Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Komunikasi Profetik Guru Terhadap Santri Melalui Tafsir Al-Qur’an Dan Al-Hadits Afwan, Muhammad Maulana; Muslimin Ritonga; Komaruddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.12838

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik komunikasi profetik yang diterapkan oleh guru terhadap santri melalui pembelajaran tafsir Al-Qur’an dan Al-Hadits di Pondok Pesantren Al-Fatah Palembang. Komunikasi profetik merupakan pendekatan komunikasi yang tinggi dengan nilai-nilai kenabian, seperti humanisasi (memanusiakan manusia), liberasi (pembebasan dari ketertindasan), dan transendensi (hubungan spiritual dengan Tuhan). Dalam konteks pendidikan pesantren, pendekatan ini sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai keislaman secara menyeluruh, tidak hanya dalam aspek kognitif tetapi juga spiritual dan moral. Namun, kenyataannya, proses pendidikan dipesantren masih kurang menyentuh pembentukan karakter yang mendalam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap guru dan santri dengan fokus pada teori retorika Aristoteles. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana komunikasi profetik dijalankan dalam konteks pengajaran tafsir serta mengidentifikasi dukungan dan hambatan yang dihadapi dalam penerapannya.
Evaluasi Pembelajaran Experiential Learning terhadap Pembentukan Kecerdasan Spiritual Siswa pada Pendidikan Agama Islam Komaruddin; Hakim, M. Ikhwanul; Manap, Abdul
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v7i2.720

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the Experiential Learning model in developing students’ spiritual intelligence in Islamic Religious Education (PAI) at MTs NW Teko. The Experiential Learning approach is considered capable of bridging the gap between theoretical religious knowledge and the practical application of spiritual values in daily life. This research employed a mixed-methods design, combining a quantitative quasi-experimental approach with a qualitative case study. The subjects were eighth-grade students of MTs NW Teko. Data were collected through questionnaires, observations, interviews, and documentation. Quantitative analysis was used to measure the effectiveness of the learning model on students’ spiritual intelligence, while qualitative analysis identified supporting and inhibiting factors in its implementation. The findings reveal that the Experiential Learning model has a significant impact on enhancing students’ spiritual intelligence. Students demonstrated higher religious awareness, social responsibility, and reflective understanding of their spiritual experiences. Qualitative results indicate that the key supporting factors include strong teacher and school support, active student engagement, and a religiously conducive school environment. Meanwhile, the main inhibiting factors are limited facilities and time, varying levels of students’ spiritual maturity, and methodological challenges in assessing affective aspects. Overall, the study concludes that the success of spiritual intelligence development through Experiential Learning depends greatly on the collaboration among teachers, students, and the school environment.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER ISLAMI SISWA Elfara Eka Yandani; Komaruddin; Iwan Sulistio
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol 1 No 3 (2025): November-Januari
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/v7nf3v21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter islami siswa SMPN 1 Lenek. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifar deskriptif. Lokasi penelitian di SMPN 1 Lenek kecamatan lenek kabupaten Lombok Timur. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu meliputi guru mata pelajaran pendidikan agama islam, kepala sekolah, waka kesiswaan, dan perwakilan siswa SMPN 1 Lenek, Sedangkan sumber data sekunder adalah dokumen-dokumen yang terkait dengan objek yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan guru, pembiasaan, pemberian nasihat, dan hukuman yang mendidik merupakan strategi yang efektif dalam membentuk karakter Islami siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran aktif guru PAI sangat penting dalam membentuk karakter siswa.
Evaluasi Program Humas di DPRD Kota Palembang dalam Meningkatkan Kesadaran Publik terhadap Fungsi Legislatif Mardhiyyah, Willda Ainun; Komaruddin; Ritonga, Muslimin
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 6 (2025): EduTIK : Desember 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sistem pemerintahan daerah, hubungan masyarakat (Humas) memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi dua arah antara lembaga legislatif dan masyarakat. Namun, rendahnya kesadaran publik terhadap fungsi dan kinerja DPRD menunjukkan perlunya evaluasi terhadap efektivitas program kehumasan yang dijalankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program Humas DPRD Kota Palembang dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap fungsi legislatif melalui strategi komunikasi publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak Humas DPRD dan masyarakat, observasi kegiatan komunikasi publik, serta dokumentasi media sosial resmi DPRD. Analisis data dilakukan secara induktif dengan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Humas DPRD telah berupaya melakukan sosialisasi dan publikasi melalui berbagai media, termasuk media sosial, namun efektivitasnya masih terbatas karena kurangnya inovasi konten, rendahnya interaksi dua arah, dan minimnya pelibatan masyarakat dalam forum komunikasi publik. Meskipun demikian, kehadiran media digital berkontribusi dalam memperluas jangkauan informasi legislatif dan meningkatkan transparansi lembaga. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa efektivitas program Humas DPRD Kota Palembang dapat ditingkatkan melalui optimalisasi strategi komunikasi dua arah, penguatan literasi publik, dan pemanfaatan media digital secara partisipatif guna membangun kesadaran dan kepercayaan masyarakat terhadap fungsi legislatif.
Analisis Gaya Komunikasi Politik Prabowo Subianto Setelah Terpilih Sebagai Pemenang Pemilihan Presiden 2024 Melalui Media Youtube dalam Membangun Kepercayaan Masyarakat Eurico; Komaruddin; Duku, Sumaina
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 3 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i3.5202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya komunikasi politik Prabowo Subianto setelah terpilih sebagai pemenang Pemilihan Presiden 2024 melalui platform YouTube dalam upaya membangun kepercayaan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap berbagai konten komunikasi politik, meliputi pidato, wawancara, dan unggahan video yang dipublikasikan pada kanal YouTube resmi Prabowo Subianto. Fokus analisis mencakup penggunaan bahasa verbal dan nonverbal, strategi penyampaian pesan, pemanfaatan media digital, serta perubahan gaya komunikasi politik sebelum dan sesudah terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan adanya transformasi yang signifikan dalam gaya komunikasi politik Prabowo Subianto. Gaya komunikasi yang sebelumnya cenderung tegas, formal, dan konfrontatif bergeser menjadi lebih moderat, santai, dan inklusif. Prabowo menampilkan pendekatan komunikasi yang bersifat rekonsiliatif dengan menekankan narasi persatuan, pembangunan nasional, dan orientasi masa depan bangsa. Aspek nonverbal, seperti gestur tubuh terbuka, intonasi suara yang tenang, serta ekspresi yang bersahabat, turut memperkuat citra kepemimpinan yang humanis dan merangkul seluruh lapisan masyarakat. Pemanfaatan YouTube sebagai media komunikasi politik memungkinkan penyampaian pesan secara langsung dan interaktif kepada publik, sehingga memperkuat framing Prabowo sebagai pemimpin visioner, adaptif, dan dekat dengan rakyat. Temuan ini menegaskan peran strategis media digital dalam membangun legitimasi dan kepercayaan publik pasca pemilu serta memperkaya kajian komunikasi politik di era digital.
Community Empowerment in Preventing Drug Abuse Rasmanah, Manah; Jannati, Zhila; Komaruddin
Wardah Vol 25 No 1 (2024): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/prvq3p86

Abstract

This research-based service research departs from the problem of drug abuse in Mulyorejo village, taking into account the strategic geographical location for drug trafficking, the surrounding villages' high drug case rates, and the public's lack of understanding of the dangers of drugs. This drug problem has existed for a long time, but neither the government nor the community has made any effort to address it. The community assistance approach used was Asset-based Community Driven Development (ABCD), a method of community empowerment that draws on the community's strengths, potential, and assets to overcome problems and promote community development. The ABCD approach comprises five stages: inculturation, discovery, design, definition, and reflection. The Women and Children Forum's empowerment process has resulted in several outcomes, including the realization by the assisted community that they have numerous assets/potentials that can be used to develop and solve problems, particularly drug abuse. The assisted community understood the dangers of drugs and was aware of the importance of prevention. The assisted community could identify needs and develop activity plans to address drug abuse issues. The assisted community could also engage in activities such as drug danger socialization, drug alert family strengthening, and drug abuse prevention advocacy with village governments and religious institutions.