Gede Gunatama
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 122 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY LEARNING) DALAM PEMBELAJARAN TEKS HASIL OBSERVASI MELALUI OBSERVASI LINGKUNGAN SEKOLAH KELAS X SMA NEGERI 1 SINGARAJA I Made Suartana .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5321

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan desain pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran penemuan (Discovery Learning) dalam pembelajaran teks hasil observasi melalui observasi lingkungan sekolah kelas X SMA Negeri 1 Singaraja, (2) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran teks hasil observasi melalui observasi lingkungan sekolah dengan penerapan model pembelajaran penemuan (Discovery Learning) kelas X SMA Negeri 1 Singaraja, dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja terhadap penerapan model pembelajaran penemuan (Discovery Learning) dalam pembelajaran teks hasil observasi melalui observasi lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X dan objek penelitian ini ialah pembelajaran teks hasil observasi dengan model discovery learning di kelas X yang meliputi: desain, pelaksanaan, dan respons dalam pembelajaran teks hasil observasi. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian, yaitu deskriptif kualitatif untuk mengenalisis data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) desain pembelajaran mencangkup beberapa komponen, yaitu komponen-kompnen RPP Kurikulum 2013 tersebut meliputi: standar inti, kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pembelajaran, media alat dan sumber pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian proses dan hasil, dan rubrik instrumen. Namun, masih ada beberapa komponen yang perlu diperbaiki dan dikembangkan lebih jauh lagi, terutama yang menyangkut komponen materi pembelajaran. (2) Dalam pelaksanaan pembelajaran teks hasil observasi yang disusun oleh guru dalam RPP, guru melaksanakannya sudah sesuai dengan RPP dan menyesuaikannya dengan kondisi serta situasi yang dihadapi siswa dalam pembelajaran. (3) Model pembelajaran ini memberikan respons positif terhadap proses mental belajar siswa.Kata Kunci : discovery learning, teks hasil observasi. This research is aimed at (1) describing learning design by applying discovery learning in learning result observation text through school environment observation X grade SMA Negeri 1 Singaraja, (2) describing the process of learning result observation text through school environment observation by applying discovery learning X grade SMA Negeri 1 Singaraja, and (3) describing the students response of X grade SMA Negeri 1 Singaraja toward the application of discovery learning in learning observation result text through school environment observation. This research used descriptive qualitative design. The subject of the study is X grade students and object of the study is learning result observation result with discovery learning model in X grade which includes: design, implementation, and respond in learning result observation text. The data of this study was collected through observation method. The instruments of this study are observation sheet and documentation. Data analysis that was used in this research is descriptive qualitative to analysis data that was collected through observation result, interview, and documentation. The result of the study showed (1) learning design includes some components namely components of lesson plan curriculum 2013 such as core standart, basic competency and indicator, learning objective, learning material, learning method, learning tools and media, source of the study, learning activities, assessment process, and rubric instrument. But there were some components that needs to be developed and fixed further especially that relates to the learning material component. (2) In implementing learning observation result text which is arranged by the teacher in lesson plan, the teacher tought in the class already apply it well and the lesson plan that should be adjusted based on the situation in the class room. (3) This learning model gives the positive respond toward student phsycologi process.keyword : discovery learning, observation result text.
ANALISIS KESIAPAN GURU BAHASA INDONESIA DALAM MENERAPKAN KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI 1 SEMARAPURA Ni Wayan Arik Sinthia Wati .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan guru bahasa Indonesia dalam menerapkan Kurikulum 2013 dari segi rencana pelaksanaaan pembelajaran, dari segi pelaksanaan pembelajaran, dan dari segi penilaian hasil belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan kurikulum 2013 di SMA Negeri 1 Semarapura. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Semarapura. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan instrumen-instrumen seperti lembar observasi, dokumentasi dan pedoman wawancara. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa guru belum memiliki kesiapan dalam penerapan Kurikulum 2013 dari segi perencanaan pelaksanaan pembelajaran, dari segi pelaksanaan pembelajaran dan dari segi penilaian hasil belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan kurikulum 2013 di SMA Negeri 1 Semarapura. Kata Kunci : Kurikulum 2013, Kesiapan, Bahasa Indonesia This study aimed at describing the readiness of Bahasa’s teachers in implementing Curriculum 2013 in terms of lesson plan, implementation of teaching learning process and assessment of students’ learning result in teaching Bahasa based on Curriculum 2013 in SMA Negeri 1 Semarapura. The subjects in this study were Bahasa’s teachers at SMA Negeri 1 Semarapura. The data were collected through qualitative descriptive method by using instruments such as observation sheets, documentation and guided interview. In this study, it found that teachers have not ready yet to implement Curriculum 2013 in terms of lesson plan, implementation of teaching learning process and assessment of students’ learning result in teaching Bahasa based on Curriculum 2013 in SMA Negeri 1 Semarapura. keyword : Curriculum 2013, readiness, Bahasa.
Penerapan Metode Pelatihan Terbimbing dengan Media Video Klip Lagu Pop untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerpen Siswa Kelas X.E SMA Negeri 1 Kubutambahan Ni Luh Putu Eka Widiantari .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5970

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah pembelajaran menulis cerpen yang tepat dalam menerapkan metode pelatihan terbimbing dengan media video klip lagu pop di kelas X.E SMA Negeri 1 Kubutambahan; (2) kemampuan menulis cerpen siswa dalam menerapkan metode pelatihan terbimbing dengan media video klip lagu pop di kelas X.E SMA Negeri 1 Kubutambahan; dan (3) respons siswa terhadap penerapan metode pelatihan terbimbing dengan media video klip lagu pop untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis cerpen di kelas X.E SMA Negeri 1 Kubutambahan. Penelitian ini terdiri atas dua siklus. Subjek adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X.E SMA Negeri 1 Kubutambahan yang berjumlah 35 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes, dan angket. Data yang diperoleh dari metode tes dan metode kuesioner dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pelatihan terbimbing dengan media video klip lagu pop dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa. Peningkatan skor rata-rata keterampilan menulis cerpen sebesar 3,36, yaitu dari rata-rata 76,25 menjadi 79,61. Respons siswa sangat positif, hal ini dapat dilihat dari 31 siswa yang mengisi kuesioner, 20 atau 64,52% siswa memberikan respons sangat positif, 11 siswa atau 34,48% memberikan respons positif, dan tidak ada siswa yang memberikan respons cukup positif, kurang positif, dan sangat kurang positif terhadap penerapan metode pelatihan terbimbing dengan media video klip lagu pop dalam pembelajaran menulis cerpen. Kata Kunci : mmetode pelatihan, media video klip, lagu pop This study aims to describe (1) the steps of learning to write short stories appropriate to apply the method of guided training with video media clips pop songs in XE class SMA Negeri 1 Kubutambahan; (2) the ability of students to write a short story by applying the method of guided training with video media clips pop songs in XE class SMA Negeri 1 Kubutambahan; and (3) the student's response to the application of training methods guided by media video clips of pop songs to enhance the students' ability to write short stories in class SMA Negeri 1 Kubutambahan XE. This study consisted of two cycles. The subjects were teachers and students Indonesian XE class SMA Negeri 1 Kubutambahan which amounts to 35 people. Data collection method used in this research is the method of observation, tests, and questionnaires. The data obtained from the test method and the method of questionnaires were analyzed with descriptive qualitative techniques. The results showed that the application of training methods guided by media video clips of pop songs can improve students' ability to write short stories. An increase in the average score of 3.36 short story writing skills, ie an average of 76.25 into 79.61. Thus, learning can be said to be successful because students who earn a score above KKM reached 87.1%. Student response was very positive, this can be seen from the 31 students who filled out a questionnaire, 20 or 64.52% of students responded very positively, 11 students or 34.48% gave a positive response, and no student who responded positively enough, less positive, and very less positive towards the implementation of training methods guided by media video clips of pop songs in learning to write short stories.keyword : methods, media video clips, pop song
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA (BERMAIN PERAN) PADA SISWA KELAS VIII B MTs AL-kHAIRIYAH TEGALLINGGAH Sri Devi Maharani .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6249

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan metode role playing untuk meningkatkan keterampilan berbicara (bermain peran) pada siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah; (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara dalam pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah dengan menggunakan metode role playing; dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah terhadap penerapan metode role playing dalam upaya meningkatkan keterampilan berbicara dalam pembelajaran berbicara. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini guru dan siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, metode angket, dan metode wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini ditekankan pada tiga hal, yaitu penegasan cara berekspresi, memperbaharui media belajar yang terjadi dekat dengan kehidupan siswa, dan mengacak urutan kelompok dan memberi peluang untuk siswa menentukan sendiri perannya; (2) penerapan metode role playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara (bermain peran). Pada pratindakan skor rata-rata klasikal 65 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 74,5 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal 80,5 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap pembelajaran berbicara (bermain peran) melalui penerapan metode role playing. Oleh karena itu, diharapkan kepada guru bahasa Indonesia di MTs Al-Khairiyah Tegallinggah agar menerapkan pembelejaran ini sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : metode role playing, berbicara, bermain peran This research aims to (1) describe the implementation steps of the method of role playing to improve speaking skills (role playing) in Class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah; (2) describe an increase in learning speaking skills play a role in class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah using role playing; and (3) describe the response of the students of class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah to the application of the method of role playing in order to improve speaking skills in learning to speak. This study design was used classroom action research (PTK). This research subject teachers and students of class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. The data collection method used is the method of observation, methods of test, questionnaire and interview method. Data were analyzed using descriptive techniques of qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that, (1) measures appropriate learning in this study focused on three things, that assertion means of expression, renewing media learning that occurs close to student life, and randomize the order of the group and provide opportunities for students define their own role; (2) the application of the method of role playing can improve speaking skills (playing a role). On average scores pratindakan classical 65 (enough), the first cycle to obtain an average score of 74.5 classical (good), while the second cycle of the average value of classical 80.5 (good); (3) The students responded very positively to learning to speak (play a role) through the application of the method of role playing. Therefore, it is expected that Indonesian teachers in MTs Al-Khairiyah Tegallinggah order to implement this pembelejaran appropriate steps are found in the study. keyword : method of role playing, talking, playing the role of
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA SISWA KELAS VII A4 SMP NEGERI 1 SINGARAJA Ni Ketut Juliawati .; Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6254

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) perencanaan pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi berbasis kearifan lokal pada siswa kelas VII A4 SMP Negeri 1 Singaraja, (2) pelaksanaan pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi berbasis kearifan lokal pada siswa kelas VII A4 SMP Negeri 1 Singaraja, (3) evaluasi pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi berbasis kearifan lokal pada siswa kelas VII A4 SMP Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A4 SMP Negeri 1 Singaraja dan guru bahasa Indonesia kelas VII A4 SMP Negeri 1 singaraja. Objek penelitian ini adalah pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi berbasis kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahapan dalam pembelajaran. Ketiga tahapan tersebut meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi pembelajaran. Pada perencanaan pembelajaran, guru membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) lengkap berdasarkan komponen-komponen RPP pada kurikulum 2013. Pada pelaksanaan pembelajaran terdapat dua aktivitas, yaitu aktivitas guru dan aktivitas siswa. Aktivitas yang dilakukan oleh guru meliputi tiga kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian kompetensi sikap dengan teknik observasi, penilaian kompetensi pengetahuan dengan teknik tes tulis dan tes lisan, dan penilaian kompetensi keterampilan dengan teknik tes praktik. Kata Kunci : Menulis, teks hasil observasi, kearifan lokal. This research aims to describe, (1) teaching and learning plan of writing obervation report text with local learning based on grade VII A4 students of Private Yunior High School 1 (SMP N 1) Singaraja, (2) teaching and learning implementation of writing obervation report text with local learning based on grade VII A4 students of Private Yunior High School 1 (SMP N 1) Singaraja, (3) teaching and learning evalution of writing obervation report text with local learning based on grade VII A4 students of Private Yunior High School 1 (SMPN 1) Singaraja. The informans of this research are the students of Private Yunior High School 1 (SMPN 1) Singaraja and the teacher of Indonesian Languae at class VII A4 of Private Yunior High School 1 (SMPN 1) Singaraja. The reasearch object of this research is the learning of writing obervation report text with local learning based on grade VII A4 students of Private Yunior High School 1 (SMP N 1) Singaraja. This research used descriptive qualitative design. The research found that teacher has done three steps of studying and learning process. They are teaching and learning plan, teaching and learning implementation, and teaching and learning evaluation. On teaching and learning plan, teacher made a complete lesson plan based on the curriculum 2013. There are two activities on learning implementation, they are teaher’s activity and student’s activity. The teacher’s activity is devided into three steps; introduction, content, and closing. The evaluation done by the teacher involved attitude competence evaluation with obervation technique, knowledge competence evaluation with spoken and written technique, and skill competence evaluation with practical technique.keyword : Writing, obervation result text, local learning.
ANALISIS FAKTA DAN SARANA CERITA DALAM TEKS NILAI MORAL FABEL SISWA KELAS VIII A1 DI SMP NEGERI 1 SINGARAJA Widiya Aprianti .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6602

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan (1) fakta cerita yang digunakan dalam teks nilai moral fabel dan (2) sarana cerita yang digunakan dalam teks nilai moral fabel. Subjek penelitian ini adalah teks nilai moral fabel siswa kelas VIII A1 di SMP Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah fakta dan sarana cerita dalam teks nilai moral. Dalam penelitian ini yang menjadi instrumen utama adalah peneliti sendiri, karena penelitian ini tergolong penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Metode dokumentasi digunakan untuk memperoleh data yang bersumber padatulisan seperti buku, majalah, dokumen, dan peraturan-peraturan. Data yang diperoleh dari hasil dokumentasi akan dianalisis melalui langkah-langkah, sebagai berikut (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penyimpulan. Pada bagian ini dimuat hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian. Pada bagian ini hasil penelitian diuraikan (1) fakta cerita yang digunakan dalam teks nilai moral fabel siswa kelas VIII A1 di SMP Negeri 1 Singaraja, dan (2) sarana cerita yang digunakan dalam teks nilai moral fabel siswa kelas VIII A1 di SMP Negeri 1 Singaraja. Temuan yang pertama adalah fakta cerita yang digunakan siswa pada teks nila moral (fabel) yang meliputi tokoh, alur, dan latar. Temuan yang kedua adalah sarana cerita pada teks nilai moral yang meliputi judull, sudut pandang, gaya bahasa, dan tema.Kata Kunci : fakta, sarana, nilai, moral, fabel This descriptive study aims to describe (1) the fact that the story is used in the text moral fable and (2) the means used in the story text moral fable. The subjects were text moral fable A1 class VIII SMP Negeri 1 Singaraja. The object of this study are the facts and means of stories in the text moral values. In this study, the main instrument is the researchers themselves, because these studies classified as descriptive research. Data collection method in this research is the method of documentation. Documentation methods used to obtain data sourced padatulisan such as books, magazines, documents, and regulations. Data obtained from the documentation will be analyzed through the steps, as follows: (1) data reduction, (2) presentation of data, and (3) inference. In this section, published the results of research and discussion of research results. In this section the results of the study are described (1) the fact the story used in the text moral fable eighth grade A1 in SMP Negeri 1 Singaraja, and (2) means the story used in the text moral fable eighth grade A1 in SMP Negeri 1 Singaraja, The findings of the first, is the fact that students use the story in text moral tilapia (fables) that include characters, plot, and setting. The findings of the second, is a means of narrative text that includes judull moral values, perspective, style, and themes.keyword : fact, means, values, moral, fable
*Implementasi Pendekatan Saintifik pada Pembelajaran Teks Diskusi Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 4 Singaraja Siti Lutfiyah .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6757

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja, (2) hambatan-hambatan implementasi pendekatan saintifik pada teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengajar kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Objek penelitian ini adalah implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja, hambatan-hambatan implementasi pendekatan saintifik pada teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran teks diskusi melalui beberapa tahap yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan data, mencoba dan mengomunikasikan, dari kelima tahapan pendekatan saintifik tersebut tahapan mengumpulkan informasi dan mengolah informasi/mengasosiasikan tidak maksimal diterapkan oleh guru. (2) hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam mengimplementasikan pendekatan saintifik tahap mengumpulkan informasi yakni kurangnya fasilitas yang memadai bagi siswa membuat siswa hanya mengandalkan fasilitas yang ada. Siswa hanya dapat mengandalkan pengetahuan mereka melalui buku paket siswa yang sudah disediakan. Hambatan tahap mengolah informasi juga dialami guru saat guru telah menjelaskan kepada siswa tentang tugas yang akan mereka kerjakan, masih banyak siswa yang bertanya dan hal tersebut membuat guru berulang kali menjelaskan. Kurangnya informasi dan sosialisasi tentang pendekatan saintifik, rendahnya keterampilan guru mengelola pembelajaran teks diskusi dengan penerapan pendekatan saintifik. Karakteristik dan kemampuan siswa yang berbeda sehingga, menyulitkan guru dalam mengimplementasikan pendekatan saintifik. Kata Kunci : pendekatan saintifik, Kurikulum 2013 pembelajaran teks diskusi *This research aims to describe (1) implementation of the scientific approach to the study of the text of the discussion grade VIII SMP Negeri 4 Singaraja, (2) barriers implementation of scientific approach on the text of the discussion grade VIII SMP Negeri 4 Singaraja. The subject of this research is the teacher who teaches the class VIII SMP Negeri 4 Singaraja. The object of this research is a scientific approach to the study of the implementation of the text of the discussion grade VIII SMP Negeri Singaraja, 4 barriers implementation of scientific approach on the text of the discussion grade VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Data collection methods used in this research is a method of observation, and interviews. The data were analyzed using descriptive qualitative techniques. The results of this research indicate (1) the implementation of a scientific approach to the study of the text of the discussion through several stages, namely to observe, ask yourself, collect data, try and communicating, from the fifth stage of the stages of a scientific approach to information gathering and processing information/associate not optimally applied by teachers. (2) obstacles faced by teachers in implementing the scientific approach to information gathering stage of the lack of adequate facilities for the students to make students only rely on existing facilities. Students can only rely on their knowledge through the books that you have prepared students Pack. The resistance stage of processing the information also experienced teacher when the teacher has explained to the students about the task they are working on, there are still many students asked and this makes the teacher repeatedly explained. Lack of information and the dissemination of scientific approach, low skill teachers manage learning text discussion with the application of the scientific approach. The characteristics and capabilities of the different students so that, difficult teachers in implementing the scientific approach. keyword : *Curriculum, scientific approach to 2013 text learning discussion
Penerapan Teknik Copy Master dalam Menciptakan Puisi pada Siswa Kelas X di SMA Saraswati Seririt Komang Dewangga Adi Sutra .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6792

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah pembelajaran menciptakan puisi berdasakan teknik copy master dan (2) hambatan yang dihadapi siswa dalam belajar mencipta puisi dengan teknik copy master di kelas X SMA Saraswati Seririt. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas X SMA Saraswati Seririt. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh melalui ketiga metode tersebut diolah melalui beberapa tahap, yaitu (1) reduksi data, (2) klasifikasi data, (3) penyajian data, dan (4) pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian secara umum membuktikan bahwa pembelajaran mencipta puisi melalui teknik copy master pada siswa kelas X SMA Saraswati Seririt sudah berhasil dengan baik. Hal ini terbukti dari hasil yang dicapai oleh siswa dalam pembelajaran mencipta puisi melalui teknik copy master. 27 siswa sudah mencapai nilai di atas KKM. Dalam pembelajaran mencipta puisi melalui teknik copy master, guru menggunakan beberapa metode, yaitu metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan penugasan. Hambatan-hambatan yang dihadapi siswa ketika belajar mencipta puisi melalui teknik copy master adalah kekurangmampuan siswa dalam mencipta pengimajinasian dan kurang pengalaman serta pengetahuan dan kekurangmampuan siswa dalam mencari atau menemukan kata ataupun kalimat yang tepat, singkat, padat, indah, dan mengesankan.. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan sumbangan konseptual pada pendidikan bahasa, khususnya, pembelajaran mencipta puisi melalui teknik pemodelan sebagai bentuk apresiasi terhadap karya sastra puisi. Kata Kunci : penerapan, copy master, mencipta puisi This descriptive study aimed to describe (1) the steps Based Learning creates poetry master copy techniques and (2) the obstacles facing students in learning techniques to create poetry with the master copy in class X SMA Saraswati Seririt. The subjects were students and teachers of grade X SMA Saraswati Seririt. Collecting data in this study using the method of observation, interviews, and documentation. The data obtained through these three methods is processed through several stages, namely (1) data reduction, (2) classification of data, (3) presentation of data, and (4) conclusions. The results proved that the general learning techniques to create poetry through the master copy in class X SMA Saraswati Seririt been successful. This is evident from the results achieved by students in learning techniques to create poetry through the master copy. 27 students had reached a value above the KKM. In learning techniques to create poetry through the master copy, the teacher uses several methods, the methods lecture, discussion, question and answer, and assignments. The obstacles faced by students when studying poetry to create a master copy of the technique is the incapacity of students in creating imagining and lack of experience and knowledge and kekurangmampuan students in searching for or finding the right words or sentences, short, dense, beautiful, and memorable .. This study helpful to contribute conceptual language education, in particular, learning through modeling techniques to create poetry as a form of appreciation for the literary works of poetry. keyword : implementation, the master copy, create poetry
PERTENTANGAN KELAS DALAM NOVEL BURUAN KARYA PUTU OKA SUKANTA: KAJIAN TEORI SASTRA MARXIS DAN KONTRIBUSINYA DALAM MEMPERKAYA SUMBER PENGAJARAN SEJARAH DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Ni Made Febrianthi .; Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8075

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pertentangan kelas dalam novel Buruan karya Putu Oka Sukanta melalui kajian teori sastra marxis beserta kontribusinya yang mampu diberikan dalam memperkaya pengajaran sejarah di sekolah menengah atas.Subjek penelitian adalah novel Buruan karya Putu Oka Sukanta.Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan dokumentasi.Data yang diperoleh melalui beberapa tahap, yaitu (1) deskripsi data, (2) idetifikasi data, (3) klasifikasi data, (4) penyajian data, dan (5) penarikan simpulan.Hasil penelitian secara umum membuktikan bahwa pertama, pertentangan kelas yang terdapat dalam novel Buruan implisit melalui permasalahan yang dihadapi oleh buruh nelayan atas juragan perahu. Terdapat empat persoalan yang berkaitan dengan pertentangan kelas dalam novel Buruan menyangkut, (1) pertentangan kelas antara juragan perahu dan buruh nelayan, (2) eksploitasi buruh nelayan yang dilakukan oleh juragan perahu, (3) kesadaran kelas yag terjadi pada buruh nelayan, dan (4) perjuangan kelas yang dilakukan oleh buruh nelayan Tambaklorok untuk membebaskan diri dari penghisapan juragan pemilik perahu. Kedua, novel Buruan dapat dimanfaatkan dalam memperkaya pengajaran sejarah di sekolah menengah atas sebagai behan pengajaran untuk mengetahui materi marxisme di dalam suatu kehidupan sosial masyarakat secara lebih objektif.Kata Kunci : pertentangan kelas, novel Buruan, kajian teori sastra marxis, pembelajaran sejarah This study aimed to describe the class conflict in the novel Buruan Putu Oka Sukanta work through the study of Marxist literary theory and its contribution can be given in enriching the teaching of history in secondary schools is a novel research atas. Subject Buruan works Putu Oka Sukanta. To data was collected in this research study method libraries and dokumentasi.Data obtained through several stages, namely (1) a description of the data, (2) data of identification (3) classification of data, (4) data presentation, and (5) conclusion. Result of general research proving that the first, class conflict contained in Buruan novel implicitly through labor problems faced by fishermen on the boat skipper. There are four issues related to class conflict in the novel Buruan concern, (1) the class antagonism between skipper the boat and fishing boat workers, (2) labor exploitation fishing is conducted by skipper the boat, (3) the class consciousness which occurred on a fishing boat workers, and ( 4) the class struggle waged by the workers Tambak Lorok fishermen to break free from the exploitation of the owner of the boat skipper. Second, Buruan novel can be used in enriching the teaching of history in high school as a teaching behan to know the material Marxism in a social life more objectively.keyword : class conflict, novel Buruan, study of Marxist literary theory, history teaching
PELAKSANAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER APRESIASI SASTRA DI SMP NEGERI 3 SINGARAJA I Gst Ayu Candra Puspita Dewi .; I Made Astika, S.Pd. .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja, (2) pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja, dan (3) kendala yang dihadapi dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pembina dan siswa yang terlibat dalam ekstrakurikuler apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra. Data mengenai perencanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra diperoleh melalui metode dokumentasi dan wawancara. Data mengenai pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra diperoleh melalui metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data mengenai kendala dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra diperoleh melalui metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah (1) perencanaan yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan esktrakurikuler berbentuk program kerja. Hal-hal yang direncanakan dalam program kerja, yaitu bentuk-bentuk kegiatan, tempat, sarana, dan waktu pelaksanaan, (2) pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra dilakukan dengan lima bentuk kegiatan apresiasi, yaitu membaca puisi, membaca dongeng, menulis puisi, musikalisasi puisi, dan drama, (3) kendala yang dihadapi pembina dalam melaksanakan kegiatan apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja, yakni memilih bentuk-bentuk kegiatan dan melaksanakan beberapa kegiatan, seperti membaca dongeng, menulis puisi, musikalisasi puisi, dan drama. Hal itu dikarenakan keterbatasan pengetahuan pembina dalam membimbing bentuk-bentuk apresiasi sastra tersebut. Secara umum, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja belum berjalan maksimal karena dari lima kegiatan, hanya satu kegiatan yang terlaksana dengan baik, yaitu membaca puisi.Kata Kunci : apresiasi, sastra, ekstrakurikuler This study aimed to describe: (1) planning extracurricular activity literary appreciation in SMP N 3 Singaraja, (2) the implementation of the extracurricular activities literary appreciation in SMP N 3 Singaraja, and (3) constraints in literary appreciation activities in SMP N 3 Singaraja. This study used a qualitative descriptive design. The subjects were coaches and students involved in extracurricular literary appreciation in SMP N 3 Singaraja. The object of this research was the implementation of extracurricular activities appreciation of literature. Data was collected by observation, interviews, and documentation methods. The results of this study are: (1) the planning used in the implementation of extracurricular activities was in the form of work program. Things were planned in work program namely, literary appreciation extracurricular activities, places, facilities and timing of implementation, (2) the implementation of extracurricular activities literary appreciation was done with five activity forms of appreciation those are, reading poetry, reading fairy tales, poetry writing, poems musical and drama, (3) constraints faced by supervisors in conducting literature appreciation in SMP N 3 Singaraja are choosing other forms of literature appreciation activities and carry out several activities, such as reading stories, writing poetry, m. It was due to the limited knowledge of coaches in guiding the forms of literary appreciation. In general, the implementation of extracurricular activities literary appreciation in SMP N 3 Singaraja not running optimally because of the five activities, only one activity that is performing well, the reading of poetry.keyword : appreciation, literature, extracurricular
Co-Authors ., Ayu Silvia Sintya .d ., I Gst Ayu Candra Puspita Dewi ., I Kadek Yogi Periawan ., I Made Astika, S.Pd., M.A. ., I Nyoman Bagus Sanjaya ., I Putu Darmika ., Ida Ayu Candra Dewi ., KADEK RUDY SAPUTRA ., Ketut Adi Bawana ., LUH PANDE AYU S ., Ni Kadek Ayu Yasmini ., Ni Kadek Erni Yuni Andani ., Ni Kd Ayu Yasinta Dewi ., Ni Luh Putu Yumi Kusuma ., Ni Made Febrianthi ., Ni Made Gita Pramana ., Ni Putu Karmila ., Nilla Godvany ., Pande Kadek Lita s ., Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. ., Putu Adi Prabawa ., Putu Arya Mahendra ., Putu Eka Putri Udayani ., Solehatul Kamilah ., Yohana Herlina Mbindi Agus Hari Wahyudi . Ainur Rohmah Ainur Rohmah, Ainur Ana Rohana . ANAK AGUNG GEDE INDRAYANA . Ayu Silvia Sintya .d . Darmika, I Putu Devita Febrianti Dewa Ayu Anggun Sudewi . Febrianti, Devita Gde Artawan Hamid, M Gozeli Al I B Rai I Gede Denly Anayuda Giantika . I Gede Nurjaya I Gede Suputra I Gede Suputra . I Gede Suputra ., I Gede Suputra I Gst Ayu Candra Puspita Dewi . I Kadek Yogi Periawan . I Made Astika I Made Astika, S.Pd., M.A. . I Made Suartana . I Made Wijana . I Nengah Martha I Nyoman Bagus Sanjaya . I Nyoman Yasa I Putu Darmika I Putu Darmika . I Wayan Adhi Mahardika . I Wayan Adhi Mahardika ., I Wayan Adhi Mahardika I Wayan Artika I WAYAN SUBAWAYASA . I Wayan Wendra Ida Ayu Candra Dewi . Ida Ayu Putri Adityarini . Ida Ayu Putu Purnami Ida Bagus Putra Manik Aryana Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Rai, S.S., M.Pd . Ida Bagus Sutresna Kadek Juni Wiryawati . Kadek Lisna Dewi Saraswati . Kadek Rudy Saputra KADEK RUDY SAPUTRA . Ketut Adi Bawana . Komang Dewangga Adi Sutra . Kusuma, Ni Luh Putu Yumi Lita Swandewi LUH PANDE AYU S . Luh Pande Ayu Swadayani Luh Putu Onny Andriyani . M Gozeli Al Hamid M.Pd S.S. Ida Bagus Rai . Made Astika Made Astika Made Sri Indriani Mahendra, Putu Arya Merry Safitri . Nengah Suandi Nengah Widiantika . Nengah Widiantika ., Nengah Widiantika Ni Dewi Januria . Ni Kadek Ayu Yasmini . Ni Kadek Dewi Yudiarmika . Ni Kadek Dewi Yudiarmika ., Ni Kadek Dewi Yudiarmika Ni Kadek Erni Yuni Andani . Ni Kd Ayu Yasinta Dewi . Ni Ketut Juliawati . Ni Ketut Juliawati ., Ni Ketut Juliawati Ni Komang Ayu Damayanti . Ni Luh Komang Sri Majesty . Ni Luh Putu Eka Widiantari . Ni Luh Putu Eka Widiantari ., Ni Luh Putu Eka Widiantari Ni Luh Putu Yumi Kusuma Ni Luh Putu Yumi Kusuma . Ni Made Febrianthi . Ni Made Gita Pramana Ni Made Gita Pramana . Ni Putu Esti Juniastuti . Ni Putu Karmila . Ni Wayan Arik Sinthia Wati . Ni Wayan Arik Sinthia Wati ., Ni Wayan Arik Sinthia Wati Nilla Godvany . Nyana Kesuma I Gde . Nyana Kesuma I Gde ., Nyana Kesuma I Gde Pande Kadek Lita s . Pramana, Ni Made Gita Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. . Pt Melia Suandewi Putu Adi Prabawa . Putu Arya Mahendra Putu Arya Mahendra . Putu Eka Putri Udayani . Rai, I B Sang Ayu Putu Sriasih Saputra, Kadek Rudy Siti Lutfiyah . Siti Lutfiyah ., Siti Lutfiyah Solehatul Kamilah . Sri Devi Maharani . Sri Devi Maharani ., Sri Devi Maharani Suandewi, Pt Melia Suandi, Nengah Suputra, I Gede Swandewi, Lita Widiya Aprianti . Widiya Aprianti ., Widiya Aprianti Yohana Herlina Mbindi .