, Irfan Dwi
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media sosial sebagai sumber informasi cukup tinggi oleh masyarakat,informasi pada media sosial ini tidak tersaring dan dapat muncul berita yang bersifat hoaks. Olehkarena itu dibutuhkannya media dengan tema hoaks yang secara tidak langsung memberi tahubahaya hoaks di media sosial dan mengedukasi kepada masyarakat dalam meningkatkankewaspadaan terhadap hoaks pada media sosial. Untuk menyampaikan pesan tersebut dapatmenggunakan media video game yang merupakan media yang digemari oleh remaja dan dewasa,dalam sebuah video game dibutuhkannya seorang desain karakter 3D untuk merancangpermodelan 3D orang-orang yang terkena berita hoaks yang terdiri dari karakter protagonis,antagonis, dan tritagonis. Karakter dirancang menyesuaikan video game yang digarap bertemahoror dengan penggayaan stylized. Dalam perancangan ini perancang menggunakan pedekatanmetode kualitatif yaitu berupa studi pustaka, observasi, dan wawancara sehingga dapatmelakukan perancangan karakter video game. Hasil dari perancangan model karakter 3D iniberupa gestur dan model karakter 3D protagonis, antagonis, dan tritagonis yang berguna untukmasyarakat khususnya remaja mendapatkan buah pikiran dan kreatifitas visual yang digarapdalam video game ini yang bertema hoaks dan menerapkan kemampuan sifat waspada terhadaphoaks.Kata kunci: 3D modeling, hoaks, karakter, media sosial
ADAPTASI WAYANG KULIT SASAK MELALUI PERANCANGAN DESAIN KARAKTER Bayuaji, Lalu Drasca; Rahadianto, Irfan Dwi; Mario, Mario
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wayang merupakan salah satu kebudayaan yang terkenal dari Indonesia yang ditetapkan sebagaiwarisan dunia sejak 7 November 2003 oleh UNESCO. Salah satu wayang yang berasal dari Indonesia adalah Wayang Kulit Sasak yang bersal dari Lombok. Namun dengan seiringnya zaman berjalan, peminat terhadap wayang sangat menurun, terutama Wayang Kulit Sasak ini. Di zaman sekarang sudah banyak media baru yang bermunculan, salah satunya merupakan video game. Video game sekarang dapat dijadikan untuk dijadikan media memperkenalkan kembali media lama. Media baru yang muncul yaitu hobi gunpla yang dimana dari gunpla sendiri berbentuk robot dapat dimanfaatkan desainnya dengan dimasukkan desain wayang. Dengan turunnya angka peminat dari wayang yang khususnya Wayang Kulit Sasak, adanya pemanfaatan dari media baru ini diperlukan untuk mengangkat kembali minat dari remaja terhadap wayang. Target audiens dari rancangan ini adalah remaja. Perancangan ini bertujuan untuk mengenalkan kembali Wayang Kulit Sasak dengan memanfaatkan media baru seperti video game dan juga hobi gunpla. Perancangan ini dirancang dengan metode kualitatif, observasi, kajian pustaka, dan wawancara dari narasumber. Hasil rancagan ini akan berbentuk desain karakter yang mengambil tema Wayang Kulit Sasak.Kata kunci: Wayang Kulit Sasak, Video Game, Concept Art, Gunpla
PENGKARYAAN DESAIN KARAKTER BERDASARKAN FLORA DAN FAUNA DALAM TAMAN HUTAN RAYA IR. DJUANDA BANDUNG UNTUK KEPERLUAN VIDEO GAME “JAGAWANA= Anggaraksa Wiprahutama, Farrel; Mario, Mario; Dwi Rahadianto, Irfan
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Hutan lindung merupakan ekosistem yang memiliki peran penting karena di dalamnya terdapat ber-aneka ragam flora dan fauna. Salah satu hutan lindung tersebut adalah Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung, Taman Hutan Raya atau yang lebih akrab disebut <TAHURA= ini memiliki kekayaan floradan fauna yang menarik untuk dijadikan inspirasi dalam proses mendesain sebuah karakter. Keunikan dan karakteristik flora dan fauna yang beragam di TAHURA ini memberikan ide-ide kreatif untuk menciptakan karakter-karakter menarik, diantaranya adalah bunga bangkai Amorpophallus Titanum atau bunga bangkai raksasa yang dapat menjulang tinggi apabila sedang mekar. Selain itu, terdapat juga spesies rusa yang memiliki badan dan tanduk yang besar namun lebih sering terlihat duduk diam dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan karakter yang tenang dan bijak. Namun, dalam proses desain karakter ini, perlu memperhatikan prinsip-prinsip konservasi untuk menjaga keanekaragaman hayati yang ada di TAHURA Ir. H. Djuanda Bandung, oleh karena itu, diperlukan proses pengumpulan data yang bersifat kualitatif untuk mendapatkan data yang sesuai dengan kebutuhan perancangan sehingga desain karakter yang berhasil dirancang dapat dipakai sebagai aset visual untuk video game dan menjadi media untuk membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian dan perlindungan alam di TAHURA Ir. H. Djuanda Bandung. Kata kunci: Taman Hutan Raya, flora, fauna, desain karakter
PENGKARYAAN GAME ASSET BERDASARKAN FASILITAS DAN EKOSISTEM LINGKUNGAN TAMAN HUTAN RAYA UNTUK PEMBUATAN VIDEO GAME Hara Wikrama, Anak Agung Gde; Mario, Mario; Dwi Rahadianto, Irfan
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Taman Hutan Raya memang sudah umum dikunjungi masyarakat untuk keperluan rekreasi, contohnya seperti berolahraga, atau hanya sekedar berjalan – jalan saja menikmati udara segar. Meskipun dari sekilas Taman Hutan Raya terlihat bersih dan hijau karena banyak pepohonan dan tumbuhan yang jarang ditemui oleh masyarakat, kenyataanya masih banyak sampah yang berserakan di sekeliling jalur yang biasa dilalui oleh pengunjung, terutama sampah plastik yang belum terurai. Selain masalah sampah, kondisi fasilitas umum yang sudah disediakan disana sudah terbengkalai dan tidak layak untuk digunakan seperti kerusakan pada pembatas jalan, tempat sampah yang sudah bolong, atau tempat duduk yang sudah retak dan berisiko mencelakakan keamanan pengunjung jika tidak diperbaiki secepatnya. Dalam proses pengambilan data, metode yang digunakan di laporan ini adalah metode kualitatif dikarenakan seluruh data yang didapat bersifat Text dan Wawancara. Untuk menyampaikan pesan dan menjelaskan dampak dari kerusakan hutan lindung kepada masyarakat, maka dibuatkanlah berbagai Game Asset khusus untuk Video Game dengan tema Hutan Lindung yang merepresentasikan seluruh objek yang terdapat didalamnya dengan melakukan obervasi secara langsung ke lokasi survey, sehingga pesan yang dibawa dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.Kata Kunci: Taman Hutan Raya, Game Asset, Video Game
PERANCANGAN CONCEPT ART KARAKTER 2D DARI DAMPAK MARINE DEBRIS DI NUSA PENIDA, BALI Hanifa Humaira, Amanda; Dwi Rahadianto, Irfan; Mario, Mario
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perancangan concept art karakter 2D <Marine Debris= di latar belakangi dengan keadaan laut yang tercemar di Indonesia. Nusa penida bali menjadi salah satu laut yang sangat indah. Concept art ini bertujuan agar lebih memahami lingkungan Laut dan lebih menyayangi ekosistem nya dengan perancangan karakter 2D sebagai media informasi nya yang berupa artbook. Metode yang penulis gunakan berupa Tinjauan Pustaka, obeservasi dan wawancara. Hasil perancangan concept art karakter 2D ini menyampaikan penting nya ekosistem laut bagi manusia. Perancangan ini di tujukan kepada seluruh Masyarakat, khusus nya kepada remaja yang masih menyepelekan bahaya nya limbah yang mentercemarkan laut.Kata kunci: Concept Art, Karakter 2D, Laut Nusa Penida, limbah , remaja
PERANCANGAN DESAIN BACKGROUND PADA GAME OBESE RUNNER Wibisono Prayitno, Baihaqi; Mario, Mario; Dwi Rahadianto, Irfan
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Masyarakat saat ini kurang menyadari akan kebutuhan gizi bagi tubuhnya. Hal ini disebabkan oleh banyaknya jumlah rumah makan dan restoran makanan cepat saji penyedia makanan tinggi lemak dan karbohidrat yang sangat disukai masyarakat sehingga meningkatkan resiko obesitas. Untuk membuat game, sebuah background memainkan peran penting dalam aspek visual dan membangun suasana. Tujuan dari perancangan ini adalah membuat desain background untuk permainan "Obese Runner". Metode penelitian yang dipilih adalah kualitatif, dengan menggunakan instrumen pengumpulan informasi seperti observasi, wawancara, dan studi pustaka. Beberapa daerah di Bandung yang menjadi inspirasi sebagai background game ini yaitu Pujasera Telkom, Kawasan Jalan Cisangkuy, dan Dipatiukur.Kata kunci: obesitas, background, penjual makanan
PERANCANGAN ENVIRONMENT 3D TELKOM UNIVERSITY UNTUK SEPEDA STATIS VIRTUAL Rayhan Alghifari, Daffa; Sumarlin, Rully; Dwi Rahadianto, Irfan
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perancangan Gowes Virtual (GOVI) atau sepeda statis virtual ini adalah proyek yang diberikan dari Bandung Techno Park dalam keikutsertaan di program Work Ready Program (WRAP) Entrepreneurship. Perancangan Environment 3D Universitas Telkom ini berperan sebagai pendukung dalam perancangan Gowes Virtual yang akan dirancang untuk membantu dan mempermudah pengunjung Universitas Telkom melihat lingkungan kampus secara virtual dengan media sepeda statis dan smartphone andorid. Tujuan Gowes Virtual ini diharapkan dapat membantu para pengunjung yang tidak memiliki banyak waktu untuk survei lingkungan kampus serta dapat memberikan informasi tentang kampus secara lengkap dan informatif. Penulis menggunakan metode penelitian observasi, wawancara, studi pustaka, dan kuesioner yang menghasilkan environment 3D Universitas Telkom sebagai hasil perancangannya.Kata kunci: Environment 3D, Sepeda Statis Virtual, Kampus, Survei, Fasilitas, Inovasi.
PERANCANGAN ENVIRONMENT DAN BACKGROUND DALAM VIDEO GAME Ariq, Muhammad; Mario, Mario; Dwi Rahadianto, Irfan
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Hutan lindung merupakan wilayah hutan yang dijaga oleh pemerintah karena pemanfaatan sumber air yang dihasilkan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Salah satu hutan yang dimaksud adalah Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung atau biasa disebut TAHURA. Didalamnya banyak sekali flora dan fauna yang dilindungi seperti pohon kigelia atau biasa disebut pohon sosis dan pohon mahoni Uganda yang berfungsi sebagai pemecah angin. Tempat tersebut bukan hanya sebagai hutan lindung tetapi juga dijadikan sebagai tempat wisata alam. Jika ditelusuri terdapat tempat wisata yang terkenal karena tempat tersebut merupakan peninggalan bersejarah yaitu goa jepang dan goa belanda. Dari banyaknya keunikan yang ada di tempat ini, bisa dipastikan bahwa hal tersebut dibutuhkan dalam proses pembuatan background dan environment. Namun, dalam proses pembuatannya dibutuhkan teori dan prinsip yang perlu diperhatikan untuk manjaga keanekaragaman hayati yang ada di TAHURA Ir. H. Djuanda Bandung, maka dari itu, diperlukan proses pengumpulan data kualitatif untuk mendapatkan data yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan perancangan sehingga background dan environment yang sudah dirancang bisa digunakan dalam video game sebagai aset visual. Dan juga menjadikan media video game sebagai jembatan untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan alam TAHURA Ir. H. Djuanda Bandung.Kata Kunci : Taman Hutan Raya, Flora, video game, Background, Environment
Co-Authors Abiyoso, Rahardian Adharamadinka, Muhammad Adityas Adityas Afif, Ahmad Ridwan Agung Danur Widyaputra, I Gusti Ahdi, Muhammad Aufil Ahmad Rusdi Ahmad, Fateh Al Rahmah, Lutfia Angelia Lionardi Angelia Lionardi Anggaraksa Wiprahutama, Farrel Annisa Mayra Detrias Ariq, Muhammad Aris Rahmansyah Aufar, Achmad Rafidani Auryn, Arriella Baran Alrasyhad, Muhammad Bayuaji, Lalu Drasca Berliandika Ariel Nugroho Bravdalauna Arka Mulyarahim Carissa Astri Nur Utami Cariung El Nino Mangentang Mangentang Dewi Sufyani, Liza Mutiara Didit Widiatmoko Dinan, Rafi Adri Dopades, Mario Emmanuela, Truly Lovina Evan, Sebastian Fadillah, Rizky Fadya Pancaran Furqon, Tubagus Nazuli Ghifari, Nail Fattah Haikal Trenandy, Muhamad Hakim, Sayyid Nurul Hanifa Humaira, Amanda Hara Wikrama, Anak Agung Gde Hendiawan, Teddy I Gusti Agung Rangga Lawe Irawan, Galih Bagus Kalandaraputra Keswani, Heykhal Kirani Annisa Anjani Maharani Fitri, Ledy Mario Mario Mario Mario Mario Mario Mohamad Tohir Mohammad Fairuz Izdihar Hehanussa Mohammad Isa Pramana Koesoemadinata Muhammad Arsyam Suhentri Muhammad Hafizh Aulia Muhammad Rafly Aunandi Muhammad Yudhi Rezaldi Nazhan Hashin Alghifary Nina Nursetia Ningrum Nina Nursetia Ningrum Olivine Alifaprilina Supriadi Pebriyanto Pebriyanto Primadi, Albert Yudi Purnomo Putri, Salvina Putra Wansa, Rafif Rajendra Putra, I Dewa Alit Dwija Putri Manik, Angelina Putri, Regita Anggiana Ramadhana, Muhammad Ammar Ramelan, Kesya Angeline Rayhan Alghifari, Daffa Rd. Rohmat Saedudin Rezaldi , Muhammad Yudhi Rezaldi, M.Yudhi Riksa Bela Sunda Riksa Belasunda Rully Sumarlin Satria Budiana Tresna Sely Rahmadini Tiara Radinska Deanda Tumangger, Adeodatus Joslan Mario Vatia Alya Risvani Vega Rizqulah Syandana Vidyavinaya, Gde Vikranta Vini Dwi Novitasari Vivia, Malika Asvi Wardana, Ghaly Arsa Wibisono Prayitno, Baihaqi Wibisono, Ahmad Sulaiman Yosa Fiandra