Gede Gunatama
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 122 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PUISI SISWA KELAS VIII A MTS AL-KHAIRIYAH TEGALLINGGAH: SEBUAH ANALISIS STRUKTUR FISIK DAN BATIN PUISI Solehatul Kamilah .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8084

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan (1) mendeskripsikan struktur fisik puisi siswa kelas VIII A MTs Al-Khairiyah Tegallinggah dan (2) mendeskripsikan struktur batin puisi siswa kelas VIII A MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A MTs Al-Khairiyah Tegallinggah yang berjumlah 28 siswa. Objek penelitian ini adalah struktur fisik dan struktur batin puisi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) berdasarkan hasil analisis struktur fisik puisi siswa kelas VIII A MTs Al-Khairiyah Tegallinggah, terdapat 1 (4%) puisi yang ideal, yakni memenuhi keenam struktur fisik puisi yang ada, 12 (43%) puisi yang hanya terdiri atas lima struktur fisik puisi, 13 (46%) puisi hanya terdiri atas empat struktur fisik puisi, dan 2 (7%) puisi hanya terdiri atas tiga struktur fisik puisi, dan (2) berdasarkan hasil analisis struktur batin puisi siswa kelas VIII A MTs Al-Khairiyah Tegallinggah, ke-28 (100%) puisi yang telah dibuat oleh siswa sudah memenuhi keempat struktur batin puisi yang ada.Kata Kunci : puisi, struktur fisik, struktur batin This descriptive research is aimed at (1) describing tthe surface structure of the poetry of students’ at class VIII A of MTs Al-Khairiyah Tegallinggah and (2) describing the deep structure of the poetry of students’ at class VIII A of MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. The subjects of this research were 28 students at class VIII A MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. The objects of the research were the poetry surface and deep structure. The data collection was done by using documentation method. The data was analyzed by using descriptive qualitative technique. The results of this research were (1) based on the poetry surface structure, students’ poetry at VIII A of MTs Al-Khairiyah Tegallinggah can be categorized as good since there was 1 (4%) ideal poetry, which required all six poetry surface structures, 12 (3%) poetry consisted of only five poetry surface structures, 13 (46%) poetry consisted of only four poetry surface structures, and 2 (7%) poetry only had three poetry surface structure, (2) based on the poetry deep structure, the students’ poetry at VIII A of MTs Al-Khairiyah Tegallinggah can be categorized as very good because all 28 (100%) of poetry that had been created by students contains all the poetry deep structures, which required all fourth the deep structures of the poetry.keyword : poetry, surface structure, deep structure
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW II UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR APRESIASI SASTRA CERPEN DI KELAS IX. 3 SMP WIDIATMIKA Putu Eka Putri Udayani .; Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8620

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk menentukan (1) hasil belajar apresiasi sastra cerpen melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II, (2) langkah-langkah pembelajaran hingga mencapai KKM, dan (3) respons siswa kelas IX.3 SMP Widiatmika. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IX 3 SMP Widiatmika. Objek penelitian ini adalah hasil belajar apresiasi sastra cerpen, langkah-langkah pembelajaran, dan respons siswa. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode obeservasi, dokumentasi, kuesioner, dan tes. Berdasarkan analisis hasil penelitian yang telah dilakukan, (1) hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Jigsaw II terbukti dapat meingkatkan hasil belajar siswa, hal ini dibuktikan pada tindakan siklus I skor rata-rata siswa meningkat menjadi 87,55. Dengan ketuntasan klasikal 59,25%. Pada tindakan siklus II skor rata-rata siswa meningkat lagi menjadi 88,53. Dengan ketuntasan klasikal 88,46%.(2) langkah-langkah pada model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II merupakan model pembelajaran yang berbasis kelompok. Kelompok tersebut, terdiri atas kelompok asal dan kelompok ahli. Ketika siswa telah kembali dari kelompok ahli. Maka masing-masing anggota kelompok ahli harus mengajarkan teman di kelompok asalnya masing-masing. (3) respons siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II tergolong sangat positif. Pada siklus I rata-rata skor siswa sebesar 40,14 (positif). Pada siklus II skor rata-rata siswa meningkat mennjadi 41,00 (sangat positif). Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran ini terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dan sangat disambut positif oleh siswa kelas IX 3 SMP Widiatmika. Selain itu, model pembelajaran ini da pat disarankan untuk guru dalam meningkatkan inovasi pembelajaran dan juga hasil belajar siswa.Kata Kunci : Kata kunci: pembelajaran kooperatif, jigsaw II, meningkatkan, apresiasi sastra The Research aims to determine (1) the results of the short story literary appreciation learning Jigsaw II, (2) learning steps up to KKM, and (3) response IX.3 students of SMP Widiatmika. The subjects were teachers and students of class IX3 SMP Widiatmika. The object of this study is the short story literary appreciation learning outcomes, learning steps, and the student's response. Data was collected with observation, questionnaire, and test. The analysis of the results of research that has done, (1) the results of student learning using Jigsaw II is proven to boost student learning outcomes, it is proved in the first cycle measures the average score of students increased to 87.55. With 59.25% classical completeness. In the second cycle of the average score of students increased again to 88.53. With classical completeness 88.46%. (2) measures on Jigsaw II is a groups learning. The group, consisting of the original group and the group of experts. When students have returned from the expert group. Then each member of the expert group should teach groups of friends in their respective homelands. (3) The student's response to the Jigsaw II as very positive. In the first cycle the average score of students amounted to 40.14. In the second cycle the average score of students increased mennjadi 41.00. The application of this is proven to improve student learning outcomes, and highly welcomed by the students of class IX3 SMP Widiatmika. This model may exist that are suggested for teachers to improve student learning outcomes.keyword : Keywords: cooperative learning, jigsaw II, improving, literary appreciation
PENINGKTAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN INSPIRATOR GAMBAR PERISTIWA SISWA KELAS VII A SMP N 1 MELAYA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Ni Putu Karmila .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8686

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: (1) peningkatan kemampuan menulis siswa kelas VII A dalam pembelajaran puisi, (2) langkah-langkah pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas VII A, dan (3) mengetahui respons siswa terhadap model pembelajaran kontekstual. Penelitian ini dilaksanakan melalui dua siklus, setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A. Objek penelitian ini dibedakan atas dua macam, yaitu objek yang mencerminkan proses objek yang mencerminkan produk. Objek yang mencerminkan proses adalah aktivitas siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual dan objek yang mencerminkan produk dalam penelitian ini adalah kemampuan menulis puisi siswa kelas VII A. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SMP N 1 Melaya, yaitu di kelas VII A. jumlah siswa di kelas VII A adalah 36 orang, terdiri atas 30 msiswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode kuesioner/angket, dan metode tes. Data mengenai kemampuan menulis puisi siswa dan respons siswa di analisis secara deskriptif kuantitatif. Data mengenai langkah-langkah model pembelajan kontekstual dianalisis secara deskriptif kualitatif. Perolehan skor rata-rata yang dicapai siswa kelas VII A dalam kegiatan menulis puisi pada observasi awal adalah (65,71%), pada siklus I meningkat 83,45, sehingga rata-ratanya menjadi (74,76%), dan pada siklus II meningkat 80,69%, sehingga rata-ratanya menjadi (83,45%). Respons siswa dalam penerapan model pembelajaran kontekstual adalah positif. Hal ini dapat dilihat dari perolehan skor respons pada siklus I adalah 32,42 dengan kategori positif dan siklus II 38,09 dengan kategori positif. Berdasarkan pemerolehan skor siswa dari segi kemampuan menulis puisi dan respons terhadap penerapan model pembelajaran kontekstual penelitian ini dapat dikatakan berhasil. Kata Kunci : kontekstual, menulis puisi, gambar peristiwa. This research is a classroom action research (PTK). The purpose of this study was to determine: (1) an increase in students' writing ability of class VII A in learning poetry, (2) measures of contextual learning in enhancing the ability to write poetry class VII A, and (3) determine a student's response to contextual learning model. This study was conducted in two cycles, each cycle was conducted in two sessions. The subjects were students of class VII A. The object of research is divided into two kinds, namely objects that reflect objects that reflect the product. Objects that reflect the process is the activity of students in participating in learning activities to write poetry using contextual learning model and objects that reflect the product of this research is the ability to write poetry class VII A. Class Action Research was conducted in SMP N 1 Melaya, ie in class VII A. the number of students in class VII A was 36 people, consisting of 30 male students and 6 female students.Data collection methods used in this research is the method of observation, questionnaires / questionnaire, and test methods. Data on students' ability to write poetry and a student's response in quantitative descriptive analysis. Data about the steps pembelajan contextual models were analyzed descriptively qualitative. Obtaining the average score achieved class VII A in the activities of writing poems on the initial observation was (65.71%), the first cycle increased 83.45, so that the average becomes (74.76%), and the second cycle increased by 80.69%, so the average into (83.45%). The response of students in the application of contextual learning model is positive. It can be seen from the acquisition score responses in the first cycle was 32.42 with positive categories and cycle II 38.09 with a positive category. Based on the scores of students in terms of acquiring the ability to write poetry and in response to the application of contextual learning model of this study was successful.keyword : contextual, writing poetry, drawing events
Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi Melalui Kegiatan Belajar di Luar Kelas dengan Pendekatan Kontekstual pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sukasada Nilla Godvany .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9293

Abstract

Penelitian tindakatan kelas ini bertujuan untuk mengetahui (1) langkah-langkah peningkatan keterampilan menulis karangan deskripsi melalui kegiatan belajar di luar kelas dengan pendekatan kontekstual, (2) hasil belajar keterampilan menulis karangan deskripsi melalui kegiatan belajar di luar kelas dengan pendekatan kontekstual, dan (3) respons siswa terhadap penggunaan peningkatan keterampilan menulis karangan deskripsi melalui kegiatan belajar di luar kelas dengan pendekatan kontekstual pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sukasada. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII D SMP Negeri 1 Sukasada. Objek penelitian ini adalah peningkatan keterampilan menulis karangan deskripsi melalui kegiatan belajar di luar kelas dengan pendekatan kontekstual pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sukasada. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, dan angket/kuesioner. Ada empat prosedur dalam penelitian tindakan kelas, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) langkah-langkah pendekatan kontekstual melalui kegiatan belajar di luar kelas dilakukan dengan baik oleh guru, dari kegiatan awal hingga kegiatan akhir. (2) Terjadinya peningkatan hasil belajar siswa melalui kegiatan belajar di luar kelas dengan pendekatan kontekstual, yaitu pada siklus 1 sebesar 78,86, pada siklus 2 sebesar 86,95. (3) Siswa merespons positif terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan, yaitu ketika guru menerapkan pendekatan kontekstual melalui kegiatan belajar di luar kelas. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dalam menulis karangan deskripsi dapat ditingkatkan melalui kegiatan belajar di luar kelas dengan pendekatan kontekstual. Untuk itu, disarankan kepada guru Bahasa Indonesia agar menggunakan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran menulis deskripsi melalui kegiatan belajar di luar kelasKata Kunci : karangan deskripsi, outdoor, dan pendekatan kontekstual This classroom action research aims to find out (1) step by step description of essay writing skills improvement through learning activities outside the classroom with a contextual approach, (2) the learning outcomes descriptions essay writing skills through activities outside of the classroom learning with contextual approach, and (3) The students' response to the use of essay writing skills improvement through the description of learning activities outside the classroom with a contextual approach in class VII SMP Negeri 1 Sukasada. The research subjects were teachers and students of class VII SMP Negeri 1 Sukasada. The object of this study is the description essay writing skills improvement through learning activities outside the classroom with a contextual approach in class VII SMP Negeri 1 Sukasada. Data collection method used is the method of observation, testing, and questionnaires. There are four procedures in classroom action research, namely planning, action, observation, and reflection. The results showed that (1) a step by step approach through contextual learning activities outside the classroom to do well by the teachers, from the beginning to the end of activities activities. The improvement of student learning outcomes through activities outside the classroom learning with contextual approach, ie in cycle 1 at 78.86 in cycle 2 at 86.95. (3) students responded positively to the learning activities that have been implemented, ie when teachers apply the contextual approach through learning activities outside the classroom. Based on the results of research and discussion, we can conclude that the results of students in essay writing descriptions can be enhanced through learning activities outside the classroom with a contextual approach. For that, it is suggested to Indonesian teachers to use a contextual approach in learning to write descriptions through learning activities outside the classroom.keyword : essay descriptions, outdoor, and contextual approach
Proses Produksi Pementasan Drama Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar Ketut Adi Bawana .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses produksi pementasan drama Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar dan kendala-kendala yang dialami dalam proses produksi pementasan drama Teater Angin tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar. Objek penelitian ini adalah proses produksi pementasan drama. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah proses produksi pementasan drama Teater Angin dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap latihan, dan tahap pementasan. Tahap persiapan dalam proses produksi pementasan drama Teater Angin yaitu pemilihan tim produksi, pemilihan naskah, pemilihan pemain, dan merekam dubbing. Tahap latihan dalam proses produksi pementasan drama Teater Angin yaitu latihan vokal, latihan akting, panggung dekorasi, pencahayaan, busana rias, publikasi atau promosi. Tahap pementasan yang dilakukan Teater Angin dalam produksi pementasan drama yaitu, geladi bersih dan pentas. Dalam memproduksi pementasan drama Teater Angin mengalami beberapa kendala, yaitu tidak ada tempat khusus yang dapat digunakan untuk latihan, cuaca saat latihan tidak mendukung, anggota atau pemain tidak disiplin saat menghadiri latihan, naskah yang dibuat penyelesaiannya terlambat, dan perekaman dubbing mengalami keterlambatan.Kata Kunci : proses produksi, pementasan drama, teater angin This study aimed to describe the production process of drama staging of Teater Angin SMAN 1 Denpasar and the constraints of experienced in the production process of drama staging Teater Angin. This research is used by a qualitative descriptive plan. This research subject is Teater Angin SMAN 1 Denpasar. The object of this research is the production process of drama staging. The data in this research was collected through observation, interview, and documentation. The result of this research is the production process of Teater Angin drama staging is divided into three stages, namely the preparation stage, the exercise stage, and the performances stages. The preparation stage in the production process of Teater Angin drama staging drama production selection team, the selection of texts, selection of players, and recording dubbing. The exercise stage in the production process of Teater Angin drama stage is vocal practice, acting practice, decoration stage, lighting, make-up fashion, publicity or promotion. The Teater Angin staging conducted in the production of drama performance which rehearsals and performances. The theater production in the Teater Angin having some problems, that haven’t special place which can be used to practice, the weather doesn’t support practice, members or players are not disciplined while attending the rehearsal, late of script solution, recording and dubbing has been delayedkeyword : the production process, staging drama, teater angin
TEKNIK RANGSANG KATA DAN RANGSANG ALAM SERTA PERANAN GURU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI Putu Adi Prabawa .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) teknik guru dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VII D SMP Negeri 2 Sukasada tahun ajaran 2016/2017, (2) hubungan antara teknik rangsang kata dan rangsang alam, (3) kendala-kendala yang dihadapi guru saat pembelajaran menulis puisi. Untuk mencapai tujuan itu, peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas VII SMP Negeri 2 Sukasada yang bernama Made Edy Arudi S.Pd, M,Si. Objek penelitian ini adalah teknik guru dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VII D SMP Negeri 2 Sukasada tahun ajaran 2016/2017. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) teknik rangsang kata dan rangsang alam adalah teknik yang digunakan guru dalam pembelajaran menulis puisi. Teknik tersebut adalah teknik sederhana dan unik. Dikatakan sederhana karena memanfaatkan dua hal, yakni kata dan alam. Pada teknik rangsang kata, suatu kata akan menjadi pemicu agar siswa mudah menemukan kata-kata yang baik dalam menulis puisi. Kemudian, pada teknik rangsang alam siswa akan diajak keluar kelas untuk melihat pemandangan sekitar sekolah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengembangkan imajinasi siswa dalam menulis puisi dengan cara yang nyaman dan menyenangkan. (2) Teknik rangsang kata dan rangsang alam memiliki hubungan. Hal tersebut dikarenakan temuan kata-kata berdasarkan alam sekitar sekolah akan dikaitkan kembali pada kata yang ditemukan sebelumnya di dalam lagu. (3) Kendala yang dihadapi guru saat pembelajaran menulis puisi adalah siswa yang tidak menyukai pembelajaran puisi. Mereka beranggapan bahwa, pembelajaran puisi itu sangat sulit. kesulitan tersebut menyebabkan pandangan siswa menjadi apreori terhadap puisi.Kata Kunci : teknik pembelajaran, menulis puisi Singer study aims to review describe (1) the technique Learning to write poetry teacher hearts in grade VII D SMP Negeri 2 Sukasada Academic Year 2016/2017, (2) Relationship between stimulation techniques excitatory said and nature, (3) the teacher constraints When faced Learning to write poetry. To achieve the goals of that review, study design using qualitative descriptive study. The research subject is the teacher Indonesian singer that Teaching in Class VII SMP Negeri 2 Sukasada that name Made Edy Arudi S.Pd, M, Si. Object Research is singer hearts teacher technique Learning to write poems Grade VII SMP Negeri 2 Sukasada Academic Year 2016/2017. The data were analyzed tin eith a qualitative descriptive analysis techniques. Results the singer is (1) Stimulation technique And Stimulate word natural is Technique Used hearts teachers learning to write poetry. The technique is simple and unique techniques. Because simple prayer is said to take advantage of HAL, which are words and nature. the technique Rangsang word, a word will become a trigger to make students easy to find the words that Good hearts write poetry. Then at natural stimulation techniques, students will be invited to review Exit Class Seeing Sights Around the school. The activity aims to develop the imagination Students review hearts write poetry with way convenient and fun. (2) Mechanical stimulation of natural stimuli have said and relations. That is because the findings of words based on the natural neighborhood schools will be linked back on said that found earlier in the hearts of songs. (3) Constraints facing education teachers currently writing poetry is a student who does not like learning poems. They assume that, learning poetry itu very difficult. The difficulties led to the view students against being apreori poetry.keyword : learning techniques, writing poetry
STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SAWAN Ayu Silvia Sintya .d .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9683

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi guru dalam pembelajaran menulis naskah drama siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sawan, dan (2) mendeskripsikan kendala-kendala yang dialami guru dalam pembelajaran menulis naskah drama siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sawan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas VIII SMP Negeri 2 Sawan. Objek penelitian ini adalah strategi guru dalam pembelajaran menulis naskah drama siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sawan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data dianalisis dengan langkah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa hal yang menonjol terkait dengan masalah yang diangkat, yakni: (1) dalam proses belajar mengajar guru menggunakan beberapa strategi mengajar, yaitu strategi pendekatan individual, strategi pembelajaran penemuan (discovery learning), dan pendekatan bervariasi. (2) kendala yang dialami dalam pembelajaran menulis naskah drama adalah menjauhkan rasa takut siswa untuk bertanya ,membangkitkan imajinasi siswa terhadap sesuatu yang akan dijadikan naskah drama. Kata Kunci : strategi guru, menulis naskah drama. The aims of this present study (1) to describe teacher strategy in teaching students eight grade of SMP Negeri 2 Sawan in writing script of drama, and (2) to describe problems that faced by the teacher in teaching students of the eight grade of SMP Negeri 2 Sawan in writing script of drama. This present study used qualitative descriptive design. The subject in this present study was teacher who teaching the eight grade students of SMP Negeri 2 Sawan. The object of this present study was teacher strategy in teaching of eight grade student of SMP Negeri 2 Sawan. The methode that used to collect the data were observation methode, interview methode, and documentation methode. This present study used descriptive qualitative analysis technique. The data were analyzed with several step, such as: data reduction, presentation of the data, and conclution. This study shows there were a few protruding problem related with the that rased, (1) in teaching process the teacher used several teaching learning strategy, that were individual approach strategy, discovery learning strategy, and varied approaches. (2) the student still afraid to asking to the teacher when found some problem in writing script of drama, improving students imagination about something that will used script of drama. keyword : strategy teacher, writing script of drama
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENDONGENG SISWA KELAS VIIG SMP N 2 SAWAN Kadek Lisna Dewi Saraswati .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11583

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui (1) langkah-langkah penerapan model pembelajaran Tutor Sebaya untuk meningkatkan kemampuan mendongeng siswa kelas VIIG SMPN 2 SAWAN, dan (2) hasil belajar mendongeng menggunakan model pembelajaran Tutor Sebaya pada kelas VIIG SMPN 2 SAWAN. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIG SMPN 2 SAWAN dan objek yang dikaji adalah penerapan model pembelajaran Tutor Sebaya untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mendongeng. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode tes. Data dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan analisis hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan dua hal berikut, (1) Langkah-langkah penerapan model pembelajaran Tutor Sebaya dalam mendongeng adalah siswa dibagi menjadi beberapa kelompok heterogen, setiap kelompok menentukan satu tema bebas untuk dilatihkan, perwakilan kelompok mempresentasikan pekerjaannya, siswa kembali ke bangku masing-masinguntuk menerima tes. (2) Hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Tutor Sebaya terbukti dapat meningkat. Skor rata-rata siswa pratindakan adalah 73,6. Pada siklus I, skor meningkat menjadi 75,3, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 77,32. Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar model pembelajaran ini dapat diterapkan oleh guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan mendongeng siswa. Kata Kunci : Pembelajaran, Tutor Sebaya, Meningkatkan, Mendongeng This classroom action research was aimed at finding out (1) the steps of the implementation of Peer-Tutor learning model in improving the ability of the students of class VIIG of SMPN 2 Sawan in telling fairytales. The subjects of this research were the students of class VIIG of SMPN 2 Sawan and the object being examined was the implementation of Peer-Tutor learning model to improve the students’ ability in telling fairytales. The methods of data collection applied were observation and test methods. The data were analysed by applying the qualitative and quantitative data analysis tecniques. The findings of the analysis showed that, (1) the steps conducted in implementing the Peer-Tutor learning model were students were divided into several heterogeneous groups, every group determined one free theme to be exercised, the representatives of each group presented their works, students were back at their desks to do tests, (2) It is proven that the results of the students’ study increased. The average score of the students before the implementation of the method was 73.6. In Cycle I, the score increased to 75.3 and increased again in cycle II to 77.32. Therefore, the researcher suggested that the learning model could be implemented by Indonesian language teachers in improving students’ ability in telling fairytales. keyword : learning, Peer-Tutor, Telling Fairytales
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BERITA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DI KELAS VIII E SMP NEGERI 4 KUBUTAMBAHAN Luh Putu Onny Andriyani .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11624

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) pelaksanaan pembelajaran menulis teks berita melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT; (2) mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam belajar menulis teks berita melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT; dan (3) mengetahui respons siswa terhadap pembelajaran menulis teks berita melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan siswa kelas VIII E SMP Negeri 4 Kubutambahan. Metode pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, observasi, wawancara, dan kuesioner. Data dianalisis meggunakan model analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) pelaksanaan model pembelajaran tipe NHT sudah direalisasikan dengan baik, dilihat dari kesesuaian RPP dengan realisasi di lapangan sudah berjalan dengan baik, sehingga tujuan pembelajaran yakni dapat membuat siswa menulis teks berita sudah tercapai dengan hasil yang dikumpulkan berupa produk yaitu teks berita; (2) hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam pembelajaran menulis teks berita melalui model pembelajaran tipe NHT disebabkan oleh faktor siswa, kurangnya waktu yang tersedia, dan minimnya peralatan penunjang pembelajaran; dan (3) respons siswa terhadap model pembelajaran tipe NHT tergolong baik. Hal ini, dapat dilihat dari meningkatnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran, terjalinnya interaksi antar siswa yang baik, suasana kelas menjadi lebih bervariasi, dan memudahkan siswa untuk memahami prosedur penulisan teks berita sehingga dapat menghasilkan teks berita.Kata Kunci : Numbered Heads Together (NHT), menulis teks berita This research aims to describe: (1) the implementation of learning news text writing through NHT type cooperative learning model; (2) to know the obstacles faced by teachers in learning to write news text through cooperative learning model type NHT; And (3) to know the student's response to the learning of writing news text through NHT type cooperative learning model. Subjects in this study are Indonesian language teachers class and students of class VIII E SMP Negeri 4 Kubutambahan. Methods of data collection in this study using documentation techniques, observation, interviews, and questionnaires. Data were analyzed using qualitative and quantitative descriptive analysis model. The results of this study indicate: (1) the implementation of NHT type learning model has been realized well, seen from the conformity of RPP with realization in the field has been running well, so that the purpose of learning that can make students write news text has been achieved with the results collected in the form of a news text products; (2) obstacles faced by teachers in learning to write news text through NHT type learning models caused by student factors, lack of time available, and lack of learning support tools; And (3) students' responses to NHT type learning models are good. This can be seen from the increase of students' motivation in following the learning, the interaction between students is good, the classroom becomes more varied, and easier for students to understand the procedure of writing the news text so that it can produce the news text.keyword : Numbered Heads Together (NHT), writing news text
Analisis Perbandingan Unsur Intrinsik Siswa di Kelas IX SMP Negeri 3 Singaraja Berdasarkan Jenis Kelamin Ida Ayu Candra Dewi .; Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd. .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12011

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbandingan unsur instrinsik yang digunakan oleh siswa di kelas IX di SMP Negeri 3 Singaraja dalam menulis cerpen berdasarkan jenis kelamin, (2) mengetahui perbedaan cerpen siswa berdasarkan jenis kelamin di kelas IX SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini siswa sedangkan objeknya yakni cerpen siswa, jenis kelamin dan unsure intrinsic cerpen. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa dokumentasi dan instrument penelitian menggunakan kartu data. Hasil penelitian ini menunjukan tema yang digunakan oleh siswa perempuan cenderung mengarah pada tema tingkat egoik sedangkan siswa laki-laki cenderung menggunakan tema tingkat sosial. Gaya bahasa yang cenderung digunakan oleh siswa perempuan adalah hiperbola, sedangkan siswa laki-laki tidak memiliki kecenderungan dalam menggunakan gaya bahasa. Siswa laki-laki lebih banyak menggunakan bahasa biasa daripada gaya bahasa. Bentuk tulisan yang digunakan oleh siswa perempuan adalah bentuk tulisan narasi-dialog, sedangkan siswa laki-laki cenderung menggunakan narasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan-perbedaan antara siswa perempuan dan laki-laki dalam menulis karya sastra berupa cerpen. Hal tersebut dapat dilihat dari perbedaan tema, gaya bahasa, dan bentuk tulisan yang digunakan dalam menulis cerpen.Kata Kunci : cerpen siswa, jenis kelamin, tema, gaya bahasa, bentuk tulisan This study conducted at SMP Negeri 3 Singaraja. This study aimed to (1) find out the comparison of instrinsic element used by the IX class at SMP Negeri 3 Singaraja in writing short story based on the sex of the students, (2) to know the different of students’ short story based to the sex in IX class at SMP Negeri 3 Singaraja. This study was a descriptive qualitative study. The subject of this study was the students while the objects were the short story, sex of the students’, and instrinsic element. This study used data collection method in the form of documentation and research instrument using data card. The results of this study shown the theme used by female students tend to use the theme of ego level while male students tend to use the theme of social level. The language style tends to be used by female students was hyperbole, whereas male students have no tendency to use language style. The male students more used common language than the style of language. The form of writing used by female students was a form of narrative-dialogue writing, while male students tend to use narration. Based on the results of the study, it can be concluded that there were differences between female and male students in writing literature in the form of short stories. It can be seen from the differences in theme, language style, and form of writing used in writing short stories.keyword : Short stories of students, Sex of the students, Theme, language style, Form of writing
Co-Authors ., Ayu Silvia Sintya .d ., I Gst Ayu Candra Puspita Dewi ., I Kadek Yogi Periawan ., I Made Astika, S.Pd., M.A. ., I Nyoman Bagus Sanjaya ., I Putu Darmika ., Ida Ayu Candra Dewi ., KADEK RUDY SAPUTRA ., Ketut Adi Bawana ., LUH PANDE AYU S ., Ni Kadek Ayu Yasmini ., Ni Kadek Erni Yuni Andani ., Ni Kd Ayu Yasinta Dewi ., Ni Luh Putu Yumi Kusuma ., Ni Made Febrianthi ., Ni Made Gita Pramana ., Ni Putu Karmila ., Nilla Godvany ., Pande Kadek Lita s ., Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. ., Putu Adi Prabawa ., Putu Arya Mahendra ., Putu Eka Putri Udayani ., Solehatul Kamilah ., Yohana Herlina Mbindi Agus Hari Wahyudi . Ainur Rohmah Ainur Rohmah, Ainur Ana Rohana . ANAK AGUNG GEDE INDRAYANA . Ayu Silvia Sintya .d . Darmika, I Putu Devita Febrianti Dewa Ayu Anggun Sudewi . Febrianti, Devita Gde Artawan Hamid, M Gozeli Al I B Rai I Gede Denly Anayuda Giantika . I Gede Nurjaya I Gede Suputra I Gede Suputra . I Gede Suputra ., I Gede Suputra I Gst Ayu Candra Puspita Dewi . I Kadek Yogi Periawan . I Made Astika I Made Astika, S.Pd., M.A. . I Made Suartana . I Made Wijana . I Nengah Martha I Nyoman Bagus Sanjaya . I Nyoman Yasa I Putu Darmika I Putu Darmika . I Wayan Adhi Mahardika . I Wayan Adhi Mahardika ., I Wayan Adhi Mahardika I Wayan Artika I WAYAN SUBAWAYASA . I Wayan Wendra Ida Ayu Candra Dewi . Ida Ayu Putri Adityarini . Ida Ayu Putu Purnami Ida Bagus Putra Manik Aryana Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Rai, S.S., M.Pd . Ida Bagus Sutresna Kadek Juni Wiryawati . Kadek Lisna Dewi Saraswati . Kadek Rudy Saputra KADEK RUDY SAPUTRA . Ketut Adi Bawana . Komang Dewangga Adi Sutra . Kusuma, Ni Luh Putu Yumi Lita Swandewi LUH PANDE AYU S . Luh Pande Ayu Swadayani Luh Putu Onny Andriyani . M Gozeli Al Hamid M.Pd S.S. Ida Bagus Rai . Made Astika Made Astika Made Sri Indriani Mahendra, Putu Arya Merry Safitri . Nengah Suandi Nengah Widiantika . Nengah Widiantika ., Nengah Widiantika Ni Dewi Januria . Ni Kadek Ayu Yasmini . Ni Kadek Dewi Yudiarmika . Ni Kadek Dewi Yudiarmika ., Ni Kadek Dewi Yudiarmika Ni Kadek Erni Yuni Andani . Ni Kd Ayu Yasinta Dewi . Ni Ketut Juliawati . Ni Ketut Juliawati ., Ni Ketut Juliawati Ni Komang Ayu Damayanti . Ni Luh Komang Sri Majesty . Ni Luh Putu Eka Widiantari . Ni Luh Putu Eka Widiantari ., Ni Luh Putu Eka Widiantari Ni Luh Putu Yumi Kusuma Ni Luh Putu Yumi Kusuma . Ni Made Febrianthi . Ni Made Gita Pramana Ni Made Gita Pramana . Ni Putu Esti Juniastuti . Ni Putu Karmila . Ni Wayan Arik Sinthia Wati . Ni Wayan Arik Sinthia Wati ., Ni Wayan Arik Sinthia Wati Nilla Godvany . Nyana Kesuma I Gde . Nyana Kesuma I Gde ., Nyana Kesuma I Gde Pande Kadek Lita s . Pramana, Ni Made Gita Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. . Pt Melia Suandewi Putu Adi Prabawa . Putu Arya Mahendra Putu Arya Mahendra . Putu Eka Putri Udayani . Rai, I B Sang Ayu Putu Sriasih Saputra, Kadek Rudy Siti Lutfiyah . Siti Lutfiyah ., Siti Lutfiyah Solehatul Kamilah . Sri Devi Maharani . Sri Devi Maharani ., Sri Devi Maharani Suandewi, Pt Melia Suandi, Nengah Suputra, I Gede Swandewi, Lita Widiya Aprianti . Widiya Aprianti ., Widiya Aprianti Yohana Herlina Mbindi .